BAB II KAJIAN PUSTAKAKAJIAN PUSTAKA
METODE PENELITIAN
D. Metode Pengumpulan Data
1. Metode Interview atau Wawancara
Interview adalah teknik pengumpuan data untuk mendapat informasi dengan cara
51 Indrianto Nur. Supomo Bambang, $ (Yogyakarta: PT.BPFE, 2001) hal 146
,elalukan Tanya jawab secara langsung dengan pihak yang bersangkutan dengan
menggunakan atau panduan wawancara, bahwa ynag dimaksud
wawancara itu adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamkan
2. Metode Kuesioner
Metode kuesioner merupakan serangkaian atau daftar pertanyaan yang disusun secara sistematis, kemudian dikirim untuk diisi oleh responden. Setelah diisi,angket dikirim kembali atau dikembalikan ke petugas atau ke peneliti53. Sehubungan dengan penelitian ini, peneliti menyebarkan kuesioner pada karyawan Home Industri Kripik Buah ”Aisyah” Batu.
3. Metode Dokumentasi
Dokumentasi yaitu mencari data mengenai halchal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, pasasti, notulen, lengger, agenda dan lain sebagainya. 54. Dalam penelitian ini dokumentasi dapat berupa catatan dan dokumenc dokumen atau dengan melihat majalah, brosur, yang berhubungan dengan Gaji dan Motivasi Kerja Karyawan Home Industry Kripik Buah ”Aisyah” Batu untuk memperoleh landasan teori dan mendapatkan data yang menunjang penelitian.
53
# Hal. 123.
54 Arikunto, Suharsimi, 2006. ! Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.
E. Populasi Dan Sampel 1. Populasi
Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari subyek atau obyek yang mempuanyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Menurut Arikunto menyatakan populasi adalah keseluruhan subyek penelitian. Dengan demikian populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada Home Industri Kripik Buah “Aisyah” dengan jumblah 35 orang.
2. Sampel
Dalam penelitian ini peneliti tidak menggunakan penelitian sampel. Hal ini sesuai dengan ungkapan Arikunto, bahwa “apabila subyeknya kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya jika jumblah subyeknya besar dapat diambil antara 10c15 %, 20c24% atau lebih”.55 Untuk penelitian ini jumblah populasi hanya 35 orang dan sesuai dengan penjelasan Arikunto di atas bahwa jika sampel kurang dari 100 harus diambil semua, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi yang berjumblah 35 karyawan. Dan penelitian ini dinamakan penelitian populasi.
55Arikunto, Suharsimi, 2006. ! Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.
F. Definisi Operasional 1. Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya baik, dalam artian lebih cermat, lengkap dan sistematis sehingga mudah untuk diolah.56
Instrumen atau alat pengumpul data dapat menentukan kualitas suatu penelitian. Data yang diperoleh dengan instrument yang tidak sesui dengan masalah yang diteliti dapat menyebabkan mutu penelitian nya diragukan.
Secara operasional variabel pada penelitian ini terdiri dari variable bebas dan variable terikat. Variable bebasnya adalah gaji, prestasi kerja, lama kerja, dan kebutuhan. Dan variabel terikatnya adalah motivasi kerja, motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik.
Berdasarkan model hipotesis diatas yang telah dipaparkan, maka secara operasional variabel penelitian itu adalah sebagai berikut:
a. Variabel Bebas (X)
Gaji adalah balas jasa dalam bentuk uang yang diterima karyawan sebagai konsekuensi dari statusnya sebagai seorang karyawan yang memberikan knstribusi dalam mencapai tujuan perusahaan. atau, dapat juga dikatakan sebagai bayaran tetap yang diterima seseorang karena kedudukannya dalam perusahaan. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah gaji dengan indicator sebagai berikut:
1) Prestasi kerja, yaitu besarnya upah dengan prestasi kerja yang telah ditunjukkan oleh karyawan yang bersangkutan. Disamping itu sangat menguntungkan bagi karyawan yang dapat bekerja cepat dan kemampuan tinggi.
2) Lama kerja, yaitu besarnya upah di tentukan atas dasar lamanya karyawan melaksanakan atau menyelesaikan suatu pekerjaan.
3) Kebutuhan, yaitu menunjukkan upah para karyawan didasarkan pada tingkat urgensi kebutuhan hidup yang layak dari karyawan, upah yang diberikan wajar apabila dapat dipergunakan untuk memenuhi kehidupan yang layak seharichari, tidak berkelebihan, tetapi juga tidak berkekurangan.
b. Variabel Terikat (Y)
Motivasi adalah suatu kondisi yang mendorong atau menjadi sebab seseorang melakukan sesuatu perbuatan atau kegiatan, yang berlangsung secara sadar atau dilakukan dengan baik. Variable terikat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1) Motivasi intrinsik, yaitu pendorong kerja yang bersumber dari dalam diri pekerja sebagai individu berupa kesadaran mengenai pentingnya pekerjaan yang dilaksanakan
2) Motivasi ekstrinsik, yaitu pendorong kerja yang bersumber dari diri pekerja sebagai individu berupa suatu kondisi yang mengharuskannya melaksanakan pekerjaan secara maksimal.
Tabel. 3.1
Jabaran Variabel, Indikator, Instrumen dan Sumber Data
Variabel Indikator Instrumen Sumber data No
Item 1. Gaji (X) • Prestasi Kerja
• Lama kerja • Kebutuhan Sadili Samsudin (2009: 191) angket Karyawan 1, 6 7, 11 12, 15 2.Motivasi Kerja (Y) • Motivasi intrinsik
H Bersumber pada diri
sendiri • Motivasi ekstrinsik H Jabatan/ posisi H Pujian H Hukuman Hadari H Nawawi (1996:359) angket Karyawan Karyawan 16c21 22 23 24c25 2. Skala Pengukuran
Dalam penelitian konsep harus di hubungkan dengan realita dan untuk itu harus dilakukan dengan cara memberikan angka pada objek atau kejadian yang sedang diamati menurut aturan tertentu. Jadi dapat dikatakan bahwa pengukuran bertujuan untuk mendapatkan deskripsi yang tepat dari konsepckonsep yang telah di berikan57.
Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukana panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur, sehingga alat ukur tersebut digunakan dalam pengukuran akan menghasilkan data kuantitatif58.
Dalam penelitian ini, skala pengukuran yang digunakan adalah skala likert. Skala likert adalah digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekolompok orang59.
Data diolah dengan menggunakan skala likert dengan jawaban atas pertanyaan yaitu skala nilai 1c5. Nilai yang dimaksud adalah skor atas jawaban responden, dimana nilai yang digunakan peneliti adalah sebagai berikut
Skala yang digunakan dalam data ini menggunakan skala likert. Adapun kategori yang digunakan peneliti adalah:
Kategori skoring variable
No Kategori Skor 1 2 3 4 5 Sangat setuju Setuju Ragucragu Tidak setuju Sangat tidak setuju
5 4 3 2 1
Ciri khas dari skala likert adalah bahwa makin tinggi skor yang diperoleh oleh seorang responden merupakan indikasi bahwa responden tersebut sikapnya makin positif terhadap obyek yang ingin diteliti oleh peneliti.
58Sugiyono, 2008 * * 1 : & Alfabeta, Bandung. Hal: 92
59
G. Teknik Analisis Data