• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pcngerlian Pendidikan Agama Islam di TK

EVALUASIPENDIDIKAN AGA VIA ISLAM DITK ISLAM AL AZIIAR 23 SALATIGA

KAJIAN PUSTAKA

A. Pcngerlian Pendidikan Agama Islam di TK

Manusia memiliki posisi istimewa di dunia ini. Ia adalah wakil Tuhan di bumi dan diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Ketentuan ini tertulis dalam QS. A1 Baqarah : 30 dan QS. At Tin : 4.

QS. A1 3aqarah : 30

(ngatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak mcnjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu- orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui".8

8 Departemen Agama Republik Indonesia, Al Quran dan Terjemahannya, Semarang : CV. Toha Putra, 1996. him. 14.

QS. At Tiin : 4

_ * ' , i * 9 9 ' '

1-3 y I Jl aJ

A rtinya:

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya .9

Manusia terdiri dari dua substansi; pertama, substansi jasad/materi yang bahan dasamya adalah dari materi yang merupakan bagian dari alam semesta ciptaan Allah SWT dan dalam pertumbuhan dan perkembangannya, tunduk dan mengikuti sunnatullah (aturan, ketentuan, hukum Allah yang berlaku di alam semesta), kedua, substansi immateri/nonjasadi, yaitu peniupan ruh ke dalam diri manusia sehingga manusia merupakan benda organik yang mempunyai hakikat kemanusiaan serta mempunyai berbagai alat potensial dan fitrah.

Dari kedua substansi tersebut maka yang paling esensial adalah substansi immateri atau ruhnya. Manusia yang terdiri dari dua substansi itu telah dilengkapi dengan alat-alat potensial dan potensi-potensi dasar yang hams diaktualkan atau ditumbuhkembangkan dalam kehidupan nyata di dunia ini melalui proses pendidikan untuk selanjutnya dipertanggungjawabkan di hadapan-Nya kelak di akhirat. Pendidikan merupakan suatu proses panjang untuk mengaktualisasikan seluruh potensi diri manusia sehingga potensi kemanusiaannya menjadi aktual. Untuk itu manusia membutuhkan sebuah pedoman hidup yang bersumber dari

Allah melalui A1 Quran dan As Sunah, yaitu agama Islam.10

Fokus dalam pembicaraan ini adalah manusia yang berbentuk anak didik di sekolah. Untuk mengetahui ruang lingkup dalam agama Islam dan bagaimana cara mengimplementasikan agama Islam tersebut dalam kehidupan sehari-hari, maka diperlukan Pendidikan Agama Islam yang diberikan sejak dini agar agama Islam tersebut bisa terimplementasi dengan optimal.

1. Pengertian Pendidikan

Kita tahu bahwa ada banyak definisi pendidikan. Ini jelas bahwa pendidikan dipandang sebagai hal yang sangat penting, sehingga banyak pihak yang merasa perlu untuk memberikan definisi dan pengertian.

Pendidikan menurut pengertian Yunani adalah paedagogik, yaitu ilmu menuntun anak. Orang romawi melihat pendidikan sebagai educare, yaitu mengeluarkan dan menuntun, tindakan merealisasikan potensi anak yang dibawa waktu dilahirkan di dunia. Bangsa Jerman melihat pendidikan sebagai

erziehung yang setara dengan educare, yakni membangkitkan kekuatan terpendam atau mengaktifkan kekuatan/potensi anak.11

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pendidikan memiliki arti sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan

10.Subhan, Sebagai Transformasi Potensialitas Keaktualitas, http://wonk- educationnetwork.blogspot.com/2007/03/Dendidikan-agama-islam.html. 21 Juni 200&

pelatihan.1'1

Para ahli pendidikan menemui kesulitan dalam merumuskan definisi pendidikan. Kesulitan itu antara lain disebabkan oleh banyaknya jenis kegiatan serta aspek kepribadian yang dibina dalam kegiatan ini.

Joe Park umpamanya menitik beratkan pendidikan diletakkan pada pengajaran (instruction). Sedangkan segi kepribadian yang dibina adalah aspek kognitif dan kebiasaan. Theodore Mayer Grene mendefinisikan pendidikan dengan usaha manusia untuk menyiapkan dirinya untuk suatu kehidupan bermakna. Di dalam definisi ini aspek pembinaan pendidikan lebih luas 13

Dari etimologi dan analisis pengertian pendidikan di atas, secara singkat pendidikan dapat dirumuskan sebagai tuntutan pertumbuhan manusia sejak lahir hingga tercapai kedewasaan jasmani dan rohani, dalam interaksi dengan alam dan lingkungan masyarakatnya.

2. Pengertian Pendidikan Agama Islam di TK

Pengertian pendidikan dalam Islam lebih banyak dikenal dengan menggunakan istilah al-tarbiyah, at-ta’lim, al-ta’dib dan al-riyadah. Setiap terrrunologi tersebut mempunyai makna yang berbeda satu sama lain, karena

12 Pusat Bahasa Departemen Pendidiksn Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi ketiga, Jakarta : Ba!r.i Pustaka, 2001, him. 263.

13 Ahmad Tafs'r, Metodologi Pengajaran Agama Islam, Bandung : Remaja Rosdakarya, 1995, him.

perbedaan teks dan kontek kalimatnya dan Pendidikan Islam memiliki beberapa karakteristik yang berbeda dengan pengertian pendidikan secara umum

Tetapi pendidikan Islam memiliki cakupan yang sama dengan pendidikan umum bahkan melebihinya. Karena pendidikan Islam juga melnbina dan mengembangkan pendidikan agama, dimana titik beratnya terleiak pada internalisasi nilai iman, Islam dan ikhsan dalam pribadi manusia mus'im yang berilmu pengetahuan luas.14

Beberapa pakar pendidikan Islam memberikan rumusan pendidikan Islam, diantaranya Y usuf Qardhawi, mengatakan pendidikan Islam adalah pendidikan manusia seutuhnya, akal dan hatinya, rohani dan jasmaninya, akhlak dan ketrampilannya. Karena pendidikan Islam menyiapkan manusia untilk hidup, baik dalam keadaan aman maupun perang dan menyiapkan untuk menghadapi masyarakat dengan segala kebaikan dan kejahatan, manis dan pahitnya.15

Hasan Langgulung mendefmisikan pendidikan Islam adalah proses penyiapan generasi muda untuk mengisi peranan, memindahkan pengetahuan dan nilai-nilai Islam yang diselaraskan dengan fungsi manusia untuk beramal

14 Subhan, Op.cit.

' Yusuf al-Qardhawi, Tarbiyah al-lslamiyah wa Madrasah Hasan al-Banna, diterjemahkan oleh Bustani A. Gani, Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al-Banna, Jakarta : Bulan Bintang 1980 him. 39.

di dunia dan memetik hasilnya di akhirat.16

Endang Syaifuddin Anshari memberikan pengertian Pendidikan Islam sebagai proses bimbingan (pimpinan, tuntunan dan usulan) oleh subyek didik terhadap perkembangan jiwa (pikiran, perasaan, kemauan dan instuisi) dan rag a obyek didik dengan bahan-bahan materi tertentu dan dengan alat perlengkapan yang ada ke arah terciptanya pribadi tertentu disertai evaluasi sesuai dengan ajaran Islam.17

Pendidikan Agama Islam adalah upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan peserta didik untuk mengenal, memahami, menghayati hingga mengimani, bertaqwa dan berakhlak mulia dalam mengamalkan ajaran agama Islam dari sumber utamanya kitab suci A1 Quran dan A1 Hadits, melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, latihan, serta penggunaan pengalaman. Dibarengi tuntutan hubugannya dengan kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa.18

Menurut Syahminan Zaini, Pendidikan Agama Islam adalah usaha mengembangkan fitrah manusia dengan ajaran Islam agar terwujud (tercapai)

16 Hasan Langgulung, Beberapa Pemikiran tentang Pendidikan Islam, Bandung : al-Ma'arif, 1980, him. 94.

17 Endang Saifuddin Anshari, Pokok-pokok Pikiran tentang Islam, Jakarta : Usaha Interprises, 1976, him. 85.

18 Sutrisno, Pengembangan Nilai-Nilai Islam Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam, http://sutris02.wordpress.com/. 21 Juni 2008.

kehidupan yang makmur dan bahagia.19

Ahmad D. Marimba berpendapat bahwa Pendidikan Agama Islam adalah bimbingan jasmani dan rohani berdasarkan hukum-hukum ajaran agama Islam menuju kepada terbentuknya kepribadian utama menurut ukuran Islam.20

Sedangkan menurut Achmadi, pendidikan Islam adalah segala usaha untuk memelihara dan mengembangkan fitrah manusia serta SDM yang ada padanya menuju terbentuknya manusia seutuhnya (insan kamil) sesuai dengan norma Islam.21

Dari uraian di atas, dapat dilihat perbedaan-perbedaan antara pendidikan secara umum dengan Pendidikan Agama Islam. Perbedaan utama yang paling menonjol adalah bahwa Pendidikan Agama Islam bukan hanya mementingkan pembentukan pribadi untuk kebahagiaan dunia, tetapi juga untuk kebahagiaan akhirat. Selain itu Pendidikan Agama Islam berusaha untuk membentuk pribadi yang bernafaskan ajaran-ajaran Islam.

Dapat ditarik kesimpulan bahwa Pendidikan Agama Islam adalah usaha menumbuhkembangkan anak didik baik jasmani maupun rohani atas dasar ajaran Islam agar menjadi anggota masyarakat yang berguna menurut terbentuknya insan kamil sesuai dengan norma Islam

19 Syahminan Zaini, Prinsip-prinsip Dasar Konsepsi Pendidikan Islam, Jakarta : Kalam Mulia, 1981, him. 4.

20Ahmad D Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung : Pustaka Pelajar, 1974, him. 23. 21 Achmadi, Islam Sebagai Paradigma Ilmu Pendidikan, Yogyakarta : Aditya Media, 1992, him.7.

Oleh karena itu dalam Pendidikan Agama Islam, pendidik perlu memilih dan menetapkan berbagai metode pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan, penghayatan hidup beragama dari anak didik. Efektifitas suatu metode sangat bergantung kepada pribadi pendidik/guru dan kepada situasi atau tingkat perkembangan dan kebutuhan anak didik itu sendiri.22

Dokumen terkait