• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study dan dilakukan di Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang. Lokasi penelitian ditentukan secara

purposive dengan pertimbangan kepentingan peneliti sebagai petugas gizi di wilayah tersebut. Penelitian dilaksanakan selama Bulan Januari -Mei 2006.

Contoh dan Cara Penarikan Contoh

Contoh pada penelitian ini adalah murid TK yang TB dan yang tidak TB. Menurut Hadi (1980) jumlah contoh sebanyak 30 dapat dikategorikan sebagai contoh dengan jumlah besar yang distribusi sampling statistiknya mendekati distribusi normal. Oleh karena itu, dalam penelitian ini digunakan 30 murid TK yang TB dan 30 murid TK yang tidak TB sebagai contoh sehingga keseluruhan contoh menjadi 60 orang murid TK. Jumlah TK yang ada di Kecamatan Paseh adalah 19 dengan jumlah murid sebanyak 389 orang. Sedangkan jumlah murid TK yang TB adalah 88 orang. Penentuan contoh dilakukan dengan terlebih dulu membuat kerangka sampling berdasarkan daftar nama murid TK yang TB dan daftar nama murid TK yang tidak TB. Selanjutnya, dari masing-masing daftar tersebut dipilih secara acak 30 orang anak yang akan menjadi contoh dalam penelitian ini.

Jenis dan Cara Pengumpulan Data

Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer meliputi karakteristik sosial ekonomi keluarga, fa ktor-faktor yang mempengaruhi TB pada anak, partisipasi ibu di Posyandu, dan pengetahuan, sikap, serta perilaku ibu. Data primer diperoleh melalui hasil wawancara menggunakan kuesioner. Pertanyaan diajukan dengan cara dibacakan kepada responden yaitu ibu dari anak TK. Selain itu, dilakukan pengamatan untuk melihat kondisi lingkungan fisik rumah responden dan cross cek data dengan register Posyandu untuk melihat tingkat kehadiran ibu di Posyandu.

Sementara itu, data sekunder meliputi data status TB anak, tinggi badan, berat badan, umur, riwayat penyakit, kategori Keluarga Sejahtera, data murid TK

se-Kecamatan Paseh, dan data gambaran umum lokasi penelitian. Data-data tersebut diperoleh dari Puskesmas, kantor kecamatan, kantor Dinas Pendidikan Nasional kecamatan, dan dari setiap TK.

Pengolahan dan Analisis Data

Data yang terkumpul selanjutnya diverifikasi dan diolah dengan program SPSS 11.0 for Windows. Perbedaan variabel antara dua kelompok dianalisis dengan uji t dan uji Mann Whitney. Hubungan antar variabel dianalisis dengan uji korelasi Rank Spearman dan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel digunakan uji regresi linier berganda.

Definisi Operasional

Murid TK adalah anak yang bersekolah di Taman Kanak-Kanak dan telah diperiksa pada kegiatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak yang dilaksanakan oleh Puskesmas Paseh pada tahun 2005.

Penyakit TB adalah penyakit akibat Mycobacterium tuberculosis pada anak dengan penegakan diagnosa melalui hasil Tes Mantoux, pemeriksaan laboratorium dan foto roentgen oleh rumah sakit.

Karakteristik sosial ekonomi keluarga adalah keadaan orang tua murid TK yang meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, dan pendapatan/bulan/kapita.

Status sosial ekonomi keluarga adalah tingkat sosial ekonomi keluarga responden berdasarkan tingkat kesejahteraan keluarga menurut standar BKKBN. Data ini diperoleh dari hasil pendataan keluarga oleh BKKBN Kecamatan Paseh. Faktor-faktor yang mempengaruhi TB adalah faktor-faktor yang dapat

menyebabkan kejadian TB pada anak, meliputi : jenis kelamin, lingkungan fisik rumah, adanya penyakit tertentu, kontak dengan sumber penular, faktor-faktor toksis, perilaku kesehatan sumber penular, dan status sosial ekonomi keluarga .

Lingkungan fisik rumah adalah keadaan rumah responden yang meliputi kebersihan, udara di dalam rumah, pencahayaan, ventilasi, dan kepadatan penghuni.

Faktor-faktor toksik adalah bahan-bahan kimia yang memperburuk kondisi infeksi TB pada anak yaitu rokok.

Adanya penyakit tertentu adalah adanya penyakit yang mempermudah dan memperberat penyakit TB pada anak seperti gangguan ginjal kronik,

diabetes mellitus, leukemia, campak, batuk rejan, malaria atau diare kronik. Riwayat kontak adalah kontak fisik dengan penderita TB dewasa.

Perilaku kesehatan sumber penularan adalah kebiasaan penderita TB dewasa yang meliputi aspek menutup mulut jika batuk atau bersin, lokalisasi ludah dan dahak, dan kontak erat dengan anak-anak.

Status Imunisasi BCG adalah riwayat pemberian imunisasi BCG pada anak sewaktu bayi.

Partisipasi posyandu adalah tingkat keterlibatan ibu di posyandu pada masa anak seharusnya masih hadir di Posyandu, meliputi aspek kehadiran, upaya pengembangan, keaktifan bertanya, dan penggunaan KMS.

Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku adalah tingkat pemahaman, ta nggapan, dan tindakan ibu dari murid TK, yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan terutama mengenai penyakit Tuberkulosis.

Status Gizi adalah keadaan gizi murid TK pada masa sebelum sakit TB yang ditentukan dengan indikator Tinggi Badan (TB) menurut Umur (U), sesuai dengan metode NCHS/WHO. Data tinggi badan diperoleh dari hasil pengukuran oleh petugas Puskesmas pada kegiatan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak TK.

Kategori dalam pengolahan data

Variabel-variabel penelitian yang akan digunakan selanjutnya dikategorikan berdasarkan kriteria yang sudah ada untuk memudahkan pengolahan data. Kriteria untuk semua variabel ditentukan berdasarkan kondisi dan jawaban yang diberikan oleh responden. Bila kondisi lingkungan fisik rumah responden baik diberi skor 1 dan bila tidak baik diberi skor 0. Bila jawaban responden tentang variabel perilaku sumber penularan dan partisipasi Posyandu Ya maka diberi skor 3, bila Kadang- Kadang diberi skor 2, dan bila Tidak diberi skor 1. Selanjutnya, variabel pengetahuan ibu bila jawaban responden benar maka diberi skor 1 dan bila

jawaban responden salah diberi skor 0. Dalam variabel sikap ibu skor 3 diberikan untuk jawaban positif atas pernyataan positif dan jawaban negatif atas pernyataan negatif, skor 2 untuk jawaban netral, dan skor 1 untuk jawaban positif atas pernyataan negatif atau jawaban negatif atas pernyataan positif. Sedangkan variabel perilaku ibu skor 3 diberikan untuk jawaban ya/tepat, skor 2 untuk jawaban kadang-kadang/kurang tepat, dan skor 1 untuk jawaban tidak/tidak tepat. Tabel 1 menunjukkan pengkategorian variabel-variabel dalam penelitian ini. Tabel 1 Kategori dalam pengolahan data

Variabel Kategori Kriteria Sumber

Kejadian TB Sakit TB Sedang menjalani

pengobatan TB Puskesmas

Paseh Tidak sakit TB Tidak sedang menjalani

pengobatan TB Status gizi (TB/U) Baik

Sedang Kurang Buruk median > 95% median 90-95% 85 > median < 90% median < 85% Riyadi (2001)

Berat badan lahir Normal Kurang = 2500 g < 2500 g Depkes RI (1992) Jumlah Anggota Keluarga Kecil Besar = 4 > 4 BKKBN (1985) Status Imunisasi BCG Ya Tidak Pernah diimunisasi BCG Tidak pernah diimunisasi BCG Crofton et.al. (2002) Lingkungan fisik rumah Baik Kurang

Bersih, Tidak Pengap, Terang, Tidak Padat, Ventilasi Cukup (Skor 5) Tidak bersih, Pengap, Gelap, Padat, Ventilasi Kurang (Skor < 5)

Depkes RI (1994)

Riwayat Kontak Ada

Tidak

Pernah kontak dengan penderita TB dewasa Tidak pernah kontak dengan penderita TB dewasa

Mulyadi (2003)

Tabel 1 (lanjutan)

Variabel Kategori Kriteria Sumber

Penyakit tertentu Ada

Tidak Ada

Pernah atau sedang menderita penyakit yang memperberat TB Tidak Pernah atau tidak sedang menderita penyakit yang memperberat TB

Crofton

et.al. (2002)

Faktor toksik Ada Tidak Ada

Ada yang merokok Tidak ada yang merokok

Crofton et.al. (2002) Perilaku kesehatan sumber penular Baik Sedang Kurang > 80% 60-80% < 60% Mulyadi (2003) Status sosial ekonomi keluarga Baik Sedang Kurang KS III KS II KS I Register Pendataan Keluarga Pengetahuan ibu Baik

Sedang Kurang > 80% 60-80% < 60% Khomsan (2002)

Sikap Ibu Baik

Sedang Kurang

> 80% 60-80%

< 60% -

Perilaku Ibu Baik

Sedang Kurang > 80% 60-80% < 60% - Tingkat partisipasi ibu di Posyandu Baik Sedang Kurang > 80% 60-80% < 60% - Umur ayah dan

Umur Ibu (tahun)

Remaja Dewasa awal Dewasa tengah < 20 20-40 40-65 Papalia & Olds (1981) Pendapatan keluarga Diatas rata-rata

Dibawah rata-rata > Rp 137..929,- < Rp 137.929,- BPS & BAPPEDA (2004)

Dokumen terkait