DAFTAR PUSTAKA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Y.2. Optimalisasi Lahan Pekarangan 1 Pemanfaatan Lahan Pekarangan
No Pernyataan Pilihan Jawaban Tidak Pernah Kadang- Kadang Selalu
1 Dengan pemanfaatan pekarangan yang Bapak/Ibu lakukan
dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan makanan pokok sehari-hari.
2 Dengan pemanfaatan pekarangan yang Bapak/Ibu lakukan
dapat mengurangi belanja Bapak/Ibu dari luar untuk kebutuhan sehari-hari.
3 Dengan pemanfaatan pekarangan yang Bapak/Ibu lakukan
dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan bumbu dapur sehari-hari.
4 Dengan pemanfaatan pekarangan yang Bapak/Ibu lakukan
dapat membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan lauk pauk sehari-hari.
5 Dengan pemanfaatan pekarangan yang Bapak/Ibu lakukan
dapat bermanfaat dalam menyediakan tanaman obat keluarga.
5 Dengan pemanfaatan pekarangan ini, Bapak/Ibu merasa
dapat mengurangi beban belanja rutin keluarga. Y.2.2. Kemampuan Menciptakan Peluang Bisnis
No Pernyataan Pilihan Jawaban Kurang Setuju Tidak Setuju Setuju
1 Bapak/Ibu merasa dengan pemanfaatan pekarang yang ibu
lakukan dapat membantu menambah pendapatan keluarga
2 Bapak/Ibu merasa selama pemanfaatan pekarangan dalam
rangka program KRPL ini ibu dapat membuat sumber pendapatan keluarga
3 Bapak/Ibu merasa dengan pemanfaatan pekarangan sesuai
dengan peluang pasar
4 Bapak/Ibu memanfaatkan pekarangan untuk menjadikan
Informasi Tambahan
Nama tamanan, ternak, ikan apa saja yang Bapak/Ibu budidayakan?
No Jenis Komoditas Jumlah
komoditas 1 2 3 4 5 Pemasaran
a. Seberapa mudah bapak/ibu memasarkan hasil pekarangan?
b. Bisanyanya berapa banyak yang dihasilkan dari pemanenen budidaya pekarangan?
No Komoditas Dikonsumsi Dipasarkan
Jumlah Jumlah Harga
1 Sayuran a. ………. b. ………. c. ………. 2 Tanaman Obat a. ………. b. ………. c. ………. 3 Tanaman Hias a. ……… b. ……… c. ……… 4 Perikanan a. ……… b. ……… c. ……… 5 Ternak a. ……… b. ……… c. ………
ii
RESTIAWAN PERMANA. Effectiveness Communications of Optimalization Backyards Program (Case of Sustainable Food Home Area Program in the Mulyasari Village Ciampel District Karawang of West Java). Under the supervision: SARWITITI SARWOPRASODJO, DJOKO SUSANTO, and AMIRUDDIN SALEH.
For change and renewal in society, effectiveness communications is needed so as to produce a change in the rate of cognitive, affective, and conative. In the Sustainable Food Home Area (KRPL) program, effectiveness communications is absolutely essential for their future as a program participant is able to adopt and implement the optimalization of their backyards so as not to let it alone. The purpose of this study were to (1) analyze the effectiveness communications KRPL program in the Mulyasari Village Ciampel District Karawang of West Java, (2) analyze the relationship between individual characteristics variable and external factors variable to the effectiveness communications variable of KRPL program in the Mulyasari Village Ciampel District Karawang of West Java, and (3) analyze the relationship between the effectiveness communications variable of KRPL program with the optimalization of backyard variable in the Mulyasari Village Ciampel District Karawang of West Java. The study were designed to use quantitative survey methods explanation research. These results indicate that (1) KRPL program conducted in the Mulyasari Village District Ciampel Karawang of West Java is quite effective at the level of cognitive, affective, and conative. It is evident that most participants KRPL program can understand the information they get from the instructor of the program, they also want to implement this optimalization program of their backyards, and they also run the program from The Ministry of Agriculture in optimize their yards that they have, (2) individual characteristics significantly and positively related to the effectiveness communication is an indicator of education and yard area. The external factor significantly and positively related to the effectiveness communication is an access to information, public policy, and the illumination intensity, and (3) effectiveness communications (cognitive, affective, conative) of KRPL program significantly and positively related to optimalization of their utilization backyards. Keywords: effectiveness communication, backyard optimalization
iii
Pekarangan (Kasus Program Kawasan Rumah Pangan Lestari di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang Jawa Barat). Di bawah bimbingan: SARWITITI SARWOPRASODJO, DJOKO SUSANTO, dan AMIRUDDIN SALEH.
Sempitnya lahan pekarangan yang dimiliki masyarakat di wilayah perdesaan bahkan perkotaan, belum memasyarakatnya pengetahuan warga tentang optimalisasi manfaat pekarangan meskipun luasnya terbatas, serta terbatasnya informasi tentang optimalisasi lahan pekarangan yang tidak hanya berfungsi untuk memanfaatkan yang luasnya sempit tetapi juga sekaligus juga dapat meningkatkan gizi dan kesejahteraan keluarga merupakan masalah yang cukup kompleks yang perlu dipecahkan. Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) merupakan sarana diseminasi yang mengedepankan inovasi teknologi spesifik lokasi untuk mendukung pembangunan pertanian. Optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan atau ruang terbuka menjadi sangat penting untuk sumber pendapatan, mengurangi beban belanja rumah tangga, membuka kesempatan kerja, dan agrowisata.
Untuk terjadinya perubahan dan pembaharuan dalam masyarakat diperlukan komunikasi efektif. Untuk berhasilnya tujuan dalam program KRPL perlu adanya pembinaan. Keberhasilan ini sangat bergantung pada efektivitas komunikasi yang terjadi antara pemandu lapang sebagai pembawa atau sumber pesan (source) dan masyarakat sebagai penerima pesan (receiver). Dalam kaitan itu, perlu dilakukan suatu kajian dan analisis untuk mengetahui apakah proses komunikasi yang terjadi antara sumber pesan dengan penerima pesan mampu menghasilkan perubahan dalam tataran kognitif, afektif, dan konatif pada masyarakat peserta program tersebut sehingga pada akhirnya mereka mampu mengadopsi dan mengaplikasikan sebuah inovasi teknologi yang diperkenalkan dalam rangka pencapaian sasaran utama, yaitu untuk meningkatkan produktivitas pangan yang dampaknya dapat meningkatkan perekonomian rumah tangga.
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis efektivitas komunikasi program KRPL di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel Karawang Jawa Barat; (2) menganalisis hubungan antara karakteristik individu dan faktor eksternal dengan efektivitas komunikasi program KRPL di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel, Karawang Jawa Barat; dan (3) menganalisis hubungan antara efektivitas komunikasi program KRPL dengan optimalisasi lahan pekarangan di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel, Karawang Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang Jawa Barat. Penelitian dilakukan selama satu bulan, yaitu mulai April sampai dengan Mei 2012. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 110 orang yang terdiri dari ibu-ibu yang memiliki lahan pekarangan di Desa Mulyasari Kecamatan Ciampel Kabupaten Karawang Jawa Barat. Sedangkan penentuan sampel dilakukan secara proporsional stratified random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 orang. Data primer yang dikumpulkan dibuat dalam bentuk kuesioner dengan teknik wawancara secara terstruktur, penelusuran lokasi dan observasi partisipatif. Data sekunder diperoleh dari data pada instansi pemerintah terkait.
iv
sebagian peserta program KRPL dapat memahami informasi yang mereka dapatkan dari penyuluh tentang program tersebut, mereka juga ingin menerapkan program optimalisasi lahan pekarangan ini, serta mereka juga menjalankan program Kementerian Pertanian ini karena mampu mengoptimalkan lahan pekarangan yang mereka miliki; (2) karakteristik individu yang berhubungan nyata positif dengan efektivitas komunikasi adalah pendidikan dan luas lahan. Faktor eksternal yang berhubungan nyata positif dengan efektivitas komunikasi adalah akses informasi, kebijakan publik, dan intensitas penyuluhan; dan (3) efektivitas komunikasi program KRPL (kognitif, afektif, konatif) yang berhubungan nyata dengan optimalisasi lahan pekarangan adalah pemanfaatan pekarangan.
Adapun saran dalam penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan efektivitas komunikasi pada program KRPL di Desa Mulyasari ini, sebaiknya sumber pesan dalam hal ini adalah penyuluh secara aktif memberikan treatment komunikasi demi meningkatkan motivasi peserta program KRPL di Desa Mulyasari agar mereka yakin bahwa lahan pekarangan yang dimilikinya dapat dioptimalkan secara baik agar tidak dibiarkan begitu saja tanpa adanya manfaat yang dapat diraih. (2) sebaiknya penyuluh lebih menekankan lagi pemanfaatan lahan pekarangan yang dimiliki oleh setiap peserta program KRPL. Program KRPL tidak hanya diperuntukkan bagi peserta yang berusia sekitar 40-50 tahun dan berpenghasilan rendah saja, tetapi berlaku untuk siapa pun yang sekiranya memiliki lahan pekarangan kosong. Selain itu, ketersediaan sarana produksi juga agar lebih ditingkatkan lagi agar peserta program KRPL mudah untuk mendapatkan segala hal yang berkaitan dengan pengoptimalan lahan pekarangan mereka seperti bibit, pupuk, dan saprodi lainnya, dan (3) untuk meningkatkan optimalisasi lahan pekarangan, efektivitas komunikasi dalam program KRPL ini sebaiknya perlu lebih ditingkatkan melalui proses sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan-pelatihan (pendidikan informal) yang aktif agar melalui program optimalisasi lahan pekarangan ini mampu menciptakan peluang usaha agrobisnis bagi peserta program KRPL.
PENDAHULUAN