• Tidak ada hasil yang ditemukan

Moulding Motor, Inc.

Dalam dokumen spm pusat pendapatan dan pembiayaan.docx (Halaman 35-41)

Pada   suatu   ketika,   Tuan  Richard   Todd,  pimpinan   bagian   pembelian   untuk   Divisi Mercobile   pada   perusahaan  Moulding  Motor   Inc.,   memanggil   salah   seorang   anak buahnya yang bertugas untuk melakukan pembelian yaitu Tuan  Torn  Roswald, untuk membahas prestasi kerjanya. Tuan Todd baru saja menerima laporan prestasi kerja anak buahnya itu untuk periode bulan Januari yang menunjukkan bahwa Tuan Roswald membuat   kerugian   sebesar   $   500.000   dalam   rangka   penutupan   kontrak   untuk pembelian onderdil per tempat duduk kendaraan  (seat spring assembly).  Laporan itu dibuat oleh para estimator dari departemen pengendalian biaya onderdil yang mengukur prestasi kerja para tenaga pembelian berdasarkan perbedaan biaya yang terjadi antara realisasi harga penutupan kontrak dengan suatu standar harga yang dikenal dengan istilah sasaran harga untuk onderdil tersebut.

Struktur organisasi dari perusahaan

Moulding  Motors Inc. merupakan suatu perusahaan besar yang memakai sistem desentralisasi,   kegiatannya   meliputi   beberapa   pabrik   manufaktur   yang memproduksikan   jenis­jenis   mobil  dan   truk.   Setiap   manajer   divisi  dianggap   sebagai suatu unit otonom di dalam operasinya dan bertanggung­ jawab langsung kepada Wakil Biaya lain-la.n: S e w a 6 1 , 9 5 3 6 1 , 9 5 3 B a h a n - b a h a n k e b u t u h a n k a n t o r 1 , 8 5 0 2 , 9 5 5 1 , 1 0 5 D e p r e s i a s i a l a t - a l a t d a n b i a y a p e r a w a t a n P e n c e t a k a n f o r m u l i r - f o r m u l i r ... 7 , 7 4 0 7 , 7 4 0 B i a y a - b i a y a p e r j a l a n a n 4 4 5 9 1 5 4 7 0 B i a y a - b i a y a t e l e p o n 1 , 9 3 0 1 , 8 8 0 5 0 B i a y a - b i a y a p e n g i r i m a n p o s 2 , 2 7 5 2 , 8 3 5 5 6 0 B i a y a j a s a - j a s a p e r u s a h a a n p r o p o r s i o n a l 4 2 0 3 9 0 3 0 B i a y a - b i a y a t e n a g a p r o f e s i o n a l y a n gh a r u s d i b a y a r 2 0 . 2 1 32 0 0 - 1 8 , 3 5 72 0 0 1 , 8 5 6 B i a y a l a i n - l a i n 1 8 3 4 1 3 2 3 0 J u m l a h 9 7 , 2 0 9 $ 9 7 , 6 3 8 $ 4 2 9$ J u m l a h k e s e l u r u h a n . $ 9 7 6 , 3 02 $ 9 3 0 , 0 73 $ 4 6 , 2 29 J u m l a h k a r y a w a n - k a r y a w a n t e t a p ... 2 6 2 4 2

Presiden Direktur atas tingkat keuntungan dari kegiatan operasional divisinya masing­ masing.

Tingkat penjualan dari Divisi Mercobile, yang kegiatan utamanya mengasembling dan menjual produk­produk Mercobile dalam katagori harga menengah pada tahun yang lampau mencapai jumlah kira­kira sebesar $ 1.8  milliard.  Divisi ini mengopetasikan beberapa   pabrik   asembling   yang   lokasinya   tersebar   di   beberapa   tempat   di   seluruh negara. Onderdil­onderdil dan beberapa bagian rakitan yang dibeli baik dari divisi­divisi lain di lingkungan perusahaan ataupun dari pihak pembekal/suplier luar perusahaan totalnya berjumlah sekitar $ 1.2  milliard.  Divisi ini memang tidak memiliki fasilitas untuk membuat sendiri onderdil dan bagian rakitan tersebut.

Sistem pengendalian biaya onderdil

Situasi   persaingan   yang   sangat   tajam   dalam   bidang   usaha   pemasaran   mobil mengharuskan   pihak   Mercobile   untuk   selalu   melakukan   pengendalian   yang   ketat terhadap pengeluaran  biaya  produksi mereka.  Setiap tahun  sekali  pimpinan puncak Moulding  menetapkan sasaran harga keseluruhan dari suatu produk Mercobile yang paling   baru   berdasarkan   pertimbangan­   pertimbangan   harga   dan   permintaan   pasar. Selanjutnya divisi Mercobile menguraikan total harga tersebut ke dalam suatu perincian yang lebih mendetail untuk setiap model yang akan dipasarkan. Harga­harga tersebut diuraikan   dalam   bentuk   persentase   untuk   masing­masing   bagian   seperti   bahan material,  perakitan,  proses  distribusi,  biaya­biaya  lain  dan tentunya  juga  penetapan besar laba yang diharapkan.

Untuk mengendalikan biaya bahan baku digunakan suatu cara yang dikembangkan secara bertahap atas dasar perkiraan biaya dan harga secara terus­menerus melalui proses   siklus   perencanaan   model   baru   dan   kereka­   yasaan  (engineering),  proses pengembangan,   dan   proses   pengadaan   dari   onderdil­onderdil   untuk   model   tersebut. Yang bertanggungjawab atas proses ini adalah departemen pengendalian biaya onderdil yang dipimpin oleh Tuan Todd. Dari sejumlah 97 orang tenaga yang tergabung dalam departemen   tersebut,   80   orang   di   antaranya   bertindak   sebagai  estimator  ataupun supervisor,   yang   rata­rata   mempunyai   pengalaman   kerja   sekitar   beberapa   tahun   di bagian mesin ataupun mempunyai pengalaman dalam bidang telaah waktu (time study). Mereka selalu berusaha menjaga pemahaman tentang proses produksi yang ada dengan jalan   selalu   mengikuti   perkembangan­perkembangan   dalam   hal   informasi   pasar, kecenderungan   harga,   tingkat   upah   buruh   dan   data­data   penting   lainnya   melalui buletin­ buletin khusus mengenai bidang tersebut. Para  estimator  bertanggung­ jawab untuk   menyediakan   perkiraan   biaya   terutama   untuk   bagian­bagian   kerangka   dan bagian sasis yang penting, di mana meskipun bagian­bagian itu hanya merupakan 21% dari keseluruhan onderdil yang dipergunakan, akan tetapi nilainya mencapai 94% dari keseluruhan   biaya   dari   kerangka   dan   bagian   sasis   tersebut.   Mereka   juga bertanggungjawab untuk memperkirakan biaya dari peralatan yang diperlukan. Pada kenyataannya   semua   jenis   peralatan   yang   dibutuhkan   untuk   proses   pembuatan kerangka badan serta bagian dari sasis dirancang dan dibeli langsung oleh pihak divisi Mer­   cobile.   biasanya   penyediaan   peralatan   dipenuhi   oleh   para   pembekal/supplier langganan   mereka   segera   setelah   penandatanganan   kontrak   tersebut   dilakukan. Pengendalian   biaya   dari   bagian­bagian   mesin   tidak   merupakan   tanggungjawab   dari bagian divisi mereka. Ini sepenuhnya merupakan tanggungjawab dan tugas dari divisi rekayasa mesin (engine engineering division).

Setiap tahun para estimator mempersiapkan perkiraan biaya tentatif untuk suatu jenis   produk   yang   akan   dipasarkan   di   masa   yang   akan   datang.   Perkiraan   tersebut dihitung   berdasarkan   pengamatan   model  yang   dibuat  dari  tanah  liat.   Berlandaskan pengetahuan yang mereka miliki mengenai keadaan tingkat biaya saat ini ditambah dengan   usaha   pengamatan   yang   mereka   lakukan   di   dalam   meneliti   model   tiruan tersebut   mereka   kemudian   mengembangkan   secara   terperinci   perkiraan   perbedaan biaya   yang   mungkin   timbul   antara   onderdil­onderdil   pada   model   usulan   tersebut dibandingkan dengan onderdil­onderdil yang terdapat pada saat ini. Adanya perkiraan variasi   tersebut   didasarkan   atas   kemungkinan   adanya   perubahan   yang   dapat diperkirakan   oleh   para  estimator  dalam   proses   pembuatan   onderdil­onderdil   untuk suatu   model   yang   baru.   Perubahan­perubahan   mungkin   saja   dalam   bentuk  type, kuantitas,   biaya   bahan   baku   ataupun   upah   buruh,   atau   mungkin   juga   perubahan­ perubahan lain seperti perubahan dalam jam kerja buruh, tingkat upah buruh dan biaya umum (overhead).

Setelah model yang terbuat dari tanah liat tadi disetujui, maka perkiraan biaya dari onderdil­onderdil   diperbaiki   secara   lebih   teliti,   biasanya   besarnya   variasi   biaya   itu diperbaiki pertama kalinya dengan mendasarkan kepada penggambaran struktur secara kasar dan selanjutnya secara lebih teliti diperbaiki lagi berdasarkan pembanding yang diperoleh dari hasil teknisnya. Dalam fase pengembangan ini dan juga selama masa perekayasaan variasi­variasi perkiraan perbedaan untuk satu jenis onderdil ini dilaku­ kan antara 5 hingga 7 kali. Pada fase terakhir, yaitu pada waktu pembelian dilaksanakan, para estimator tadi melengkapi para petugas pembelian dengan masing­masing sasaran harga dari setiap jenis onderdil yang diperlukan, yang besarnya sama dengan harga onderdil untuk model yang lama ditambah atau dikurangi oleh perkiraan variasi yang dihitung berdasarkan hasil gambar teknis yang terakhir.

Penggunaan perkiraan harga oleh bagian pembelian

Segera setelah bagian pembelian memperoleh keterangan untuk membeli satu jenis onderdil   yang   spesifik   maka   segera   mereka   mengajukan   suatu   penawaran   untuk pengadaan   barang­barang   tersebut   kepada   para  supplier/  rekanan   pembekal  dengan menentukan spesifikasi dari onderdil tersebut serta jumlah pesanan setiap bulannya, pada   saat   yang   sama   mereka   juga   menghubungi   departemen   pengendalian   biaya onderdil untuk meminta perkiraan sasaran harga yang ditetapkan untuk jenis onderdil seperti itu.

Departemen pengendalian biaya onderdil segera mengirimkan formulir perkiraan harga  (price   estimate)  kepada   bagian   pembelian.   Informasi   yang   ada   dalam   lembar perkiraan harga tersebut antara lain nomor onderdil yang bersangkutan, harga yang sekarang   dibayarkan   kepada   jenis   onderdil   yang   sama   untuk   model   lama,   serta perkiraan   harga   untuk   situasi   tahun   depan.   Perkiraan   harga   ini   tidak   memperinci secara   jelas   mengenai   penguraian   elemen­elemen   biaya   tersebut,   tetapi   hanya memberikan   gambaran   hingga   seberapa   jauh   variasi   antara   harga   nyata   saat   ini berbeda dengan harga perkiraan sebagai akibat dari adanya perubahan desain ataupun perubahan dalam tingkat harga di pasaran. Jadi seandainya harga saat ini untuk suatu jenis onderdil tertentu adalah $ 0.75 per unit dan harga perkiraan adalah sebesar $ 0.72 per unit, lembar perkiraan harga tersebut akan memperlihatkan bagaimana pengaruh dari   perubahan   desain   dan   tingkat   harga   di   pasaran   akan   dapat   mengakibatkan terjadinya   selisih   tersebut.   Pada   contoh   ini   mungkin   saja   lembar   perkiraan   harga

tersebut   akan   memperlihatkan   bahwa   adanya   suatu   perubahan   dalam   desain diharapkan   untuk   dapat   menurunkan   harga   per   unit   dengan   $   0.04,   sementara peningkatan   harga   per   unitnya   diperkirakan   $   0.01,   yang   menyebabkan   penurunan biaya netto untuk per unitnya sebesar $ 0.03.

Dalam   proses   tawar­menawar   (negosiasi)   dengan   para   rekanan   pembekal,   para petugas   pembelian   akan   menggunakan   harga   perkiraan   ini   sebagai   harga   sasaran, walaupun   dalam   praktek   negosiasinya   nanti   akan   diusahakan   untuk   menghasilkan harga pembelian yang lebih rendah. Perkiraan harga ini khususnya akan berguna bagi bagian pembelian apabila menghadapi situasi di mana hanya ada satu atau dua rekanan pembekal   yang   memasok   onderdil­onderdil   ataupun   komponen­komponen   tertentu. Namun, dalam situasi seperti ini biasanya kesulitan yang timbul bagi para petugas bagian pembelian, ialah bahwa mereka tidak dapat melakukan analisis harga. Karena divisi  Mercobile   ini  juga   melakukan   pembelian   onderdil­onderdil  tersebut  dari  divisi manufaktur   di   lingkungan  Moulding  Mtor   Inc.,   di   mana   kadang­kadang   onderdil tersebut memang hanya diproduksikan oleh divisi manufaktur dan tidak ada di pasaran luar,   maka   para   petugas   pembelian   umumnya   beranggapan   bahwa   perkiraan   harga tersebut sangat menolong untuk melakukan suatu negosiasi harga pada waktu proses pengadaan onderdil­onderdil dilaksanakan.

Apabila   petugas   pembelian   sudah   melaksanakan   transaksi,   maka   ia   mencatat harga onderdil yang dibayarkannya untuk transaksi tersebut pada lembar perkiraan harga.   Kemudian   lembar   perkiraan   harga   ini   dikembalikan   kepada   departemen pengendalian biaya produksi di mana catatan­catatan seperti itu disimpan. Informasi yang didapatkan dari kumpulan catatan itu dianggap sebagai gambaran dari prestasi kerja setiap petugas pembelian. Apakah mereka dapat melakukan penghematan atau malahan   merugi   bila   dibandingkan   dengan   perkiraan   harga   sasaran.   Setiap   bulan laporan prestasi masing­masing petugas bagian pembelian disampaikan kepada Tuan Todd yang menjabat sebagai kepala agen pembelian untuk Divisi Mercobile.

Telaah khusus mengenai harga

Apabila para petugas pembelian ataupun anggota dari departemen pengendalian biaya onderdil merasakan bahwa penetapan perkiraan harga itu sudah tidak sesuai lagi, yang biasanya terjadi selang tiga atau empat tahun, di mana akumulasi dari variasi tahunan   yang   terjadi   tidak   benar­   benar   mencerminkan   gambaran   biaya manufakturnya,   maka   biasanya   dilakukan   suatu   telaah/penelitian   khusus   mengenai perkiraan harga yang akan menghasilkan suatu gambaran tentang perkiraan biaya dan harga yang baru. Penelitian­penelitian seperti ini berbeda dengan cara­cara penetapan perkiraan   harga   tahunan   yang   biasanya   hanya   mempertimbangkan   variasi   biaya sehubungan dengan perubahan desain ataupun perubahan dalam tingkat harga saja.

Dalam   pelaksanaan   penelitian   khusus   tentang   harga,   para  estimator  tadi mempelajari   gambar­gambar   teknisnya   secara   teliti   untuk   kemudian   secara   cermat merumuskan   setiap   langkah   operasi   yang   dibutuhkan   untuk   pabrikasinya.   Apabila memungkinkan para estimator tersebut juga melakukan kunjungan ke pabrik pembuat komponen   ataupun   onderdil  yang   akan  diteliti.   Selama  kunjungan   biasanya   mereka mencoba   untuk   mengumpulkan   informasi­informasi   yang   dibutuhkan   sebanyak mungkin terutama tentang  langkah­langkah  operasi yang  dilakukan,  jenis peralatan yang diperlukan, waktu pengerjaan dan lain­lain. Akan tetapi ada suatu kenyataan yang tidak dapat dibantah, 'yaitu bahwa pabrik­pabrik itu sendiri, benar­benar otonom, sama

halnya   dengan   perusahaan­perusahaan   lain   yang   ada   di  luar   organisasi  itu   sendiri. Sehingga misalnya boleh saja pihak Divisi Manufaktur menolak para  estimator  tadi untuk melakukan penelitian baik tentang waktu pengerjaan ataupun tentang informasi biayanya.

Setelah para  estimator  tadi dapat mengumpulkan informasi sebanyak­ banyaknya dari kunjungan pabrik tersebut, mereka lalu mengisikan data­ data tersebut ke dalam suatu   lembar   kerja.   Data­data   itu   antara   lain   meliputi   jenis   daripada   onderdil, kuantitasnya, harga dari bahan baku, waktu kerja buruh, biaya­biaya lain serta tingkat biaya umum dan lain­lain. Setelah mereka memperkirakan biaya untuk setiap onderdil, maka mereka memperkirakan buaya­biaya untuk setiap operasi perakitan. Kemudian pada akhirnya kedua perkiraan biaya tersebut dijumlahkan, kepada jumlah tersebut selanjutnya   ditambahkan   biaya­biaya   pengangkutan,   biaya­biaya   umum   dan administrasi,   serta   tingkat   keuntungan   yang   diharapkan,   sehingga   pada   akhirnya mereka akan dapat menentukan harga perkiraan yang baru untuk suatu jenis onderdil ataupun peralatan tertentu tersebut.

Harga   perkiraan   akhir   yang   didapatkan   dari   hasil   penelitian   tadi,   kemudian dikirimkan   kepada   para   petugas   bagian   pembelian   dan   akan   mereka   pergunakan sebagai patokan perkiraan harga untuk aktivitas mereka selanjutnya.

Penelitian mengenai onderdil per tempat duduk

Pada awal bulan Desember yang lalu, di mana usaha pengadaan onder­ dil­onderdil (suku   cadang)   untuk   kebutuhan   divisi   Mercobile   tahun   yang   akan   datang   mulai dipersiapkan, Tuan Tom Roswald,. seorang petugas pembelian untuk bagian rakitan khusus,   menerima   informasi   tentang   sasaran   harga   untuk   onderdil   tersebut   dari departemen   pengendalian   biaya   onderdil   sebesar   $   14   untuk   satu   set   onderdil   per tempat duduk bagian depan dan belakang, yaitu salah satu jenis onderdil yang harus disediakannya.   Tuan  Roswald  memutuskan  bahwa  oleh   karena  tidak ada  informasi­ informasi baru mengenai harga perkiraan onderdil sejak beberapa tahun terakhir ini, maka harga perkiraan tersebut sudah tidak sesuai lagi. Oleh karena itu ia meminta kepada   bagian   departemen   pengendalian   biaya   onderdil­onderdil   untuk   mempelajari proses pembuatan onderdil itu, sehingga akan dapat dihitung perkiraan sasaran harga yang baru untuk onderdil itu.

Setelah  meneliti secara terperinci gambar  teknis  mengenai onderdil  rakitan  per tempat   duduk   tersebut,   penyelia   dari  seksi  perkiraan   biaya   untuk  bagian   kerangka beserta   dengan   dua   orang  estimator  anak   buahnya   menghabiskan   waktu   satu   hari penuh untuk kunjungan ke pabrik pembuat onderdil. Mereka mengunjungi dua pabrik penasihat onderdil­onderdil itu untuk meneliti fasilitas dari masing­masing pabrik, cara pembuatan   dan   perakitan   dari  onderdil­onderdil,   jumlah   tenaga   kerja   yang   dipakai, serta   waktu   yang   diperlukan   untuk   proses   pembuatan   onderdil­onderdil   tersebut. Setelah   kunjungan   itu,   mereka   selama   3   minggu.   penuh   bekerja   keras   untuk menghitung   perkiraan   harga   sasaran   untuk   onderdil   itu.   Secara   terperinci   dalam lembar­lembar   kerja   yang   khusus   mereka   menguraikan   segala   tahapan   proses pembuatan onderdil tersebut dari keseluruhan aspek seperti tenaga, bahan baku dan lain­lain, baik untuk proses pembuatannya sendiri ataupun untuk proses perakitannya dalam usaha untuk menyelesaikan satu set onderdil tersebut. Cara perhitungan mereka itu persis mengikuti proses yang dilakukan di dalam pabrik pembuat onderdil­onderdil tersebut (hanya pada situasi­situasi tertentu di mana terdapat suatu cara pembuatan

yang sangat tidak efisien, maka para  estimator  tersebut dapat menyarankan kepada mereka untuk merubah cara produksinya itu).

Segera   setelah   penguraian   secara   terperinci   dari   seluruh   kegiatan   yang   ada   di dalam proses pembuatan onderdil­onderdil itu, mereka mulai membuat ringkasan dalam lembar kerja terakhir di mana pada lembar tersebut selanjutnya ditambahkan biaya­ biaya   lain   seperti   biaya   pengangkutan,   biaya   administrasi   dan   umum,   tingkat keuntungan   sehingga   pada   akhirnya   mereka   dapat   menghitung   berapa   perkiraan sasaran harga untuk onderdil­ onderdil tersebut. Dari hasil revisi perhitungan perkiraan yang baru itu didapatkan harga perkiraan sebesar $ 11.50 per unitnya, lebih rendah dari harga perkiraan lama sebesar $ 14 per unitnya.

Ketika Tuan Roswald menerima harga perkiraan pembelian yang baru, ia segera menghubungi   kedua   rekanan   pembekal   untuk   membicarakan   masalahnya.   Ia menjelaskan   kepada,   mereka   bahwa   perusahaannya   menetapkan   bahwa   untuk pembelian   tahun   itu   mereka   hanya   mau   membayar   harga   yang   lebih   murah   bila dibandingkan dengan harga yang telah mereka setujui tahun yang lalu. Perusahaan pembekal   yang   lebih   besar   yaitu  Bomley   Company  menyetujui   untuk   mengadakan penelitian ulang tentang harga jual onderdil secepatnya. Pada kira­kira pertengahan bulan Januari petugas bagian pembelian disertai dengan bantuan empat orang tenaga estimator  datang mengunjungi pabrik Bomley  Company  untuk membandingkan data­ data perhitungan mereka mengenai biaya­biaya pembuatan onderdil­onderdil tersebut. Dari hasil diskusi pihak yang mewakili perusahaan Bornley Company menyetujui bahwa mereka   dapat   menurunkan   harga   penjualan   untuk   onderdil­onderdil   yang   diminta hingga tingkat harga sebesar $ 13.35 per unitnya. Pada saat yang sama harga perkiraan yang dikembangkan oleh para estimator perusahaan Mercobile dengan dasar informasi­ informasi   tambahan   yang   mereka   dapatkan   dari   hasil   diskusi   adalah   $   11.60   per unitnya.

Oleh   karena   masih   terdapat   perbedaan   yang   cukup   besar,   maka   diadakan pertemuan   lanjutan   untuk   mendiskusikan   masalah   tersebut,   kali   ini   perundingan dilaksanakan di kantor perusahaan Mercobile. Setelah melakukan perundingan lanjutan yang berlangsung selama dua hari, pada akhirnya Bomley Company menyetujui untuk menjual  onderdil­onderdil   tersebut   seharga   $   12.50   per   unitnya   kepada   pihak   Tuan Roswald. Pada saat yang sama revisi yang dilakukan oleh pihak  estimator  dari divisi Mercobile sendiri menunjukkan hasil perhitungan baru sebesar $ 11.75 per unitnya.

Sesaat   setelah   persetujuan   mengenai   tingkat   harga   sebesar   $   12.50   per   unit onderdil tersebut dicapai, maka tanpa banyak membuang waktu Tuan

Roswald   membuat   perjanjian   dengan   perusahaan   suplair   yang   satunya   lagi   untuk memenuhi   pesanan   mereka   dengan   tingkat   harga   yang   sama   seperti   yang   mereka setujui dengan perusahaan Bomley Company.

Pertemuan dengan Tuan Todd

Pada bulan Februari,  setelah  Tuan Todd menerima laporan kerja para petugas pembeliannya untuk periode bulan Januari, ia langsung memanggil Tuan Roswald. Pada kesempatan   itu   Tuan   Todd   menjelaskan   kepada   anak   buahnya   bahwa   berdasarkan laporan   yang   ia   terima,   prestasi   kerjanya   untuk   periode   bulan   Januari   secara keseluruhan   baik,   hanya   saja   untuk   pembelian   onderdil   rakitan   per   tempat   duduk tercatat kerugian sebesar $ 500.000 bila dibandingkan dengan sasaran harga perkiraan yang telah ditetapkan. Pada kesempatan itu Tuan Todd ingin mendapatkan penjelasan mengenai hal tersebut, mengapa hal itu dapat terjadi? Siapa yang salah dalam persoalan

ini, apakah pekerjaan dari para  estimator  tersebut yang tidak benar, ataukah proses pembeliannya yang kurang efektif?

Pertanyaan

1. Bagaimanakah   penilaian   anda   tentang   sistem   pengendalian   biaya   yang   dipakai   oleh   divisi Mercobile pada perusahaan Moulding Motor Inc. tersebut? 2. Sistem pelaporan yang memperlihatkan untung­rugi dalam suatu proses negosiasi pembelian barang dipakai sebagai suatu cara untuk menilai prestasi kerja tenaga pembelian, menurut pendapat anda apakah cara ini efektif? 3. Apakah sistem penetapan sasaran harga pembelian yang dipakai oleh perusahaan Mercobile ini dapat juga diterapkan untuk industri­industri lainnya? 4. Bagaimanakah pendapat anda mengenai masalah pokok di dalam kasus ini, apakah prestasi kerja Tuan Roswald dalam proses negosiasi pembelian onderdil­onderdil tersebut baik atau buruk?

KASUS 5-3

Dalam dokumen spm pusat pendapatan dan pembiayaan.docx (Halaman 35-41)

Dokumen terkait