Oleh: Ahmad Kastalani
B. PEMBAHASAN 1. Pengertian supervisi
4. Macam-macam Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan oleh guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan (https://ikhsanhida yat28.wordpress.com).
a. Metode pembelajaran ceramah
Metode pembelajaran ceramah adalah penerangan secara lisan atas bahan pembelajaran kepada sekelompok pendengar untuk men-capai tujuan pembelajaran tertentu dalam jumlah yang relatif besar. Seperti ditunjukkan oleh Mc Leish (1976), melalui ceramah, dapat dicapai beberapa tujuan. Dengan metode ceramah, guru dapat men-dorong timbulnya inspirasi bagi pendengarnya.
Gage dan Berliner (1981:457), menyatakan metode ceramah cocok untuk digunakan dalam pembelajaran dengan ciri-ciri tertentu. Ceramah cocok untuk penyampaian bahan belajar yang berupa infor-masi dan jika bahan belajar tersebut sukar didapatkan.
b. Metode pembelajaran diskusi
Metode pembelajaran diskusi adalah proses pelibatan dua orang peserta atau lebih untuk berinteraksi saling bertukar pendapat, dan atau saling mempertahankan pendapat dalam pemecahan masalah sehingga didapatkan kesepakatan diantara mereka. Pembelajaran yang
menggunakan metode diskusi merupakan pembelajaran yang bersifat interaktif (Gagne & Briggs. 1979: 251).
Menurut Mc. Keachie-Kulik dari hasil penelitiannya, dibanding metode ceramah, metode diskusi dapat meningkatkan anak dalam pemahaman konsep dan keterampilan memecahkan masalah. Tetapi dalam transformasi pengetahuan, penggunaan metode diskusi hasilnya lambat dibanding penggunaan ceramah. Sehingga metode ceramah lebih efektif untuk meningkatkan kuantitas pengetahuan anak dari pada metode diskusi.
c. Metode pembelajaran demontrasi
Metode pembelajaran demonstrasi merupakan metode pem-belajaran yang sangat efektif untuk menolong siswa mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti: Bagaimana cara mengaturnya? Bagaimana proses bekerjanya? Bagaimana proses mengerjakannya. Demonstrasi sebagai metode pembelajaran adalah bilamana seorang guru atau seorang demonstrator (orang luar yang sengaja diminta) atau seorang siswa memperlihatkan kepada seluruh kelas sesuatau proses. Misalnya bekerjanya suatu alat pencuci otomatis, cara membuat kue, dan sebagainya.
d. Metode Pembelajaran Ceramah Plus
Metode pembelajaran ceramah plus adalah metode pengajaran yang menggunakan lebih dari satu metode, yakni metode ceramah yang dikombinasikan dengan metode lainnya. Ada tiga macam metode ceramah plus, diantaranya yaitu:
1). Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas 2). Metode ceramah plus diskusi dan tugas
3). Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) 4). Metode Pembelajaran Resitasi
Metode pembelajaran resitasi adalah suatu metode pengajaran dengan mengharuskan siswa membuat resume dengan kalimat sendiri.
e. Metode pembelajaran eksperimental
Metode pembelajaran eksperimental adalah suatu cara pengelola-an pembelajarpengelola-an di mpengelola-ana siswa melakukpengelola-an aktivitas percobapengelola-an dengpengelola-an mengalami dan membuktikan sendiri suatu yang dipelajarinya. Dalam metode ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri dengan mengikuti suatu proses, mengamati suatu obyek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang obyek yang dipelajarinya.
f. Metode Study Tour (Karya wisata)
Metode study tour Study tour (karya wisata) adalah metode mengajar dengan mengajak peserta didik mengunjungi suatu objek guna memperluas pengetahuan dan selanjutnya peserta didik mem-buat laporan dan mendiskusikan serta membukukan hasil kunjungan tersebut dengan didampingi oleh pendidik.
g. Metode latihan keterampilan (drill method)
Metode latihan keterampilan adalah suatu metode mengajar dengan memberikan pelatihan keterampilan secara berulang kepada peserta didik, dan mengajaknya langsung ketempat latihan keteram-pilan untuk melihat proses tujuan, fungsi, kegunaan dan manfaat sesuatu (misal: membuat tas dari mute). Metode latihan keterampilan ini bertujuan membentuk kebiasaan atau pola yang otomatis pada peserta didik.
h. Metode pembelajaran beregu
Metode pembelajaran beregu adalah suatu metode mengajar dimana pendidiknya lebih dari satu orang yang masing-masing mem-punyai tugas.Biasanya salah seorang pendidik ditunjuk sebagai kor-dinator. Cara pengujiannya,setiap pendidik membuat soal, kemudian digabung. Jika ujian lisan maka setiapsiswa yang diuji harus langsung berhadapan dengan team pendidik tersebut.
i. Metode Peer Theaching
sama juga dengan mengajar sesama teman, yaitu suatu metode mengajar yang dibantu oleh temannya sendiri.
j. Metode problem solving (metode pemecahan masalah)
Metode problem solving bukan hanya sekadar metode mengajar, tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya yang dimulai dengan mencari data sampai pada menarik kesimpulan.
Metode problem solving merupakan metode yang merangsang berfikir dan menggunakan wawasan tanpa melihat kualitas pendapat yang disampaikan oleh siswa. Seorang guru harus pandai-pandai me-rangsang siswanya untuk mencoba mengeluarkan pendapatnya. k. Project Method
Project methode adalah metode perancangan adalah suatu me-tode mengajar dengan meminta peserta didik merancang suatu proyek yang akan diteliti sebagai obyek kajian.
l. Teileren Method
Teileren methode yaitu suatu metode mengajar dengan meng gu-nakan sebagian-sebagian,misalnya ayat per ayat kemudian disambung lagi dengan ayat lainnya yang tentu saja berkaitan dengan masalahnya. m. Metode Global
Methode global yaitu suatu metode mengajar dimana siswa disuruh membaca keseluruhan materi, kemudian siswa meresume apa yang dapat mereka serap atau ambil intisari dari materi tersebut. C. KESIMPULAN
Supervisi adalah pelayanan pada guru-guru yang bertujuan meng-hasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran dan kurikulum, Ross L. memandang supervisi sebagai pelayanan terhadap guru-guru yang ber-tujuan menghasilkan perbaikan.
Tujuan umum supervisi adalah memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru (dan staf sekolah yang lain) agar personil tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya, terutama dalam melaksanakan tugas, yaitu melaksanakan proses pembelajaran.
Macam-macam metodologi pembelajaran diantaranya adalah metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan lain-lain.
D. DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. (2004) Dasar-Dasar Supervisi, Jakarta: PT Rineka Cipta Asmani, Jamal Ma’mur. (2012). Tips Efektif Supervisi Pendidikan Sekolah,
Yogyakarta: Diva Press.
Kisbiyanto, (2008). Supervisi Pendidikan, Kudus: STAIN Kudus.
Maryono, (2011). Dasar-Dasar & Teknik Menjadi Supervisor Pendidikan,
Yogyakarta:Ar-Ruzz Media.
Made Pidarta, (2009). Supervisi Pendidikan Kontekstual, Jakarta: PT Rineka Cipta
Sahertian, Piet. A. dan Frans Mataheru, (1981) Prinsip dan Tehnik Supervisi Pendidikan, Surabaya, Usaha Nasional.
Sahertian Piet A. (2000) Konsep Dasar Dan Teknik Supervisi Pendidikan.
Rineka Cipta, Jakarta.
Syah, Hidayat. (2010). Pengantar Umum Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Verifikatif, Cet.Pertama, Pekanbaru: Suska Press. http://blog.inigarut.com/2014/08/-pelaksanaan-supervisi.html 24 Mei
2016 jam 19.26 wita.
http://www.sarjanaku.com/2011/05/supervisi-pendidikan.html jam 20.08. wib , 29 april 2016.
http://banjirembun.blogspot.co.id/2012/10/pengertian-tujuan-prinsip-fungsi-dan fungsi supervisi. jam 20:40 wib 29 April 2016.
https://ikhsanhidayat28.wordpress.com/2013/04/21/perbedaan- model-pembelajaran-metode-pembelajaran-dan-pendekatan-pembelajaran/ jam 8:3 Friday, april 29 2016.