HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian .1 Gambaran Umum
4.1.2 Pariwisata Air Terjun Ponot Kabupaten Asahan
Air Terjun Ponot adalah salah satu lokasi wisata yang terletak di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan dan merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Asahan. Daerah ini merupakan wisata alam yang memiliki potensi dan daya tarik serta nilai jual tinggi. Namun kenyataannya belum banyak pihak yang tertarik membangun tempat wisata ini menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi sehingga lokasi tersebut belum terlalu terekspos.
Ada beberapa fenomena yang harus diperhatikan dalam penataan pariwisata diantaranya daya tarik, baik berupa keindahan alamnya maupun masyarakat dan budayanya karena merupakan satu paket yang tidak terpisahkan sehingga orang-orang atau wisatawan tertarik untuk berkunjung ke daerah tersebut. Air Terjun
Ponot dengan keindahan alamnya dengan kawah air terjun dan bebatuan granit serta sungai yang masih alami, bebas dari kebisingan, udara yang bersih, sejuk dan nyaman. Tetapi kebersihannya harus lebih dijaga dan ditingkatkan. Kemudian aksesibilitas yakni kemudahan untuk menuju dan selama berwisata di daerah tersebut, serta jarak tempuhnya.
Untuk sampai ke Air Terjun Ponot dapat ditempuh melalui dua jalur yakni jalur pertama dari jalan lintas sumatra masuk dari simpang Pulau Rakyat kearah Porsea ditempuh selama lebih kurang satu jam dan ada kendaraan umum yang melintas, hal ini menjadi jalur alternatif bagi wisatawan berasal dari daerah Kisaran, Tanjung Balai, Labuhan Batu dan sekitarnya. Jalur kedua dari Siantar menuju Porsea dan Sigura-gura ditempuh lebih kurang dua jam dan ada kendaraan umum yang melintas, sehingga menjadi alternatif bagi pengunjung yang berasal dari Medan, Tebing Tinggi, Siantar, Parapat, Porsea dan sekitarnya.
Kondisi jalan beraspal serta pemandangan alam Toba yang indah dari arah Siantar ke Porsea melewati daerah Pos penjagaan PT. Inalum dengan tingkat kepadatan jalan yang masih lengang membuat wisatawan merasa lebih nyaman dibandingkan kondisi jalan dari Pulau Rakyat ke Porsea walaupun jalan beraspal tetapi dibeberapa titik terdapat kerusakan jalan maupun jembatan penghubung akibat longsor dan masih belum diperbaiki.
Air Terjun Ponot yang memiliki ketinggian lebih kurang 45 meter, jatuh bertangga menjadi dua tingkat dengan luas diameter kubangan air terjun tempat mandi dan berenang lebih kurang 30 meter serta kondisi alam yang masih asri dan alami (belum tersentuh modernisasi) dengan bebatuan granit disana sini menurut pengamatan penulis belum maksimal pengelolaannya dan masih memerlukan
perhatian dan pananganan yang serius dari pihak pengelola (BPD dan BUMDES) dan Pemerintah Daerah.
Lokasi Air Terjun Ponot di Desa Tangga dapat ditempuh dari dua arah datangnya wisatawan, sangat strategis jika hal ini dibarengi dengan kondisi jalan dan jembatan yang baik karena dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung. Jalan dan jembatan dari arah Pulau Rakyat ke Porsea harus lebih ditingkatkan lagi dan yang rusak harus segera diperbaiki. Walupun daya tarik objek wisata nya indah (bagus) jika akses nya sulit maka wisatawan akan berpikir untuk mengunjungi daerah tersebut. Hal ini harus menjadi perhatian penuh dari pihak pengelola maupun Pemerintah Daerah untuk mengangkat dan mempromosikan daerah wisata ini menjadi lebih terkenal (Asahan, 2019) Desa Tangga merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan yang terletak pada ketinggian antara 300 m - 570 m diatas permukaan laut. Jarak Desa Tangga dari ibu kota kecamatan berjarak 28 Km, jarak desa dengan ibu kota Kabuapten (Kisaran) ±90 km. Potensi fisik yang dimiliki obyek wisata adalah segala sesuatu yang memiliki daya tarik yang kuat agar dapat memikat perhatian wisatawan untuk berkunjung ke obyek Wisata Air terjun Ponot. Wisata Air Terjun Ponot ini terletak di Desa Tangga Kecamatan Aek Songsongan Kabupaten Asahan berdekatan dengan Bendungan Sigura- gura dan Wisata Arung Jeram yang merupakan ajang internasional. Potensi Sungai Asahan juga mendukung Wisata Air Terjun Ponot. Lokasi Wisata Air Terjun Ponot yang jauh dari pusat kota dengan jarak 90 km sangat tepat sebagai kawasan obyek wisata alam. Lokasi obyek wisata yang baik yang memenuhi kriteria sebagai daerah tujuan wisata yang baik adalah lokasinya jauh dari daerah industri, daerah
pemukiman atau daerah lainnya yang tidak sesuai untuk pembangunan di masa yang akan datang. Wisata Air Terjun Ponot yang berada di sebelah selatan Kota Kisaran, dengan jarak lokasi dari ibu kota Kabupaten 90 km dengan waktu tempuh 2-3 jam dan 30 km dari ibu kota Kecamatan dengan waktu tempuh 1 - 1,5 jam.
Air Terjun Ponot memiliki ketinggian ± 250 m. (http://www.bandar-pulau.co.cc/wisata.html). Air terjun ini berasal dari anak Sungai Asahan.
Keindahan Air terjun Ponot terletak pada debet airnya yang sangat deras dan juga susunan air terjunnya yang merupakan air terjun 3 tingkat. Di bawah curahan air terjun banyak terdapat batu-batuan alam yang berukuran sangat besar sehingga menjadi daya tarik tersendiri sebagai pelengkap keindahan Air terjun Ponot. Letak lokasi sekitar ± 90 km dari kota Kisaran ( Ibu Kota Kabupaten Asahan).
Lokasi objek wisata ini jadi primadona bagi wisatawan lokal yang berkantong pas-pasan, pasalnya harga yang ditawarkan pengelola cukup terjangkau bagi wisatawan yang menggunakan sepeda motor hanya dikenakan biaya Rp5.000, begitupun dengan wisatawan yang tidak memiliki kendaraan juga dikenakan Rp5.000, sedangkan yang mengendarai mobil hanya dikenakan Rp10.000 saja. Objek wisata yang ditawarkan juga sangat menggiurkan, seperti layaknya wisata alam lainnya. Air terjun Ponot menyuguhkan kehindahan alam nan eksotis dengan ketinggian air terjun 250m dan dengan air yang jernih berada di tebing yang terjal dengan tiga tingkatan.
Daya tarik utama wisata Air Terjun Ponot adalah berupa fenomena air terjun yang mengalir melalui formasi batuan yang tingginya 250 meter dengan batu- batu alam. Sedangkan daya tarik tambahan berupa pemandangan alam yang
indah, tebing-tebing di sekeliling wisata Air Terjun Ponot, debit air Sungai Asahan yang deras yang digunakan sebagai Arung Jeram, serta bangunan jembatan yang menghubungkan Desa Tangga dengan Desa Meranti. Daya tarik disini hanya berupa daya tarik alami, sedangkan daya tarik buatan tidak ada.
Wisata Air Terjun Ponot yang di jadikan sebagai sentra bagi pertumbuhan obyek wisata alam yang ada di Kecamatan Aek Songsongan memiliki luas hutan 200 Ha dengan berbagai macam jenis tumbuhan yang didominasi oleh jenis tumbuhan paku, aren, lumut kerak serta sebagian pohon kelapa sawit. Kawasan Wisata Air Terjun Ponot yang menempati area seluas 2 Ha yang berada di Desa Tangga menyajikan kondisi alam yang sangat menarik dengan Hutan yang tersebar di dalam obyek wisata. Sementara itu Koleksi fauna terdiri dari burung walet, monyet, ikan, kupu- kupu yang dapat di nikmati oleh pengunjung. Kondisi iklim yang sangat sejuk dengan rata-rata curah hujan bulanan 120 mm/ bulan dengan suhu udara rata-rata 23,65 ºC, menyebabkan kondisi air di wilayah ini cukup melimpah.
Wisata Air Terjun Ponot belum memiliki keragaman atraksi atau daya tarik pendukung, wisatawan datang berkunjung hanya untuk menikmati obyek wisata yang ada. Berdasarkan hasil penilaian tentang atraksi wisata bahwa Wisata Air Terjun Ponot belum ada atraksi wisata (buruk) yang dapat menjadi daya tarik tersendiri.
Gambar 4.1 Peta Kawasan Pariwisata Air Terjun Ponot
Gambar 4.1 Sumber: Seminar Unand.ac.id
4.1.2.1 Struktur Organisasi Pengelola Air Terjun Ponot
Untuk mengelola wisata Air Terjun Ponot masyarakat setempat adalah pelaku utama dalam pengelolaan khususnya masyarakat desa Tangga Dusun 1 mulai dari membersihkan area wisata, mengamankan area wisata dari kekacauan dan memberikan kenyamanan kepada wisatawan. Tidak pernah ada pemilihan yang dilakukan di pengurusan pengelola tempat wisata ini, hanya dibatasi usia pada bidang tertentu seperti dibagian karcis dan parkir, tidak di izinkan anak remaja yang mengurus dibagian parkir dan bagian karcis, siapa yang mau bekerja.
ANGGOTA
SELURUH MASYARAKAT DESA TANGGA DUSUN 1
KEAMANAN - RAMLI MARPAUNG
- DAUD SILALAHI BENDAHARA
HERLUS NAPITUPULU
Gambar 4.2
Struktur Organisasi Pengelola Air Terjun Ponot
SEKRETARIS JOHAN PANJAITAN KETUA