GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.4. Proses Produks
2.4.4. Mesin dan Peralatan
2.4.4.1. Mesin Produks
PT. Karya Deli Steelindo Medan dalam melaksanakan proses produksi menggunakan sarana produksi berupa mesin-mesin dan peralatan. Mesin-mesin menggunakan teknologi semi otomatis, yaitu selain menggunakan tenaga mesin juga menggunakan tenaga manusia.
Adapun mesin-mesin yang digunakan adalah : 1. Tanur Induksi (Induction Melting Furnace)
Untuk meleburkan besi hancuran dan sisa tuangan. Dibuat dari baja dengan frekuensi medium 50 Hz dan kapasitas 500 Kg. Mesin ini adalah mesin buatan Negara Australia. Mesin ini berjumlah 2 (dua) unit. Fungsinya untuk meleburkan besi scrap, baja dan paduannya.
Cara kerja mesin ini adalah besi scrap dan besi tuangan dimasukkan ke dalam dapur melalui bagian atas dapur yang tetap terbuka, aliran induksi listrik akan memanaskan balok besi secara perlahan-lahan sehingga besi akan mencair, setelah mencair slag atau kotoran diambil. Setelah dilakukan pembersihan terhadap kotoran, kemudian bahan-bahan tambahan dimasukkan seperti alloy untuk memperbaiki kualitas leburan. Proses dilanjutkan sampai pada suhu 1600- 16700c.
2. Sand Recycling Machine
Mesin ini digunakan untuk menyaring dan mendaur-ulang kembali pasir- pasir bekas yang telah selesai dibongkar dari bagian pembongkaran (fettling). Pasir tersebut diangkut oleh conveyor kemudian dikumpulkan ke dalam bak penampungan yang di dalamnya memiliki mixer dimana pasir dipisahkan dari batu atau pasir yang menggumpal yang sudah tidak dapat dipecah lagi. Kemudian hasil dari pasir yang telah didaur ulang tersebut dipergunakan untuk kegiatan pencetakan (molding). Mesin ini berjumlah 2 unit dan mesin ini dibuat berdasarkan hasil rancangan sendiri.
3. Mesin Bubut (Lathe Machine)
Mesin bubut adalah mesin perkakas yang mempunyai gerakan utama memutar. Benda kerja diputar terhadap pahat pemotong sehingga benda kerja tersayat dalam bentuk bram/chips. Gerak jalan dilakukan oleh pahat yang dijepit pada tool post. Salah satu ujung benda kerja ditumpu pada senter dari kepala lepas.
Biasanya mesin bubut digunakan untuk mengerjakan benda-benda yang sentris tetapi disamping itu digunakan juga untuk meratakan permukaan datar, menggurdi (membuat lubang), memperbesar lubang (boring) dan lain-lain.
Jenis-jenis mesin bubut yang digunakan di PT. Karya Deli Steelindo adalah sebagai berikut:
A. Mesin Bubut Kayu
Tahun perolehan : 1991 Negara Pembuat : RRC
Jumlah : 8 unit
Fungsi : Untuk membubut pattern kayu
Cara kerja : Benda kerja dipasang pada pencekam rahang mesin bubut hingga ketat, kemudian dipilih mata bubut yang sesaui untuk dipasang pada mesin bubut pada posisi pengerjaan yang diinginkan (dapat dipasang pada bagian samping atau depan benda kerja, tergantung pada keperluan). Setelah itu diatur kecepatan putaran mesin melalui tuas pengatur kecepatan dan mesin bubut dijalankan sehingga benda kerja akan berputar terhadap mata bubut maka akan terjadi pengikisan secara perlahan-lahan terhadap benda kerja.
B. Mesin Bubut Logam
Power : 3 HP, 220/380 V, 50 Hz, 850 rpm
Jumlah : 12 unit
Fungsi : Untuk membubut produk coran agar sesuai dengan yang
diinginkan
Tahun : 1992
Negara Pembuat : RRC
Cara kerja : Benda kerja logam dipasang pada pencekam rahang mesin bubut hingga kencang, kemudian dipilih mata bubut yang sesuai untuk dipasang pada mesin bubut pada posisi pengerjaan yang diinginkan (dapat dipasang pada bagian samping atau depan benda kerja, tergantung pada
keperluan). Setelah itu diatur kecepatan putaran mesin melalui tuas pengatur kecepatan dan mesin bubut dijalankan sehingga benda kerja berputar terhadap mata bubut maka akan terjadi pengikisan secara perlahan-lahan terhadap benda kerja.
4. Mesin Bor
Mesin bor adalah mesin perkakas yang mampu membuat lubang pada logam dan benda-benda lainnya. Pada mesin bor, mata bor berputar pada kecepatan tertentu dan ditekan kepada benda kerja sehingga pada benda kerja akan terbentuk lubang, bram akan keluar melalui celah atau ulir mata bor tersebut.
Adapun jenis mesin bor yang ada di PT. Karya Deli Steelindo adalah sebagai berikut:
A. Mesin Bor Kayu
Power : 1 HP, 220/380 V, 50 Hz, 250 rpm
Jumlah : 3 Unit
Fungsi : Untuk membuat lubang pada pattern cetakan logam Negara Pembuat : Jerman
Tahun Perolehan : 1989
Cara Kerja : Mata bor pada kecepatan tertentu akan ditekan kepada benda kerja sehingga benda kerja akan terbentuk lubang bram akan keluar melalui celah atau ulir mata bor tertentu.
B. Mesin Bor Solid
Power : 2 HP, 220/380 V, 50 Hz, 1420 rpm
Jumlah : 7 unit
Fungsi : Untuk membuat lubang pada produk coran
Tahun Perolehan : 1990 Negara Pembuat : Taiwan
Cara Kerja : Mata bor pada kecepatan tertentu akan ditekan kepada benda kerja sehingga benda kerja akan terbentuk lubang bram akan keluar melalui celah atau ulir mata bor tertentu.
5. Mesin Gerinda
Mesin gerinda adalah mesin yang mampu meratakan permukaan dan penghalusan permukaan yang kasar. Cara kerja mesin gerinda adalah dengan adanya sebuah batu gerinda yang berputar dengan putara tinggi dimana putaran batu gerinda inilah yang mampu menghaluskan permukaan yang kasar.
Adapun jenis mesin gerinda yang ada di PT. Karya Deli Steelindo adalah sebagai berikut:
A. Mesin Gerinda Kayu
Power : 5 HP, 220/380 V, 1420 rpm
Jumlah : 6 unit
Fungsi : Untuk menghaluskan pattern kayu
Tahun Perolehan : 1990 Negara Pembuat : RRC
Cara Kerja : Daerah bahan yang hendak digerinda secara sedikit demi sedikit disentuhkan pada roda gerinda yang berputar sehingga tercapai bentuk yang diinginkan.
B. Mesin Gerinda Logam
Power : 5 HP, 220/380 V, 50 Hz, 2850 rpm
Jumlah : 6 unit
Fungsi : Untuk menghaluskan produk coran
Tahun Perolehan : 1990 Negara Pembuat : Jerman
Cara Kerja : Daerah bahan yang hendak digerinda secara sedikit demi sedikit disentuhkan pada roda gerinda yang berputar sehingga tercapai bentuk yang diinginkan.
6. Mesin Las
Mengelas (welding) adalah menyatukan dua potongan atau lebih bahan logam yang sama dalam keadaaan lumer atau meleleh akibat panas di bawah atau tanpa tekanan dengan atau tanpa bahan tambahan (berupa kawat las/elektroda)
Mesin las yang ada di PT. Karya Deli Steelindo terdiri dari mesin las karbit dan mesin las listrik. Adapaun mesin las yang digunakan PT. Karya Deli Steelindo adalah sebagai berikut:
A. Mesin Las
Power : 45 HP, 220/380 V, 50 Hz
Jumlah : 3 unit
Fungsi : Untuk menyatukan dua potong atau lebih bahan logam. Tahun Perolehan : 1990
Negara Pembuat : RRC
Cara Kerja : Menyatukan dua potongan atau lebih baham logam yang sama dalam keadaan lumer atau meleleh akibat panas di bawah atau tanpa tekanan dengan atau tanpa tambahan (berupa kawat las/elektroda).
7. Mesin gergaji
Mesin gergaji adalah mesin yang digunakan untuk memotong kayu atau balok sesuai dengan ukurannya masing-masing, dimana mesin gergaji yang digunakan di PT. Karya Deli Steelindo ini terbagi menjadi 2 (dua) jenis, yaitu: A. Mesin Gergaji Listrik GST G5 Profesional
Fungsi : Untuk memotong dan membentuk pola yang
akan dibuat Merk : BOSCH Voltase : 220 – 230 Volt Frekuensi : 50 – 60 Hz Negara Pembuat : RRC Jumlah : 1 unit
B. Mesin Gergaji Selendang SW - 1401
Fungsi : Untuk membentuk cetakan.
Merk : Cav Woodworking Machines
Fasa : 1
Voltase : 220 Volt
Power : 3/4 HP
Frekuensi : 50 Hz
Negara Pembuat : Taiwan
Jumlah : 1 unit
8. Mesin Ketam MB 1021 G
Fungsi : Untuk membuat ketebalan suatu ukuran
Merk : Kafer
Power : 3 HP
Negara Pembuat : Jepang
Jumlah : 1 unit
9. Mesin Penghisap Debu
Fungsi : Untuk menghisap debu atau serbuk-serbuk
kayu pada saat pengetaman, pemotongan atau penggerindaan.
Arus : 6,5 Ampere
Daya : 3 KW
Frekuensi : 50 Hz
Negara Pembuat : China
Jumlah : 1 unit
10. Mesin Sand Blasting
Dimana fungsi dari mesin ini adalah untuk memisahkan produk dari pasir- pasir yang masih melekat dan untuk meratakan permukaannya. Cara kerja mesin ini adalah produk yang telah dimasukkan ke dalamnya akan diputar sehingga pasir yang melekat dapat terpisah. Di dalam mesin ini terdapat mimis baja yang dapat mencuci atau membersihkan produk dari pasir-pasir bekas pencetakan.
11. Mesin Frais
Power : 415 Volt, 3 Fasa
Jumlah : 1 unit
Fungsi : Untuk membentuk atau memotong kayu.
Tahun Perolehan : 1990 Negara Pembuat : Taiwan
Cara Kerja : Benda kerja diletakkan pada meja dan dipegang tetap dan kemudian dipasang jenis pemotong mesin frais yang sesuai dengan keperluan. Mesin kemudian dijalankan dan digerakkan melewati benda kerja (yang tetap diam) sehingga pemotong yang berputar pada porosnya akan mengikis benda kerja secara perlahan-lahan.
12. Mesin Snapper
Mesin ini memiliki fungsi yang sama seperti mesin sand blasting, yaitu memisahkan pasir yang melekat pada produk. Cara kerja mesin ini hampir sama dengan mengebor, hanya bentuk mesinnya menyerupai senapan.
13. Mesin Pengering Pasir (Sand Dryer)
Mesin ini terdiri dari suatu ruangan tempat mengeringkan pasir yang dimasukkan ke dalam mesin melalui bagian depan. Ruangan kemudian dilalui oleh pasir yang dimasukkan ke dalam mesin pengaduk yang terdiri dari sebuah bak penampung yang didalamnya terdapat baling-baling yang berputar terus menerus, kemudian ditambahkan waterglass ke dalam adukan dan dilakukan pengadukan sampai homogen.
Kapasitas : 1,2 m3/jam
Suhu pengeringan : 100-1200C
Jumlah : 1 unit
Tahun Perolehan : 1990
Negara Pembuat : Jerman
Fungsi : Untuk mengeringkan pasir.
2.4.4.2. Peralatan (Equipment)
Peralatan digunakan untuk menunjang kelancaran kerja pada proses produksi, dimana peralatan yang digunakan oleh PT. Karya Deli Steelindo adalah sebagai berikut:
1. Penyimpanan Gas Karbon Dioksida
Tekanan : 280 Kpa
Jumlah : 1 unit
Fungsi : Sebagai tempat penampungan gas karbon dioksida
Cara kerja : Gas karbon dioksida keluar melalui selang yang
dihubungkan pada keran tabung yang dapat dibuka dan ditutup. 2. Chemical Composition Tester
Jumlah : 1 unit
Fungsi : Untuk mengtahui/menguji komoposisi kimia produk coran Cara kerja : Sampel diambil dari dapur kemudian dimasukkan ke dalam ruangan khusus pada mesin dimana kemudian sampel ini dibakar dan diamati spektrumnya. Hasil pengamataan spektrum kemudian ditampilkan melalui komputer yang dihubungkan ke mesin ini sehingga dapat diketahui komposisinya.
3. Mikroskop
Jumlah : 1 unit
Fungsi : Unit mengetahui susunan mikro struktur dari produk coran Cara kerja : Mula-mula mikroskop diatur cermin pemantulnya agar mendapat pencahayaan yang cukup, kemudian sampel diletakkan pada kaca preparat dan kemudian diletakkan di bawah lensa objektif mikroskop. Setelah itu, diatur perbesaran lensa objektif dan lensa okuler untuk mendapatkan perbesaran yang tepat.
4. Hardner Tester
Jumlah : 2 unit
Satuan : Brinnel
Fungsi : Untuk menguji kekerasan dari produk coran.
Cara kerja : Hardner tester ini terdiri dari sebuah alat sensor yang berbentuk seperti tabung kecil yang dihubungakan ke kotak display. Sensor kemudian diletakkan pada permnukaan produk dan kemudian menekan tombol pengaktifan sensor pada kotak sehingga pada display akan muncul angka tentang kekerasan dari produk.
5. Palu, digunakan untuk membongkar produk dari cetakan pasir dan melekatkan paku pada produk.
6. Jangka Sorong, digunakan untuk mengukur suatu produk. 7. Meja Perata, digunakan untuk mengukur suatu produk. 8. Timbangan, digunakan untuk mengukur berat suatu bahan.
9. Ladle, digunakan sebagai wadah penuang pada proses pouring (penuangan) dan sebagainya.