RENCANA STRATEGIS DAN PENETAPAN KINERJA
C. MISI BPPK
Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh organisasi sebagai penjabaran visi yang telah ditetapkan. Berdasarkan visi tersebut dirumuskan misi BPPK yaitu :
Misi Umum
Melaksanakan pengembangan SDM pengelola keuangan dan kekayaan negara melalui pendidikan dan pelatihan.
Misi Khusus
(1) Meningkatkan kegiatan penelitian di bidang pengembangan SDM serta bidang Keuangan dan Kekayaan Negara
(2) Melanjutkan reformasi birokrasi BPPK (3) Mewujudkan tata kelola yang baik di BPPK
BAB III Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja
13 D. TUJUAN
Berdasarkan misi yang telah ditentukan, maka BPPK telah menetapkan tujuan yang hendak dicapai yaitu :
1. Menghasilkan SDM pengelola keuangan dan kekayaan negara yang amanah, profesional, berintegritas tinggi dan bertanggung jawab melalui pendidikan dan pelatihan.
2. Menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan dengan tata kelola yang baik.
E. SASARAN
Untuk tujuan “menghasilkan SDM pengelola keuangan dan kekayaan negara yang amanah, profesional, berintegritas tinggi dan bertanggung jawab melalui pendidikan dan pelatihan’’ sasaran strategis yang ingin dicapai ialah:
1. Terwujudnya pendidikan dan pelatihan berbasis penelitian dan pemutakhiran data kebutuhan diklat.
2. Terwujudnya kualitas layanan diklat yang memuaskan pemangku kepentingan. 3. Terwujudnya evaluasi pendidikan dan pelatihan yang menyeluruh dan
berkelanjutan.
Untuk tujuan “menjadi lembaga pendidikan dan pelatihan dengan tata kelola yang baik’’ sasaran strategis yang ingin dicapainya ialah:
1. Terwujudnya penataan organisasi BPPK yang handal dan modern.
2. Tercapainya peningkatan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang mendukung pendidikan dan pelatihan.
3. Penerapan manajemen pengembangan SDM dalam rangka mewujudkan SDM BPPK yang amanah, profesional, berintegritas tinggi dan bertanggung jawab. 4. Terwujudnya akuntabilitas sistem manajemen keuangan dan manajemen aset. 5. Tercapainya peningkatan jejaring kerjasama BPPK dengan institusi di dalam
maupun di luar negeri dalam rangka peningkatan kapasitas organisasi.
F. STRATEGI
Untuk mencapai sasaran tersebut BPPK telah menetapkan strategi dan kebijakan sebagai berikut :
Strategi untuk mencapai sasaran “terwujudnya diklat berbasis penelitian dan pemutakhiran data kebutuhan diklat” ialah:
1. menumbuhkan budaya penelitian pada SDM di lingkungan BPPK
LAKIP BPPK 2010
14
mendesain diklat
3. mewujudkan diklat melalui memanfaatkan hasil-hasil penelitian dan data kebutuhan diklat yang relevan dengan kebutuhan kompetensi pemangku kepentingan
4. penyempurnaan tata kelola penelitian/kajian ilmiah (kajian Akademis, AKD, IKD) 5. pemberian dukungan fasilitas penelitian dalam bentuk dukungan finansial dan
non-finansial.
Strategi untuk mencapai sasaran “terwujudnya kualitas layanan diklat yang memuaskan pemangku kepentingan” ialah:
1. penyediaan tenaga pengelola diklat yang profesional.
2. penyediaan tenaga pengajar yang kompeten dan berkualitas.
3. pemberian dukungan sarana dan prasarana bagi peserta diklat secara maksimal 4. menghasilkan lulusan diklat yang berkualitas
Strategi untuk mencapai sasaran “terwujudnya evaluasi pendidikan dan pelatihan yang menyeluruh dan berkelanjutan” ialah:
1. peningkatan mutu dan teknik evaluasi penyelenggaraan diklat. 2. peningkatan mutu rekomendasi hasil evaluasi
Strategi untuk mencapai sasaran “terwujudnya penataan organisasi BPPK yang handal dan modern”
1. perencanaan, penataan, dan pengembangan organisasi sesuai dengan kebutuhan.
2. Pengembangan sistem dan prosedur.
Strategi untuk mencapai sasaran “tercapainya peningkatan pemanfaatan TIK yang mendukung pelaksanaan pendidikan dan pelatihan” ialah:
1. pengembangan tata kelola TIK 2. pengembangan sistem aplikasi TIK 3. pengembangan infrastruktur TIK
Strategi untuk mencapai sasaran “penerapan manajemen pengembangan SDM dalam rangka mewujudkan SDM BPPK yang amanah, profesional, berintegritas tinggi dan bertanggung jawab” ialah:
BAB III Rencana Strategis dan Penetapan Kinerja
15 kebutuhan unit sehingga tercipta dukungan SDM yang cukup dari segi kualitas dan kuantitas bagi unit kerja.
2. melaksanakan assessment center guna penyediaan profil kompetensi SDM dalam rangka mendukung penugasan dalam pekerjaan di lingkungan BPPK. 3. melaksanakan penataan pegawai guna mewujudkan kesesuaian antara jumlah,
komposisi, dan kompetensi pegawai dan kebutuhan organisasi.
4. mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yang terintegrasi dalam rangka pengelolaan Data dan Informasi SDM.
5. menyelenggarakan penyelesaian administrasi kepegawaian secara tepat waktu 6. melaksanakan penegakan disiplin pegawai.
Strategi untuk mencapai sasaran “terwujudnya akuntabilitas sistem manajemen keuangan dan manajemen aset” ialah:
1. Peningkatan efisiensi dan akurasi pelaksanaan anggaran yang diupayakan sejalan dengan peningkatan kinerja dan sesuai dengan kerangka pengeluaran yang telah ditetapkan
2. Peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara melalui peningkatan pembinaan Sistem Akuntansi Instansi yang berkelanjutan. 3. Meningkatkan daya guna dan hasil guna pengelolaan sarana dan prasarana
BPPK.
4. Pengamanan aset kekayaan negara.
Strategi untuk mencapai sasaran “peningkatan jejaring kerjasama BPPK dengan institusi di dalam maupun di luar negeri dalam rangka peningkatan kapasitas organisasi” ialah:
Peningkatan jumlah dan mutu jejaring kerjasama dengan institusi di dalam negeri (nasional) dan luar negeri (internasional) dengan kebijakan memprioritaskan kerjasama yang memberikan posisi strategis BPPK di tingkat nasional maupun internasional.
LAKIP BPPK 2010
16
Berkaitan dengan target Indikator Kinerja Utama (IKU) BPPK Tahun 2010, dapat disampaikan sebagaimana tersebut dalam Tabel berikut ini :
Tabel III.1
Target dan Capaian IKU BPPK Tahun 2010
NO KODE IKU URAIAN IKU TARGET
2010 1. PP-1.1 Rasio Jam Pelatihan Terhadap Jam Kerja 3,1323%
2. PP-1.2. Persentase lulusan diklat Kementerian Keuangan
dengan predikat minimal baik 75% 3. PP-2.1 Capaian Kualitas Layanan Prima Dalam
Pendidikan dan Pelatihan 60%
4. PP-3.1. Jumlah identifikasi kebutuhan diklat 24 laporan
5. PP-.4.1. Jumlah program diklat yang dikembangkan 77
program
6. PP-4.2. Persentase realisasi program pendidikan dan
pelatihan yang diselenggarakan 100% 7. PP-5.1 Jumlah Peserta Diklat Kementerian Keuangan 19.790
peserta
8. PP-5.2. Jumlah Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Skala Nasional. Regional. dan Internasional mitra 118
9. PP-5.3. Jumlah Peserta Kegiatan Edukasi Publik Tentang Keuangan Negara Melalui Program BPPK
11.115 peserta
10. PP-6.1.
Persentase evaluasi pendidikan dan pelatihan terhadap pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan
100%
11. PP-7.1 Persentase rekomendasi terhadap evaluasi
pendidikan dan pelatihan 100%
12. PP-8.1. Persentase Jam Pelatihan Pegawai Terhadap Jam
Kerja BPPK 5%
13. PP-8.2. Persentase Jumlah Pegawai Yang Telah
Memenuhi Target Diklat 50%
14. PP-8.3. Jumlah Pegawai Yang Dijatuhi Hukuman Disiplin
Sedang Atau Berat 2 pegawai
15. PP-8.4. Persentase Pejabat Yang Telah Memenuhi Standar
Kompetensi Jabatan 80%
16. PP.9.1. Persentase Penyelesaian Penataan Organisasi 100%
17. PP-9.2. Persentase Penyelesaian SOP Terhadap SOP Yang Harus Dibuat/Diperbarui 100%
18. PP-9.3. Persentase penyelesaian Profil Resiko 100%
19. PP-10.1 Jumlah Aplikasi Yang Dikembangkan 18
aplikasi
20. PP-10.2. Persentase Komputer Yang Terhubung Dengan Jaringan 100%
21. PP-11.1. Persentase Penyerapan DIPA 85,00%
22. PP-11.2. Persentase capaian volume barang dan jasa dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa 100%
BAB II Kebijakan di Bidang Pendidikan dan Pelatihan
5