• Tidak ada hasil yang ditemukan

Anggota III : Drs. Kumalo Tarigan, M.A. (

1.5 Konsep Dan Landasan Teori

1.5.1 Konsep

1.5.1.3 Defenisi Trio

1.5.1.3.3 Munculnya Istilah Trio

… Ricky Siregar, salah satu personil Vokal Grup Tarombo pimpinan Jan Sinambela (alm)… Jan Sinambela (alm) adalah mantan personil Solu Bolon VG dan Nahum Band pimpinan Nahum Situmorang yang bermarkas di kota Medan. Kemudian

setelah hijrah ke Jakarta sekitar tahun 50-an, Jan Sinambela bergabung dengan Impola VG pimpinan Gordon Tobing sebelum mendirikan Tarombo VG sekitar tahun 60-an dan mengisi acara hiburan di Oasis Restaurat… Sebelum bergabung di Tarombo VG, Ricky Siregar… pernah bergabung di Maduma VG… kemudian pernah juga bergabung di bawah bendera Batubara VG bersama Jack Marpaung (Lasidos Trio), Bernardo Rajagukguk (VG Parisma 71)… kemudian pernah bergabung di Silindung Star VG… juga pernah bergabung di bawah grup Barito VG.77

… seorang bintang penyanyi Batak era 70-an. Namanya Thomson Napitupulu, anak balige yang pernah membentuk Grup Trio Amores bersama Piter Napitupulu dan Bunthora Situmorang. Kemudian pernah satu grup dengan Harun Situmeang dan Asito Situmeang di bawah atap Melody Trio… sedangkan Melody Trio pernah tercatat sebagai grup penyanyi langganan Istana Negara di masa kejayaan Presiden Soeharto”.

Pada tahun 70-an istilah trio untuk kelompok penyaji instrument vokal mulai sering kita dengar, dapat kita lihat dari kutipan di bawahini.

78

(Horas, 2008, h.64 ) “Mars trio, nama baru di bursa pop Batak, baru saja merilis album perdana. Menjagokan sebagian lagu lama, trio ini optimis mampu bersaing dengan trio-trio Batak terdahulu … Sukses dengan album perdana Aut Adong di Au ciptaan Posther Sihotang, Mitra Trio baru saja merampungkan album keduanya tetap di bawah bendera Ala Basa-Na Sejahtera”.

Sampai saat ini istilah trio tidak bisa lepas untuk menunjukkan identitas kelompok penyaji instrument vokal, dapat kita lihat dari banyaknya album-album trio, trio di cafe, trio di lapo (warung) dan maraknya festival trio.

79

77

“Ricky Siregar: “Seniman Tulen dari Silindung Mantan Personil Tarombo VG Pernah Menghibur Presiden Amerika”,Artista,Edisi Mei-Juni 2011, h. 52-53.

78

“Thomson Napitupulu: “Penyanyi Batak di Negeri Prancis" Artista,Edisi 53 Tahun V-Juni 2012, h. 54-57.

79

Eni Teo, “Mars Trio: “Pede Dengan Lagu lama”, Horas, Edisi 91. 15-31Januari 2008, h.64.

Trio di cafe, dapat kita lihat dari kutipan berikut: “Di panggung artis-artis Cafe Radot siap menghibur, antara lain Radotma Trio, Kans Trio, Pesona Trio, Eldoma Trio, dan artis-artis tamu lainnya”.80

“Trio Lamtama salah satu grup trio penyanyi Batak yang tetap eksis dan masih tetap bertahan dipapan atas dunia musik pop Batak, jumat, 18 Mei 2012 tampil show time di Boston Café”.81

Ada juga penyanyi trio di cafe yang beranggotakan perempuan dapat kita lihat dari kutipan berikut:“Trio Lamtio Voice menghibur pengunjung dengan membawakan lagu-lagu daerah Batak di Cafe Bakara”.

82

“… konsep lapo keluarga menjadi kenyataan… Saat bersantap, musik tradisional langsung bergema yang di dendangkan Hengky Sinaga… dan juga di isi Trio Sipigo… serta Trio Ragana”.

Trio di lapo, dapat kita lihat dari kutipan berikut

83

Festival trio Batak Toba dapat kita lihat dari kutipan berikut (Horas, 2008, h. 32) “Festival Penyanyi Trio Batak se-Riau mencatat sejarah penting bagi pengembangan seni musik Batak di daerah itu”.84

Pada festival budaya Batak juga sering di jumpai perlombaan untuk penyanyi trio:85

80

Ibid., 66.

81

Artista op. cit., h. 49.

82

Kompas, 3 Februari 2013, h. 13.

83

“Lapo Musikindo, Milik Keluarga”, Horas, Edisi 135. 5-20 Maret 2011, h. 37.

84

“Grand Final Festival Trio Batak se-Riau 2007: Malam Bertabur Bintang”, Horas, Edisi 91. 15-31Januari 2008, h. 32-35.

85

Ibid., hal. 52-55.

“Festival Budaya Batak yang diselenggarakan Ikabsu Kalsel mencapai puncak… Ada 5 jenis lomba yang dipertandingkan, yaitu Vokal grup, Trio, Tari Kreasi, Tari Tradisional, dan Lomba Busana Tradisional Batak”.

Istilah trio memang suatu fenomena mengingat kurang lebih 50-an tahun istilah trio tetap melekat pada masyarakat Batak Toba.

Dari beberapa penjelasan di atas penulis berkesimpulan yang di maksud dengan trio pada musik populer Batak Toba adalah tiga orang penyaji instrumen vokal yang beranggotakan hanya laki-laki atau hanya perempuan atau penggabungan (campuran) laki-laki dan perempuan atau sebaliknya, yang dalam penyajiannya masing-masing mempunyai suara tertentu yang membawakan tiga jenis suara yang menekankan perpaduan harmonis, baik antara suara masing-masing penyanyi yang bernyanyi bersama-sama, serta keseimbangan yang serasi antara masing-masing kategori/tipe suara penyanyi (marsada untuk menyebut suara satu atau sopran, mardua untuk menyebut alto atau suara dua, martolu untuk menyebut tenor atau suara tiga, marlima untuk menyebut alto tingi/oktaf atau suara lima) dan mempunyai kebiasaan bernyanyi bersama-sama sehingga di kenal orang kelompoknya itu dengan lagu musik yang di gubah dengan tiga suara, dan juga dengan musik yang tumbuh dan berkembang ditengah-tengah masyarakat Batak Toba, dimana lirik lagunya menggunakan bahasa Batak Toba dan perpaduan dua ensambel antara musik tradisi Batak Toba dan musik Barat atau mencakup musik tradisional dan musik populer yang dalam perkembangannya dibantu oleh berbagai media massa, yang mana personil trio mempunyai asal-muasal marga86

dan daerah budayanya meliputi Kabupaten: (a) Tapanuli Utara, (b) Toba Samosir, (c) Samosir, dan (d) Humbang Hasundutan.

mana ia berasal. Ora diperoleh dari garis keturunan ayah secara patrilinear yang selanjutnya akan diteruskan kepada keturunannya yang berjenis kelamin laki-laki secara terus menerus.

Menurut penulis trio merupakan suatu fenomena pada masyarakat Batak Toba, yang dapat dilihat dari banyaknya trio yang masih eksis, dan terus bermunculan trio-trio baru yang menghiasi musik populer Batak Toba, baik sebagai penyanyi trio dan pendengar lagu trio. Kegunaan trio pada aktifitas masyarakat Batak Toba dapat ditemukan seperti pada acara pesta yang biasanya selalu menyertakan trio, dan bernyanyi di lapo/kedai dengan format trio. Dari segi komersial, penjualan kaset trio lebih banyak kita jumpai pada masayarakat Batak Toba.