A. Tempat dan Waktu Penelitian
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus, tiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. Penelitian tindakan kelas ini mengikuti tahap perencanaan, tahap tindakan atau tahap pelaksanaan, tahap observasi/ pengamatan, dan tahap refleksi.
1. Tempat penelitian
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri Padas II kecamatan Tanon kabupaten Sragen.
2. Waktu Penelitian
Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dari tanggal 24 April s/d 24 Juni 2012 pukul 08.00 samapi pukul 13.00 WIB.
Tabel 1. Rincian kegiatan, waktu dan pelaksanaan penelitian
No. Rancangan Kegiatan
b. Pengumpulan data penalitian atau
pelaksanaan tindakan
3. Penyusunan Laporan
19
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
20
a. Penulisan Laporan
b. Ujian Laporan
B. Subyek penelitian
Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Padas II kecamatana Tanon kabupaten Sragen tahun pelajaran 2011/2012.
C. Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut:
1. Siswa
Untuk mendapatkan data tentang hasil hasil belajar pasing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas IV SD Negeri Padas II kecamatan Tanon Kabupaten Sragen tahun pelajaran 2011/2012.
2. Guru
Sebagai kolaborator, untuk melihat tingkat keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan keberhasilan kemampuan hasil belajar pasing bawah dalam permainan bola voli
D. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini diantaranya melalui; tes praktik, observasi lapangan. Teknik pengumpulan data dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini terdiri dari :
1. Tes, dipergunakan untuk mendapatkan data tentang hasil belajar memukul bola dalam permainan kipers yang dilakukan oleh siswa.
2. Observasi, adalah pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. Observasi dipergunakan untuk mengumpulkan data tentang keaktifan siswa dan hasil belajar selama kegiatan pembelajaran berlangsung dengan alat bantu alat pukul yang telah dimodifikasi.
3. Wawancara, adalah metode pengambilan data dengan cara menayakan sesuatu kepada seseorang yang menjadi informan atau responden.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
21
Wawancara dipergunakan sebagai teknik untuk menilai kepuasan siswa terhadap pembelajaran dengan penerapan media bantu yang dimodifikasi.
Sedangkan alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Teknik Pengumpulan Data Penelitian No Sumber passing bawah secara individu melewati
Data yang dikumpulkan pada setiap kegiatan observasi dari pelaksanaan siklus Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam pembelajaran permainan bola voli. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskriptif, gambaran atau lukisan secar sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.
Jenis penelitian deskriptif salah satunya adalah Action Research.. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak dipandu oleh teori, tetapi dipandu oleh fakta-fakta yang ditentukan pada saat penelitian dilapangan. Analisis kualitatif bertujuan untuk melakukan penafsiran terhadap fenomena sosial.
Menyajikan data atau narasi data secara sederhana dalam bentuk kata-kata, dapat dilakukan dengan membentuk tabel, grafik dan sejenisnya. Melalui penyajian data tersebut, maka data akan terorganisir dan tersusun dalam pola hubungan, sehingga akan semakin mudah dipahami. Dalam tahap pengumpulandata sebelumnya, peneliti sudah membuat simpulan-simpulan sementara. Pada tahap ini peneliti
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
22
mengecek hasil simpulan-simpulan tersebut untuk dijadikan sebuah kesimpulan pasti dari hasil penelitianya.
Untuk uji validitas data ini dilakukan dengan triangulasi data antar guru penjasorkes dengan guru penjasorkes kolaborator. Uji validitas data ini dipergunakan untuk menguji kebenaran data yang diperoleh.
F. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh guru dalam menerapkan metode yang akan digunakan dalam penelitian. Langkah selanjutnya menentukan banyaknya tindakan yang akan dilakukan dalam setiap siklus. Dalam Penelitian Tindakan Kelas ini akan dilaksanakan tindakan yang berlangsung secara terus meneruspada subyek penelitian.
Langkah-langkah Penelitian Tindakan kelas secara prosedural dilaksanakan secara pertisipatif atau kolaboratif antara guru dengan guru kolaborator bekerjasama mulai dari tahap orientasi hingga penyusunan rencana tindakan dalam siklus pertama, diskusi yang bersifat analitik kemudian dilanjutkan refleksi evaluatif atas kegiatan yang dilakukan pada siklus pertama, untuk kemudian mempersiapkan rencana modifikasi, koreksi atau pembetulan dan penyempurnaan pada siklus berikutnya.
1. Persiapan penelitian
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah mengobservasi sekolah atau kelas yang akan dijadikan sebagai tempat penelitian tindakan kelas. Meninjau sejauh mana pembelajaran bola voli diterapkan pada sekolah tersebut.
a. Seleksi informasi
1) Menentukan subyek penelitian
2) Menyiapkan instrumen penelitian serta evaluasi
3) Menetapkan indikator ketercapaian ketuntasan hasil belajar siswa dengan KKM 70 sebesar 60% dari keseluruhan jumlah siswa.
b. Pengumpulan data
Pada tahap penelitian ini peneliti mengumpulkan data tentang : 1) Hasil belajar bola voli.
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
23
2) Kepuasan siswa terhadap proses pembelajaran.
3) Ketepatan rencana pelaksanaan pembelajaran.
4) Alat bantu pembelajaran 5) Pelaksanaan pembelajaran 6) Semangat dan keaktifan siswa 2. Rencana tindakan
Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik dari hasil belajar peserta didik pada materi bola voli serta menunjang meningkatnya kinerja dan profesionalisnya guru.
a. Siklus
Jumlah siklus dalam penelitian ini adalah 2 siklus. Dengan harapan data yang dihasilkan pada ke-2 siklus memiliki relevansi. Setiap siklus dilaksanakan pada satu materi dengan alokasi waktu yang telah ditentukan. Materi yang disajikan dalam setiap siklus adalah:
1) Permainan bola voli dengan alat bantu bola dari plastik
2) Permainan bola voli dengan alat bantu bola dari plastik, dan net dari rafia b. perencanaan
Perencanaan penelitian meliputi:
1) merencanaan tindakan, yaitu pembelajaran bola voli dengan pendekatan taktis.
2) Merencanakan observasi
3) Merencanakan refleksi, analisis, dan kesimpulan c. pelaksanaan
Pada tahap pelaksanaan, peneliti melaksanakan pembelajaran bola voli dangan pendekatan taktis. Dengan tujuan untuk dapat menumbuhkan minat belajar siswa pada pelajaran bola voli dan membuat pembelajaran penjas tidak lagi terkesan membosankan. Pelaksanaan pembelajaran dimulai dengan:
1) kegiatan pembukaan yang meliputi apersepsi, motivasi dan penyampaian tujuan
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
24
2) kegiatan inti yang meliputi penyampaian informasi, praktek bermain bola voli dengan pendekatan taktis, proses bimbingan, pemberian penguatan dan penghargaan
3) kegiatan penutup yang meliputi penyimpulan materi dan pemberian tugas d. observasi
Dengan menggunakan pedoman observasi yang telah direncanakan, observer melakukan pengamatan:
1) apakah rencana yang telah ditetapkan dilaksanakan atau tidak
2) jika dilaksanakan, apakah palaksanaannya sesuai dengan rencana yang dibuat
3) jika sesuai, apakah pelaksanaannya itu berdampak pada peserta didik e. refleksi
Data yang diperoleh dari hasil observasi dilakukan analisis dan dilakukan refleksi sebagai bahan penyususnan rencana tindakan pada siklus berikutnya. Pada tahap refleksi ada beberapa kriteria yang dijadikan sebagai rambu-rambu keberhasilan, misalkan: apakah palaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan rencana, apakah terjadi peningkatan minat dan hasil belajar siswa.
G. Kriteria Keberhasilan
Untuk mengetaui adanya peningkatan hsil belajar passing bawah dalam permainan bola voli siswa digunakan indikator seperti tabel :
Tabel 3. kriteria keberhasilan ketrampilan passing bawah dan kemampuan bermain bola voli
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
25
mencapai 70 mencapai 70 mengikuti
pembelajaran bola voli
2. Ketuntasan hasil belajar passing bawah.
Minimal 60%
siswa telah mencapai batas Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM)
Minimal 60%
siswa telah mencapai batas Kriteria
Ketuntasan Minimal (KKM)
Dihitung dari jumlah siswa yang telah mencapai batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) melakukan passing bawah, yaitu 70
perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id
commit to user
26
BAB IV