KEMANDIRIAN ANAK
BERBUDI PEKERT
3. Strategi Pencerdasan Anak
3.2. Orang Tua dan Lembaga Pendidikan Non-Formal/Kursus, Les
Keluarga khususnya orang tua pada zaman sekarang ini dalam mendidik anak-anak mereka berbeda-beda. Sebagian keluarga atau orang tua mendidik anak-anaknya dengan modern contohnya sebagian orang tua memberikan anak- anak mereka les atau kursus-kursus dalam keahlian, agar mereka dapat bersaing di zaman sekarang ini yang telah memakai bahasa Inggris sebagai bahasa kunci dunia seperti dalam hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan ibu Pia :
“ saya menginginkan anak saya pintar dalam berbahasa inggris agar anak saya ga ketinggalan zaman, selain kursus bahasa Inggris saya juga memberikan les privat kepada anak saya yaitu les matematika.”
Dari percakapan di atas dapat di lihat bahwa banyak cara dari orang tua ini untuk mendidik anak mereka, dan hal ini dilakukan agar anak tetap mendapatkan apa yang diinginkan untuk kemajuan kehidupannya di hari yang akan datang. Dan menurut ibu Pia ini sekolah saja tidak cukup membuat anak dapat pintar tapi harus juga didukung oleh pengajaran dari luar, bagi ibu Pia uang bukan masalah untuk menjadikan anak pintar. Maka dari itu Ibu Pia akan melakukan apa saja untuk membuat anaknya maju dan berkembang.
Sebagian keluarga atau orang tua ada juga yang masih berpendirian kalau mendidik anak tidak perlu harus memakai jasa-jasa pengajaran dari orang lain karena sebagai orang tua harus sepenuhnya dapat mengetahui ataupun dan membimbing atau memberikan pengajaran kalau ada tugas yang diberikan guru atau pihak sekolah, tetapi sebagian keluarga ataupun orang tua memberikan les pada saat anak-anak mereka kelas akhir seperti kelas 6 SD, 3 SLTP, 3 SLTA untuk mencapai tujuan mereka dalam mengingikan sesuatu seperti masuk ke
sekolah favorit ataupun ke perguruan tinggi negeri, orang tua menganggap jika anak mereka diberi bimbingan belajar dari jasa pengajar maka anak mereka akan masuk ke dalam sekolah ataupun universitas favorit, begitu banyak cara-cara orang tua dalam mendidik anak mereka.
Dari banyak pendapat yang ada di atas dapat disimpulkan bahwa setiap keluarga khususnya orang tua yang ada di Kelurahan Helvetia Tengah ini mendidik anak mereka dengan berbeda-beda dan banyak cara.
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam keluarga, peranan orang tua sangat penting di dalam kehidupan seorang anak. Pendidikan orang tua, kondisi orang tua, penanaman nilai-nilai dan norma kepada anak-anak sangat mempengaruhi pola tingkah laku anak, anak-anak yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang di dalam keluarga cenderung lebih mempunyai kesempatan besar untuk menuju kearah tindakan penyimpangan. Penyimpangan ini mungkin disebabkan oleh adanya kemajuan teknologi yang sekarang ini muncul dan dapat di accesed oleh siapa saja termasuk oleh anak-anak, selain itu juga karena kurangnya bimbingan dari orang tua, padahal disaat itu anak-anak sedang membutuhkan bimbingan serta petunjuk dari orang tua tentang norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku di dalam masyarakat.
Terbentuknya pola tingkah laku seorang anak, erat hubungannya dengan kondisi lingkungan tempat tinggal. Kondisi lingkungan tempat tinggal yang buruk akan membuat anak mudah belajar mengenal segala bentuk tingkah laku yang buruk dan kondisi keluarga yang baik dapat membuat anak menjadi lebih tegas serta percaya diri dalam memecahkan suatu masalah dalam kehidupannya sebagai pembentukan diri anak tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan, maka BAB V ini dapat ditarik kesimpulan, bahwa orang tua yang berada di daerah Helvetia Tengah ini, berbeda-beda dalam mendidik anak. Kebanyakan orang tua di daerah ini mendidik
anaknya untuk kemajuan hidup anak mereka di masa yang akan datang. Ada orang tua yang mendidik anak dengan cara memasukkan anak ke dalam les/kursus, ada juga yang tidak memasukkan. Selain itu perhatian dan perlakuan kasih sayang orang tua anak tersebut umumnya sudah baik dan di dalam keluarga yang berada di kelurahan Helvetia Tengah ini, orang tua juga memperlakukan berbagai peraturan agar anak membiasakan hidup berdisiplin. Hal ini terlihat dari aturan-aturan yang diberlakukan kepada anak-anaknya.
Dari keterangan di atas terlihatlah bahwa orang tua di daerah ini akan melakukan apa saja demi kelangsungan hidup anaknya ke arah yang lebih baik lagi dengan berbagai cara.
B. Saran-saran
Hubungan yang terjadi dalam keluarga agar tetap di pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi keharmonisan antara orang tua dan anak yang berada dalam suatu keluarga serta kasih sayang yang wajar bukanlah dalam bentuk materi yang berlebihan, akan tetapi dalam bentuk hubungan emosional dimana orang tua dapat memahami perasaaan anaknya dan tetap memberikan pengawasan yang rutin terhadap pergaulan anak-anak di lingkungan masyarakat. Hal-hal yang perlu diawasi antara lain adalah perkembangan kemajuan teknologi pada saat ini, teman-teman bergaulnya, disiplin waktu yang diberikan kepada anak, pemakaian uang saku. Pegawasan hendaknya dilakukan bukan hanya pada saat anak telah menjelang remaja akan tetapi sedini mungkin yaitu menerapkan disiplin dan juga orang tua harus bersikap tegas terhadap disiplin yang telah dibuat dan perlu
diadakan aturan dalam keluarga untuk hal-hal yang sifatnya bersama-sama misalnya saja di dalam keluarga melakukan aktifitas secara bersama-sama yaitu: makan secara bersama-sama, kemudian kegiatan bersama-sama lainnya. Hal ini perlu untuk lebih meningkatkan hubungan kedekatan antara orang tua dan anak untuk mencapai suasana kebersamaan.