RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
F. Model dan Metode Pembelajaran
1. Model pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah.
2. Metode pembelajaran: studi literatur, diskusi, kerja kelompok, dan penugasan. G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : power point, charta tentang kehidupan sosial
2. Alat : laptop, LCD
3. Sumber Belajar :
a. Andreas Soeroso dan Suwardi. 2014. Sosiologi 2 untuk SMA Kelas XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Bogor: Quadra (halaman 37 – 41).
b. Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
c. Rakhmat, Jalaluddin. 1985. Psikologi Komunikasi.
d. Tim Penyusun Kamus, 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
e. Badan Pusat Statistik
f. Internet, Majalah, Surat Kabar, Jurnal yang relevan. I. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu Pendahuluan Prapembelajaran
1. Guru mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya pembelajaran.
2. Guru memberikan ilustrasi untuk memberikan motivasi kepada peserta didik dalam mempelajari permasalahan sosial tentang pengangguran, kemiskinan, dan kejahatan.
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, termasuk aspek-aspek yang dinilai selama proses pembelajaran. 4. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan
secara klasikal yang bersifat menuntun mengenai pengangguran, kemiskinan, dan kejahatan.
Inti 1. Penyajian Fenomena
Guru menyajikan fenomena sosial di masyarakat mengenai pengangguran, kemiskinan, dan tindak kejahatan.
2. Mengamati
Peserta didik ditugasi untuk mempelajari data pengangguran dan kemiskinan di Indonesia.
Peserta didik diberi tugas untuk memperoleh data tentang pengangguran dan kemiskinan di Indonesia dari berbagai sumber informasi atau referensi yang telah ditugaskan untuk membaca dan membawa bacaan dari rumah.
115 menit
3. Menanya
Peserta didik dimotivasi untuk dapat menjawab pertanyaan tentang:
1. Apa pengertian kemiskinan absolut?
2. Siapa saja yang dikategorikan orang miskin?
3. Bagaimana penanganan dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia?
4. Apa tolok ukur kemiskinan di Indonesia?
5. Berapa jumlah angka kemiskinan di Indonesia saat ini menurut sumber dari BPS?
6. Apa pengertian pengangguran terbuka?
7. Bagaimana cara membuat persentase pengangguran antara pencari kerja dan angkatan kerja?
8. Apa saja dampak pengangguran di Indonesia.
9. Bagaimana proses yang menyebabkan seseorang menjadi penjahat?
10. Apa saja jenis dan bentuk-bentuk kejahatan. 4. Mengeksplorasi
Menganalisis dampak pengangguran di Indonesia. Mengeksplorasi penyebab seseorang menjadi penjahat. 5. Mengasosiasikan
Memberikan arti, merumuskan dan menyimpulkan hasil pengamatan dan hasil kajian dari berbagai sumber bacaan serta simpulan hasil diskusi tentang pengangguran, kemiskinan, dan tindak kejahatan.
Mengasosiasikan pengangguran dengan kemiskinan dan kejahatan.
6. Mengomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan dan menyajikannya dalam berbagai bentuk, baik dengan tulisan maupun lisan tentang pengangguran, kemiskinan, dan kejahatan.
Peserta didik mempresentasikan hasil temuan atau hasil kajiannya tentang pengangguran dan kejahatan.
Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman simpulan pelajaran.
2. Guru melakukan penilaian dan atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
3. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
5. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam. I. Penilaian
Bentuk instrumen dan jenis penilaian: a. Bentuk tes
Bentuk tes tertulis (lampiran 1) b. Bentuk Nontes
Penilaian Sikap Peserta Didik (Lihat lampiran 2 RPP halaman di atas).
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru mata Pelajaran
Jauhartati, S.Pd, M.Pd Mukhtar Fuaddi, S.Pd
NIP 19691101 199412 2 002 NIP 19850216 200904 1 002
PENILAIAN PENGETAHUAN Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas/Semester : XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial/1 Bentuk Penilaian : Tes Tertulis
Hari, Tanggal :
Materi Tes : Permasalahan Sosial (Kemiskinan, Pengangguran, Kejahatan)
Kisi-kisi Soal :
Kompetensi Dasar Materi Indikator Dimensi Kognitif
3.2 Mengidentifika si berbagai permasalahan sosial yang muncul dalam masyarakat. 4.2 Melakukan kajian, pengamatan dan diskusi mengenai permasalahan sosial yang muncul di masyarakat. Materi Konsep Pengertian kemiskinan dan pengangguran terbuka. Materi Fakta
Kategori orang miskin. Data Kemiskinan dan
pengangguran di Indonesia
Dampak pengangguran Jenis dan bentuk
kejahatan Materi Prinsip Ukuran kemiskinan di Indonesia Materi Prosedur Penanganan kemiskinan dan pengangguran di Indonesia. 1. Mendefinisikan pengertian kemiskinan absolut. 2. Mengelompokkan siapa
saja yang dikategorikan orang miskin. 3. Menjelaskan penanganan dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia 4. Menentukan ukuran kemiskinan di Indonesia. 5. Menunjukkan data angka
kemiskinan di Indonesia yang bersumber dari BPS. 6. Menjelaskan pengertian
pengangguran terbuka 7. Membuat persentase pe-
ngangguran antara pencari kerja dan angkatan kerja. 8. Mengemukakan dampak pengangguran di Indonesia. 9. Menunjukkan proses- proses penyebab seseorang menjadi penjahat.
10. Mengemukakan jenis dan bentuk-bentuk kejahatan. C3 (Penerapan) C4 (Menganalisis) C (Pemahaman) C4 (Menganalisis) Soal Esai N O. SOAL SKOR
1 Apa pengertian kemiskinan absolut? 20
2 Siapa saja ang dikategorikan sebagai orang miskin?
3 Bagaimana penanganan dan penanggulangan kemiskinan di Indonesia? 4 Apa tolok ukur kemiskinan di Indonesia?
5 Berapa jumlah angka kemiskinan di Indonesia saat ini? 6 Apa pengertian pengangguran?
7 Bagaimana cara membuat persentase pengangguran antara pencari kerja dan angkatan kerja?
8 Apa saja dampak pengangguran di Indonesia?
9 Apa saja yang menyebabkan seseorang menjadi penjahat? 10 Sebutkan jenis dan bentuk kejahatan yang anda ketahui!
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMAN 2 KANDANGAN Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas/Semester : XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial/1
Materi Pokok : Permasalahan Sosial: Disorganisasi Keluarga, Masalah Generasi Muda, Peperangan, Pelanggaran Norma Sosial dan Lingkungan Hidup.
Waktu : 3 jam pelajaran
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, cinta damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar 3.
2
Mengidentifikasi berbagai permasalahan sosial yang muncul dalam masyarakat. 4.
2
Melakukan kajian, pengamatan dan diskusi mengenai permasalahan sosial yang muncul di masyarakat.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Menjelaskan pengertian disorganisasi keluarga. 2. Mengemukakan bentuk-bentuk disorganisasi keluarga. 3. Mendeskripsikan ciri-ciri psikis remaja pada fase adolesen.
4. Menjelaskan permasalahan sosial generasi muda: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4) broken home, (5) delinkuensi anak-anak, dan (6) cross boys atau cross girls.
5. Menyebutkan beberapa masalah yang sering dialami remaja.
6. Mengemukakan masalah-masalah sosial yang timbul akibat peperangan. 7. Mengemukakan bentuk-bentuk pelanggaran norma masyarakat.
8. Mengemukakan masalah sosial yang berkaitan dengan lingkungan hidup. D. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran melalui tahapan inkuiri, menyajikan fenomena, observasi, mengumpulkan data, menganalisis data, dan menyusun kesimpulan peserta didik diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertian disorganisasi keluarga. 2. Mengemukakan bentuk-bentuk disorganisasi keluarga. 3. Mendeskripsikan ciri-ciri psikis remaja pada fase adolesen.
4. Menjelaskan permasalahan sosial generasi muda: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4) broken home, (5) delinkuensi anak-anak, dan (6) cross boys atau cross girls.
5. Menyebutkan beberapa masalah yang sering dialami remaja.
6. Mengemukakan masalah-masalah sosial yang timbul akibat peperangan. 7. Mengemukakan bentuk-bentuk pelanggaran norma masyarakat.
E. Materi Pembelajaran Permasalahan Sosial: 1. Disorganisasi Keluarga 2. Masalah Generasi Muda 3. Peperangan
4. Pelanggaran Norma Masyarakat 5. Masalah Lingkungan Hidup. F. Model dan Metode Pembelajaran
1. Model pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik (scientific). Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) menggunakan kelompok diskusi yang berbasis masalah.
2. Metode pembelajaran: studi literatur, diskusi, kerja kelompok, dan penugasan. G. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran
1. Media : power point, charta tentang kehidupan sosial
2. Alat : laptop, LCD
3. Sumber Belajar :
a. Andreas Soeroso dan Suwardi. 2014. Sosiologi 2 untuk SMA Kelas XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial. Bogor: Quadra (halaman 41 – 45).
b. Soerjono Soekanto. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
c. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)
d. Tim Penyusun Kamus, 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
e. Kartini Kartono. 1983. Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali. f. Internet, Majalah, Surat Kabar, Jurnal yang relevan. H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan Deskripsi Alokasi
Waktu Pendahuluan Prapembelajaran
1. Guru mengkondisikan kelas dalam suasana kondusif untuk berlangsungnya pembelajaran.
2. Guru memberikan ilustrasi untuk memberikan motivasi kepada peserta didik dalam mempelajari permasalahan sosial tentang disorganisasi keluarga, masalah generasi muda, peperangan, pelanggaran norma masyarakat, dan masalah lingkungan hidup. 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai,
termasuk aspek-aspek yang dinilai selama proses pembelajaran. 4. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan
secara klasikal yang bersifat menuntun mengenai disorganisasi keluarga, masalah generasi muda, peperangan, pelanggaran norma masyarakat, dan masalah lingkungan hidup.
10 menit
Inti 1. Penyajian Fenomena
Guru menyajikan fenomena sosial di masyarakat mengenai
115 menit
disorganisasi keluarga, masalah generasi muda, peperangan, pelanggaran norma masyarakat, dan masalah lingkungan hidup. 2. Mengamati
Peserta didik ditugasi untuk mempelajari masalah generasi muda, pelanggaran norma masyarakat, dan masalah lingkungan hidup.
Peserta didik diberi tugas untuk memperoleh data tentang masalah generasi muda, dan masalah lingkungan hidup dari berbagai sumber informasi atau referensi yang telah ditugaskan untuk membaca dan membawa bacaan dari rumah.
3. Menanya
Peserta didik dimotivasi untuk dapat menjawab pertanyaan tentang:
1. Apa pengertian disorganisasi keluarga. 2. Apa bentuk-bentuk disorganisasi keluarga.
3. Bagaimana ciri-ciri psikis remaja pada fase adolesen.
4. Apa yang dimaksud: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4) broken home, (5) delinkuensi anak- anak, dan (6) cross boys atau cross girls.
5. Apa saja masalah yang sering dialami remaja.
6. Masalah-masalah sosial apa yang timbul akibat peperangan. 7. Apa saja bentuk-bentuk pelanggaran norma masyarakat. 8. Apa saja masalah sosial yang berkaitan dengan lingkungan
hidup. 4. Mengeksplorasi
Menganalisis masalah-masalah sosial pada generasi muda. Mengeksplorasi masalah sosial tentang pelanggaran norma
masyarakat. 5. Mengasosiasikan
Memberikan arti, merumuskan dan menyimpulkan hasil pengamatan dan hasil kajian dari berbagai sumber bacaan serta simpulan hasil diskusi tentang: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4) broken home, (5) delinkuensi anak-anak, dan (6) cross boys atau cross girls. Mengasosiasikan disorganisasi keluarga dan masalah generasi muda dengan pelanggaran norma masyarakat.
6. Mengomunikasikan
Peserta didik mempresentasikan dan menyajikannya dalam berbagai bentuk, baik dengan tulisan maupun lisan tentang disorganisasi keluarga, masalah generasi muda, peperangan, pelanggaran norma masyarakat, dan masalah lingkungan hidup.
Peserta didik mempresentasikan hasil temuan atau hasil kajiannya tentang masalah sosial yang ada pada generasi muda.
Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik membuat rangkuman simpulan pelajaran.
2. Guru melakukan penilaian dan atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
3. Guru memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran.
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk tugas kelompok dan menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
5. Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.
10 menit
I. Penilaian
Bentuk instrumen dan jenis penilaian: 6. Bentuk tes
Bentuk tes tertulis (lampiran 1) 7. Bentuk Nontes
Penilaian Sikap Peserta Didik (Lihat lampiran 2 RPP halaman 31 di atas).
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru mata Pelajaran
Jauhartati, S.Pd, M.Pd Mukhtar Fuaddi, S.Pd
Lampiran 1 PENILAIAN PENGETAHUAN
Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas/Semester : XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial/1 Bentuk Penilaian : Tes Tertulis
Hari, Tanggal :
Materi Tes : Permasalahan Sosial: Disorganisasi Keluarga, Masalah Generasi Muda,
Peperangan, Pelanggaran Norma Sosial, dan Lingkungan Hidup
Kisi-kisi Soal :
Kompetensi Dasar Materi Indikator Dimensi Kognitif
3.2 Mengidentifika si berbagai permasalahan sosial yang muncul dalam masyarakat. 4.2 Melakukan kajian, pengamatan dan diskusi mengenai permasalahan sosial yang muncul di masyarakat. Materi Konsep Pengertian (1) dis- organisasi keluarga, (2) maladjustment, (3) juvenile crime, (4) juvenile delinquency, (5) broken home, (6) delinkuensi anak- anak, dan (7) cross boys atau cross girls. Materi Fakta Masalah sosial yang dialami remaja Materi Prinsip Pelanggaran norma masyarakat Materi Prosedur Masalah lingkungan hidup 1. Menjelaskan pengertian disorganisasi keluarga. 2. Mengemukakan bentuk-bentuk disorganisasi keluarga.
3. Mendeskripsikan ciri-ciri psikis remaja pada fase adolesen. 4. Menjelaskan permasalah-an
sosial generasi muda: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4) broken home, (5)
delinkuensi anak-anak, dan (6) cross boys atau cross girls. 5. Menyebutkan beberapa
masalah yang sering dialami remaja.
6. Mengemukakan masalah- masalah sosial yang timbul akibat peperangan.
7. Mengemukakan bentuk-bentuk pelanggaran norma
masyarakat.
8. Mengemukakan masalah sosial yang berkaitan dengan
lingkungan hidup. C1 (Pengetahuan) C2 (Pemahaman) C4 (Analisis) C1 (Pemahaman) C2 (Pemahaman) C2 (Pemahaman) C2 (Pemahaman) C2 (Pemahaman) Soal Esai N O. SOAL SKOR
1 Apa pengertian disorganisasi keluarga? 10
2 Apa bentuk-bentuk disorganisasi keluarga? 10
3 Bagaimana ciri-ciri psikis remaja pada fase adolesen? 15
4 Apa yang dimaksud: (1) maladjustment, (2) juvenile crime, (3) juvenile delinquency, (4)
broken home, (5) delinkuensi anak-anak, dan (6) cross boys atau cross girls? 15
5 Apa saja masalah yang sering dialami remaja? 10
6 Masalah-masalah sosial apa yang timbul akibat peperangan? 10
7 Apa saja bentuk-bentuk pelanggaran norma masyarakat 15
8 Apa saja masalah sosial yang berkaitan dengan lingkungan hidup? 15
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMAN 2 KANDANGAN Mata Pelajaran : Sosiologi
Kelas/Semester : XI Peminatan Ilmu-Ilmu Sosial/1
Materi Pokok : Masalah-Masalah dalam Hubungan Antarkelompok
A. Kompetensi Inti (KI)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, cinta damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar 3.
2
Mengidentifikasi berbagai permasalahan sosial yang muncul dalam masyarakat. 4.
2
Melakukan kajian, pengamatan dan diskusi mengenai permasalahan sosial yang muncul di masyarakat.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi