METODOLOGI PENELITIAN
A. Metode Penelitian
Sepintas istilah metodologi danmmetode dalam kerangka penelitianntampak sinonim.mPadahal pengertian metodologi tersebut lebihnluas dannmencakup tentang cara. Meminjam pengertian Neuman,385 bahwa metodologi berarti memahami seluruh proses penelitian; termasuk konteks sosial-organisasinya, asumsi-asumsi filosofis, prinsip-prinsip etika, dan dampak politik terhadap pengetahuan baru darinpenelitian. Suatu cara dalam sebuah penelitian yang mengacu pada sejummlah teknik yang dipergunakan dalam suatu penelitian dalam memilihnsebuah kasus, dalam mengamati kehidupan masyarakat, mengumpulkanndata dan memberikan laporan penelitian. Kedua istilah ini berkaitan erat dan saling bergantung satu sama lain.
Jenis penelitian yang lebih kompatibel dipakai dalam penelitian secarankualitatif. Karakteristikvdari penelitiannkualitatif ialahmuntuk menjelaskan fenomenansedalam-dalamnya melaluinpengumpulan data.mPenelitian tersebut tidak mengutamakannbesarnya populasibatau samplingn(bahkan bisa hanya satu orang). Apabila sebuah data penelitian sudah terkumpul dan sudahnmendalam serta dapat menjelaskannsebuahhfenomena, oleh karena itu tidak perluumencari contoh lainnya. Jadi,npenelitiannkualitatifnmerupakan sebuah penelitian yang mendeskripsikan suatu permasalahan dalam sebuah fenomenea yang hasilnya hasilnyandapatndigeneralisasi dannpenelitian tersebut lebihhmementingkannkedalamannanalisis.386
Dalam penelitiannkualitatif yang bersifat deskriptif ini, peneliti tidak berupaya untuk mengubah kehidupan sosial yang aktif dan penuh dinamika menjadi variabel atau angka-angka. Namun dalam riset ini peneliti meminjam ide dan sudut pandang dari orang yang dipelajari dan menempatkan mereka dalam tatanan alamiah
385W. Lawrence Neuman, Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan
Kuantitatif (Jakarta: Indeks, 2013), h. 2.
yang mudah berubah-ubah. Di sini peneliti tidak memeriksa variabel, tetapi sebaliknya memeriksa motif, tema, perbedaan dan perspektif.387
Berdasarkan yang dijelaskan oleh Bogdan dan Taylor bahwa, cara yang digunakan dalam penelitian kualitatif merupakan sebuah prosedur dalam penelitian yang menghasilkanndata deskriptif berupaakata-kata, sebuah catatan yang memiliki hubungan dengan makna dan bahkan pengertiannya.metode yang demikian mewajibkan suatu pengamatan terhadappdata penelitianndan tidak ada batasan variabel,ppopulasi, sampel,ddan segala sesuatu yag dianggap benar untuk alasan atau suatu pendapat meskipun kebenarannya masih perlu dibuktikan. Metode tersebut memilik sebuah dampak, yaitu suatu penafsirannterhadap dataadalam hubungannyaadengan berbagaiimacam aspek.388
Sejatinya, dalam penelitiannkualitatif titik tekannya terletak pada pemberian makna terhadap data, setelah itu menerjemahkannya (diinterpretasi) dan kemudian menjadikannya bisa dimengerti. Penelitian dimulai dari sudut pandang orang yang dipelajari dan mencari tahu cara mereka memandang dunia dan menetapkan situasi. Setelah itu baru dilakukan interpretasi.389 Maka, tepat sekalilah bila kajian yang mendalam dalam riset ini diuraikan lewat pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan metode penelitian pustaka (library
research). Penelitian ini merupakan usaha untuk mencari sebuah data dari berbagai
referensi atau buku yang didapatkan di berbagai perpustakaan dengan cara pengumpulan data (heuristik) yang berhubungan dengan penelitian tersbut. Adanya penelitian yang dilakukan dengan cara library research dapat membantu penelitian dengan data yang ditemukan di perpustakaan.
Berbagai data yang dapat dijadikan sebagai referensi karena data tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Sumber yang didapatkan dapat berupa jurnal, ensiklopedia, buku-buku, dan berbagai karya ilmiah lainnya. Pendekatan library
387Neuman, Metodologi, h. 198.
388Kaelan, Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat (Yogyakarta: Paradigma, 2005), h. 5-6.
research atau suatu penelitian yang dilakukan dengan mencari data di perpustakaan,
yaitu data primer dan data sekunder.390
Penelitiannpustaka dapat dibedakan menjadi dua macam:
1. Penelitian yang dilakukan dengan cara library research membutuhkan uji data di lapangan. Metode ini memiliki kegunaan untuk membangun konsep teoritis melalui suatu uji kebermaknaan di lapangan secara empirik.
2. Penelitian tersebut lebih menekankan kepada kebermaknaannsecara filosofis dannteoritis. Untuk metode jenis kedua ini hampir seluruh substansinya memerlukan olahan kebermaknaan secara filosofis dan teoritis yang terkait dengan nilai.391
Penelitian pustaka, dalam perspektif Hadi, merupakannusaha dalam mendapatkan data yang dibutuhkan dalam suatu problem melalui sumber yang diddapatkan melalui studi pustaka. Maksud adanya penelitian pustaka ialah untuk mendapatkan dan mengamati teori yang yang memiliki hubungan dengan topik penelitian dan sekaligussdijadikan sebagai landasannteori.392 Menurut Zed, erdapat beberapa alasan kenapa para peneliti melakukan sebuah penelitian melalui library research, yaitu:
1. Persoalannpermasalahan penelitianntersebut dapat dijawab melalui sebuah
library research.
2. Dalam penelitian ini dibutuhkan satu tahapan tersendiri, yaitu dengan adanya pendahuluan dalam memahami suatu gejala yang sedang berkembang di masyarakat.
3. Dataapustaka memiliki kredibilitas dalam menjawab sebuah permasalahan dalam penelitian. Perpustakaan merupakan tempat yang sangat kaya akan kajian ilmiah yang dapat digunaan dalam sebuah riset/ penelitian.393
Pernyataan Zed394 mengenai sebuah penelitian pustaka tidak sekedar membaca dan membaca dannmencatat literaturryang dipahami oleh orang-orang.
390Koentjaraningrat, Masalah Perencanaan Penelitian: Metode-Metode Penelitian Masyarakat (Jakarta: PT Gramedia, 1977), h. 198
391Kaelan, Metode Penelitian, h. 6.
392Sutrisno Hadi, Metodologi Research (Yogyakarta: Andi Offset, 1997), h. 82. 393Mestika Zed, Metodologi, h. 2-3.
Apaayang disebuttdengan studiikepustakaan atauukajian teks yang merupakan serangkaian aktivitas terkait dengan cara dalam mengumpulkan referensi yang dijadikan sebagai data. Selain metodeepenelitian pustaka, penelitiannsejarah juga cara yang dipakai dalam penelitian tersebut. sebagaimana yang dijelaskan oleh Notosusanto yang mengatakan bahwa, metode penelitian sejarah merupakan sebuah prosedur untuk menggambarkan sebuah peristiwa di masa lalu dengan sebuah kenyataan dan benar-benar terjadi. Hal itu dilakukan dengan cara:
1. Mencarinjejak-jejak masaalalu 2. Menelitiujejak-jejak secaraakritis
3. Sesuai dengan informasi yang diberikan oleh suatu kejadian yang benar-benar terjadi di masa lalu, dan berusahaamembayangkan suatu peristiwa sebagai imajinasinilmiah.395
Untuk menganalisis pidato maupun surat-surat dari Khalifah Ali, cara yang tepat digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menganalisis sebuah konten. Analisis tersebut sebagaimana yang dijelaskan oleh Kriyantono, bahwa suatuuanalisis akan terlihattlebih mendalam dalam memahaminproduk dan mampunmenghubungkannya dengannkonteks sosial yang terjadi pada saat informasi tersbut dibuat. Pesan yang terdapat dalam penelitian (teks, simbol, gambar dan sebagainya)nmerupakan produkksosial dan budayaamasyarakat. Penelitian yang dilakukan bersifat sistematis, akan tetapi tidakkkaku sepertiipenelitian kuantitatif.396
Dalam pandangannya, Janis menjelaskan klasifikasi tersebut menjadi beberapa klasifikasi, di antaranya:
1. AnalisissIsi Pragmatika(Pragmatic Content Analysis)
Merupakan sebuah cara dalam memahami sebuah teks dengan mengklasifikasikanntanda sesuai dengan dampak yang ditimbulkan.
2. AnalisissIsi Semantikk(Semantic Content Analysis)
Suatu prosedur yang berdasarkan maknanya. Contohnyaaberapa kaliikata Indonesiaayang disebutkan oleh Obama ketika berkunjung ke Indonesia 395Nugroho Notosutanto, Masalah Penelitian Sejarah Kontemporer: Suatu Pengalaman (Jakarta: Ida Ayu, 1978), h. 72.
sebagaiirujukan. Misalnya negara dengan berbagai macam suku bangsa, culture
and religion dalam sebuah negara kesatuan. Janis menjelaskan lebih rinci
terkait analisissisissemantik menjadi beberapa kategori, di antaranya: a. Penunjukan
Maksudnya ialah menghitunggsebuah objek yang dijadikan sebagai rujukan. Analisisnmodel ini disebut sebagai analisissisi pokokkbahasan. b. Pensifatan
Menghitung sebuah karakteristik suatu objek yang dirujuk. c. Pernyataan
menganalisis sebuah teks dengannmenghitung seberapaasering objek tertentu diberikan label atau diberiukarakter secaraakhusus.
3. AnalisissSarana Tanda,ayakni suatu prosedur dalam memahami teks dengan menghitung sebuah objek, misalnya, kataanegara Indonesiaamuncul dalam sambutannObama pada saat berkunjunggkeeIndonesia.397