Suatu hari Pak Heru dan Bu Dina mendapatkan hadiah dari perusahaan provider telepon selular berupa satu paket liburan ke Amerika. Pak Heru berinisiniatif membawa uang saku yang cukup karena setelah di Amerika akan membeli sesuatu yang bisa dibawa pulang sekedar oleh-oleh untuk keluarga di Indonesia. Namun karena mata uang yang dipakai di Amerika adalah dolar maka sebelum berangkat Pak Heru dan Bu Dina memutuskan pergi ke Bank Harapan tempat penukaran valuta asing di Jalan Gajah Mada.
Bu Dina : Akhirnya kita sampai juga di bank yah pah. Oya papah mau menukarkan berapa rupiah.
Pak Heru : Secukupnya mah. Walaupun kita liburan ke amerika dibiayai provider selular tapi baiknya sebelum kita berangkat ke Amerika setidaknya bawa US$ 4.000. kan disana kita juga akan beli oleh-oleh.
Bu Dina : Owh. Tuh ada satpam, gimana kalo kita tanya satpam itu pak? Pak Heru : Selamat pagi pak.
Satpam : Selamat pagi pak. Ada yang bisa saya bantu?
Pak Heru : Apakah saya bisa menukarkan mata uang rupiah ke dolar di bank ini? Saya mau menukarkan mata uang dari rupiah ke dolar Amerika pak.
Satpam : Bisa pak, silakan ambil nomor tunggu dan duduk di ruang tunggu. Seteleh masuk di bank Pak Heru dan Bu Dina duduk di ruang tunggu bersama nasabah yang lain. Hal yang pertama Pak Heru lakukan adalah melihat contoh mata uang asing yang menempel di dinding tentu saja ada tulisan nama mata uang dari berbagai negara dan di samping contoh-contoh mata uang asing, ada papan yang isinya adalah informasi kurs jual dan kurs beli pada saat itu. Bu Dina : Pah, itu ada layar bertuliskan rupiah, dolar, yen dan banyak angka
di dinding sih apa?
Pak Heru : Sepertinya itu tabel kurs rupiah terhadap mata uang asing. Tapi ko ada yang aneh yah?
Pak Heru : Oh iya bu, di dinding itu banyak simbol mata uang negara. Tapi ko tertulis kurs beli sama kurs jual yah?
Karena Pak heru dan Bu Dina belum menemukan jawaban pertanyaan mereka, maka mereka memutuskan untuk bertanya pada nasabah yang duduk di sebelah mereka.
Bu Dina : Maaf pak, tabel yang bertulisakan kurs jual dan kurs beli di dinding itu maksudnya apa yah? (sambil menunjuk ke tabel)
Pak Ridwan : Owh itu to. Untuk kurs beli berarti kurs (nilai mata uang) yang dikeluarkan oleh bank untuk membeli mata uang asing tertentu, sedangkan kurs jual berarti kurs yang dikeluarkan oleh bank untuk menjual mata uang asing tertentu.
Bu Dina : Maksudnya gimana pak? Ko saya belum paham yah?
Pak Ridwan : Maksudnya bank menerapkan kurs beli jika ingin membeli kurs valuta asing dari masyarakat, sedangkan bank menerapkan kurs jual jika ingin menjual kurs valuta asing ke masyarakat.
Pak Heru : Owh, kalo di dinding terpampang kurs beli US$ 1= Rp 9.000,00 sedangkan kurs jual US$ 1= Rp 9.500,00 berarti nanti kalo kita akan menukar rupiah dengan dolar pake kurs apa?
Pak Ridwan : Owh kalo anda mau membeli dolar berarti yang diterapkan kurs jual.
Bu Dina : Lho ko bisa gitu pak? Setelah aku lihat seksama, ko kenapa kurs jual lebih besar dari kurs beli?
Pak Ridwan : Kita lihat baik-baik tabel itu, anda berdua mau membeli dolar di bank kan?
Bu Dina : Iya pak.
Pak Ridwan : Berarti dalam hal ini bank bertindak sebagai penjual dolar kan? Pak Heru : Iya.
125
Pak Ridwan : Nah maka hal itu nanti dalam transaksi ini bank itu bertindak sebagai penjual valuta asing pada anda, maka bank menerapkan kurs jual.
Pak Heru : Owh. ya sekarang aku paham. Berarti nanti bank menerapkan kurs beli ketika kita menukarkan dolar ke rupiah iya kan?
Pak Ridwan : iya benar.
Reni : Berarti bank untung dong, ketika harus membeli valuta asing dengan harga yang lebih murah dari pada menjualnya.
Pak Ridwan : Memang keuntungan bank didapat dari selisih antara kurs jual dan kurs beli.
Reni : Owh gitu yah.. Pak Ridwan : He’em
Setelah berbincang-bincang dengan Pak Ridwan, Pak Heru dan Bu Reni mendapat giliran untuk menukarkan rupiah ke dolar. Pada saat itu kurs yang berlaku di bank, kurs beli US$ 1= Rp 9.000,00 sedangkan kurs jual US$ 1= Rp 9.500,00
Teller : Selamat pagi pak ada yang bisa saya bantu?
Pak Heru : Selamat pagi, saya mau menukarkan rupiah ke dolar, bisa kan bu? Teller : Bisa. Memang bapak mau membeli berapa dolar?
Pak Heru : Saya mau beli US$ 4.000 bisa kan?
Teller : Owh ya, saya cek dulu pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yah. (sambil mengejek pergerakan kurs dikomputer) Pak Heru : Iya.
Teller : Untuk transaksi ini kurs yang dikenakan adalah kurs jual, kurs jual yang berlaku menunjukan US$ 1= Rp 9.500,00 berarti untuk membeli US$ 10.000 bapak dikenakan biaya Rp 38.000.000,00 (US$ 4.000 x Rp 9.500).
Pak Heru : Ya ini uangnya bu. (menyerahkan rupiah ke teller)
Teller : Ini uang senilai US$ 4.000 mohon dicek barangkali ada kesalahn perhitungan.
Pak Heru : Bu, ini aku udah dapat mata uang dolarnya. Ibu mau lihat? (datang menghampiri ibu)
Bu Dina : Ini to dolar? Ini nilainya berapa pah, ko sedikit amat? (sambil menghitung jumlah dolar tersebut)
Pak heru : Ini sejumlah US$ 4.000, tapi jangan salah loh ini setara dengan Rp 38.000.000,00.
Bu Dina : Seumur hidup aku baru megang dolar, ternyata nilai dolar tinggi yah, kita sudah mengeluarkan Rp 38.000.000,00. Tetapi yang kita dapat hanya US$ 4.000. semoga ini cukup buat bekal kita nanti di Amerika
Pak Heru : Ayo bu kita pulang. kita siapkan dulu barang yang harus kita bawa besok pagi.
Begitu selesai transaksi dan sudah mendapatkan mata uang yang dibutuhkan untuk membeli sesuatu di Amerika Pak Heru dan Bu Dina segera bergegas pulang untuk Packing dan esok pagi nya mereka berangkat menuju Bandara Soekarno hatta dan melakukan perjalanan ke Amerika.
Pada tanggal 2 Maret Pak Heru dan Bu Dina tiba di Amerika. Sesampainya disana mereka berlibur ke Hollywood dan membelanjakan uangnya senilai US$ 2.500 untuk membeli oleh-oleh. Sesampainya di Indonesia pada tanggal Bu Dina berniat menukarkan uang sisa belanja oleh-oleh di Amerika senilai U$$ 1.500. kemudian ia pergi ke money changer. Ketika ia sampai di money changer pada tanggal 7 Maret. Pada saat itu kurs rupiah terhadap dolar menunjukkan kurs beli US$ 1= Rp 9.000,00 sedangkan kurs jual US$ 1= Rp 9.500,00.
Teller : Ada yang bisa saya bantu pak?
Heru : Saya mau menjual dolar bu, senilai US$ 1500,00
Teller : Owh ya, saya cek dulu pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika. (sambil mengejek pergerakan kurs dikomputer)
127
Teller : Karena kami bertindak sebagai pembeli mata uang dolar untuk transaksi ini bapak dikenakan adalah kurs beli, kurs beli yang berlaku menunjukan US$ 1= Rp 9.000,00 berarti untuk membeli dolar senilai US$ 1.500 kami mengenakan biaya Rp 13.500.000,00 (US$ 1.500 x Rp 9.000).
Pak Heru : Ya ini uangnya bu. (menyerahkan rupiah ke teller)
Teller : Ini uang senilai Rp Rp 13.500.000,00 mohon dicek barangkali ada kesalahn perhitungan.
Akhirnya Pak Heru dan Bu Dina pulang ke rumah. Dari pengalaman mereka selama beberapa hari ini kini mereka telah mengerti tentang sistem kurs yang diterapkan di Indonesia.
Suatu hari Pak Heru dan Bu Dina mendapatkan hadiah dari perusahaan provider telepon selular berupa satu paket liburan ke Amerika. Pak Heru berinisiniatif membawa uang saku yang cukup karena setelah di Amerika akan membeli sesuatu yang bisa dibawa pulang sekedar oleh-oleh untuk keluarga di Indonesia. Namun karena mata uang yang dipakai di Amerika adalah dolar maka sebelum berangkat Pak Heru dan Bu Dina memutuskan pergi ke Bank Harapan tempat penukaran valuta asing di Jalan Gajah Mada.
Bu Dina : Akhirnya kita sampai juga di bank yah pah. Oya papah mau menukarkan berapa rupiah.
Pak Heru : Secukupnya mah. Walaupun kita liburan ke amerika dibiayai provider selular tapi baiknya sebelum kita berangkat ke Amerika setidaknya bawa US$ 4.000. kan disana kita juga akan beli oleh-oleh.
Bu Dina : Owh. Tuh ada satpam, gimana kalo kita tanya satpam itu pak? Pak Heru : Selamat pagi pak.
Satpam : Selamat pagi pak. Ada yang bisa saya bantu?
Pak Heru : Apakah saya bisa menukarkan mata uang rupiah ke dolar di bank ini? Saya mau menukarkan mata uang dari rupiah ke dolar Amerika pak.
Satpam : Bisa pak, silakan ambil nomor tunggu dan duduk di ruang tunggu. Seteleh masuk di bank Pak Heru dan Bu Dina duduk di ruang tunggu bersama nasabah yang lain. Hal yang pertama Pak Heru lakukan adalah melihat contoh mata uang asing yang menempel di dinding tentu saja ada tulisan nama mata uang dari berbagai negara dan di samping contoh-contoh mata uang asing, ada papan yang isinya adalah informasi kurs jual dan kurs beli pada saat itu. Bu Dina : Pah, itu ada layar bertuliskan rupiah, dolar, yen dan banyak angka
129
Pak Heru : Sepertinya itu tabel kurs rupiah terhadap mata uang asing. Tapi ko ada yang aneh yah?
Bu Dina : Iyah hmmm, ko ada kurs jual dan kurs beli si, maksudnya apa yah? (sambil berpikir)
Pak Heru : Oh iya bu, di dinding itu banyak simbol mata uang negara. Tapi ko tertulis kurs beli sama kurs jual yah?
Karena Pak heru dan Bu Dina belum menemukan jawaban pertanyaan mereka, maka mereka memutuskan untuk bertanya pada nasabah yang duduk di sebelah mereka.
Bu Dina : Maaf pak, tabel yang bertulisakan kurs jual dan kurs beli di dinding itu maksudnya apa yah? (sambil menunjuk ke tabel)
Pak Ridwan : Owh itu to. Untuk kurs beli berarti kurs (nilai mata uang) yang dikeluarkan oleh bank untuk membeli mata uang asing tertentu, sedangkan kurs jual berarti kurs yang dikeluarkan oleh bank untuk menjual mata uang asing tertentu.
Bu Dina : Maksudnya gimana pak? Ko saya belum paham yah?
Pak Ridwan : Maksudnya bank menerapkan kurs beli jika ingin membeli kurs valuta asing dari masyarakat, sedangkan bank menerapkan kurs jual jika ingin menjual kurs valuta asing ke masyarakat.
Pak Heru : Owh, kalo di dinding terpampang kurs beli US$ 1= Rp 9.000,00 sedangkan kurs jual US$ 1= Rp 9.500,00 berarti nanti kalo kita akan menukar rupiah dengan dolar pake kurs apa?
Pak Ridwan : Owh kalo anda mau membeli dolar berarti yang diterapkan kurs jual.
Bu Dina : Lho ko bisa gitu pak? Setelah aku lihat seksama, ko kenapa kurs jual lebih besar dari kurs beli?
Pak Ridwan : Kita lihat baik-baik tabel itu, anda berdua mau membeli dolar di bank kan?
Bu Dina : Iya pak.
Pak Ridwan : Berarti dalam hal ini bank bertindak sebagai penjual dolar kan? Pak Heru : Iya.
kurs jual.
Pak Heru : Owh. ya sekarang aku paham. Berarti nanti bank menerapkan kurs beli ketika kita menukarkan dolar ke rupiah iya kan?
Pak Ridwan : iya benar.
Bu Dina : Berarti bank untung dong, ketika harus membeli valuta asing dengan harga yang lebih murah dari pada menjualnya.
Pak Ridwan : Memang keuntungan bank didapat dari selisih antara kurs jual dan kurs beli.
Reni : Owh gitu yah.. Pak Ridwan : He’em
Setelah berbincang-bincang dengan Pak Ridwan, Pak Heru dan Bu Reni mendapat giliran untuk menukarkan rupiah ke dolar. Pada saat itu kurs yang berlaku di bank, kurs beli US$ 1= Rp 9.000,00 sedangkan kurs jual US$ 1= Rp 9.500,00
Teller : Selamat pagi pak ada yang bisa saya bantu?
Pak Heru : Selamat pagi, saya mau menukarkan rupiah ke dolar, bisa kan bu? Teller : Bisa. Memang bapak mau membeli berapa dolar?
Pak Heru : Saya mau beli US$ 4.000 bisa kan?
Teller : Owh ya, saya cek dulu pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika yah. (sambil mengejek pergerakan kurs dikomputer) Pak Heru : Iya.
Teller : Untuk transaksi ini kurs yang dikenakan adalah kurs jual, kurs jual yang berlaku menunjukan US$ 1= Rp 9.500,00 berarti untuk membeli US$ 10.000 bapak dikenakan biaya Rp 38.000.000,00 (US$ 4.000 x Rp 9.500).
Pak Heru : Ya ini uangnya bu. (menyerahkan rupiah ke teller)
Teller : Ini uang senilai US$ 4.000 mohon dicek barangkali ada kesalahn perhitungan.
131
Pak heru : Oh ya, ini sudah benar US$ 4.000 Teller : Apa ada yang lain pak?
Pak Heru : Iya sama-sama bu, ngga ada cuma ini dulu. (meninggalkan teller) Pak Heru : Bu, ini aku udah dapat mata uang dolarnya. Ibu mau lihat?
(datang menghampiri ibu)
Bu Dina : Ini to dolar? Ini nilainya berapa pah, ko sedikit amat? (sambil menghitung jumlah dolar tersebut)
Pak heru : Ini sejumlah US$ 4.000, tapi jangan salah loh ini setara dengan Rp 38.000.000,00.
Bu Dina : Seumur hidup aku baru megang dolar, ternyata nilai dolar tinggi yah, kita sudah mengeluarkan Rp 38.000.000,00. Tetapi yang kita dapat hanya US$ 4.000. semoga ini cukup buat bekal kita nanti di Amerika
Pak Heru : Ayo bu kita pulang. kita siapkan dulu barang yang harus kita bawa besok pagi.
Begitu selesai transaksi dan sudah mendapatkan mata uang yang dibutuhkan untuk membeli sesuatu di Amerika Pak Heru dan Bu Dina segera bergegas pulang untuk Packing dan esok pagi nya mereka berangkat menuju Bandara Soekarno hatta dan melakukan perjalanan ke Amerika.
Pada tanggal 2 Maret Pak Heru dan Bu Dina tiba di Amerika. Sesampainya disana mereka berlibur ke Hollywood dan membelanjakan uangnya senilai US$ 2.500 untuk membeli oleh-oleh. Sesampainya di Indonesia pada tanggal Bu Dina berniat menukarkan uang sisa belanja oleh-oleh di Amerika senilai U$$ 1.500. kemudian ia pergi ke money changer. Ketika ia sampai di money changer pada tanggal 7 Maret ternyata ada penurunan nilai rupiah terhadap dolar. pada saat itu pergerakan nilai rupiah terhadap dolar menunjukkan kurs beli US$ 1= Rp 10.000,00 dan kurs jual US$ 1= Rp 11.000,00.
Teller : Ada yang bisa saya bantu pak?
Heru : Saya mau menjual dolar bu, senilai US$ 1500,00
Teller : Owh ya, saya cek dulu pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika. (sambil mengejek pergerakan kurs dikomputer)
nilai terhadap dolar. Karena kami bertindak sebagai pembeli mata uang dolar untuk transaksi ini bapak dikenakan adalah kurs beli, kurs beli yang berlaku menunjukan US$ 1= Rp 10.000,00 berarti untuk membeli dolar senilai US$ 1.500 kami mengenakan biaya Rp 15.000.000,00 (US$ 1.500 x Rp 10.000).
Pak Heru : Ya ini uangnya bu. (menyerahkan rupiah ke teller)
Teller : Ini uang senilai Rp 15.000.000,00 mohon dicek barangkali ada kesalahn perhitungan.
Pak heru : Oh ya, ini sudah benar Rp 15.000.000,00
Akhirnya Pak Heru dan Bu Dina pulang ke rumah. Dari pengalaman mereka selama beberapa hari ini kini mereka telah mengerti tentang sistem kurs yang diterapkan di Indonesia, cara menafsirkan kenaikan maupun penurunan rupiah terhadap mata uang asing, dan cara menukarkan mata uang di bank.
133
ASPEK PENILAIAN AKTIVITAS SISWA
PEMBELAJARAN MATERI PERHITUNGAN KURS VALUTA ASING No. Langkah Jenis kegiatan Aktivitas siswa
1 Persiapan 1. Guru menceritakan situasi sosial dilanjutkan dengan sesi tanya jawab
Siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai permainan peran cara
perhitungan kurs valuta asing yang akan dilakukan
2. Siswa Berdiskusi dalam menentukan para pelaku
Siswa berdiskusi sesama anggota kelompok menentukan pelaku dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan permainan peran 3. Mempersiapkan pelaku
untuk memainkan peran masing-masing
Siswa melakukan latihan sebelum memerankan tokoh dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan
permainan peran Pelaksnaan 4. Siswa melakukan
permainan peran
Siswa membawakan peran di dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan
permainan peran
Siswa mengamati penerapan permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing 5. Guru mengontrol
permainan peran jika situasi keluar dari skema yang telah ditentukan 6. Guru akhiri permainan
peran dengan diskusi, tentang jalan cerita atau pemecahan masalah selanjutnya
Siswa berdiskusi antar kelompok setelah permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing dilakukan 3 Evaluasi/
Tindak lanjut
7. Siswa diberi tugas untuk menilai atau memberi tanggapan sesuai pelaksanaan permainan peran
Siswa menanggap dan memberi saran maupun pendapat setelah permainanan peran dilakukan
8. Siswa diberi kesimpulan tentang hasil permainan peran
Siswa menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran
penerapan permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing
Lembar observasi aktivitas siswa disesuaikan dengan praktek penggunaan model pembelajaran bermain peran (Sudjana, 2011:93). Sudjana, Nana. 2011. Dasar-dasar proses belajar menajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo
No Aktivitas siswa Skor
1 2 3 4
1. Siswa memperhatikan penjelasan guru mengenai permainan peran cara
perhitungan kurs valuta asing yang akan dilakukan
2. Siswa berdiskusi sesama anggota kelompok menentukan pelaku dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan permainan peran
3. Siswa melakukan latihan sebelum memerankan tokoh dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan permainan peran
4. Siswa membawakan peran di dalam pembelajaran perhitungan kurs valuta asing dengan permainan peran
5. Siswa mengamati penerapan permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing
6. Siswa berdiskusi antar kelompok setelah permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing dilakukan
7. Siswa menanggap dan memberi saran maupun pendapat setelah permainanan peran dilakukan
8. Siswa menyimpulkan hasil kegiatan pembelajaran penerapan permainan peran pada materi perhitungan kurs valuta asing Keterangan:
1: Banyak siswa yang melakukan aktivitas < 25%.
2: Banyak siswa yang melakukan aktivitas 25% sampai dengan 50%. 3: Banyak siswa yang melakukan aktivitas 51% sampai dengan 75%. 4: Banyak siswa yang melakukan aktivitas > 75%.
135