Tanggapan masyarakat terhadap kawin lari
METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian untuk mendapatkan data deskriptif yaitu sebuah penelitian yang berusaha memberikan gambaran umum mengenai objek yang diamati atau di teliti, atau bahkan suatu penelitian yang bertujuan membuat gambaran secara sistematis dan aktual mengenai fakta-fakta yang ada di lapangan tentang penerimaan masyarakat terdidik terhadap perilaku kawin lari study kasus masyarakat kelurahan malakaji kec.tompobulu kab. Gowa.
Alasan peneliti mengambil study kasus yaitu karena menyelidiki secara mendalam latar kehidupan yang nyata manusia yang aktif dan menceritakan pengalamanya atas sesuatu yang dialaminya.
Pendekatan penelitian ini adalah Studi kasus dimaksud adalah strategi riset, penelitian empiris yang menyelidiki suatu gejala yang nyata. Studi kasus adalah penelitian yang sangat waktu tertentu. Tujuanya untuk memperoleh deskriptip yang utuh dalam dan mendalam dari sebuah identitas budaya. Studi kasus dalam penelitian ini merupakan penelaan empiris yang menyelidiki kasus penerimaan masyarakat terhadap perilaku kawin lari study kasus dikelurahan malakaji kec. Tompobulu kab. Gowa. Tujuanya untuk memperoleh deskripsi yang utuh dan mendalam dari kasus kawin lari pada masyarakat terdidik di kelurahan malakaji kec tompobulu kab gowa.
24
Sugiono dalam Herwina Bahar (2016:15) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat potpositisisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (sebagai lawanya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci, pengambilan sampel, sumber dan data dilakukan secara porposive dan snowbaal data yang bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian klualitatif lebih menekankan pada makna daripada generalisasi. Metode penelitian kualitatif sering disebut metode penelitian naturalistic karena penelitian dilakukan dalam kondisi yang alamiah.
B. Lokasi Penelitian dan Waktu Penelitian
Terkait dengan penelitian ini akan dilakukan di kelurahan Malakaji Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa dan terkait dengan peristiwa atau issu yang akan di bahas yaitu Penerimaan Masyarakat Terhadap Perilaku Kawin lari terdapat suatu persoalan, persoalan tersebut telah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat sehingga peneliti tertarik untuk menenliti lebih dalam.
Waktu penelitian ini akan dilaksanakan di Kelurahan Malakaji Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Pelaksanaan penelitian ini akan dilakukan pada tanggal keluarnya izin penelitian dalam kurung waktu 2 bulan.
No
Informan penelitian ditentukan dengan tahnik purposive sampling yaitu penentuan informasi tidak didasarkan pedoman atau berdasarkan perwakilan,populasi, namun berdasarkan kedalam informasi yang dibutuhkan, yaitu dengan mentukan informan kuci yang kemudian akan dilanjutkan informan lainnya dengan tujuan mengembangkan dan mencari informasi sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan permasalahan penelitian.
Arikunto (1999:128), bahwa penetapan informan menjadi sampel dengan tujuan tertentu disebut dengan sampel bertujuan atau purposive sampling
dimana peneliti menentukan sampel berdasarkan tujuan tertentu, tetapi harus memenuhi syarat-syarat ilmiah sebagai berikut:
1. Pengambilan sampel harus didasarkan atas ciri-ciri, sifat-sifat, atau karakteristik tertentu, yang merupakan ciri-ciri pokok populasi.
2. Subjek yang diambil sebagai sampel benar-benar merupakan subjek yang paling banyak mengandung cieri-ciri yang terdapat dalam populasi.
3. Penentuan karakteristik populasi dilakukan dengan cermat di dalam studi pendahuluan.
Hendorsono dalam Suyanto (2005:171-172), informan peneliti ini meliputi 3 macam yaitu:
1. Informan kunci (Key Informan), yaitu mereeka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian 2. Informan utama, yaitu mereka yang terlibat secara langsung dalam
interaksi sosial yang diteliti
3. Informan tambahan, mereka yang dapat memberikan informasi walaupun tidak langsung terlibat dalam interaksi sosial yang diteliti.
Berdasarkan uraian di atas, maka informan ditentukan dengan tehnik purposive sampling yaitu penentukan informan tidak didasarkan pedoman atau berdasarkan perwakilan populasi, namun berdasarkan kedalam informasi yang dibutuhkan, yaitu dengan menentukan informan kunci yang kemudian akan dilanjutkan informan lainya dengan tujuan menegembangkan dan mencari informasi sebanyak-banyaknya yang berhubungan dengan
permasalahan penelitian, maka dalam penelitian ini digunakan yang terdiri dari:
1. Informan kunci Masyarakat sekitar
Masyarakat yang melakukan kawin lari RT
LURAH 2 Informan utama
Masayarakat yang melakukan kawin lari
Yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah masyarakat terdidik dan kawin lari, sehingga peneliti harus memiliki batasan yang disebut fokus penelitian artinya intisari penelitian yang dilakukan
E. Intrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat bantu yang dingunakan di dalam pengumpulan data. Adapun alat yang dingunakan berdasarkan tehnik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam (tanya jawab atau daftar wawacancara, alat perekam, notulen), observasi (lembar observasi, kamera).
Dan telaah dokumentasi (lembar catatan dokumen).
F. Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang dingunakan dalam penelitian ini adalah jenis data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian ini adalah hasil observasi dan wawancara dengan informan penelitian yaitu status sosial. Data sekunder
adalah data yang sudah tersedia dan diperoleh peneliti dari pihak narasumber petua-petua adat istiadat di Kel. Malakaji Kec. Tompobulu Kab. Gowa.
a. Data Primer
1. Wawancara mendalam
Tehnik wawancara yang dilakukan adalah dengan melakukan tanya jawab langsung kepada informan yang berdasarkan pada tujuan penelitian.
Tahnik wawancara yang dilakukan penulis adalah dengan cara mencatat berdasarkan pedoman pada daftar pertanyaan yang telah di siapkan sebelumnya. Wawancara ini dilakukan beberapa kali sesuai keperluan peneliti yang berkaitan dengan kejelasan dari kemantapan masalah yang di jelajahi.
2. Observasi
Dengan melakukan pengamatan dan pencatatan secara langsung terhadap hal yang dianggap berhubungan dengan objek yang diteliti, atau hal yang berkaitan dengan masalah penelitian.
b. Data Sekunder 1. Dokumentasi
Dokumentasi yang dimaksudkan penulis disini adalah peninggal tertulis seperti arsip-arsip dan termasuk juga buku-buku, teori, dalil atau hukum-hukum, dan lain-lain yang termasuk dengan masalah penelitian
G. Tehnik Pengumpulan Data
Adapun tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
1. Observasi
Observasi adalah melakukan pengamatan secara langsung di masyarakat mengenai penerimaan masyarakat tedidik terhadap perilaku kawin lari.
2. Wawancara
Wawancara dingunakan untuk mengumpulkan data melalui tanya jawab secara langsung kepada informan untuk mengetahui; (1) bagaimana proses penerimaan masyarakat terhadap perilaku kawin lari kelurahan malakaji kecematan tompobulu kabupaten gowa. (2) Tanggapan masyarakat terhadap kawin lari di kelurahan malakaji .
3. Dokumentasi
Dokumentasi adalah pengumpulan bukti dan keterangan seperti gambar, rekaman, kutipan materi dan berbagai bahan referensi lain yang berada dilokasi penelitian dan dibutuhkan untuk memperoleh data yang valid.
H. Analisis Data
Untuk menganalisis data yang terkumpul guna memperoleh kesimpulan yang valid, maka digunakan teknik analisis data dengan metode kualitatif adapun model analisis data yang digunakan yaitu;
I. Keabsahan Data
Keabsahan data merupakan tehnik ysng dingunakan untuk mrnyakinkan publik atau masyarakat atau audiens mengenai data yang didapatkan dapat dipercaya atau dapat di pertanggung jawaban kebenaranya. Sehingga peneliti dapat berhati-hati dalam memasukkan data hasil penelitian, data yang dimasukan adalah data yang sudah melalui berbagai tahapan dan absahan data.
Penjelasan dari ketiga trianggulasi akan di jelaskan sebagai berikut:
1. Trianggulasi sumber adalah trianggulasi yang dingunakan untuk menguji kredibilitsas data dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
2. Trianggulasi tehnik adalah suatu alat untuk menguji kredinilitas data dengan cara mengecek data yang sama namundengan alat yang berbeda.
3. Trianggulasi waktu adalah trianggulasi yang sering mempengaruhi data.
Data yang dikumpulkan dengan tehnik wawancara dipagi, siang, Organisasi data
Pengumpulan data Transkip data Membaca
berulang-ulang Tema-tema data Kategori data
Tahap kejenuhan data Demontrasi tingkat kepercayaan dan keabsahan data
laporan Hasil reduksi
data
maupun malam hari yang akan memberikan data yang lebih valid sehingga lebih kredibel.
Berdasarkan pemaran diatas peneliti menggunakan dua macam trianggulasi,pertama trianggulasi sumber dta yang berupa observasi serta wawancara dengan narasumber secara langsung dan dokumen yang berisi catatan terkait dengan data yang diperlakukan oleh peneliti (Ningrum,2015)
J. Etika Penelitian
Dalam penelitian ini, peneliti mendapatkan rekomendasi dari institusi tempat penelitian. Penelitian menggunakan etika sebagai berikut
1. Menghormati harkat dan martabat manusia peneliti mempertimbangkan hak-hak subyek untuk mendapatkan informasi yang terbuka berkaitan dengan jalanya penelitian.
2. Keadilan, Penelitian dilakukan dengan jujur,menperhatikan faktor-faktor ketetapan, keseksamaan psikologi serta perasaan subyek penelitian.
3. Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan penelitian melaksanakan penelitian memperhatikan prosedur penelitian guna mendapatkan hasil yang bermanfaat semaksimal mungkin bagi subyek penelitian.
BAB IV
GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN