BAB V ANALISIS DATA
METODOLOGI PENELITIAN 2.1 Bentuk Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan bentuk penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif. Menurut Nawawi (2005:64) bahwa bentuk deskriptif adalah bentuk penelitian yang memusatkan perhatian pada masalah-masalah atau fenomena yang bersifat aktual pada saat penelitian dilakukan, kemudian menggambarkan fakta-fakta tentang masalah yang diselidiki, sebagaimana adanya diiringi dengan interprestasi yang rasional dan akurat.
2.2 Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) di Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami Tanjung Balai.
2.3 Jenis Penelitian
Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sugiyono (2011:15) menyimpulkan bahwa metode penelitian kualitatis adalah metode penelitian yang bertandaskan pada filsafat post positivisme, digunakan untuk meneliti kondisi objek yang alamiah (sebagai lawannya eksperimen) dimana peneliti sebagai instrumen kunci, pengambil sampel sumber data dapat dilakukan secara purposive, teknik pengumpulan dengan traingulasi (gabungan), analisis data bersifat kualitatif atau induktif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.
2.4 Informan Penelitian
Menurut Suryanto (2005:171-172), informan penelitian terdiri dari beberapa macam yakni informan kunci yaitu merupakan informan yang memiliki informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian. Kedua, informan utama yaitu informan yang terlibat langsung dalam interaksi sosial yang diteliti. Ketiga, informan tambahan merupakan informan yang dapat memberikan informasi meskipun tidak terlibat langsung dalam interaksi sosial.
Dalam penelitian kualitatif, subjek penelitian yang telah tercermin dalam fokus penelitian ditentukan dengan sengaja, subjek penelitian ini menjadi fenomena yang akan memberikan berbagai informasi yang akan diperlukan. Informan penelitian ini, yaitu :
1. Informan Kunci adalah mereka yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian atau informasi yang mengetahui secara mendalam permasalahan yang sedang diteliti. Dalam penelitian ini yang menjadi informan kunci adalah Kepala Dinas Pekerja Umum Kota Tanjung Balai.
2. Informan Utama adalah mereka yang terlibat secara langsung dalam interaksi sosial yang sedang diteliti. Informan utama dalam penelitian ini adalah Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) dan pegawai Dinas Pekerja Umum Kota Tanjung Balai dan pegawai Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tanjung Balai.
3. Informan Tambahan adalah mereka yang dapat memberikan informasi walaupun tidak terlibat langsung dalam interaksi sosial yang diteliti. Informan tambahan dalam penelitian ini adalah masyarakat penghuni Rusunawa Kota Tanjung Balai.
2.5 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data adalah salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam kualitas data hasil penelitian yang dilakukan. Bila dilihat dari sumber datanya maka pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan sumber sekunder. Dan dari segi cara atau teknik pengumpulan data, penelitain ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan interview (wawancara) dan observasi (pengamatan).
Adapun teknik pengumpulan data yang akan digunakan adalah : 1. Teknik Pengumpulan Data Primer
Teknik pengumpulan data primer adalah pengumpulan data yang dilakukan secara langsung pada lokasi penelitian. Pengumpulan data primer dapat dilakukan melalui berbagai cara, yaitu :
a. Wawancara mendalam, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan tatap muka secara langsung serta mengajukan pertanyaan-pertanyaan langsung dengan pihak yang terkait untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.
b. Observasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan secara langsung objek penelitian yang terkait dengan mencatat gejala-gejala yang ditemukan dilapangan untuk mempelajari data-data yang diperlukan sebagai acuan yang berkenan dengan topik penelitian. Dalam hal ini, peneliti diharuskan untuk mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati langsung berbagai hal atatu kondisi yang ada dilapangan.
2. Teknik Pengumpulan Data Sekunder
Teknik pengumpulan data sekunder adalah pengumpulan data yang dilakukan melalui kepustakaan yang dapat mendukung data primer. Teknik pengumpulan data primer dapat dilakukan melalui instrumen berikut :
a. Studi dokumentasi, yaitu pengumpulan data dengan menggunakan dokumen-dokumen atau catatan-catatan yang ada dilokasi penelitian serta foto-foto yang terkait dengan objek penelitian.
b. Studi kepustakaan, yaitu pengumpulan data yang diperoleh dari buku-buku, karya ilmiah, pendapat para ahli, serta relevansi dengan masalah yang akan diteliti.
2.6 Teknik Analisis Data
Analisis data adalah proses mncari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori dan menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan akan dipelajari dan membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri maupun orang lain.
Teknik analisis data kualitatif dilakukan dengan menyajikan data seperti menelaah seluruh dan yang terkumpul, menyusun dalam satuan-satuan yang kemudian dikategorikan pada tahap berikutnya dan memeriksa keabsahan dan menafsirkannya dengan analisis kemampuan nalar peneliti (Moleong, 2001:247). Beberapa langkah dalam melakukan analisis data, yaitu :
1. Teknis Analisis Situasi SWOT
Analisis situasi SWOT merupakan awal proses peurmusan strategi yang mengharuskan menemukan kesesuaian strategi antara peluang-peluang eksternal dan kekuatan-kekuatan internal, di samping memperhatikan ancaman-ancaman eksternal dan kelemahan-kelemahan internal. Untuk melalukan analisis SWOT perlu digunakan matrix SWOT yang dapat lebih mempermudah dalam menganalisis faktor-faktor
2. Penyajian Data
Bermakna sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan penarikan tindakan. Penyajian data ini dilakukan dalam bentuk teks yang bersifat naratif, bagan dan dalam bentuk tabel.
3. Penarikan Kesimpulan
Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat pada tahap pengumpulan data berikutnya.
Namun, apabila kesimpulan pada tahap awal di dukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.
BAB III
DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN