Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan suatu pendekatan penelitian ynag mengungkap suatu situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan kenyataan secara benar, dibentuk oleh kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data yang relevan yang diperoleh dari situasi yang alamiah (Satori, 2017:25).
Pendekatan dari penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang bermaksud untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai situasi-situasi atau kejadian-kejadian (Suryabrata, 2009:76). Penelitian ini dapat diartikan sebagai suatu prosedur untuk memecahkan masalah dengan cara mendeskripsikan atau memberikan gambaran suatu objek penelitian serta memberikan fakta dan data yang ada.
Penelitian ini terfokus pada metode dakwah IKADI (Ikatan Da’i
Indonesia) di Kaliangkrik Magelang. Terdapat beberapa metode dakwah yang digunakan IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) dalam meningkatkan kualitas keberagamaan di masyarakat. Jadi hasil dari penelitian ini berupa deskripsi atau gambaran metode dakwah Islam yang dilakukan oleh IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) di masyarakat Kaliangkrik, Magelang.
30 B. Lokasi Penelitian
Lokasi dari penelitian yaitu di kantor IKADI (Ikatan Da’i Indonesia)
cabang Kaliangkrik yang terletak di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
C. Fokus Penelitian
Penelitian ini berfokus pada peran IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) dalam
menyampaikan dan menyiarkan dakwah Islam khususnya untuk peningkatan kualitas keberagamaan umat yang berada di daerah Kaliangkrik, Magelang.
D. Sumber Data 1. Data primer
Data primer adalah data yang dihimpun secara langsung dari sumbernya dan diolah sendiri untuk dimanfaatkan (Ruslan, 2010:138).
Sumber data primer dari penelitian ini berupa wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada ketua IKADI (Ikatan Da’i
Indonesia) cabang Kaliangkrik Magelang, anggota IKADI (Ikatan Da’i
Indonesia) cabang Kaliangkrik Magelang. Selain wawancara, data primer juga diperoleh dari observasi terhadap beberapa kegiatan yang dilakukan IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) di masyarakat Kaliangkrik Magelang.
31 Data sekunder adalah data penelitian yang diperoleh secara tidak langsung melalui media perantara, berbentuk catatan atau laporan data dokumentasi oleh lembaga tertentu yang dipubliksikan (Ruslan, 2010:138).
Adapun sumber data sekunder yang peneliti gunakan adalah buku-buku, internet, dan bahan-bahan kepustakaan lain yang ada relevansinya dengan penelitian ini.
E. Teknik Pengumpulan Data
Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data diantaranya:
1. Observasi
Observasi merupakan pengamatan terhadap suatu objek yang diteliti baik secara langsung maupun tidak langsung untuk memperoleh data yang harus dikumpulkan dalam penelitian (Satori, 2017:105).
Penelitian ini dilakukan dengan mengamati bagaimana metode dakwah yang dilakukan IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) di Kaliangkrik
Magelang kemudian mencatatnya. Penelitian ini berfokus pada peran IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) cabang Kaliangkrik dalam peningkatan kualitas keberagamaan di masyarakat Kaliangkrik Magelang.
2. Wawancara
Wawancara merupakan suatu teknik pengumpulan data untuk mendapatkan informasi yang digali dari sumber data langsung melalui percakapan atau tanya jawab (Satori, 2017:130).
32 Wawancara dilakukan dengan pengurus IKADI (Ikatan Da’i
Indonesia) cabang Kaliangkrik yang bersangkutan sebagai pendukung pengambilan data agar lebih akurat.
3. Dokumentasi
Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang memiliki arti catatan peristiwa yang sudah berlalu, dapat berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya (Sugiyono, 2015:240).
Dokumentasi dalam penelitian ini berupa dokumen yang telah diarsipkan seperti dokumen tentang profil IKADI (Ikatan Da’i
Indonesia), dokumen tentang kegiatan yang telah dilakukan IKADI
(Ikatan Da’i Indonesia) di Kaliangkrik, serta foto-foto lain yang bersangkutan dengan penelitian.
F. Teknik Analisis Data
Analisis data yaitu proses mengatur urutan data yang telah diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menghasilkan data yang runtut dan jelas. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu:
1. Reduksi data yaitu memilah-milah hal pokok dan memfokuskan pada data yang sesuai dengan penelitian. Data yang didapat dari observasi, wawancara, dan dokumentasi selanjutnya direduksi data dengan memilah serta memfokuskan sesuai dengan penelitian.
2. Penyajian data yaitu menyajikan data yang telah didapatkan dengan cara memahami dan menguraikan data sesuai fokus penelitian.
33 3. Penarikan kesimpulan, setelah data direduksi dan diuraikan maka langkah selanjutnya yaitu menarik kesimpulan dari data yang telah ada. Penarikan kesimpulan ini menjawab dari beberapa rumusan masalah yang diambil serta mendeskripsikan secara singkat gambaran dari penelitian tersebut.
G. Teknik Validitas Data
Suatu penelitian dapat dikatakan valid hasilnya apabila menggunakan uji validitas data. Validitas merupakan derajat ketetapan antara data yang terjadi pada objek penelitian dengan daya yang dapat dilaporkan oleh peneliti (Sugiyono, 2015:267). Dengan demikian dapat dikatakan bahwa data yang valid adalah data yang sama antara yang dilaporkan oleh peneliti dengan data yang sesungguhnya terjadi pada objek penelitian.
Untuk mendapatkan data yang valid maka dalam penelitian ini menggunakan teknik uji kredibilitas atau keterpercayaan yang dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1. Perpanjang Pengamatan
Peneliti mengecek kembali data dan informasi yang telah didapatkan dari sumber penelitian di lapangan. Teknik ini dilakukan untuk memastikan data dan informasi sudah benar atau belum. Apabila data dan informasi yang telah diperoleh setelah melakukan pengecekan kembali ke lapangan sudah benar maka perpanjang pengamatan dapat diakhiri.
34 2. Meningkatkan Ketekunan dalam Penelitian
Teknik ini dilakukan untuk memperdalam penelitian dan memeriksa dengan cermat tentang data yang telah didapatkan. Untuk lebih meningkatkan ketekunan dalam penelitian dapat diimbangi dengan cara memperbanyak bacaan seperti referensi buku maupun dokumentasi-dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian ini.
3. Triangulasi
Pengecekan data dapat dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber, apabila dari sumber tersebut telah menghasilkan data yang sesuai maka triangulasi sumber berhasil. Selanjutnya pengecekan data dengan triangulasi teknik, data yang telah didapatkan dari beberapa teknik pengambilan data seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Apabila ketiga teknik tersebut menghasilkan data yang sama, maka triangulasi teknik ini dinyatakan benar dan berhasil.
35 BAB IV