BAB II TINJAUAN PUSTAKA
E. Metode Analisis
Berdasarkan hipotesis yang diajukan maka metode analisis data yang digunakan adalah:
1. Analisis deskriptif, yaitu suatu analisis untuk menguraikan variabel bauran promosi penjualan mobil Toyota Avanza pada PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
2. Metode Analisis Kuantitatif
Menurut Algifri (2000 : 34) Analisis kuantitatif digunakan untuk mencari besarnya hubungan antara promosi penjualan dengan hasil penjualan dengan menggunakan analisis korelasi, dimana terlebih dahulu dicari persamaan garis linier sederhana dengan menggunakan rumus sebagai
Y = a + bX Dimana:
Y = Volume Penjualan X = Bauran Promosi a = Konstanta
b = Koefisien regresi bauran promosi
untuk mencari persamaan garis regresi dapat digunakan berbagai pendekatan (rumus), sehingga nilai konsta (a) dan nilai koefisien (b) dapat dicari dengan metode sebagai berikut :
a =
∑ . ∑ (∑ . ∑ ). ∑ (∑ )² atau
a =
(∑ )- b
(∑ )b =
( ∑ (∑ . ∑ ). ∑ (∑ )²
F. Definisi Operasional
Untuk memmberikan persamaan persepsi kepada pembaca, maka penulis menggunakan definisi operasional, yaitu :
1. Bauran Promosi adalah Kombinasi strategi yang paling baik dari variable-variabel periklanan, personal selling dan alat promosi lainnya yang kesemuanya direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan.
2. Penjualan adalah produk yang ditawarkan oleh penjual dan laku dibeli oleh konsumen.
23
Pada tahun 1969, Jusuf dan ayahnya mulai berdagang mobil. Hingga mereka melalui perusahaan NV Hadji Kalla, resmi ditunjuk PT Toyota Astra Mobil (pabrik mobil Toyota di Indonesia) untuk menjadi distributor resmi mobil Toyota di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah (sekarang bertambah untuk Sulawesi Barat).
Misi Jusuf untuk membangun usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak terus berlanjut dengan mendirikan beragam usaha di bawah bendera Kalla Group : PT Bumi Sarana Utama untuk beli-jual aspal, PT Bumi Sarana Beton untuk produksi beton, PT Kalla Electrical System untuk produksi transformasi listrik, PT Kalla Inti Karsa untuk perniagaan, PT Baruga Asrinusa Development untuk properti, PT Sahid Makassar Perkasa untuk hotel, PT Bumi Lintastama untuk bisnis angkut-antar daerah, PT Bumi Jasa Utama untuk beli-sewa mobil, Yayasan Pendidikan Agama Islam Athirah untuk pendidikan, PT Energy Poso untuk produksi listrik dan termasuk pecahan usaha-usaha yang membentuk grup lain seperti Bukaka Group.
Sejak Tahun 1982, Grup Hadji Kalla dipimpin oleh Muhammad Jusuf Kalla. Untuk kawasan Indonesia Timur, Grup Hadji Kalla merupakan kelompok usaha yang paling menonjol. Kendali usaha dipusatkan di Makassar sedangkan operasionalnya meliputi seluruh
wilayah sulawesi dengan tiga bidang usaha utama: otomotif, perdagangan dan konstruksi. Grup Hadji Kalla juga mengerjakan proyek-proyek untuk kawasan Indonesia Timur, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur.
Kemudian perusahaan merambah ke Jawa. Berbasis di Jakarta, perusahaan bergerak kesektor konstruksi bangunan, jembatan, perkapalan, transportasi, kelapa sawit dan telekomunikasi. Di bawah bendera PT Bukaka, imperium keluarga Kalla melar dalam 12 anak usaha.
B. Tugas dan Wewenang Perusahaan
PT. Hadji Kalla Toyota mempunyai tugas dan wewenang, yaitu:
1. Mengexplor sebagian unit mobil Toyota untuk di pasarkan di Indonesia.
2. Menyediakan tempat para kinerja perusahaan dengan tingkatan-tingkatan tertentu.
3. Menyediakan keamanan dan ketertiban di perusahaan dan seluruh cabangnya.
4. Menjamim keamanan dan ketertiban di perusahaan utamanya pada tenaga bagian lapangan.
5. Menyusun Rencana induk PT. Hadji Kalla Toyota.
6. Menargetkan penjualan pada cabang-cabang PT. Hadji Kalla Toyota.
7. Menjamin kelancaran arus barang.
8. Melaksanakan kegiatan penyadiaan dan pelayanan jasa penjualan yang diperlukan oleh peminat setiap unit Toyota.
9. Menghindari adanya tidak pidana atau apa saja berkaitan dengan larangan-larangan pada perusahaan terutama pada tindak korupsi di dalam PT. Hadji Kalla Toyota.
10. Menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus barang serta kelestarian lingkungan perusahaan.
11. Mewujudkan Standar Kinerja penjualan sesuai dengan kondisi fasilitas perusahaan.
12. Menetapkan prosedur pelayanan penjualan di setiap unit pada customer.
13. Memiliki prinsip tak perna menyerah / never give up.
C. Visi dan Misi Perusahaan 1) Visi
Visi Kalla Group adalah “menjadi panutan dalam
pengelolaan usaha secara internal berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT”.
2) Misi
Agar visi tersebut terwujud, terdapat misi pokok yang diemban oleh seluruh Insan Kalla yang berkiprah dalam Kalla Group, yaitu:
a. Mewujudkan kelompok usaha terbaik dan unggul.
b. Berperan aktif dalam memajukan ekonomi nasional.
c. Berperan aktif mewujudkan kesejahteraan masyarakat demi kemajuan bersama.
d. Uraian Proses Pemeliharaan dan Perawatan Peralatan.
D. Struktur Organisasi Perusahaan
27 1. Deskripsi Objek Penelitian
Penelitian ini dilakukan terhadap Pegawai Pada kantor PT. Hadji Kalla Toyota Gowa. Data untuk penelitian ini diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan secara langsung kepada responden yaitu Pegawai Pada kantor PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
Jumlah Kuesioner yang disebarkan berdasarkan Pegawai Pada kantor PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
Tabel 5.1 Distribusi dan Pengembalian Kuesioner
No Keterangan Jumlah
1 Jumlah kuisioner yang disebar 30
2 Jumlah kuisioner yang tidak kembali (-)
3 Jumlah kuisioner yang kembali 30
4 Jumlah kuisioner yang dapat diolah 30
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
2. Karakteristik Responden
Responden dalam penelitian ini adalah Pegawai kantor PT. Hadji Kalla Toyota Gowa. Berikut ini adalah gambaran mengenai identitas responden yang terdiri dari jenis kelamin, tingkat pendidikan, usia responden, masa jabatan
1) Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Jenis kelamin yang terdiri dari laki-laki dan perempuan guna mengetahui berapa banyak karyawan laki-laki dan perempuan pada PT. Hadji Kalla Toyota Gowa. Dan lebih jelasnya dapat dilihat pada table berikut :
Tabel 5.2 Jenis Kelamin Responden
Jenis Kelamin Frekuensi Persentase
Laki-Laki 16 53%
Perempuan 14 47%
Jumlah 30 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.2 dapat diketahui bahwa dari 30 responden jumlah sampel terbanyak dalam penelitian ini adalah Laki-laki sebanyak 16 orang atau 53%.
2) Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan merupakan jenjang pendidikan yang ditamati oleh responden sesuai dengan latar belakang pendidikan dan disiplin ilmu yang ditekuni dan diakui oleh pemerintah atas tamatan pendidikan yang dimilikinya. Dan lebih jelasnya dapat dilihat pada table berikut:
Tabel 5.3 Tingkat Pendidikan Responden
Sumber: Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.3 dapat diketahui bahwa dari 30 responden, jumlah sampel terbanyak adalah responden yang berpendidikan S1 yaitu sebanyak 15 atau 50%.
3) Karakteristik Responden Berdasarkan usia
Usia adalah umur yang dimiliki responden guna memudahkan untuk mengetahui sejauh mana tingkat prestasi kerja karyawan yang diterapkan dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi pada PT.
Hadji Kalla Toyota Gowa. Agar lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Diatas 50 tahun 0 0
Jumlah 30 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.4 dapat diketahui bahwa dari 30 responden, Dengan demikian jumlah sampel terbanyak adalah responden yang memiliki usia 21-30 tahun yaitu sebanyak 19 atau 63%.
4) Karakteristik Responden Berdasarkan Masa Jabatan
Masa jabatan adalah tingkat lamanya karyawan bekerja pada PT.
Hadji Kalla Toyota Gowa. Dan untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table berikut ini:
Tabel 5.5 Masa Jabatan Responden
Masa Jabatan Frekuensi Persentase
1 – 10 tahun 24 77%
11 – 20 tahun 5 16%
Diatas 20 tahun 2 6
Jumlah 31 100%
Sumber: Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.5 dapat diketahui bahwa dari 30 responden, Dengan demikian jumlah sampel terbanyak adalah responden yang memiliki masa jabatan 1-10 tahun atau 24 atau 77%.
B. Hasil Uji Instrumen Penelitian 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif
Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bauran Promosi dan Volume Penjualan Variabel-variabel tersebut akan di uji dengan statistik deskriptif.
Tabel 5.6 Analisis Statistik Deskriptif
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
Tabel 5.6 menjelaskan hasil statistik deskriptif tentang variabel-variabel dalam penelitian ini, antara lain :
1) Bauran Promosi (X)
Berdasarkan tabel diatas X memiliki nilai mean 3.96 berada di skala nilai yang menunjukkan pilihan sangat setuju. Nilai standar deviasi menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 0,526 dari nilai rata-rata jawaban responden.
2) Volume Penjualan (Y)
Berdasarkan tabel diatas Y memiliki mean 4.48 berada di skala nilai yang menunjukkan pilihan jawaban sangat setuju. Nilai standar deviasi menunjukkan adanya penyimpangan sebesar 0,661 dari nilai rata-rata jawaban responden.
2. Tanggapan Responden Mengenai Indikator Penelitian
Setelah melakukan penelitian dan diperoleh data yang diperlukan sebagai informasi yang akurat. Selanjutnya, akan dilakukan deskriptif penelitian untuk memberikan penjelasan mengenai hasil jawaban dari masing-masing responden atas pertanyaan yang di ajukan pada saat penelitian.
Deskriptif data hasil penelitian untuk memberikan gambaran umum mengenai penyebaran distribusi frekuensi. Nilai-nilai yang akan di sajikan setelah diolah dari data mentah dengan menggunakan metode statistik deskriptif.
Berdasarkan banyaknya variabel dan merujuk kepada masalah penelitian, maka deskriptif data dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu : Bauran Promosi dan Volume Penjualan. Hasil perhitungan statistic deskriptif masing-masing variabel secara lengkap dapat dilihat pada lampiran. Uraian singkat hasil perhitungan statistic deskriptif tersebut dikemukakan berikut ini.
1) Pengaruh Bauran Promosi
Promosi merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan pemasaran suatu barang. Promosi sangat diperlukan oleh perusahaan karena disatu pihak meyakinkan konsumen terhadap produk yang ditawarkan sedangkan, sedangkan di pihak lain sangat menentukan suksesnya perusahaan menghadapi persaingan di pasar.
Untuk mengetahui bauran promosi pada perusahaan PT Hadji Kalla Toyota Gowa, dapat di uraikan berdasarkan tanggapan responden sebanyak 30 orang. Dari data kosioner yang terdapat pada lamipran maka dapat diketahui skor rata-rata dan skor persen pada setiap item
Berdasarkan tanggapan responden sebanyak 30 orang terhadap pertanyaan gaya kepemimpinan pada kosioner, maka dapat diketahui skor rata-rata dan skor persen.
Dari data kosioner yang terdapat pada lampiran, dapat dilihat deskripsi tanggapan responden pada setiap item adalah sebagai berikut:
Tabel 5.7 Tanggapan responden mengenai Bauran Promosi (X) Item Frekuensi, skor, dan persentase
Total
% 3.33% 36.67 30.00 20.00 10.00 100%
Rata-rata Keseluruhan 4.39
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.7 di atas, terlihat bahwa hasil kosioner tentang bauran promosi dari 30 orang responden dengan skor rata-rata 4,39 dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Untuk pertanyaan pertama yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 13 orang, skor 4 sebanyak 13 orang, skor 3 sebanyak 3 orang, skor 2 sebanyak 1 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,27 dengan total persen sebesar 100%. Hal menunjukkan bahwa promosi atau sponsor merupakan suatu kegiatan yang harus dibayar oleh perusahaan.
b. Untuk pertanyaan kedua yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 13 orang, skor 4 sebanyak 14 orang, skor 3 sebanyak 1 orang, skor 2 sebanyak 2 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,27 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa pentingnya melakukkan promosi penjualan dengan cara pameran ke toko-toko untuk menarik konsumen PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
c. Untuk pertanyaan ketiga yang menjawab skor 5 sebanyak 21 orang, skor 4 sebanyak 7 orang, skor 3 sebanyak 2 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,63 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa sangat penting dilakukan oleh semua karyawan untuk mengajak semua konsumen agar mau membeli produk yang di tawarkan oleh PT.
Hadji Kalla Toyota Gowa.
d. Untuk pertanyaan keempat yang menjawab skor 5 sebanyak 7 orang, skor 4 sebanyak 14 orang, skor 3 sebanyak 1 orang, skor 2 sebanyak 8 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 3,67 dengan total persen sebesar
100%. Maka hal ini menunjukkan bahwa mempromosikan produk melalui media biasa dilakukan oleh karyawan PT. Hadji Kalla Toypta Gowa.
e. Untuk pertanyaan kelima yang menjawab skor 5 sebanyak 3 orang, skor 4 sebanyak 6 orang, skor 3 sebanyak 9 orang, skor 2 sebanyak 11 orang, skor 1 sebanyak 1 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 2,93 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa, dalam melakukan pemasaran produk karyawan PT. Hadji Kalla Toyota Gowa selalu mengutamakan bertemu langsung dengan konsumen tanpa melakukan perantara.
2) Penjualan
Dengan melakukan kegiatan promosi, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan penjualan karena promosi untuk mempengaruhi konsumen agar mau mempergunakan produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan.
Penjualan merupakan salah satu variable penting untuk mengetahui keberhasilan yang dicapai oleh karyawan dan pihak perusahaan.
Berikut tanggapan responden dari data kuesioner yang dibagikan mengenai produktivitas kerja karyawan pada PT Hadji Kalla Toyota Gowa.
Tabel 5.8 Tanggapan responden mengenai Volume Penjualan (Y) Item Frekuensi, skor, dan persentase
Total
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan table 5.8 di atas, terlihat bahwa hasil kosioner tentang kinerja karyawan dari 30 orang responden dengan skor rata-rata 4.40 dapat di uraikan sebagai berikut:
a. Untuk pertanyaan pertama yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 21 orang, skor 4 sebanyak 5 orang, skor 3 sebanyak 4 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,57 dengan total persen sebesar 100%.
Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan atau konsumen dapat meningkatkan penjualan pada PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
b. untuk pertanyaan kedua yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 19 orang, skor 4 sebanyak 2 orang, skor 3 sebanyak 2 orang, skor 2 sebanyak 7 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,10 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Hadji Kalla Toyota selalu menyediakan barang atau jasa sesuai dengan yang di inginkan oleh konsumen.
c. Untuk pertanyaan ketiga yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 23 orang, skor 4 sebanyak 2 orang, skor 3 sebanyak 3 orang, skor 2 sebanyak 2 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,53 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa karyawan PT Hadji Kalla Toyota selalu menggunakan staregi penjualan pada barang yang di tawarka untuk menarik pembeli.
d. Untuk pertanyaan keempat yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 23 orang, skor 4 sebanyak 4 orang, skor 3 sebanyak 3 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,67 dengan total persen sebesar 100%.
Hal ini meunjukkan bahwa meningkatnya laba perusahaan tergantung dari usaha karyawan PT Hadji Kalla Toyota Gowa.
e. Untuk pertanyaan kelima yang menjawab dengan skor 5 sebanyak 23 orang, skor 4 sebanyak 2 orang, skor 3 sebanyak 3 orang, skor 2 sebanyak 2 orang, dengan memperoleh hasil skor rata-rata 4,53 dengan total persen sebesar 100%. Hal ini menunjukkan bahwa penawaran yang baik akan mempertahankan calon pembeli pada PT Hadji Kalla Toyota Gowa.
C. Hasil Uji Kualitas Data 1. Hasil Uji Validitas
Uji validitas (uji kesahihan) adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur sah/valid tidaknya kuesioner. Kriteria yang digunakan valid atau tidak valid adalah apabila koefisien korelasi r hitung kurang dari nilai r table dengan tingkat signifikansi 5 persen berarti butir pertanyaan tersebut tidak valid (Ghozali, 2005).
Tabel 5.9 menunjukkan hasil uji validitas pada empat variabel yang terdiri dari: Bauran Promosi dan Volume Penjualan.
Tabel 5.9 Hasil Uji Validitas
Butir Pertanyaan r-hitung r-tabel Keterangan
Bauran
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.9 diketahui bahwa variable Bauran Promosi dan Volume Penjualan. memiliki nilai hitung diatas r-table sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh item pertanyaan dalam penelitian tersebut valid.
2. Hasil Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk.Uji reliabilitas ini dilakukan untuk menguji konsistensi jawaban dari responden
melalui pertanyaan yang diberikan, menggunakan metode statistic Cronbach Alpha dengan signifikansi yang digunakan lebih dari (>) 0,60. Adapun hasil dari pengujian reliabilitas adalah sebagai berikut:
Tabel 5.10 Hasil Uji Reliabilitas
Variabel Cronbach's Alpha Keterangan
Bauran Promosi
(X) 0.613 Reliabel
Volume Penjualan
(Y) 0.747 Reliabel
Sumber : Data primer yang diolah, 2016
Tabel 5.10 menunjukkan bahwa variabel Bauran Promosi dan Volume Penjualan mempunyai nilai conbach’s alpha lebih besar dari 0,6. Hal ini menunjukkan bahwa item pertanyaan dalam penelitian ini bersifat reliabel. Sehingga setiap item pertanyaan yang digunakan akan mampu memperoleh data yang konsisten dan apabila pertanyaan diajukan kembali maka akan diperoleh jawaban yang relatif sama dengan jawaban sebelumnya.
D. Hasil Uji Hipotesis
1) Analisis Regresi Linear Sederhana
Setelah hasil uji asumsi klasik dilakukan dan hasilnya secara keseluruhan menunjukkan model regresi memenuhi asumsi klasik,
maka tahap berikut adalah melakukan evaluasi dan interpretasi model regresi sederhana.
Tabel 5.11 Model Persamaan Regresi
Coefficientsa
Bauran Promosi .694 .198 .552 3.506 .002
a. Dependent Variable: Volume Penjualan Sumber : Data yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 5.11 diatas, maka persamaan regresi yang terbentuk pada uji regresi ini adalah:
Y = 1.731 + 0.694X + e
Hasil pengujian yang diperoleh diatas adalah sebagai berikut :
a. Nilai konstanta (α) yang diperoleh sebesar 1.731 artinya jika variabel Bauran Promosi bernilai 0 maka besarnya tingkat Volume Penjualan yang terjadi adalah sebesar 1.731.
b. Koefisien regresi X = 0.694 artinya jika Bauran Promosi naik sebanyak 1 satuan, maka Volume Penjualan naik sebesar 0.694.
Variabel Bauran Promosi berpengaruh positif terhadap Volume Penjualan karena pada hasil uji analisis regresi sederhana tidak menunjukkan angka negatif.
2) Hasil Uji Parsial (Uji t)
Uji parsial digunakan untuk melihat pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Pengujian dilakukan dengan uji t yaitu dengan melihat nilai signifikansi t hitung, Jika nilai signifikansi t hitung < dari 0,05 maka dapat dikatakan variabel independen tersebut mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen.
Hasil pengujiannya dapat dilihat pada tabel 16.
Tabel 5.12 Model uji t (parsial)
Coefficientsa
Bauran Promosi .694 .198 .552 3.506 .002
a. Dependent Variable: Volume Penjualan Sumber : Data yang diolah, 2016
Melalui statistik uji-t yang terdiri Bauran Promosi (X) dapat diketahui secara parsial pengaruhnya terhadap Volume Penjualan (Y).
Pengujian Hipotesis
Berdasarkan hasil pengujian Uji Parsial (Uji-t) hipotesis X diperoleh bahwa Bauran Promosi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan. Pengujian pengaruh variabel Bauran Promosi terhadap Volume Penjualan dapat diketahui dengan melihat nilai t table sebesar 3.506 dengan signifikansi sebesar 0,002. Nilai signifikansi yang berada di
bawah 0,05 yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari variabel Bauran Promosi terhadap Volume Penjualan. Sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa Bauran Promosi memiliki pengaruh terhadap Volume Penjualan diterima.
3) Hasil Uji Simultan (Uji F)
Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui apakah semua variabel independen mempunyai pengaruh yang sama terhadap variabel dependen.
Dengan kriteria pengujian tingkat kepercayaan yang digunakan adalah 95% atau taraf signifikansi 5% (α=0,05). Jika taraf signifikansinya > 0,05
Ha ditolak dan jika taraf signifikansinya < 0,05 Ha diterima. Hasil pengujiannya sebagai berikut :
Tabel 5.13 Hasil Uji Simultan (Uji F)
ANOVAa
Model Sum of Squares Df
Mean
Square F Sig.
1Regression
3.871 1 3.871 12.293 .002b
Residual
8.817 28 .315
Total
12.688 29
a. Dependent Variable: Volume Penjualan b. Predictors: (Constant), Bauran Promosi
Sumber : Data yang diolah, 2015
Pengujian signifikan bertujuan untuk mengetahui signifikansi korelasi Bauran Promosi berpengaruh terhadap Volume Penjualan. Uji signifikansi dilakukan dengan menggunakan uji F. Berdasarkan hasil uji F diperoleh nilai P value sebesar 0,002blebih kecil dari 0,05. Kesimpulannya berarti bahwa secara simultan Bauran Promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Volume Penjualan.
4) Uji Koefisien Determinas ( )
Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen (Bauran Promosi) mempengaruhi variabel dependen (Volume Penjualan).
Tabel 5.14 Hasil Uji Koefisien Determinasi
Model Summaryb
a. Predictors: (Constant), Bauran Promosi b. Dependent Variable: Volume Penjualan
Sumber : Data yang diolah, 2016
Pada tabel 5.14 di atas terlihat bahwa koefisien determinasi yang disesuaikan (R Square) sebesar 0,305 memberi pengertian bahwa variasi yang terjadi pada variabel Y (Volume Penjualan) adalah sebesar 30.5%
ditentukan oleh variabel X (Bauran Promosi) selebihnya sebesar 69.5%
(100% - 30.5%) ditentukan oleh faktor lain yang tidak diketahui dan tidak termasuk dalam analisa regresi ini. Pengaruh Bauran Promosi terhadap Volume Penjualan kuat karena angka R Square melebihi 50%.
E. Pembahasan
Dari berbagai perhitungan di atas, ternyata baik dari perhitungan statistic deskriktif maupun uji regresi, uji t, dan uji f diperoleh kesimpulan variable bebas yaitu (bauran promosi) memiliki pengaruh positif searah dan signifikan terhadap penjualan baik dilakukan secara terpisah maupun secara bersama-sama.
Pengaruh yang searah maksudnya, jika variable bauran promosi di tingkatkan maka variable penjualan pun akan mengalami peningkatan.
Begitu juga sebaliknya, jika variable bebas tersebut mengalami penurunan, maka akan diikuti dengan penurunan pada variable terikat.
Dengan demikian, hal ini memberikan implikasi jika PT. Hadji Kalla Toyota Gowa bermaksud meningkatkan penjualan maka harus memperhatikan bauran promosi sebagai faktor yang mempengaruhinya.
47
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang sesuai dengan rumusan masalah dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan bauran promosi terhadap penjualan mobil toyota avanza pada PT. Hadji Kalla Toyota gowa dalam meningkatkan kualitas perusahaan lebih baik. Hal ini berarti bahwa jika bauran promosi di pengaruhi maka penjualan mobil avanza meningkat.
B. Saran
Sebagai bahan pertimbangan bagi pihak perusahaan yang berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan di atas, maka di sarankan agar, perlunya perusahaan meningkatkan bauran promosi dalam meningkatkan penjualan mobil. Hal ini dilakukan untuk dapat meningkatkan penjualan mobil avanza pada PT. Hadji Kalla Toyota Gowa.
48
Alma, Buchari. 2005. Manajemen dan Pemasaran Jasa. (Edisi Revisi), Cetakan Ketujuh, CV. Alfa beta, Bandung
Assauri, Sofjan. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers
Gitosudarmo, Indriyo. 2000. Manajemen Pemasaran. Edisi Pertama, BPFE, Yogyakarta
Kotler, Philip. 2001. Dasar-Dasar Pemasaran. Edisi Kelima, Badan Penerbit Erlangga, Yogyakarta
Kolter, Philip. 2003. Dasar-Dasar Pemasaran. Edisi kesembilan Jilid Satu.
Jakarta: Indeks
Kolter, Philip. 2005. Manajemen Pemasaran. Edisi Kesebelas Jilid Dua. Jakarta:
Indeks
Mursid, M. 1997. Manajemen Pemasaran. Cetakan Kedua, Bumi Kelima, Jilid I, CV. Intermedia, Jakarta
Moestadjad, Widjajono. 1997. Salesman Ship (Kecakapan Menjual). Usaha Nasional Surabaya
Nitisemito, Alex S. 1999. Marketing. Ghalia Indonesia, Jakarta
Rismiati dan Suratno.2001. Pemasaran Barang dan Jasa. Penerbit Kanisius, Bandung
Swastha, Basu dan Irawan. 1998. Manajemen Penjualan. Edisi Ketiga, Cetakan Pertama, BPFE, Yogyakarta
Swastha, Basu dan Irawan. 2008. Manajemen Pemasaran Modern. Cetakan Ketigabelas. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta
Stanton, William J. 1999. Prinsip Pemasaran. Erlangga, Jakarta
TOYOTA GOWA
1. Nama :
2. Usia :
3. Jenis kelamin : 1. Laki-laki 2. Perempuan (Lingkari salah satunya)
4. Pendidikan terakhir: 1. SD 4. Sarjana (S1) 2. SLTP 5. Pasca Sarjana (S2) 3. SMU
(Lingkari salah satunya)
5. Masa kerja : ( ) Tahun 6. Jabatan :
Cara pengisian kuesioner
1. Mohon memberikan tanda ceklis (√) pada jawaban yang saudara anggap benar.
2. Setiap pertanyaan hanya membutuhkan satu jawaban saja.
3. Mohon memberikan jawaban yang sebenar benarnya
4. Setelah melakukan pengisian, mohon saudara mengembalikannya
4. Setelah melakukan pengisian, mohon saudara mengembalikannya