Penelitian ini jenis penelitian secara ( field Research ) dengan analisis deskriptif. Deskriptif yaitu sebuah penelitian yang berusaha memberikan gambaran mengenai objek yang diteliti atau suatu jenis penelitian yang bertujuan membuat deskriptif atau gambaran secara sistematis dan aktual mengenai fakta – fakta yang ada.
Dikemukakan oleh Saifuddin Aswar, Dalam bukunya „‟ metode penelitian „‟ ( 1999 : 7 ) Bahwasannya „‟ penelitian deskriptif bertujuan menggambarkan secara sistematik dan akurat fakta dan karakteristik mengenai populasi atau bidang tertentu. Penelitian ini menggambarkan situasi atau kejadian. Data yang dikumpulkan semata – mata bersifat deskriptif sehingga tidak bermaksud mencari penjelasan, menguji hipotesa, membuat prediksi, maupun mempelajari implikasi.
Tipe penelitian yang digunakan pendekatan studi kasus yaitu suatu pendekatan yang melihat objek penelitian sebagai satu keseluruhan yang terintegrasi.
B. Lokasi dan Obyek Penelitan.
1. Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Moncobalang Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa.
2. Obyek Penelitian
Yang menjadi obyek penelitian adalah masyarakat yang ada di Desa Moncobalang kecamatan Barombong Kabupaten Gowa‟
yang berjumlah 5 pasangan.
C. Variabel Penelitian
Penelitian ini terdiri atas dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, dengan rincian sebagai berikut:
1. Variabel bebas (x) yaitu: Pernikahan Usia Dini
2. Variabel terikat (y) yaitu: Masyarakat Yang berada Di Desa Moncobalang Kec. Baromong Kab. Gowa
D. Definisi Operasional Variabel
Untuk menghindari kesalahaan dalam mengartikan judul, maka berikut ini akan diberikan definisi yaitu Pernikahan usia dini adalah pernikahan remaja dilihat dari segi umur masih belum cukup atau belum
1
matang di mana dalam UU nomor 1 tahun 1974 pasal 71 yang menetapkan batas minimal pernikahan usia dini adalah perempuan umur 16 tahun dan laki-laki berusia 19 tahun.
E. Populasi Dan Sampel 1. Populasi
Menurut Suharsimi Arikunto (2010:173) populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi.
Studi atau penelitiannya juga disebut studi populasi atau studi sensus.
Definisi lain dikemukakan oleh Sugiyono (2010:177) bahwa populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Jadi populasi bukan hanya orang, tetapi obyek dan benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek/subyek yang dipelajari, tetapi meliputi karakteristik/sifat yang dimiliki oleh subyek atau obyek itu.
Populasi dalam penelitian ini adalah Masyarakat yang menikah di usia dini di desa Moncobalang Kec. Barombong kab. Gowa yang berjumlah 5 pasangan pernikahan Usia Dini di Desa Moncobalang Kec Barombong Kab.
Gowa
Tabel 1.
Populasi Penelitian di desa Moncobalang Kec Barombong Kab Gowa
No Dusun Jumlah Jumlah
pasangan
1 Karampuang 30 35
2 Moncobalang 25 35
3 Tompobalang 20 30
Jumlah 100
Sumber data : Kantor desa Moncobalang Kec Barombong Kab. Gowa
2. Sampel
Suharmisin arikunto dalam Nazar Bakry ( 1995:29 ), yang mengemukakan bahwa:
“Sampel adalah bagian atau wakil populasi yang di teliti”. Sedangkan Muhammad Ali ( 1985:54 ), mengemukakan bahwa “ sampel adalah sebahagian yang diambil dari keseluruhan objek yang akan diteliti yang dianggap mewakili terhadap seluruh populasi dan diambil dengan menggunakan teknik-teknik tertentu”.
Dari kedua penjelasan diatas, maka penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa sampel adalah keseluruhan suatu populasi yang bertujuan untuk memperoleh keterangan mengenai objek yang diteliti dengan mengambil sebagian saja dari populasi yang telah ditentukan tersebut.
Menurut Suharsimin Arikunto ( 1998 :120 ), yang menyatakan bahwa :
1
“Sampel adalah bagaian dari Populasi yang objeknya kurang dari 100, lebih baik di ambil semua sehingga peneliti menjadi peneliti populasi, selanjutnya jika jumlah subjeknya besar dapat diambil 10-15 % atau 20-25 % atau lebih.
Jadi yang menjadi sampel dalam penilitian di desa moncobalag kec Barombong Kab Gowa yaitu semua populasi yang berjumlah 5 pasangan.
F.Instrumen Penelitian
Instrument penelitian adalah segala peralatan yang digunakan untuk memperoleh, mengelolah, dan menginteprasikan informasi dari para responden yang di lakukan dengan pola pengukuran yang sama. Instrument penelitian dirancang untuk satu tujuan dan tidak biasa digunakan pada penelitian yang lain.
Instrumen penelitian dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada peneliti dalam menjawab pertanyaan peneliti sehingga mendapatkan data sebagaimana adanya.
Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data di lapangan mengenai Pernikahan Dini dan Dampaknya terhadap kualitas hidup rumah tangga di desa Moncobalang Ke.Barombong Kab.
Gowa adalah sebagai berikut:
1. Catatan Observasi
Arikunto dalam Rosnina (2005: 23) Metode observasi adalah suatu aktivitas yang meliputi kegiatan pemusatan perhatian terhadap suatu subjek menggunakan seluruh alat indra.
Berdasarkan pendapat di atas, dapatlah disimpulkan bahwa observasi adalah suatu teknik yang dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara teliti serta pencatatan secara sistimatis terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian.
2. Pedoman Wawancara
Arikunto dalam Rosnina (2005: 23) Wawancara adalah sebuah dialog yang dilakukan oleh pewawancara untuk memperoleh informasi dari yang diwawancarai.
3. Angket
Arikunto dalam Rosnina (2005: 22). Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang dipergunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya atau hal-hal yang diketahui.
4. Dokumentasi
(Arikunto dalam Rosnina 2005: 24) Dokumentasi berasal dari kata dokumen yang artinya barang-barang yang tertulis. Metode dokumentasi adalah cara mengumpulkan data melalui peninggalan tertulis, terutama berupa arsip-arsip dan termasuk juga buku-buku tentang pendapat, teori, dalil/hukum dan lain-lain yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.
1 F. Teknik Pengumpulan Data
1. Data Primer
a. Teknik wawancara, teknik wawancara yang digunakan adalah dengan melakukan tanya jawab lansung kepada informan yang berkaitan dengan cara mencatat ataupun merekam dan menyampaikan pertanyaan dengan cara mengacak.
b. Observasi yaitu penulis mengadakan penelitian pengamatan secara lansung objek penelitian atau keadaan yang berkaitan dengan masalah penelitian.
2. Data Skunder
Pengumpulan data diperoleh melalui literatur, hasil penelitian dan data yang diperoleh dari pihak – pihak tertentu sehingga dapat menunjang data primer.
G.Teknik Analisis Data
Data yang diperoleh dari penelitian akan dianalisa secara kualitatif, yaitu dengan memberikan gambaran informan maslah secara jelas dan mendalam sebagai penggunaan metode penelitian studi kasus, kemudian hasil dari penggambaran informasi akan di interprestasikan sesuai dengan penelitian yang dilakukan.
BAB IV
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN