• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 KAJIAN TEORITIS

2.2 Faktor – faktor yang Mempengaruhi Jumlah Kunjungan

2.2.5 Promosi Perpustakaan

2.2.5.4 Metode Promosi Perpustakaan

Promosi perpustakaan sangat perlu dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum mengenal manfaat suatu perpustakaan. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu promosi, salah satunya adalah metode yang digunakan untuk promosi.

Perpustakaan harus memilih cara yang terbaik agar dapat menarik perhatian pengguna, sehingga mereka termotivasi untuk mengunjungi dan memanfaatkan layanan serta fasilitas perpustakaan.

Menurut Badollahi (2017, 1.32) beberapa bentuk atau metode promosi yang biasa digunakan antara lain:

1. Publikasi 2. Iklan

3. Kontak perorangan 4. Insentif

5. Penciptaan suasana lingkungan

Mempromosikan perpustakaan dengan menginformasikan koleksi bahan pustaka yang tersedia dan segala jenis layanan yang sudah disiapkan kepada masyarakat luas.

Cara-cara lain yang dapat digunakan adalah:

1. Memajang bahan pustaka baru atau koleksi tertentu di ruang pamer yang telah disediakan.

2. Menerbitkan dan menyebarkan daftar tambahan pustaka.

3. Memperkenalkan perpustakaan kepada sekolah-sekolah atau organisasi masyarakat.

4. Dan lain-lain.

Dari pendapat para ahli di atas dapat diketahui bahwa metode-metode promosi perpustakaan dilakukan agar pengguna berminat datang ke perpustakaan dan mengenal perpustakaan. Cara-cara yang dilakukan harus khusus agar perpustakaan menjadi tempat yang menyenangkan untuk dikunjungi.

BAB III

METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian

Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk melakukan penelitian dan mendapatkan data dengan tujuan tertentu.Sesuai dengan permasalahan dan tujuan, maka jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode yang digunakan deksriptif kuantitatif.

Menurut Arikunto (2006, 3) penelitian deskriptif adalah “penelitian untuk menyelidiki keadaan, kondisi atau hal-hal lain yang sudah disebutkan yang hasilnya dipaparkan dalam bentuk laporan penelitian”.

Sedangkan Menurut Sugiyono (2009, 147) dekskriptif adalah “cara yang digunakan untuk menganalisi data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi.”

Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya jumlah kunjungan pemustaka ke perpustakaan Umum Kabupaten Langkat.

3.2 Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat yang beralamat di Jalan T. Putra Aziz No. 3 Stabat – Kwala Bingai.

3.3 Populasi

Populasi sebagai objek penelitian yang diperlukan dalam penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat sebanyak 825 orang.

3.4 Sampel

Sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang dianggap dapat mewakili populasi sebagai sumber data. Menurut Sugiyono (2007, 116) “sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.” Mengingat jumlah populasi yang besar maka untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya peneliti mengambil sampel dari populasi. Untuk menentukan banyaknya sampel maka peneliti menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% yaitu:

n =

dimana:

n = Ukuran sampel N = Ukuran populasi e = Taraf kesalaha 10%

sesuai dengan rumus slovin, maka diperoleh sampel penelitan adalah n =

n =

n = 89

Dengan demikian, dari jumlah populasi 825 diperoleh ukuran sampel sebanyak 89 sampel penelitian. Sedangkan kriteria untuk menentukan sampel penulis menggunakan accidental sampling. Sampel diambil dari pengguna yang ada di Perpusatakaan Umum Kabupaten Langkat.

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling.

Accidental Sampling adalah teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai

sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Sugiyono, 2007).

3.5 Jenis dan Sumber Data

Jenis dan sumber data yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah:

1. Data primer yaitu data yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner.

2. Data sekunder adalah data yang mendukung data primer yang bersumber dari jurnal, buku, laporan tahunan dan dokumen lain yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

3.6 Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam kegiatan penelitian sangatlah penting karena berkaitan dengan tersedianya data yang dibutuhkan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian. Pada penelitian ini dalam mengumpulkan data penelitian digunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut:

1. Kuesioner, yaitu pengumpulan data dengan cara memberikan daftar pertanyaan untuk di isi oleh responden penelitian yang sedang menggunakan Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat.

2. Observasi, yaitu melakukan pengamatan langsung ke lokasi penelitian yaitu Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat.

3. Studi kepustakaan, yaitu mengumpulkan data melalui bahan pustaka dan dokumen lain yang berkaitan dengan masalah penelitian.

3.7 Analisis Data

Data yang sudah terkumpul melalui kuesioner kemudian dianalisis. Metode yang digunakan dalam menganalisis data adalah dengan menggunakan metode deksriptif.

Teknik analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan menggunakan rumus index % berdasarkan angket skala likert, yaitu

Rumus indeks % = Total skor / y x 100

Total skor = Jumlah responden secara keseluruhan yang menjawab tiap alternatif jawaban dikalikan masing-masing bobot nilai

Y= Skor tertinggi likert x Jumlah responden (5 x 89 = 445)

X= Skor terendah likert x Jumlah responden (1 x 89 = 89)

Maka dalam penelitian ini data yang akan ditabulasi sesuai dengan kelompok aspek yang diteliti. Untuk memudahkan interpretasi data yang akan disajikan dalam bentuk tabel, kemudian dianalisis dan diinterpretasikan dalam bentuk perhitungan persentase. Untuk menghitung persentase digunakan rumus distribusi frekuensi yang dijelaskan oleh Arikunto (2000, 349):

P = x 100%

Keterangan:

P = Presentasi

F = Jumlah jawaban yang diperoleh n = Jumlah responden

Untuk menafsirkan besar persentase yang diperoleh dari tabulasi data, peneliti menggunakan metode penafsiran dari Arikunto (2002, 246) dengan rincian sebagai berikut:

1 – 25% : Sebagian kecil 26 – 49% : Hampir setengah

50% : Setengah

51 – 75% : Sebagian besar 76 – 99% : Pada umumnya

100% : Seluruhnya

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Deskriptif

Pada bab ini akan dibahas data yang didapat melalui penyebaran angket kepada reponden yaitu anggota Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Langkat.

Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini berdasarkan angket dan studi kepustakaan. Pada bab ini yang menjadi pembahasan adalah pengolahan data berdasarkan hasil angket yang telahhdisebar kepada responden. Jumlah pertanyaan adalah 22 butir.

Angket dibagikan kepada 89 orang anggota Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Langkat dengan menggunakan teknik Accidental Sampling. Dalam hal ini angket dibagikan kepada anggota perpustakaan yang kebetulan berkunjung ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Langkat yang dianggap layak sebagai responden oleh peneliti.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya jumlah kunjungan pengguna perpustakaan dengan menggunakan empat indikator yaitu:

1. Lokasi Perpustakaan 2. Koleksi perpustakaan

3. Sarana dan Prasarana Perpustakaan 4. Layanan Perpustakaan

5. Promosi Perpustakaan

Pada penelitian ini peneliti menggunakan skala likert untuk mengukur sikap dan pendapat responden. Dengan skala likert ini, responden diminta untukkmelengkapi

kuesioner yang mengharuskan mereka untukkmenunjukkan tingkat persetujuannya terhadap serangkaian pertanyaan. Tingkat persetujuan yanggdimaksud dalam skala Likert ini terdiri dari 5 pilihan skala yang mempunyai gradasi dari Sangat Setuju (SS) hingga Sangat TidakkSetuju (STS). 5 pilihan tersebut diantaranya adalah :

a. Sangat Setuju (SS) , diberi nilai 5 b. Setuju (S), diberi nilai 4

c. Kurang Setuju (KS), diberi nilai 3 d. Tidak Setuju (TS), diberi nilai 2

e. Sangat Tidak Setuju (STS), diberi nilai 1 4.2 Lokasi Perpustakaan

Indikator pertama adalah lokasi perpustakaan. Pembahasan mengenai lokasi perpustakaan pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.1 sampai dengan 4.2.

Tabel 4.1 Jarak Tempat Tinggal

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

1. Jarak tempat tinggal Saudara dan setuju bahwa jarak tempat tinggal mempengaruhi mereka untuk berkunjung ke perpustakaan, 13 (15%) responden menyatakan kurang setuju , 15 responden (17%) menyatakan tidak setuju,dan 11 responden (12%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (69%) pengguna setuju berkunjung ke perpustakaan karena perpustakaan dekat dengan tempat tinggal pengguna perpustakaan dan sebagian besar tempat tinggal pengguna memiliki jarak yang cukup jauh dengan perpustakaan. Sehingga bagi pengguna yang memiliki jarak dekat dengan perpustakaan hanya memerlukan beberapa menit untuk sampai ke perpustakaan. Kenyataan ini juga sejalan dengan lokasi antar kecamatan yang cukup berjauhan di Kabupaten Langkat.

Jarak perpustakaan dengan kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat

No Wilayah kecamatan Jarak (km)

1. Bahorok 73

2. Sirapit 60

3 Salapian 55

4. Kutambaru 65

5. Sei Bingai 45

6. Kuala 40

7. Selesai 30

8. Binjai 23

9. Stabat -

10. Wampu 5

11. Batang Serangan 31

12. Sawit Seberang 28

13. Padang Tualang 36

14. Hinai 14

15. Secanggang 23

16. Tanjungpura 18

17. Gebang 32

18. Babalan 40

Tabel 4.2 Akses Lokasi Perpustakaan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

Berdasarkan tabel 4.2 menyatakan bahwa 16 (18%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa akses lokasi perpustakaan sangat mudah, 23 reponden (26%) kurang setuju, 36 responden (40%) tidak setuju, 14 responden (16%) sangat tidak setuju.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat diketahui bahwa responden menyatakan setengah 50% akses lokasi perpustakaan sangat mudah. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa setengah dari pengguna menyatakan akses ke Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat cukup mudah dikarenakan setengah pengguna memiliki transportasi pribadi untuk menjangkau lokasi Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat. Dan setengah dari pengguna perpustakaan kesulitan untuk menjangkau lokasi perpustakaan dikarenakan tidak dilewati oleh angkutan umum.

Tabel 4.3 Keamanan Lokasi Perpustakaan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert setuju bahwa mereka merasa takut ketika terlalu sore atau terlalu pagi ketika datang ke perpustakaan, 39 responden (44%) menyatakan kurang setuju, 26 responden (29%) menyatakan tidak setuju dan 10 responden (11%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapa diinterpretasikan bahwa 54% responden menyatakan merasa takut ketika berkunjung terlalu sore atau terlalu pagi ke perppustakaan ini. Hal ini di lihat dari lokasi perpustakaan yang terletak lebih kedalam dari jalan raya. Walaupun seperti itu lokasi perpustakaan juga di kelilingi oleh banyak dinas-dinas lainnya sehingga sebagian responden merasa tidak takut ketika berkunjung ke perpustakaan jika datang terlalu pagi atau pulang terlalu sore.

4.3 Koleksi Perpustakaan

Indikator ketiga adalah koleksi perpustakaan. Pembahasan koleksi perpustakaan pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.4 sampai dengan 4.10

Tabel 4.4 Koleksi Beragam

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

4. Koleksi yang tersedia di perpustakaan beragam setuju dan setuju bahwa koleksi yang tersedia di perpustakaan beragam, 40 responden (45%) kurang setuju koleksi beragam, 19 responden (21%) menyatakan tidak setuju koleksi beragam dan 7 responden (8%) menyatakan sangat tidak setuju koleksi beragam.

Berdasarkan penjelasan dari uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (59%) menjawab koleksi yang tersedia di Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat beragam.Sebagian lagi menjawab bahwa koleksi kurang beragam karna ada koleksi yang mereka butuhkan tidak terdapat di perpustakaan.

Tabel 4.5 Koleksi Tersedia

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

5. Koleksi yang tersedia di perpustakaan memenuhi

Pada Tabel 4.5 menjelaskan bahwa 20 (23%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa koleksi yang tersedia di perpustakaan memenuhi kebutuhan responden, 35 responden (39%) menyatakan kurang setuju , 24 responden (27%) menyatakan tidak setuju dan 10 responden (11%) menyatakan sangat tidak setuju bahwa koleksi

perpustakaan memenuhi kebutuhannya.

Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (55%) menjawab koleksi yang tersedia di Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat memenuhi kebutuhan pengguna. Hal ini di sebabkan banyak koleksi perpustakaan yang dibutuhkan pengguna ada di perpustakaan walaupun sebagian pengguna ada yang kurang puas dengan koleksi perpustakaan karena tidak menyediakan koleksi yang mereka butuhkan.

Tabel 4.6 Koleksi Buku Refrensi

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

6. Koleksi buku referensi bermanfaat dan setuju dan setuju bahwa koleksi referensi bermanfaat dan memenuhi kebutuhan, 16 responden (18%) menyatakan kurang setuju, 12 responden (13%) menyatakan tidak setuju dan 5 responden (6%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya 71% responden menjawab koleksi referensi perpustakaan bermanfaat dan memenuhi kebutuhan pengguna. Walaupun koleksi refrensi tidak dapat di pinjamkan tetapi pengguna dapat menggunakan koleksi referensi dengan bebas di ruang baca yang telah di sediakan oleh Perpustakaan Umum Kabupten Langkat.

Tabel 4.7 Koleksi Mutakhir

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

7. Koleksi yang tersedia di perpustakaan mutakhir (up

Pada Tabel 4.7 menjelaskan bahwa 16 (18%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa koleksi yang tersedia di perpustakaan mutakhir, 23 responden (26%) menyatakan kurang setuju, 32 responden (36%) menyatakan tidak setuju dan 18 responden (20%) menyatakan sangat tidak setuju bahwa koleksi yang tersedia di perpustakaan muthakhir (up to date).

Berdasarkan uraian di atas dapat diinterpretasikan bahwa hampir setengahnya 49% responden menyatakan koleksi yang tersedia di Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat mutakhir (up to date). Hal ini disebabkan karna

Universitas Sumatera Utara

perpustakaan jarang mengadakan pengadaan sehingga koleksi yang tersedia kurang up to date.

Tabel 4.8 Jumlah Pinjaman Koleksi

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

8. Jumlah koleksi yang bisa dipinjam sesuai kebutuhan Saudara

SS 25 28

78%

S 39 44

KS 16 18

TS 9 10

STS 0 0

Total 89 100

Pada tabel 4.8 dapat diketahui 64 (72%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa jumlah koleksi yang dapat dipinjam sesuai dengan kebutuhan, 16 responden (18%) menyatakan kurang setuju, 9 responden (10%) menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang tidak setuju jika jumlah koleksi yang bisa dipinjam sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (78%) responden menyatakan bahwa jumlah koleksi yang bisa dipinjam sesuai dengan kebutuhan. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah koleksi yang dapat dipinjam di Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat oleh tidak ada masalah dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.9 Waktu Pengembalian Koleksi

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

9. Waktu untuk

pengembalian koleksi sesuai kebutuhan Saudara

SS 28 31

77%

S 35 39

KS 15 17

TS 7 8

STS 4 5

Total 89 100

Pada tabel 4.9 dapat diketahui 63 (70%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa waktu untuk pengembalian koleksi sesuai dengan kebutuhan responden, 15 responden (17%) menyatakan kurang setuju, 7 responden (8%) menyatakan tidak setuju dan 4 reponden (5%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (77%) responden menjawab waktu untuk pengembalian koleksi sesuai dengan kebutuhan. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada masalah dengan jangka waktu yang telah diterapkan pada Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat karena sudah memenuhi kebutuhan pengguna.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.10 Waktu Perpanjangan Koleksi

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

10. Waktu untuk perpanjangan koleksi sesuai kebutuhan

Pada tabel 4.10 dapat dilihat bahwa 56 (63%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa waktu perpanjangan koleksi sesuai kebutuhan responden, 17 responden (19%) menyatakan kurang setuju, 16 responden (18%) menyatakan tidak setuju dan tidak ada reponden yang menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (74%) responden menyatakan bahwa waktu untuk perpanjangan koleksi sesuai dengan kebutuhan responden. Hal ini terlihat responden puas dengan jangka wantu perpanjangan yang di terapkan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat dan tidak adanya denda ketika pengguna terlambat mengembalikan koleksi.

4.3 Sarana dan Prasarana Perpustakaan

Indikator ketiga adalah sarana dan prasarana perpustakaan. Pembahasan sarana dan prasarana perpustakaan pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4.11 sampai dengan Tabel 4.13

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.11 Ruangan Perpustakaan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

F %

11. Ruangan perpustakaan membuat Saudara nyaman berkunjung ke

perpustakaan

SS 10 11

67%

S 31 35

KS 31 35

TS 12 13

STS 5 6

Total 89 100

Pada tabel 4.11 menyatakan bahwa 41 (46%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa ruangan perpustakaan membuat responden nyaman untuk berkunjung, 31 responden (35%) menyatakan kurang setuju, 12 responden (13%) menyatakan tidak setuju dan 5 responden (6%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (67%) responden menyatakan ruangan perpustakaan membuat mereka nyaman utuk berkunjung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat. Hal ini sesuai dengan observasi peneliti bahwa ruangan perpustakaan kurang luas sehingga sebagian responden lain menyatakan kurang nyaman dengan ruangan perpustakaannya.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.12 Fasilitas Umum

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

12. Ketersediaan fasilitas umum seperti kantin, toilet dan parkir sudah memadai

SS 2 2

59%

S 20 23

KS 41 46

TS 23 26

STS 3 3

Total 89 100

Pada tabel 4.12 menyatakan bahwa 22 (25%) reponden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa ketersediaan fasilitas umum sudah memadai, 41 responden (46%) menyatakan kurang setuju, 23 responden (26%) menyatakan tidak setuju dan 3 responden (3%) menyatakan sangat tidak setuju bahwa fasilitas umum seperti kantin, toilet dan parkir sudah memadai.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (59%) responden menyatakan ketersediaan fasilitas umum seperti kantin, toilet dan parkir sudah memadai. Walaupun Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat tidak memiliki kantin tetapi pengguna cukup puas dengan toilet yang bersih dan tempat parkir yang telah disediakan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.13 Alat Penerangan Perpustakaan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

13. Alat penerangan sesuai sehingga ketika Saudara membaca menjadi lebih nyaman

SS 15 17

67%

S 28 32

KS 25 28

TS 19 21

STS 2 2

Total 89 100

Pada tabel 4.13 dapat diketahui 43 (49%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa alat penerangan sesuai, 25 responden (28%) menyatakan kurang setuju, 19 responden (21%) menyatakan tidak setuju dan 2 responden (2%) menyatakan sangat tidak setuju bahwa alat penerangan sesuai sehingga pengguna membaca menjadi lebih nyaman.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (67%) responden menyatakan alat penerangan sesuai sehingga membaca menjadi lebih nyaman hal ini karena ruangan baca Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat memiliki pencahayaan yang cukup dari lampu dan juga jendela kaca yang ada di ruang baca.

Universitas Sumatera Utara

4.4 Pelayanan Perpustakaan

Indikator ke empat adalah layanan perpustakaan. Pembahasan tentang layanan perpustakaan pada penelitian ini dapat dilihat pada tabel 4.14 sampai tabel 4.20.

Tabel 4.14 Frekuensi kunjungan

No. Pertanyaan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert dan >6kali yang berkunjung ke perpustakaan dalam seminggu.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (94%) responden berkunjung hanya 1-2 kali dalam seminggu. Hal ini menunjukkan masih rendah tingkat kunjungan responden ke perpustakaan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.15 Jam Buka Layanan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

15. Jam buka layanan perpustakaan sesuai dengan kebutuhan Saudara

SS 45 51

87%

S 33 37

KS 9 10

TS 2 2

STS 0 0

Total 89 100

Pada tabel 4.15 diketahui 78 (88%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju , 9 respoden (10%) menyatakan kurang setuju, 2 responden (2%) menyatakan tidak setuju dan 0 responden (0%) menyatakan sangat tidak setuju jam buka layanan sesuai dengan kebutuhan.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (87%) responden menyatakan jam buka layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hal ini dapat dilihat dari observasi peneliti bahwa jam buka 8 jam perhari sesuai dengan standar yang berlaku dan buka dari hari senin sampai dengan hari sabtu.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.16 Pelayanan Perpustakaan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

16. Pelayanan yang diterapkan oleh perpustakaan

mempermudah Saudara dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan

SS 18 20

76%

S 46 52

KS 12 13

TS 9 10

STS 4 5

Total 89 100

Pada tabel 4.16 diketahui 64 (72%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa pelayanan yang diterapkan oleh perpustakaan mempermudah responden dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan, 12 responden (13%) menyatakan kurang setuju, 9 responden (10%) dan 4 responden (5%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar responden menyatakan pelayanan yang diterapkan oleh perpustakaan mempermudah pengguna dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan. Layanan yang diterapkan oleh Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat sudah baik karna pengguna merasa terbantu dalam memanfaatkan koleksi perpustakaan yang ada.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.17 Jenis Layanan Terbuka

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

17. Jenis layanan terbuka memberikan kebebasan kepada Saudara dalam memilih koleksi yang Saudara butuhkan

SS 41 46

89%

S 48 54

KS 0 0

TS 0 0

STS 0 0

Total 89 100

Pada tabel 4.17 diketahui 89 (100%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa jenis layanan terbuka memberikan kebebasan kepada pengguna dalam memilih koleksi yang dibutuhkan dan tidak ada reponden (0%) yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (89%) responden menyatakan jenis layanan terbuka memberikan kebebasan kepada pengguna dalam memilih koleksi yang dibutuhkan. Hal ini terlihat dengan diterapkannya layanan terbuka pada Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat maka pengguna merasa puas dapat memilih sendiri koleksi yang dibutuhkan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.18 Sikap Pustakawan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

18. Pustakawan atau pegawai bersikap ramah kepada Saudara jika berkunjung ke perpustakaan

SS 19 21

77%

S 48 54

KS 12 13

TS 8 9

STS 2 3

Total 89 100

Pada tabel 4.18 dapat diketahui 67 (75%) responden menyatakan sangat setuju dan setuju, 12 responden (13%) menyatakan kurang setuju, 8 responden (9%) menyatakan tidak setuju dan 2 responden (3%) menyatakan sangat tidak setuju bahwa pustakawan/pegawai ramah ketika responden berkunjung.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada umumnya (77%) responden menyatakan bahwa pustakawan/pegawai ramah kepada responden jika berkunjung ke perpustakaan. Hal ini terlihat ketika peneliti berkunjung ke Perpustakaan Umum Kabupaten Langkat yang disambut baik oleh pegawai perpustakaan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.19 Layanan Pustakawan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

19. Pustakawan memberikan layanan secara cepat dan tepat kepada Saudara

SS 20 22

74%

S 42 47

KS 15 17

TS 6 7

STS 6 7

Total 89 100

Pada tabel 4.19 menunjukkan 62 (69%) reponden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa pustakawan memberikan layanan secara cepat dan tepat kepada responden, 15 responden (17%) menyatakan kurang setuju, 6 responden (7%) menyatakan tidak setuju dan 6 responden (7%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa sebagian besar (74%) responden menyatakan bahwa pustakawan memberikan layanan yang cepat dan tepat kepada pengguna. Hal ini juga terbukti ketika peneliti bertanya maka pegawai segera tanggap dan cepat memberikan informasi yang dibutuhkan.

Universitas Sumatera Utara

Tabel 4.20 Sifat/Perilaku Pustakawan

No. Pernyataan Pilihan

Jawaban

Jawaban

Responden Index % Skala Likert

f %

20. Pustakawan membantu apabila Saudara

mengalami kesulitan dalam mencari informasi yang Saudara butuhkan

SS 17 19

80%

S 62 70

KS 6 7

TS 3 3

STS 1 1

Total 89 100

Paada tabel 4.20 dapat diketahui 79 (89%) responden menyatakan sangat satuju dan setuju bahwa pustakawan membantu jika responden mengalami kesulitan dalam mencari informasi yang dibutuhkan, 6 responden (7%) menyatakan kurang setuju, 3 responden (3%) menyatakan tidak setuju dan 1 responden (1%) menyatakan sangat tidak setuju.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada

Berdasarkan uraian di atas maka dapat diinterpretasikan bahwa pada

Dokumen terkait