• Tidak ada hasil yang ditemukan

INAP RSUD DELI SERDANG TAHUN 2015

METODE PENELITIAN

A. Jenis dan Rancangan

Penelitian

Jenis penelitian ini adalah pre eksperimen (pra experimen) dengan model rancangan one group pretest postest, karena penelitian ini diarahkan untuk melihat bagaimana pengaruh latihan slow deep breathing (nafas dalam) terhdap tekanan darah.

B. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian akan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang Lubuk Pakam. Adapun alasan peneliti memilih melakukan penelitian di Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang Lubuk Pakam adalah:

a. Belum pernah dilakukan penelitian sejenis tentang Perbedaan Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Latihan Slow Deep Breathing (Nafas Dalam) Pada Pasien Hipertensi Primer.

b. Berdasarkan survey pendahuluan yang peneliti lakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang didapatkan bahwa jumlah penderita hipertensi pada tahun 2013 sebanyak 435 sedangkan pada bulan Januari-Mei 2015 terdapat jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 97 orang.

2. Waktu Penelitian

Waktu penelitian akan dilaksanakan mulai bulan Juni -Agustus 2015.

C. Populasi dan Sampel

Penelitian 1. Populasi

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiono, 2009).

Populasi pada penelitan ini adalah seluruh pasien hipertensi periode Januari-Mei 2015 terdapat jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 97 orang.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian dari keseluruhan obyek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Setiadi, 2009). Perhitungan besar sampel menggunakan rumus uji estimasi proporsi. Rumus perhitungan besar sampel adalah:

 

10 8 , 9 05 , 0 5 , 0 5 , 0 96 , 1 1 2 1      n n x x n d P P Z n a Keterangan: n :Besar Sampel 2 1 a

Z : Nilai Z pada derajat kemaknaan (baisanya 95%= 1,96)

P : Proporsi suatu kasus tertentu terhadap populasi, bila tidak diketahui proporsinya, ditetapkan 50% (0,5) d : derajat penyimpangan terhadap populasi yang diinginkan: 10% (0,10), 5% (0,05), atau 1% (0,01). Berdasarkan perhitungan diatas, besar sampel yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah 10 responden.Untuk membatasi karakteristik dari sampel, dilakukan kriteria pemilihan yaitu kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.

a. Kriteria inklusi

Kriteria inklusi merupakan persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh subjek agar dapat diikutsertakan kedalam penelitian (Notoatmodjo, 2007). Kriteria inklusi penelitian ini adalah:

1) Bersedia menjadi responden

penelitian dan

menandatangi lembar persetujuan menjadi responden yang diberikan. 2) Pasien hipertensi rawat

inap.

3) Bersikap kooperatif. b. Krteria eksklusi

Kriteria eksklusi adalah keadaan yang menyebabkan subjek yang memenuhi kritria inklusi tidak dapat diikutsertakan dalam penelitian (Harun, et al, 2006).

1) Pasien yang sudah dianjurkan untuk pulang oleh dokter

D. Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

66 Data primer merupakan data yang didapat dari sumber yang pertama, baik dari individu atau perseorangan seperti wawancara atau hasil pengisian lembar observasi. Penelitian ini menggunakan data primer yang berasal dari observasi yang berisikan hasil pengukuran tekanan darah lansia.

2. Data Sekunder

Data sekunder adalah data yang didapat dari sumber yang kedua, dari tempat penelitian. Data sekunder diperoleh dari rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang didapatkan bahwa jumlah penderita hipertensi pada tahun 2013 sebanyak 435 sedangkan pada bulan Januari-Mei 2015 terdapat jumlah penderita diabetes melitus sebanyak 97 orang.

E. Variabel dan Defenisi

Operasional

1. Variabel Penelitian

Variabel adalah perilaku atau karakteristik yang memberikan nilai beda terhadap sesuatu yaitu benda, manusia ( Sugiyono, 2008). Variabel penelitian terdiri dari dua yaitu variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Variabel bebas (independent) adalah variabel yang mempengaruhi yaitu latihan slow deep breathing (nafas dalam). Variabel terikat (dependent) adalah variabel yang

dipengaruhi, yaitu tekanan darah pada pasien hipertensi.

2. Defenisi Operasional

Defenisi operasional merupakan penjelasan semua variabel dan istilah yang akan digunakan dalam penelitian secara operasional sehingga akhirnya mempermudah pembaca dalam mengartikan makna dalam penelitian (Arikunto, 2008).

F. Metode Pengukuran

Alat pengukuran dalam penelitian ini adalah menggunakan pengukuran observasi terstruktur yaitu mendefenisikan apa yang akan diobservasi melalui suatu perencanaan yang matang (Nursalam, 2009).

Pengukuran data dalam penelitian ini mengacu pada hasil observasi yang dilakukan peneliti pada lansia yang mengalami hipertensi yaitu :

1. Latihan slow deep breathing (nafas dalam) (Variabel Independen). Peneliti mengajak pasien untuk latihan nafas dalam sesuai dengan prosedur. Latihan slow deep breathing (nafas dalam) dilakukan selama 15-20 menit sebanyak 1 kali selama 1 hari.

2. Tekanan Darah Lansia dengan hipertensi (Variabel Dependen)

Peneliti menggunakan alat pengukur tekanan darah untuk mengetahui tekanan darah lansia. Lembar observasi diisi langsung oleh peneliti dengan cara menulis tekanan darah yang diperoleh langsung dari hasil pengukuran. dengan kategori penilaian:

a. Ringan apabila tekanan darah 140-159 mmHg/90-99 mmHg b. Sedang apabila tekanan darah

160-179 mmHg/100-109 mmHg c. Berat apabila tekanan darah

180-209 mmHg /110-119 mmHg

G. Pengolahan dan Analisis Data 1. Pengolahan data

Pengolahan data merupakan salah satu bagian rangkaian kegiatan penelitian setelah pengumpulan data. Data yang masih mentah (raw data), perlu diolah sehingga menjadi informasi yang akhirnya dapat digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Agar analisis penelitian menghasilkan informasi yang benar, pengolahan data dilakukan melalaui empat tahapan, yaitu :

a. Editing

Editing merupakan kegiatan untuk pengecekan isian lembar observasi, apakah jawaban yang ada di lembar observasi sudah lengkap, jelas, relevan, dan konsisten. b. Coding

Yaitu merupakan kegiatan merubah data berbentuk huruf menjadi data berbentuk angka/bilangan. Kegunaan dari coding ini adalah untuk mempermudah pada saat analisis data.

c. Processing

Pemrosesan data dilakukan dengan cara mengentry data dari observasi ke program komputerisasi. Tahapan ini dilakukan setelah pengkodean data.

d. Cleaning

Merupakan kegiatan pengecekan kembali data yang sudah dientry untuk

melihat apakah ada kesalahan atau tidak.

2. Analisis data

Pada penelitian ini analisis data dilakukan secara bertahap yaitu : a. Univariat

Analisis univariat adalah untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik masing-masing variabel yang diteliti secara sederhana yang disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi.

b. Bivariat

Analisis ini diperlukan untuk menjelaskan atau mengetahui apakah ada pengaruh atau perbedaan yang signifikan antar variabel independent dengan variabel dependent. Analisis bivariat dilakukan setelah karakteristik masing-masing variabel diketahui. Data dianalisis untuk perhitungan bivariat pada penelitian ini menggunakan Paired Sample t-test dengan tingkat kepercayaan 95% (pValue≤α). Pembuktian ini

dilakukan untuk

membuktikan hipotesa Perbedaan Tekanan Darah Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Latihan Slow Deep Breathing (Nafas Dalam) Pada Pasien Hipertensi Primer Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang Lubuk Pakam Tahun 2015.

HASIL PENELITIAN DAN

Dokumen terkait