Penelitian ini dilaksanakan selama dua bulan yaitu pada bulan Juni-Juli tahun 2015 di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng, didasarkan atas pertimbangan peneliti karena PeranPemerintah daerah dalam pelestarian kawasan hutan lindungperlu mendapatkan perhatian dari semua kalangan yang terkait. Alasan lain dipilih sebagai tempat penelitian karena terkeloahnya hutan lindung yang ada di kecamatan marioriwawo dengan kurang baik sehingga saya tertarik untuk melakukan penelitian di tempat ini, samping mudah di jangkau oleh peneliti sehingga tidak sulit un tuk meneliti.
B. Jenis dan Tipe Penelitian 1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Hal ini dikarenakan penelitian ini berupaya untuk memahami fenomena-fenomena kejadian-kejadian di kawasan hutan lindung.Penggunaan lebih dari satu pendekatan pengumpulan data mengijinkan evaluator menggabungkan kekuatan dan kebenaran dari suatu sumber data.Hal ini berangkat dari pemaknaan pendekatan penelitian kualitatif itu sendiri dimana metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.
2. Tipe penelitian
Tipe penelitian ini merupakan tipe fenemologi untuk memberi gambaran secara jelas mengenai masalah-masalah yang diteliti, menginterpretasikan serta menjelaskan data secara sistematis. Dasar penelitian ini adalah wawancara, yaitu melakukan dialog (wawancara) kepada informan yang berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai hal yang berhubungan dengan penelitian.
C. Sumber Data
1. Data primer adalahsumber data utama yang digunakan untuk menjaring berbagai data dan informasi yang terkait dengan fokus yang dikaji. Hal ini dilakukan melalui metode wawancara dan observasi secara mendalam terhadap masalah yang diteliti.
2. Data sekunder adalah data-data yang di peroleh dari buku-buku, dokumen dan literatur serta bahan-bahan tertulis baik dari dalam maupun dari luar wilayah kota Soppeng yang mendukung dan berhubungan dengan pokok bahasan penelitian ini.
D. Informan Penelitian
Informan sebagai salah satu sumber data yang urgen terhadap penelitian harus menggunakan teknik yang tepat. Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling, yaitu suatu teknik penarikan informan yang digunakan apabila unsur-unsur yang ada dalam lokasi penelitian tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk ditarik/ dipilih menjadi informan dalam penelitian ini.
Teknik pengambilan informan adalah merupakan cara yang digunakan dalam hal memperoleh data primer untuk bahan penelitian. Informan dalam penelitian ini diantaranya dari Pemerintah Daerah, Pihak dari pengelolah kawasan hutan lindung. Adapun penentuan yang akan di jadikan informan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang.
No Nama Inisal Jabatan Keterangan
1 Drs. Werdian AS,S.Hut,M.Si WR Kadis 1
2 Muh.Yunus, SE MY Kabid PP 1
3 Muhammaad Herial MH Potlhut 1
4 Arif AF Polhut 1
5 Naing NG Masyarakat 1
6 Davi DV Masyarakat 1
Jumlah 6 orang
E. Teknik Pengumpulan Data
Sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan para informan sebagai data primer dan tulisan atau dokumen-dokumen yang mendukung pernyataan informan dan selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah:
1. Wawancara mendalam
Wawancaraatau diskusi langsung dengan pihak terkait dalam mengumpulkan data dan informasi guna mempercepat dan mengkongkritkan informasi yang dikumpulkan dan narasumbernya adalah Pemerintah terkait, yaitu pemerintah daerah dalam hal ini Kepala Dinas Kehutann Kabupaten Soppeng dan anggota polhut serta masyarakat setempat.
Teknik ini dilakukan dengan cara mengadakan penelaahan terhadap bahan-bahan yang tertulis yang meliputi hasil-hasil seminar maupun laporan dari informan dan buku-buku serta majalah. Beberapa data sekunder yang dicari dalam penelitian soppeng yang dianggap relevan.
2. Observasi ( Pengamatan )
Observasi yang meliputi pengamatan dan pencatatan sistematik tentang gejala-gejala yang diamati . Observasi di lakasankan di kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Pengumpulan data dalam penelitin ini dilakukan dengan cara observasi langsung (direct observation) dan sebagai peneliti yang menempatkan diri sebagai pengamat (rocegnized outsider) sehingga interaksi peneliti dengan subjek penelitian bersifat terbatas. Dengan melakukan observasi, peneliti mencatat apa saja yang dilihat dan mengganti dari dokumen tertulis untuk memberikan gambaran secara utuh tentang objek yang akan diteliti.
3. Dokumen
Dokumentasi adalah cara mengumpulkan data dan bahan melalui hasil-hasil seminar maupun laporan dari Pemerintah Daerah serta buku- buku dan majalah. F. Teknik Analisis Data
Teknik Peneliti menggunakan data Kualitatif yakni semua bahan,keterangan,dan fakta-fakta yang tidak dapat diukur dan dihitung secara sistematis karena wujudnya adalah keterangan verbal (kalimat dan data) dengan teknik ini peneliti hanya mengumpulkan data-data,informasi-informasi,fakta-fakta,keterangan-keterangan yang bersifat kalimat dan data dari permasalahan yang
peneliti anggap penting dan mendukung dalam hal pengumpulan data di dinas kehutanan, dan instansi terkait yang sudah dipersiapkan oleh peneliti.
G. Keabsahan Data
Validitas data sangat mendukung hasil akhir penelitian, oleh karena itu diperlukan teknik untuk memeriksa keabsahan data.Keabsahan data dalam penelitian ini diperiksa dengan menggunakan teknik triangulasi. Triangulasi bermakna silang yakni mengadakan pengecekan akan kebenaran data yang akan dikumpulkan dari sumber data dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang lain serta pengecekan pada waktu yang berbeda.
1. Triangulasi sumber
Triangulasi sumber dilakukan dengan cara mengecek pada data sumber lain yang telah diperoleh sebelumnya.
2. Triangulasi metode
Triangulasi metode bermakna data yang diperoleh dari satu sumber dengan menggunakan metode atau teknik tertentu, diuji keakuratan atau ketidak akuratannya.
3. Triangulasi waktu
Triangulasi waktu yang dilakukan disini dengan menguji kredibilitas data yang dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi, atau teknik lainnya dalam waktu dan situasi yang berbeda.
BAB IV