8) Testimonial Headline
2.6 Pedoman Gizi Seimbang
4) How-to Headline
Kalimat how-to memberikan dan menawarkan sebuah informasi, saran, dan solusi dari sebuah masalah.
5) Question Headline
Memberikan pertanyaan untuk menciptakan rasa empati pada pembaca mengenai pertanyaan yang ingin terjawab. Memfokuskan pada ketertarikan, rasa ingin tahu, dan kebutuhan pembaca bukan pengiklan.
6) Command Headline
Headline mendorong adiens untuk melakukan sesuatu dengan memberikan prospek mengenai apa yang harus dilakukan.
7) Reason-why Headline
Dengan memberikan jawaban dari alasan mengapa headline dapat menarik perhatian audiens.
8) Testimonial Headline
Melalui testimonial, copywriter menciptakan impresi dengan membuat teks seakan diucapkan ataupun berdasarkan pengalaman seseorang.
2.6 Pedoman Gizi Seimbang
Pedoman gizi seimbang diimplementasika di Indonesia sejak tahun 1955 yang merupakan realisasi dari rekomendasi konferensi pangan sedunia di Roma pada tahun 1992, untuk menggantikan sloogan "4 sehat 5 sempurna" yang diperkenalkan tahun 1952 karena sudah tidak selaras dengan perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang gizi. Dimana dalam pedoman gizi seimbang terdapat 4 pilar yang merupakan bagian dari upaya untuk menyeimbangkan gizi dengan memonitor badan secara teratur. Empat pilar tersebut adalah:
1) Mengonsumsi makanan beragam 2) Membiasakan perilaku hidup bersih 3) Melakukan aktivitas fisik
4) Mempertahankan dan memantau berat badan
49
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
Gambar 2. 32. Pedoman Gizi Seimbang
Dalam pedoman gizi seimbang, pedoman gizi sendiri dikelompokkan berdasarkan kondisi dan umur dari masyarakat. Bagi ibu hamil dan ibu menyusui, gizi yang diperlukan lebih banyak karena harus emmenuhi kebutuhan gizi ibu dan janin/bayinya. Janin dan bayi tumbuh dengan mengambil zat gizi dari makanan yang dikonsumsi ibu dan dari simpanan gizi dalam tubuh ibu. Bila ibu tidak mengonsumsi makanan dengan gizi yang cukup, maka janin atau bayi akan mengambil persediaan yang ada dalam tubuh ibunya seperti sel lemmak, zat besi.
Untuk bayi 0-6 bulan, gizi yang dibutuhkan cukup hanya dair ASI, maka dari itu bayi harus memperoleh ASI Eksklusif hingga usia 6 bulan. Untuk Anak 6-24 bulan, bayi memerlukan makanan pendamping ASI dengan pengenalan makanan yang beraneka ragam seperti sayur, buah, protein, dan makanan pokok. Sedangkan untuk anak, remaja, dan dewasa perilaku konsumsi pangan bergizi seimbang dibutuhkan dengan memperhitungkan kondisi seperti masa pertumbuhan, pubertas, dan pola kegiatan aktif dan pasif. Untuk usia lanjut, kebutuhan zat gizi berbeda dengan kelompok sebelumnya karena terjadi berbagi perubahan dalam tubuh seperti mulai menurunnya funngsi organ dan jaringna tubuh. Sehingga pola konsumsi gula, garam, minyak, makanan berlemak, dan tinggi purin dibatasi.
2.7 Veganisme
50
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
Berdasarkan buku “Becoming Vegan” karya Davis & Melina (2014), Veganisme diartikan sebagai sebuah filosofi yang mendukung penghormatan terhadap kehidupan dan kasih sayang terhadap seluruh makhluk hidup dan menolak gagasan bahwa hewan adalah sebuah sumber yang dapat dieksploitasi. Veganisme sendiri adalah sebuah gaya hidup yang menghindari produk hewani termasuk makanan, pakaian, perawatan tubuh, dan alat pembersih. Gaya hidup ini sendiri menghindari aktivitas yang melibatkan penganiayaan hewan termasuk penelitian dengan menggunakan hewan sebagai subjek dan hiburan dengan menggunakan hewan.
2.6.1 Veganisme
Vegan sendiri berasal dari tata susila yang diikuti oleh filsuf dari timur yang pada waktu itu agama yang paling populer adalah Hinduisme, Jainisme, dan Buddhisme yang menekankan kasih sayang terhadap hewan dan menanamkan veganisme dalam doktrin intinya. Bibit-bibit veganisme yang telah ditanam oleh filsuf timur secara perlahan mempengaruhi filsuf yang berasal dari barat dengan tokoh terkenal pada masa itu adalah Pythagoras, seorang filsuf dan ahli matematika Yunani pada abad 600 sebelum masehi. Pythagoras dalam perjalanan hidupnya menghindari konsumsi daging hewan dan mengajak pengikutnya untuk melakukan hal yang sama.
Seiring perjalanan banyak filsuf dan ahli sains mengikuti Pythagoras termasuk Plato, Plutarch, Seneca, Ovid, dan Sokrates, namun dasar dari veganisme sendiri tidak tertanamkan di budaya barat sampai pertengahan tahun 1800-an. Walaupun veganisme ini sendiri berdasar pada praktik dan pengajaran dari budaya Timur namun pengaruh awalnya masih terbatas
Kata vegan sendiri pertama kalinya diciptakan oleh Donald Watson pada tahun 1944 untuk menjelaskan sebuah varian vegetarianisme tertentu yang melarang penggunaan dan konsumsi semua produk hewani. Sedangkan kata vegetarian sendiri sudah berada sejak 600 tahun sebelum masehi dan berasal dari budaya dan agama yang populer dalam negara-negara timur. Pada tahun 1948 American Vegan Society terbentuk dan menanamkan enam pilar
51
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
dengan menggunakan kata ahimsa yaitu bahasa sanskerta yang bermakna kedinamisan tanpa membahayakan, Pada setiap huruf dalam kata "AHIMSA"
memiliki kepanjangan yaitu A - Abstinence from animal Product (pantangan terhadap produk hewani), H - Harmlessness with reverence for life (Gerakan tanpa celaka dan kasih sayang terhadap kehidupan), I - Integrity of thought, word, and deed (Integritas dari pikiran, perkataan, dan perbuatan), M - Mastery over oneself (Penguasaan atas diri sendiri), S - Service to humanity, Nature, and Creation (Pelayanan terhadap peri kemanusiaan, alam, dan penciptaan), dan A - Advancement of understanding and truth (pemajuan akan pemahaman dan kebenaran).
2.6.2 Gizi vegetarian
Kritik utama dari pola hidup ataupun pola makan veganisme adalah nutrisi yang didapatkan dari pola makan ini tidak mencukupi keperluan nutrisi utama dari manusia dan meningkatkan resiko malnutrisi. Produk hewani terutama daging dan susu adalah hal yang penting dalam pola makan sehari-hari karena produk tersebut mengandung protein, zat besi, zinc dan kalsium.
Namun pada kenyataannya pola makan veganisme yang direncanakan dengan baik dapat memenuhi kebutuhan gizi-gizi tersebut terkecuali vitamin B12 yang hanya terdapat dalam produk hewani. Vitamin B12 bagi penganut pola makan veganisme dapat dipenuhi melalui konsumsi suplemen tambahan ataupun makanan vegetarian yang sudah ditambah vitamin ini.
Berdasarkan riset kedua pola makan vegetarian dan omnivora dapat menyebabkan malnutrisi atau overnutrition. Perbedaan dari kedua pola makan tersebut jika dilihat dari sisi nutrisi yang didapatkan oleh manusia adalah pola makan vegan mengandung zat besi, folat, vitamin, magnesium, potasium, zat mangan, serat, beta karoten, vitamin B6, C, dan E yang lebih banyak dari pola makan omnivora namun memiliki lebih sedikit zat zinc, yodium, calcium, selenium, riboflavin, vitamin B12, dan D. Sehingga untuk menjaga kesehatan baik bagi penganut veganisme untuk mengkonsumsi suplemen ataupun makanan yang telah diberikan zat-zat yang diperlukan.
52
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
2.6.3 Dampak Veganisme
Berdasarkan Robbins & Ornish (2011) melalui bukunya yang berjudul The Food Revolution, veganisme sendiri memiliki beberapa dampak terhadap kehidupan sehari-hari terutama terhadap kesehatan tubuh dan lingkungan sekitar.
2.6.3.1 Dampak bagi tubuh
Veganisme sendiri memiliki beberapa dampak terhadap kesehatan manusia. Adapun dampak positif yang dapat mempengaruhi kesehatan tubuh adalah menurunkan resiko penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, mencegah kanker, mendukung penurunan berat badan secara sehat. Karena pola makan ini mengandung lebih banyak zat besi, folat, vitamin, magnesium, potasium, zat mangan, serat, beta karoten, vitamin B6, C, dan E dan pola makan ini juga memiliki lemak jenuh dan kolesterol yang lebih rendah dibandingkan pemakan produk hewani. Konsumsi kolesterol per hari bagi non-vegetarian adalah 300-500 miligram, dibandingkan konsumsi kolesterol per hari bagi vegan adalah 0mg berdasarkan penelitian Framingham yang melakukan studi penyakit jantung dan pola makan terlama di dunia medis.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh organisasi pangan dan agrikultur Amerika Serikat, kanker sendiri dapat dicegah melalui mengonsumsi pola makan yang didominasi oleh produk nabati dengan varietas sayur, buah, kacang-kacangan, dan makanan pokok bertepung yang diproses secara minim. Dan pola makan veganisme sendiri disebutkan dalam laporan resmi oleh World Cancer Research Fund dan American Institute for Cancer Research dengan singkat yaitu “Pola makan vegetarian dapat mengurangi resiko Kanker”. Hal ini sendiri diakibatkan oleh tinggi zat karsinogenik yang dimiliki oleh produk hewani dalam proses ternaknya ataupun pengolahannya.
53
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
Pola makan veganisme memiliki banyak dampak positif namun tidak bisa dipungkiri bahwa pola makan vegetarian dapat menyebabkan kematian jika tidak direncanakan dan dipertimbangkan dengan baik. Karena secara alami tumbuhan tidak dapat mengandung Vitamin B12 dan hanya ada di produk hewani. Produk hewani seperti daging, susu, dan telur mengandung vitamin tersebut karena hewan mengonsumsi tumbuhan dan/atau meminum air yang mengandung mikroorganisme yang dapat menghasilkan vitamin tersebut. Sehingga dengan mengonsumsi suplemen tambahan ataupun produk nabati dengan tambahan zat tersebut sebanyak 2 microgram per hari dapat mencegah gejala dan dampak akibat kekurangan B12.
2.6.3.2 Dampak bagi lingkungan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Boland pada tahun 2014 mengenai emisi gas rumah kaca akibat produksi bahan pangan, diketahui bahwa produksi produk hewani menghabiskan banyak sumber daya alam dan dapat menyebabkan polusi udara, air, maupun tanah. Sebagai contoh untuk menghasilkan 0,45 kg daging sapi air yang dihabiskan sebanyak 19.737 liter air sedangkan untuk menghasilkan tomat dengan kuantitas yang sama hanya menghabiskan 87 liter air. Tidak hanya air yang dikonsumsi untuk menghasilkan daging namun polusi yang dihasilkan untuk produk tersebut dapat menyebar hingga polusi udara akibat pengolahan di pabrik, limbah hewan yang dibuang ke air ataupun tanah, dan pembabatan hutan untuk pembangunan peternakan. Limbah yang mengkontaminasi tanah dapat mencemari air air yang biasanya kita gunakan untuk minum, mandi, ataupun beraktivitas.
Berdasarkan penemuan oleh Intergovernmental Panel on Climate Change, pembakaran minyak bumi di dunia sebagian diakibatkan oleh produksi produk hewani. Karena untuk menghasilkan produk hewani harus melewati banyak proses dan memakan banyak lahan. Pohon-pohon untuk menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen dalam hutan dipotong untuk membangun peternakan dan pabrik, Listrik yang digunakan untuk
54
Perancangan Kampanye One.., Andreas Christanto, Universitas Multimedia Nusantara
membangun, mengurus, dan mengelola produk hewani berasal dari pembakaran minyak bumi. Dibandingkan pembangunan pertanian sayuran dan buah-buahan dapat menghasilkan dan menumbuhkan banyak pohon untuk menghasilkan oksigen dan memakan waktu yang lebih sedikit karena hewan tumbuh dengan kecepatan yang lebih lambat dibandingkan sayur dan buah-buahan yang dapat tumbuh secara berkelanjutan