Operasional variabel merupakan bagian yang mendefinisikan sebuah konsepatauvariabel agar dapat diukur, dengan cara melihat pada dimensi (indikator) dari suatu konsepatauvariabel. Dimensi (indikator) dapat berupa: perilaku,aspek, atau sifatataukarakteristik. (Sekaran, 2006) dalam (Noor, 2011: 97).
Berdasarkan rumusan masalah yang akan dikaji dan model yang disusun, maka operasional variabel dalam penelitian dapat dijabarkan sebagai berikut :
1. Variabel bebas (X): X1 = Iklan X2 = Harga
X3 = E-Service Quality 2. Variabel terikat (Y) : Repurchase intention
Tabel 3.2
Operasional Variabel Penelitian
No. Variabel Dimensi Indikator Skala
1 Iklan Morriarty (2009:155)
See or Hear 1. Exposure ORDINAL
2. Selection and Attention 3. Interest and Relevance 4. Awareness Feel 5. Wants 6. Liking Understand 7. Need 8. Differentiation 9. Recall Connect 10.Symbolism 11.Conditioned learning 12.Transformation
Believe 13.Believe and
Credibility Act 14.Buy 2. Harga Mazler et al. (2007:395) Rasio harga- kualitas (price- quality ratio)
1. Harga yang ditawarkan sesuai dengan manfaat yang didapatkan kosumen.
Kewajaran harga (price fairness)
2. Harga yang ditawarkan dapat diterima dengan wajar.
Transparansi harga (price transparency)
3. Harga yang ditawarkan saat ini jelas dan mencakup keseluruhan.
Kehandalan harga (price reliability)
4. Harga yang ditawarkan saat ini dirasa memberikan keuntungan bagi konsumen. Harga
relative (relative
price)
5. Harga yang di tawarkan perusahaan saat ini
merupakan harga yg dapat bersaing dengan competitor sejenis. 3. E-Service Quality Bernardo et al. (2012:344) Efisiensi (efficiency) 1. Situs memudahkan konsumen untuk menemukan apa yg konsumen butuhkan 2. Situs memungkinkan konsumen untuk menyelesaikan transaksi dengan cepat.
3. Informasi yang disajikan pada website ditampilkan dengan lengkap.
4. Konsumen dapat dengan mudah log in kedalam website dengan cepat. 5. Halaman website dimuat dengan cepat.
Kesediaan system (system availability)
6. Situs ini selalu tersedia untuk bisnis.
7. Situs ini tidak pecah (crash)
Pemenuhan (fulfillment)
8. Situs ini membuat item yang tersedia untuk pengiriman dalam jangka waktu yang sesuai.
9. Situs memberikan janji yang jujur atas penawaran- penawaran yang diberikan. 10. situs ini memungkinkan perubahan reservasi dan pembatalan
11. Terdapat promosi- promosi yang tersedia pada situs ini.
Privasi (privacy)
12. Konsumen merasa bahwa privasi konsumen terlindung di situs ini. 13. Konsumen merasa aman bertransaksi dengan situs ini. 4. Repurchase intention (Kim moon dan Li Green dalam Giffar : 2015) 1. Keinginan konsumen untuk kembali membeli produkataujasa ORDINAL 2. Niat konsumen untuk merekomendas ikan kepada orang lain.
3. Produk atau jasa yang akan dibeli menjadi pilihan pertama
dibandingkan
produk atau jasa lain.
BAB IV
ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian
1. Sejarah Singkat Traveloka
Perusahaan didirikan pada tahun 2012 oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert. Ide ini muncul disaat Ferry Unardi sering mengalami kesulitan dalam pemesanan pesawat, terutama disaat dia ingin pulang ke Padang, Indonesia, dari Amerika Serikat.
Pada awal konsepnya Traveloka berfungsi sebagai mesin pencari untuk membandingkan harga tiket pesawat dari berbagai situs lainnya. Pada pertengahan tahun 2013 Traveloka kemudian berubah menjadi situs reservasi tiket pesawat di mana pengguna dapat melakukan pemesanan di situs resminya. Pada bulan Maret 2014, Ferry Unardi menyatakan bahwa Traveloka akan segera masuk ke bisnis reservasi kamar hotel. Pada bulan Juli 2014, jasa pemesanan hotel telah tersedia di situs Traveloka.
2. Profil Traveloka
Traveloka adalah perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia. Traveloka memiliki basis operasional di Jakarta.
3. Logo Traveloka
Gambar 4.1 Logo Traveloka
Logo kami adalah representasi utama dan segera semangat dan nilai- nilai Traveloka.com ini. Berdasarkan itu, logo harus dirawat dan digunakan dengan benar sesuai dengan standar dan pedoman Traveloka.com ini.
Jenis : Perseroan terbatas Kantor pusat : Jakarta, Indonesia
Tokoh utama : Derianto Kusuma, Ferry Unardi, Albert
Industri
: Perdagangan elektronik, Agen perjalanan online
Karyawan : 400 lebih (tengah 2015) Situs web : www.traveloka.com
Jenis situs : Pemesanan tiket pesawat dan hotel online Bahasa : Indonesia, Inggris, Thai
4. Tim Traveloka
Para pendiri Traveloka adalah para praktisi teknologi informasi yang kembali dari Amerika Serikat ke Indonesia antara lain :
a. Derianto Kusuma, lulusan Universitas Stanford, sebelumnya bekerja sebagai software engineer senior LinkedIn di Silicon Valley
b. Ferry Unardi, lulusan Sekolah Bisnis Universitas Harvard yang sebelumnya bekerja untuk Microsoft.
Pada awal 2015, dilaporkan tim Traveloka terdiri dari lebih dari 50 orang. Penggagas KawalPemilu.org, Ainun Najib juga bergabung.
5. Investasi
Pada bulan November 2012 perusahaan Traveloka mengumumkan investasi tahap awal oleh East Venture. Pada bulan September 2013 perusahaan Traveloka mengumumkan investasi seri A oleh Global Founders Capital. Dana dari investasi digunakan untuk membangun layanan baru seperti pemesanan hotel dan paket wisata.
B. Deskripsi Responden
Sebelum melakukan analisa dalam penelitian ini lebih dahulu dikemukakan gambaran karakteristik responden yang digunakan untuk melengkapi penelitian meliputi jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, penghasilan perbulan, dan apakah benar salah satu pengguna
online travel agent Traveloka dan apakah benar responden berdomisili di Tangerang Selatan. Kemudian, intensitas pembelian tiket pesawat atau voucher hotel dalam satu tahun terkahir,serta online travel agent yang digunakan selain Traveloka.
Responden dalam penelitian ini adalah pengguna jasa Traveloka yang di Tangerang Selatan. Adapun uraian gambaran umum responden pada penelitian ini adalah sebagai berikut.
1. Karakteristik Responden Menurut Usia
Tabel 4.1 Usia Responden
Usia
Keterangan Jumlah Persentase
<18 tahun 2 2%
18-25 tahun 52 52%
26-30 tahun 41 41%
>30 tahun 5 5%
Total 100 100%
Sumber : data primer diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.1 di atas terlihat bahwa responden yang memiliki usia dibawah 18 tahun berjumlah 2 responden atau sebanyak 2%,
jumlah responden yang memiliki usia 18 sampai 25 tahun berjumlah 52 responden atau sebanyak 52%, jumlah responden yang memiliki usia 26 sampai 30 tahun berjumlah 41 responden atau sebanyak 41 %, dan jumlah responden yang memiliki usia di atas 30 tahun berjumlah 5 responden atau sebanyak 5%.
2. Karakteristik Responden Menurut Jenis Kelamin
Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 4.2
Jenis kelamin Responden Jenis Kelamin
Keterangan Jumlah Persentase
Pria 51 51%
Wanita 49 49%
Total 100 100%
Sumber : data primer diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.2 di atas terlihat bahwa responden terbanyak berjenis kelamin pria yaitu berjumlah 51 responden atau sebanyak 51%, sedangkan responden berjenis kelamin wanita berjumlah 49 responden atau sebanyak 49%.
3. Karakteristik Responden Menurut Pendidikan Terakhir
Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden berdasarkan pendidikan terakhir dapat dilihat pada tabel berikut ini
Tabel 4.3
Pendidikan Terakhir Responden Pendidikan Terakhir
Keterangan Jumlah Persentase
SMPatauSMA Sederajat 37 37% AKADEMI (D1/D2/D3) 8 8% S1 48 48% S2/S3 7 7% Total 100 100%
Sumber : data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.3 di atas terlihat bahwa responden yang memiliki pendidikan terakhir SMPatauSMA Sederajat berjumlah 37 responden atau sebanyak 37%, jumlah responden yang memiliki pendidikan terakhir Akademi D1/D2/D3 berjumlah 8 responden atau sebanyak 8%, jumlah responden yang memiliki pendidikan terakhir S1 berjumlah 48 responden atau sebanyak 48%, jumlah responden yang memiliki tingkat pendidikan terakhir S2/S3 berjumlah 7 atau sebanyak 7%.
4. Karakteristik Responden Menurut Pekerja
Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden berdasarkan pekerjaan dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 4.4 Pekerjaan Responden
Pekerjaan
Keterangan Jumlah Persentase
Pelajar/Mahasiswa 62 62%
Pegawai Negeri Sipil 9 9%
Pegawai Swasta 24 24%
Wiraswasta 5 5%
Total 100 100%
Sumber : data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.4 di atas terlihat bahwa responden yang bekerja sebagai pelajar atau mahasiswa berjumlah 62 responden atau sebanyak 62%, jumlah responden yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil berjumlah 9 responden atau sebanyak 9%, jumlah responden yang bekerja sabagai pegawai swasta berjumlah 24 responden atau sebanyak 24%, jumlah responden yang bekerja sebagai wiraswasta berjumlah 5 responden atau sebanyak 5%.
5. Karakteristik Responden Menurut Rata-Rata Penghasilan Perbulan
Berdasarkan hasil penelitian mengenai karakteristik responden berdasarkan penghasilan rata-rata perbulan dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel 4.5
Rata-Rata Penghasilan Perbulan Responden Pekerjaan
Keterangan Jumlah Persentase
<Rp 500.000 21 21% Rp 500.000-Rp 1000.000 28 28% Rp 1000.000-Rp 5.000.000 35 35% >Rp5.000.000 16 16% Total 100 100%
Sumber : data primer yang diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.5 diatas terlihat bahwa responden yang mempunyai penghasilan rata-rata perbulan kurang dari Rp 500.000 berjumlah 21 orang atau sebanyak 21%. Jumlah responden yang mempunyai penghasilan rata-rata perbulan Rp500.000 sampai dengan Rp 1.000.000 berjumlah 28 orang atau sebanyak 28%. Jumlah responden yang mempunyai penghasilan rata-rata perbulan Rp1.000.000 sampai
dengan Rp 5.000.000 berjumlah 35 orang atau sebanyak 35%. Jumlah responden yang mempunyai penghasilan rata-rata perbulan diatas Rp 5.000.000 berjumlah 16 orang atau sebanyak 16%.
6. Karakteristik Responden Dalam Intensitas Pembelian Tiket Pesawat atau voucher Hotel dalam Satu Tahun Terkahir
Tabel 4.6
Intensitas Pembelian Tiket Pesawat atau voucher Hotel dalam Satu Tahun Terkahir
Pertimbangan Responden
Keterangan Jumlah Persentase
1 18 18%
2 31 31%
3 30 30%
>3 21 21%
Total 100 100%
Sumber : data primer yang diolah,2016
Dari tabel 4.6 di atas terlihat bahwa responden yang melakukan pembelian tiket pesawat atau voucher hotel satu kali dalam satu tahun terakhir sebanyak 18 responden atau sebanyak 18%. Jumlah responden yang melakukan pembelian tiket pesawat atau voucher hotel dua kali dalam satu tahun terakhir sebanyak 31 responden atau sebanyak 31%. Jumlah responden yang melakukan
pembelian tiket pesawat atau voucher hotel tiga kali dalam satu tahun terakhir sebanyak 30 responden atau sebanyak 30%. Jumlah responden yang melakukan pembelian tiket pesawat atau voucher hotel lebih dari tiga kali dalam satu tahun terakhir sebanyak 21 responden atau sebanyak 21%.
7. Karakteristik Responden Berdasakan Penggunaan Online Travel Agent
Tabel 4.7
Penggunaan Online Travel Agent Selain Traveloka Pertimbangan Responden
Nama Online Travel Agent Jumlah Persentase Traveloka 53 53% Tiket 26 26% PegiPegi 15 15% Agoda 1 1% SkyScanner 1 1% Valadoo 1 1% Nusatrip 1 1% Mr Aladin 1 1% Raja Kamar 1 1% Total 100 100%
Dari tabel 4.7 diatas yang terlihat bahwa terdapat delapan online travel agent yang konsumen sering gunakan selain dari Traveloka. Delapan onlinetravel agent tersebut diantaranya Tiket , PegiPegi , Agoda,Skyscanner, Valadoo, Nusatrip, Mr Aladin, Raja Kamar. Sebanyak 26 orang atau 26 % responden menggunakan onlinetravelagent Tiket untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Sebanyak 15 orang atau 15 % responden menggunakan online travel agent PegiPegi untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan onlinetravelagent Agoda untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan onlinetravel agent Skyscanner untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan online travel agent Valadoo untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan online travel agent Nusatrip untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan online travel agent Mr. Aladin untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Terdapat 1 orang atau 1 % responden menggunakan onlinetravelagent Raja Kamar untuk membeli tiket pesawat atau voucher hotel di samping menggunakan Traveloka. Dan sisanya sebanyak 53 orang atau sebanyak 53% responen hanya menggunakan Traveloka sebagai online travel agent untuk pembelian tiket pesawat atau voucher hotel.
C. Uji Kualitas Data 1. Hasil Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur valid atau tidaknya kuesioner. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan correlacted Item Total Correlation, kriteria yang digunakan dalam menentukan valid tidaknya pertanyaanataupernyataan yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
i. Tingkat Kepercayaan 95% (α = 5%)
ii. Jumlah Responden sebanyak 30 responden untuk pra uji
iii. Hitung (tabel corrected item total correlation) > r tabel (tabel product moment) atau bernilai positif maka data dikatakan valid.
Uji validitas akan menguji masing-masing variabel yang akan digunakan dalam penelitian ini. Berikut adalah hasil uji validitas dari variabel Iklan, Harga, dan E-service quality terhadap Repurchase intention pengguna online travel agentTraveloka dengan sampel 30 responden.
a. Variabel Iklan
Tabel 4.8
Hasil Uji Validitas Iklan
Pernyataan r hitung r tabel Keterangan
I1 0,378 0,361 Valid I2 0,664 0,361 Valid I3 0,534 0,361 Valid I4 0,569 0,361 Valid I5 0,493 0,361 Valid I6 0,520 0,361 Valid I7 0,647 0,361 Valid I8 0,406 0,361 Valid I9 0,589 0,361 Valid I10 0,410 0,361 Valid I11 0,489 0,361 Valid I12 0,393 0,361 Valid I13 0,522 0,361 Valid I14 0,623 0,361 Valid
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.8 menunjukan bahwa variabel Iklan memiliki kriteria valid untuk semua item pernyataan berdasarkan kriteria r hitung lebih besar dari r tabel 0,361.
b. Variabel Harga
Tabel 4.9
Hasil Uji Validitas Harga
Pernyataan r hitung r tabel Keterangan
H1 0,600 0,361 Valid
H2 0,426 0,361 Valid
H3 0,682 0,361 Valid
H4 0,781 0,361 Valid
H5 0,544 0,361 Valid
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.9 menunjukan bahwa variabel Harga memiliki kriteria valid untuk semua item pernyataan berdasarkan kriteria r hitung lebih besar dari r tabel 0,361.
c. Variabel E-Service Quality
Tabel 4.10
Hasil Uji Validitas E-Service Quality
Pernyataan r hitung r tabel Keterangan
ESQ1 0,611 0,361 Valid ESQ2 0,541 0,361 Valid ESQ3 0,391 0,361 Valid ESQ4 0,370 0,361 Valid ESQ5 0,784 0,361 Valid ESQ6 0,508 0,361 Valid ESQ7 0,640 0,361 Valid ESQ8 0,765 0,361 Valid ESQ9 0,377 0,361 Valid ESQ10 0,375 0,361 Valid ESQ11 0,569 0,361 Valid ESQ12 0,486 0,361 Valid ESQ13 0,486 0,361 Valid
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.10 menunjukan bahwa variabel E-service quality memiliki kriteria valid untuk semua item pernyataan berdasarkan kriteria r hitung lebih besar dari r tabel 0,361.
d. Variabel Repurchase intention
Tabel 4.11
Hasil Uji Validitas Repurchase intention
Pernyataan r hitung r tabel Keterangan
Ri1 0,651 0,361 Valid
Ri2 0,698 0,361 Valid
Ri3 0,588 0,361 Valid
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.11 menunjukan bahwa variabel Repurchase intention memiliki kriteria valid untuk semua item pernyataan berdasarkan kriteria r hitung lebih besar dari r tabel 0,361.
2. Hasil Uji Reliabilitas
Reliabilitas sebenarnya adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu (Ghozali, 2011:47). SPSS memberikan fasilitas untuk mengukur reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha (α). Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,70 (Nunnally, 1994
dalam Ghazali, 2011:48). Perhitungan koefisien Cronbach’s Alpha dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 23.0.
Berikut adalah hasil uji reliabilitas dari variabel Iklan, Harga, dan E-service quality terhadap Repurchase intention pengguna online travel agentTraveloka dengan sampel 30 responden.
a. Variabel Iklan
Tabel 4.12
Hasil Uji Reliabilitas Iklan Variabel Cronbach's
Alpha
N of Items Keterangan
Iklan 0,847 14 Reliabel
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.12 menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha atas variabel Iklan sebesar 0,847. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertanyaan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
Tabel 4.13
Hasil Uji Reliabilitas Harga Variabel Cronbach's
Alpha
N of Items Keterangan
Harga 0,812 5 Reliabel
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.13 menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha atas variabel Iklan sebesar 0,812. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertanyaan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,70.
Tabel 4.14
Hasil Uji Reliabilitas E-Service Quality Variabel Cronbach's Alpha N of Items Keterangan E-Service Quality 0,848 13 Reliabel
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.14 menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha atas variabel Iklan sebesar 0,848. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertanyaan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
Tabel 4.15
Hasil Uji Reliabilitas Repurchase intention Variabel Cronbach's Alpha N of Items Keterangan Repurchase intention 0,785 3 Reliabel
Sumber : data diolah degan spss 23.0, 2016
Tabel 4.15 menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha atas variabel Iklan sebesar 0,785. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertanyaan dalam kuesioner ini reliabel karena mempunyai nilai
Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,70.
3. Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif dimaksudkan untuk menganalisis data berdasarkan atas hasil yang diperoleh dari jawaban responden terhadap masing-masing indikator pengukur variabel. Statistik deskriptif pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Iklan (X1)
Dalam penelitian iklan (X1) ini digunakan 14 butir pertanyaan untuk mengukur Iklan, yaitu:
Tabel 4.16
Saya Melihat Atau Mendengar Iklan Traveloka di Berbagai Media
Frequency Percent
Sangat Setuju 22 22%
Setuju 63 63%
Ragu-ragu 14 14%
Tidak Setuju 0 0%
Sangat Tidak Setuju 1 1%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.16 yang menjawab sangat setuju sebanyak 22%, setuju sebanyak 63%, ragu-ragu sebanyak 14%, tidak setuju sebanyak 0% , dan sangat tidak setuju sebanyak 1% mengenai saya melihat atau mendengar iklan Traveloka di berbagai media.
Tabel 4.17
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Memperhatikan Isi Pesan yang Disampaikan dalam Iklan Tersebut
Frequency Percent
Sangat Setuju 2 2%
Setuju 56 56%
Ragu-ragu 39 39%
Tidak Setuju 2 2%
Sangat Tidak Setuju 1 1%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.17 yang menjawab sangat setuju sebanyak 2%, setuju sebanyak 56%, ragu-ragu sebanyak 39%, tidak setuju sebanyak 2% , dan sangat tidak setuju sebanyak 1% mengenai setelah saya melihatataumendengar iklan Traveloka, saya memperhatikan isi pesan yang disampaikan dalam iklan tersebut.
Tabel 4.18
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Tertarik Dengan Layanan yang di Tawarkan Traveloka.
Frequency Percent
Sangat Setuju 8 8%
Setuju 67 67%
Ragu-ragu 24 24%
Tidak Setuju 0 0%
Sangat Tidak Setuju 1 1%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.18 yang menjawab sangat setuju sebanyak 8%, setuju sebanyak 67%, ragu-ragu sebanyak 24%, tidak setuju sebanyak 0% , dan sangat tidak setuju sebanyak 1% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya memperhatikan isi pesan yang disampaikan dalam iklan tersebut.
Tabel 4.19
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Sadar bahwa Traveloka Merupakan Online Booking untuk Pembelian
Tiket Pesawat dan Voucher Hotel
Frequency Percent
Sangat Setuju 40 40%
Setuju 58 58%
Ragu-ragu 1 1%
Tidak Setuju 0 0%
Sangat Tidak Setuju 1 1%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.19 yang menjawab sangat setuju sebanyak 40%, setuju sebanyak 58%, ragu-ragu sebanyak 1%, tidak setuju sebanyak 0% , dan sangat tidak setuju sebanyak 1% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya sadar bahwa Traveloka merupakan online booking untuk pembelian tiket pesawat dan voucher hotel.
Tabel 4.20
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Ingin Melakukan Pembelian Online untuk Tiket Pesawat atau Voucher
Hotel Frequency Percent Sangat Setuju 26 26% Setuju 63 63% Ragu-ragu 7 7% Tidak Setuju 2 2%
Sangat Tidak Setuju 2 2%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.20 yang menjawab sangat setuju sebanyak 26%, setuju sebanyak 63%, ragu-ragu sebanyak 7%, tidak setuju sebanyak 2% , dan sangat tidak setuju sebanyak 2% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan traveloka, saya ingin melakukan pembelian online untuk tiket pesawat atau voucher hotel.
Tabel 4.21
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Menyukai Iklan Tersebut
Frequency Percent
Sangat Setuju 7 7%
Setuju 79 79%
Ragu-ragu 10 10%
Tidak Setuju 1 1%
Sangat Tidak Setuju 3 3%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.21 yang menjawab sangat setuju sebanyak 7%, setuju sebanyak 79%, ragu-ragu sebanyak 10%, tidak setuju sebanyak 1% , dan sangat tidak setuju sebanyak 3% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya menyukai iklan Tersebut.
Tabel 4.22
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Merasa Traveloka Mampu Memenuhi Kebutuhan Saya Akan Tiket Pesawat
atau Voucher Hotel
Frequency Percent
Sangat Setuju 21 21%
Setuju 70 70%
Ragu-ragu 5 5%
Tidak Setuju 1 1%
Sangat Tidak Setuju 2 2%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.22 yang menjawab sangat setuju sebanyak 21%, setuju sebanyak 70%, ragu-ragu sebanyak 5%, tidak setuju sebanyak 1% , dan sangat tidak setuju sebanyak 2% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya merasa Traveloka mampu memenuhi kebutuhan saya akan tiket pesawat atau voucher hotel.
Tabel 4.23
Iklan Traveloka Berbeda dengan Iklan-Iklan Online Travel Agent Lainnya Frequency Percent Sangat Setuju 24 24% Setuju 61 61% Ragu-ragu 11 11% Tidak Setuju 3 3%
Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.23 yang menjawab sangat setuju sebanyak 24%, setuju sebanyak 61%, ragu-ragu sebanyak 11%, tidak setuju sebanyak 3% , dan sangat tidak setuju sebanyak 0% mengenai iklan Traveloka berbeda dengan iklan-iklan onlinetravelagent lainnya.
Tabel 4.24
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Apabila Saya Ingin Membeli Tiket Pesawat atau Voucher Hotel, Saya
Mengingat Traveloka Frequency Percent Sangat Setuju 34 34% Setuju 62 62% Ragu-ragu 3 3% Tidak Setuju 1 1%
Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.24 yang menjawab sangat setuju sebanyak 34%, setuju sebanyak 62%, ragu-ragu sebanyak 3%, tidak setuju sebanyak 1% , dan sangat tidak setuju sebanyak 0% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, apabila saya ingin membeli tiket pesawat atau voucher hotel, saya mengingat Traveloka.
Tabel 4.25
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Mengingat Logo atau Slogan dari Traveloka
Frequency Percent
Sangat Setuju 17 17%
Setuju 67 67%
Ragu-ragu 12 12%
Tidak Setuju 4 4%
Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.25 yang menjawab sangat setuju sebanyak 17%, setuju sebanyak 67%, ragu-ragu sebanyak 12%, tidak setuju sebanyak 4% , dan sangat tidak setuju sebanyak 0% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya mengingat logo atau slogan dari Traveloka.
Tabel 4.26
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Saya Mengingat Logo Belajar Cara Melakukan Pembelian Online untuk
Tiket Pesawat atau Voucher Hotel
Frequency Percent
Sangat Setuju 17 17%
Setuju 67 67%
Ragu-ragu 12 12%
Tidak Setuju 4 4%
Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.26 yang menjawab sangat setuju sebanyak 17%, setuju sebanyak 67%, ragu-ragu sebanyak 12%, tidak setuju sebanyak 4% , dan sangat tidak setuju sebanyak 0% mengenai setelah saya melihat atau mendengar iklan Traveloka, saya mengingat logo atau slogan dari Traveloka.
Tabel 4.27
Setelah Saya Melihat atau Mendengar Iklan Traveloka, Kebiasaan Membeli Tiket Pesawat Offline Saya Berubah Menjadi Kebiasaan
Membeli Tiket Pesawat Online
Frequency Percent
Sangat Setuju 22 22%
Setuju 65 67%
Ragu-ragu 11 11%
Tidak Setuju 2 2%
Sangat Tidak Setuju 0 0%
Total 100 100%
Sumber : olahan data kuesioner,2016
Dari tabel 4.27 yang menjawab sangat setuju sebanyak 22%, setuju