BAB I PENDAHULUAN
A. Teori –Teori Terkait Penelitian
2. Pasar Modal
a. Pengertian Pasar Modal
Pasar modal menurut kamus pasar uang dan modal adalah pasar kongkret abstrak yang mempertemukan pihak yang menawarkan dan yang memerlukan dana jangka panjang, yaitu jangka satu tahun ke atas dalam (Siamat, 2005: 487).
Pasar modal terdiri dari kata pasar dan modal, jadi pasar modal dapat didefinisikan sebagai tempat bertemunya permintaan dan penawaran
17
terhadap modal, baik dalam bentuk ekuitas maupun utang jangka panjang (Martalena & Malinda, 2011: 2).
Dalam bab 1 UUPM No 8/1995 tentang ketentuan umum mendefinisikan Bursa Efek adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli efek serta pihak- pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantara mereka (Hadi, 2013: 10).
b. Fungsi Pasar Modal
Pasar modal memiliki peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi sekaligus, yaitu (Halim, 2015):
1) Fungsi ekonomi, dalam hal ini pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan, yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer) jangka panjang.
2) Fungsi keuangan, dalam hal ini pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh return atau capital gain atau interest bagi investor sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih.
Dilihat dari perspektif lain, pasar modal juga memberikan bagi pihak- pihak yang ingin memperoleh keuntungan dalam investasi. Fungsi pasar modal tersebut antara lain (Hadi, 2013: 16):
18
Pasar modal memberikan ruang dan peluang bagi perusahaan untuk memperoleh sumber dana yang memiliki risiko investasi (cost of capital) rendah dibandingkan sumber dana jangka pendek dari pasar uang.
2) Bagi investor
Alternatif investasi bagi pemodal, terutama pada instrumen yang memberikan likuiditas tinggi. Pasar modal memberikan ruang bagi investor dan profesi lain memanaatkan untuk memperoleh return yang cukup tinggi.
3) Bagi perekonomian nasional
Dalam daya dukung perekonomian secara nasional, pasar modal memiliki peran penting dalam rangka meningkatkan dan mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Hal itu, ditunjukan dengan fungsi pasarmodal yang memberikan sarana bertemunya antara lender dengan borrower. Disitu, terjadi kemudahaan penyedia dana untuk sektor rill dalam peningkatan produktifitas, sementara pada sisi lain pihak investor akan memperoleh apportunity keuntungan dari dana yang dimiliki.
c. Manfaat Pasar Modal
Sebagai wadah yang terorganisir berdasarkan undang- undang untuk mempertemukan antara investor sebagai pihak surplus dana untuk investasi dalam instrumen keuangan jangka panjang, pasar modal memiliki manfaat antara lain (Hadi, 2013:17 ):
19
1) Menyediakan sumber pembiayaan (jangka panjang) bagi dunia usaha sekaligus memungkinkan alokasi sumber dana secara optimal.
2) Alternatif investasi yang mememberikan potensi keuntungan dengan risiko yang bisa diperhitungkan melalui keterbukaan, likuiditas, dan diversifikasi investasi.
3) Memberikan kesempatan memiliki perusahaan yang sehat dan mempunyai prosepek, keterbukaan dan profesionalisme, menciptakan iklim berusaha yang sehat.
4) Menciptakan lapangan kerja/ profesi yang menarik. 5) Menberikan akses kontrol usaha.
6) Menyediakan leading indicator bagi trend ekonomi negara.
d. Karakterisik Pasar Modal
Pasar modal tidak hanya sebatas wadah, tempat, gedung dan jenis fasilitas fisik lainnya, melainkan juga berupa penyediaan mekanisme yang memberikan ruang dan peluang untuk melakukan transaksi. Untuk itu pasar modal memiliki karakteristik antara lain (Hadi, 2013:15):
1) Membeli prospek yang akan datang, hal itu ditunjukan dengan karakter inestasi dimana memberikan prospek keuantungan di masa depan (expected return).
2) Mempunyai harapan keuntungan yang tinggi, tetapi juga mengandung risiko yang tinggi pula. Hal itu sejalan dengan teori investasi yaitu intrumen investasi yang memberikan expected return tinggi umumnya memiliki risiko tinggi pula (hight return risk).
20
3) Pasar modal yang berarti berinvestasi diatas prosopek masa depan adalah keharusan untuk memaksimalkan kemampuan baik analisis teknikal maupun fundamental. Pasar modal juga dipengaruhi kondisi politik, sosial, hukum dan lingkungan lainnya. untuk itu analisis menentukan risiko dan keuntungan dalam investasi.
4) Mengandung spekulasi
Pasar modal memiliki nilai spekulasi tinggi, terlepas apakah telah dilakukan analisis mendalam dengan maksud mengurangi ketidak pastiaan dimasa depan investasi, atau belum. Nilai spekulatif semakin nampak terutama bagi investor jangka pendek yang mengejar capital gain.
e. Instrumen Yang diperdagangkan di Pasar Modal
Instumen pasar modal pada prinsipnya adalah semua surat- surat berharga (efek) yang umum diperjualbelikan melalui pasar modal. Efek adalah setiap surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, sekuritas kredit, tanda bukti utang, rights, warrants, opsi atau setiap derivatif dari efek atau setiap instrumen yang ditetapkan oleh Bapepam, warrants, opsi atau setiap efek yang diperdagangkan di pasar modal (Bursa Efek) biasanya berjangka panjang. Intrumen yang paling umum diperjual belikan melalui Bursa Efek saat ini adalah saham, obligasi, dan rights (Siamat, 2005:507). Dalam pasar modal terdapat instrumen yang ditawarkan, antara lain sebagai berikut:
21
Saham merupakan tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Saham terbagi menjadi dua macam, yaitu saham biasa dan saham preferen.
2) Obligasi
Obligasi adalah surat berharga atau sertifikat yang berisi kontrak antara pemberi dana (dalam hal ini modal) dengan yang beri dana (emiten). Jadi obligasi adalah selembar kertas yang menyatakan bahwa pemilik kertas tersebut telah membeli utang perusahan yang menerbitkan obligasi. Penerbit membayar bunga atas obligasi tersebut pada tanggal- tanggal yang telah ditentukan secara periodik, dan mengembalikan nilai utang tersebut pada saat jatuh tempo dengan mengembalikan jumlah pokok pinjaman ditambah bunga terutang. Dalam obligasi bila bunga obligasi meningkat maka nilai obligasi menurun.
3) Right
Right merupakan surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan oleh emiten. Right merupakan produk derivatif atau turunan dari saham.
4) Waran
Efek yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk membeli saham baru dengan harga tertentu. Diterbitkan mengikuti penerbitan/ penjualan efek lain.
22 5) Reksadana
Wadah yang digunakan untuk meghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya dinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.