Berdasarkan hasil survey pra-kegiatan PPM diperoleh informasi bahwa: (1) Sebagian besar (85%) LKS IPA SMP/MTs masih berupa latihan soal dan bukan penuntun kegiatan; (2) jikapun ada penuntun pembentukan konsep, masih terdapat lompatan-lompatan rantai kognitif sehingga siswa bingung atau kurang paham dalam belajar konsep IPA; (3) Guru-guru IPA belum banyak berkarya untuk mengembangkan LKS IPA Terpadu ; (4) Guru masih banyak menggunakan sumber belajar maupun LKS yang tersedia di pasaran yang tidak cocok dengan kondisi/potensi sekolah maupun karakteristik siswa. .
Pemecahan masalah untuk menjawab masalah adalah dengan menyelenggarakan workshop secara intensif yang mencakup bagaimana cara mengembangkan LKS berpendekatan guided inquiry dan sekaligus pengimplementasiannya. Hal tersebut ditujukan agar dapat mengoptimalkan implementasi kurikulum 2013 yang mengedepankan pendekatan ilmiah sehingga dapat mewujudkan pembelajaran IPA yang meaningful, yang dapat melibatkan siswa secara aktif, baik hands-onmaupunminds-on.Adapun diagram air kegiatan PPM dapat digambarkan pada Gambar 1.
Gambar 1. Kerangka Pemecahan Masalah
Survei di lapangan
Perumusan Masalah
Merencanakan kegiatan
Melaksanakan rencana kegiatan workshop Evaluasi Memilih sasaran Memilih Peserta workshop Pemilihan Tempat workshop Menentukan sarana workshop Menentukan jadwal workshop Membuat juklak dan
juknis workshop
Merumuskan materi workshop
13
B. Khalayak Sasaran
Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh tim pengabdi yang merupakan dosen Prodi Pendidikan IPA. Ketua tim pengabdi pernah mendapatkan pelatihan kurikulum 2013 selaku asesor PLPG. Tim pengabdi sudah melakukan penelitian tentang ” Pengembangan Worksheet
of Integrated Science Berbasis Guided Inquiry Learning Guna Mengembangkan Keterampilan
Berpikir dan Scientific Attitude Siswa SMP Dalam Rangka Menyongsong Kurikulum 2013” yang didanai DIPA UNY dan menghasilkan 3 LKS yang berhasil dikembangkan bersama mahasiswa. Selain itu, tim pengabdi juga melakukan penelitian tentang pendekataninquirysebagai karya tesis.
Tabel 2. Kualifikasi, Skill dan Tugas tiap Personel Tim Pelaksana
No Nama Kualifikasi Skill Tugas dalam
kegiatan
1. Asri Widowati, M.Pd. Magister Pendidikan Sains
- Pendidikan IPA - Strategi Pembelajaran - Bahan Ajar
- Pelatih guru
- Pemateri IPA aspek biologi
-Pendekatan Ilmiah dalam implementasi kurikulum 2013 -Pengembangan LKS IPA Terpadu berpendekatan guided inquiry
2. Putri Anjarsari, M.Pd Magister Pendidikan Sains
- Pendidikan IPA - Bahan Ajar - Pelatih guru
- Pemateri IPA aspek kimia
Orientasi
Pembelajaran sains berorientasikan pada proses dan sikap
ilmiah(pendekatan
guided inquiry) 3. Laila Katriani, M.Sc Magister Fisika - Pemateri IPA aspek fisika Pembelajaran sains
SMP dan potensi keterpaduannya Kegiatan ini direncanakan diikuti oleh minimal 35 (tiga puluh lima) orang guru IPA SMP/MTs Kabupaten Magelang. Peserta pelatihan ditargetkan berjumlah maksimal 40 (empat puluh) orang, di mana masing-masing sekolah diharapkan mengirimkan satu atau dua wakilnya yang merupakan perwakilan guru IPA dari sekolah masing-masing.
C. Metode Kegiatan
Adapun langkah-langkah kegiatan yang akan dilakukan adalah pelatihan intensif dengan rincian materi sebagaimana Tabel 3.
Tabel 3. Metode Kegiatan PPM Hari ke-Tatap muka
ke-Materi Media dan Alat Metode Jam
Pertemuan (JP)
I 1 Inventarisasi kendala-kendala yang dialami guru terkait dengan implementasi kurikulum 20013 dan pengembangan LKS IPA Terpadu berbasisguided inquiry.
Kertas, Pin Up, White board, Spidol Brainstorming (curah gagasan) 2 JP
2 (a) Scientific approach dalam
implementasi kurikulum 2013; (b) Pendekatan guided-inquiry dalam pembelajaran IPA; (c) Metode Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) IPA berpendekatanguided inquiry;
LCD,Laptop, slide Power Point materi
Ceramah Interaktif
6 JP
II 3 Simulasi Pembelajaran dengan LKS
berbasis Guided inquiry
Kurikulum 2013 mata pelajaran IPA untuk jenjang SMP/MTs Pemodelan (simulasi), Ceramah, Diskusi 4 JP 4 Menginventarisasi Kebutuhan LKS
(Kompetensi Inti & Kompetensi Dasar dalam Kurikulum 2013)
4 JP
III 5 Workshop dan pendampingan
Pengembangan LKS IPA Terpadu berpendekatan guided inquiry
Alat & Bahan untuk
mengembangkan LKS
Workshop 16 JP
TOTAL JUMLAH JAM PERTEMUAN (JP) 32 JP
D. Langkah-langkah Kegiatan
Kegiatan PPM ini secara garis besar dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut. 1. Tahap Pelatihan Teori
Tahap pelatihan teori ditujukan agar peserta memperoleh pemahaman tentang: (a)
Scientific approach dalam implementasi kurikulum 2013; (b) Pendekatan guided-inquiry
dalam pembelajaran IPA; (c) Metode Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) IPA berpendekatan guided inquiry. Untuk mendukung tahap ini, narasumber memberikan makalah dan menggunakan slide power point serta contoh lembar kerja siswa berbasis guided inquiry yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA.
2. Kegiatan Pelatihan Praktik
Tahap pelatihan praktik meliputi:
a. Praktik simulasi pembelajaran yang diperuntukkan agar peserta memperoleh gambaran dan pengalaman pembelajaran dengan pendekatan guided inquiry. Dalam tahap ini
15
narasumber berperan sebagai guru dan memodelkan pembelajaran IPA berbasis guided inquiry dengan materi “Pencemaran Lingkungan Perairan”. Peserta diminta berperan sebagai siswa.
b. Praktik analisis kebutuhan bahan ajar untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan analisis bahan ajar.
c. Praktik pengembangan LKS berbasis guided inquiry dengan orientasi mengembangkan keterampilan berpikir siswa.
3. Tahap Evaluasi
Pada tahap ini diberi penilaian terhadap: portfolio terhadap hasil karya berupa LKS yang dihasilkan oleh peserta, dan kaidah keberterapan guided inquiry untuk menuntun siswa belajar IPA dengan kegiatan penyelidikan (inkuiri) dalam LKS. Instrumen yang digunakan dalam kegiatan evaluasi hasil kegiatan yakni dengan menggunakan lembar penilaian karya portofolio LKS ditinjau dari aspek kreativitas, kelayakan materi, kebahasaan, dan penyajian Adapun rincian indikator evaluasi masing-masing tujuan adalah sebagaimana Tabel 4.
Tabel 4. Tujuan, Indikator dan Luaran Kegiatan PPM
NO TUJUAN INDIKATOR INSTRUMEN
1 Meningkatkan keterampilan guru dalam menuntun siswa untuk membentuk konsep (concept formation)IPA
LKS memuat langkah-langkah kegiatan ilmiah. Lembar penilaian LKS LKS mengembangkan keterampilan berpikir Lembar penilaian LKS 2. Meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan pendekatan inquiry dalam LKS
Menggunakan pendekatan inquiry
secara efektif dan efisien dalam LKS
Lembar penilaian LKS
3 Meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan LKS
Variasi hasil pengembangan LKS yang dikembangkan peserta
BAB V
HASIL DAN PEMBAHASAN