• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN KELAS BILINGUAL

Dalam dokumen PEDOMAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DARING (Halaman 43-130)

TATA TERTIB PRAKTIKUM DARING

3.1 Peraturan Untuk Dosen

a) Dosen berkewajiban melaksanakan praktikum daring sesuai jadwal yang telah ditentukan Fakultas/Program Studi .

b) Dosen berkewajiban menggunakan pakaian sopan dan rapi serta memperhatikan estetika ruangan pada saat melaksanakan praktikum daring.

c) Dosen berkewajiban melaporkan absensi praktikum daring, dan bukti praktikum kepada Wakil Dekan Bidang Akademik setelah selesai melaksanakan praktikum. d) Jika dosen berhalangan untuk praktikum daring, maka wajib melapor kepada

kepala laboratorium, laboran atau pihak monev praktikum.

3.2 Peraturan Untuk Mahasiswa

a) Mahasiswa berkewajiban memasuki praktikum daring sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh dosen.

b) Mahasiswa berkewajiban mengikuti proses pembelajaran praktikum daring hingga selesai dan mengikuti dengan baik.

c) Mahasiswa berkewajiban menggunakan berpakaian rapi dan memperhatikan estetika ruangan pada saat melaksanakan praktikum.

d) Menggunakan kata-kata yang sopan pada saat interaksi praktikum dengan dosen maupun sesama mahasiswa.

e) Mahasiswa tidak diperkenankan melakukan aktifitas lain pada saat mengikuti praktikum, kecuali atas seizin dosen.

7

BAB IV

Monitoring Evaluasi Pembelajaran Praktikum Daring

4.1 Monitoring Evaluasi Angket Praktikum

Monitoring evaluasi angket bertujuan untuk dapat mengetahui kualitas praktikum baik dalam segi penyampaian, peralatan, kebersihan, pelayanan, metodologi dan hal-hal lain yang ingin ditingkatkan, maka dapat disimpulkan melalui komentar dan saran yang diberikan oleh praktikan yang telah menyelesaikan praktikum. Salah satu cara untuk mengetahui hal tersebut adalah dengan angket praktikum. Sehingga dibutuhkan monitoring angket demi tercapainya tujuan tersebut. Berikut pertanyaan-pertanyaan yang terdapat pada monev angket :

a. Dosen memberikan informasi (sosialisasi) tata aturan praktikum dan sistem penilaian (kontrak praktikum).

b. Dosen membuat video tutorial sendiri. c. Dosen hadir di setiap kegiatan praktikum.

d. Dosen menyampaikan materi sebelum pelaksanaan praktikum.

e. Dosen berinterkasi (membimbing) mahasiswa selama pelaksanaan praktikum. f. Dosen selalu berprilaku ramah terhadap seluruh mahasiswa.

g. Praktikum daring lebih efisien dan lebih baik dari praktikum manual.

h. Praktikum daring mempermudah mahasiswa dan mahasiswa mudah memahami. i. Tersedianya fasilitas internet untuk mendukung praktikum daring.

4.2 Monitoring Evaluasi Modul Praktikum

Buku penuntun atau modul praktikum merupakan dokumen penting di dalam melakukan suatu percobaan. Hal ini dikarenakan modul praktikum mencakup seluruh data yang penting untuk diketahui yaitu tujuan percobaan, teori dasar mengenai percobaan tersebut, peralatan yang digunakan, bahan yang dibutuhkan, metodologi (prosedur) percobaan dan lain sebagainya. Seluruh hal tersebut sangat penting untuk diketahui untuk menghindari resiko kecelakaan dan berbagai kesalahan dalam melakukan kegiatan praktikum.

4.3 Monitoring Evaluasi Pelaksanaan Praktikum

Kegiatan praktikum yang dilakukan di dalam sebuah laboratorium tentu membutuhkan perbaikan di dalam berbagai aspek salah satunya yaitu pelaksanaan praktikum. Evaluasi kegiatan praktikum adalah suatu hal yang harus dilakukan terus

8

menerus sehingga kualitas laboratorium di suatu instansi dapat menjadi lebih baik. Untuk mempermudah evaluasi kegiatan praktikum tersebut dibutuhkan monitoring oleh pihak yang memiliki kewenangan yang bersifat independent sehingga dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan praktikum. Monitoring Evaluasi pelaksanaan praktikum harus terdokumentasi di dalam lembar monitoring evaluasi praktikum. a) Monitoring Evaluasi pelaksanaan praktikum harus mencakup beberapa aspek yaitu :

a. Ketepatan waktu pelaksanaan praktikum dengan jadwal praktikum. b. Pihak yang memberi arahan dalam melaksanakan praktikum.

c. Jumlah mahasiswa (praktikan) yang mengikuti pelaksanaan praktikum. d. Kesesuaian alat dan bahan yang digunakan dalam pelaksanaan praktikum. e. Kesesuaian pelaksanaan dengan standar dokumen mutu praktikum.

4.4 Monitoring Evaluasi Sarana Praktikum

Untuk dapat mengetahui kualitas dari sebuah praktikum, maka salah satunya dapat disimpulkan melalui pengamatan terhadap sarana yang digunakan. Sarana mencakup perlatan utama dan peralatan tambahan. Sebuah praktikum sangat bergantung kepada kondisi peralatan yang digunakan dengan spesifikasi dan fungsi tertentu. Sehingga dibutuhkan pengawasan terhadap kelayakan alat laboratorium.

9

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Pedoman pembelajaran praktikum daring ini memberi gambaran implementasi pembelajaran praktikum di masa pandemi covid-19. Kami akan terus melakukan pembaharuan (update) terhadap pembelajaran praktikum daring ini dengan pihak-pihak terkait dalam pembelajarannya. Kami membutuhkan banyak saran dan masukkan agar pembelajaran daring ini terlaksana dengan baik.

Kepada semua pihak yang mendukung proses pelaksanaan pembelajaran dan pendidikan perguruan tinggi ini, kami mengucapkan terima kasih. Harapan kita semua, proses pendidikan dapat secara bertahap kembali normal dan kehidupan baru memberikan peningkatan pola hidup bersih dan pola hidup sehat. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa mengangkat wabah COVID-19 dari negara Indonesia.

10

REFERENSI

Belawati, T dan Nizam. 2020. Potret Pendidikan Tinggi di Masa Covid-19. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Direktorat Jendral pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indinesia (2020, Juli 23).

Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Gasal 2020/2021 di Perguruan Tinggi. Jakarta, Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2020. Pembelajaran Daring

dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Covid 19. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Republik Indonesia. 2020. Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan

Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Sekretariat Negara. Jakarta.

Tim Penyusun. 2019. Peraturan Akademik UMA Universitas Medan Area. Medan: Universitas Medan Area.

11

LAMPIRAN Lampiran 1. Flowchart Praktikum Daring

Dosen Pelaksana Mahasiswa Petugas Monev Kepala Lab

Mulai Mempersiapkan perangkat praktikum (Modul, RPS, bahan habis pakai dll) Diinformasikan ke Web Laboratorium Melakukan pendaftaran di Web Laboratorium Melakukan praktikum Melakukan monev harian Monev kesesuaian praktikum Membuat dan memperbaiki laporan Monev kesesuaian laporan Selesai Ya Tidak Ya Tidak

PEDOMAN

PELAKSANAAN UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) DAN UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) PADA PROGRAM SARJANA DAN

MAGISTER SECARA DARING

UNIVERSITAS MEDAN AREA MEDAN

ii

iii

KATA PENGANTAR

Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pembelajaran daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan

corona virus diseases (covid 19), menyatakan bahwa dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19, maka penyelenggaraan kegiatan akademik wajib dilakukan secara daring. Menindaklanjuti edaran Mendikbud tersebut Universitas Medan Area sebagai perguruan tinggi penyelenggara kegiatan akademik menyusun pedoman pelaksanaan kegiatan evaluasi pembelajaran dengan dengan ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) secara daring.

Buku pedoman ini memuat tentang pendahuluan, petunjuk pelaksanaan seminar dan ujian daring serta monev pelaksanaan ujian yang mengacu pada Peraturan Akademik dan Surat Keputusan Rektor Universitas Medan Area.

Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan pedoman ini. Semoga Pedoman pelaksanaan Ujian sebagai evaluasi pembelajaran secara daring di Universitas Medan Area ini dapat digunakan oleh masing-masing program studi di lingkungan Universitas Medan Area sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan ujian tengah semester dan ujian akhir semester secara daring serta bermanfaat dalam mewujud kegiatan akademik di Unversitas Medan Area yang bermutu serta memenuhi kriteria standar nasional pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Medan, Agustus 2020

Tim Penyusun

iv

DAFTAR ISI

SK Rektor Universitas Medan Area ii

Kata Pengantar iii

Daftar Isi iv

BAB I PENDAHULUAN 1

1.1 Latar Belakang 1

1.2 Landasan Penyusunan Pedoman pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) Daring

2

1.3 Tujuan 3

BAB II PELAKSANAAN UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER DARING

4

2.1 Persiapan UTS/UAS Daring 5

2.1.1 Persiapan Fakultas/Pascasarjana 5

2.1.2 Persiapan Mahasiswa 5

2.2 Pelaksanaan UTS/UAS Daring 5

2.2.1 Dosen Penanggungjawab/Pengampu Mata Kuliah 6

2.2.2 Mahasiswa 6

2.2.3 Fakultas/Pascasarjana 6

BAB III MONITORING DAN EVALUASI UJIAN DARING 7

3.1 Tujuan 7

3.2 Pelaksanaan Monev 7

BAB VI PENUTUP 9

Daftar Pustaka 10

1

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Setiap satuan pendidikan memiliki sistem untuk menghasilkan lulusan yang

berkualitas. Sistem pendidikan tinggi di Indonesia memiliki empat tahapan pokok, yaitu (1) Input; (2) Proses; (3) Output; dan (4) Outcomes. output Perguruan Tinggi adalah lulusan yang di hasilkan oleh perguruan tinggi setelah menyelesaikan masa studi sesuai dengan jenjang pendidikan yang di ambil, seperti sarjana strata 1 (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Untuk mengukur pengetahuan seseorang atau peserta didik pada tahapan pembelajaran dilakukan evaluasi berupa ujian dan tugas-tugas lainnya sesuai dengan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK).

Ujian juga dijadikan sebagai alat evaluasi untuk menilai berapa jauh pengetahuan sudah dikuasai dan ketrampilan yang sudah diperoleh. Ujian dapat mendorong seseorang dalam kegiatan pembelajaran baik itu secara wawasan ataupun pengetahuan lainnya. Pelaksanaan ujian dapat diberikan secara konvensional dengan menggunakan kertas di kelas. Sedangkan ujian dengan menggunakan komputer/gadget merupakan ujian yang bisa digunakan secara langsung maupun jarak jauh (daring) karena mampu membuka beberapa aplikasi/plattform yang di perlukan untuk proses ujian. Ujian merupakan bagian penting dari proses pembelajaran sehingga dalam pelaksanaannya perlu dilakukan monitoring dan evaluasi sehingga tetap menghasilkan proses ujian yang terstandar.

Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) merupakan salah satu bentuk evaluasi dari hasil pembelajaran oleh seorang mahasiswa dari aktifitas perkuliahan untuk memperoleh hasil kompetensi keilmuan, sikap, keterampilan umum dan keterampilan khusus dari Program Studi yang ada di Universitas Medan Area. Pada dasarnya UTS dan UAS bertujuan untuk evaluasi mendapatkan capaian pembelajaran sesuai mata kuliah sehingga menghasilkan sikap mental ilmiah, dan keterampilan sehingga mahasiswa mampu bersaing di dunia kerja sesuai kompetensi.

Dalam upaya mencapai kualitas pelaksanaan Ujian daring yang baik, maka Universitas Medan Area dalam menghadapi kondisi Pandemic Covid-19 telah membuat berbagai kebijakan terkait pemberlakuan pelaksanaan ujian tengan

2

semester maupun ujian akhir semester secara daring. Mendukung proses pelaksanaan ujian daring, Universitas Medan Area juga menyiapkan beberapa sarana / aplikasi media pendukung pelaksanaan ujian daring dengan maksud memudahkan bagi mahasiswa maupun dosen untuk melaksanakan ujian daring seperti V-learning,Google Classroom, Google Meet, Zoom, Cloud-X, WhatsApps dan aplikasi lainnya yang disepakati.

1.2 Landasan Penyusunan Pedoman pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester Daring di Universitas Medan Area.

1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.

3. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

4. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

5. Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang Pembelajaran Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan

Corona Virus Diseases (Covid-19) .

6. Surat keputusan Rektor Nomor 329/UMA.’09.1/IV/2020 tentang Pelaksanaan Seminar Proposal dan Seminar Hasil Bagi Program Sarjana dan Program Magister Secara Daring Di Lingkungan Universitas Medan Area

7. Surat keputusan Rektor Nomor 330/UMA.’09.1/IV/2020 tentang Pelaksanaan Ujian Skripsi/Tugas Akhir/Tesis Bagi Program Sarjana dan Program Magister Secara Daring Di Lingkungan Universitas Medan Area

3

1.3 Tujuan

Pedoman pelaksanaan UTS dan UAS daring di Universitas Medan Area ini disusun dengan tujuan sebagai berikut:

1. Untuk memberikan kemudahan dalam proses pelaksanaan UTS/UAS daring.

2. Untuk memberikan kemudahan dan memperjelas tahapan pelaksanaan pelaksanaan UTS/UAS daring bagi mahasiswa maupun dosen.

3. Untuk memberikan penjelasan terkait ketentuan dan persyaratan UTS/UAS daring.

4. Untuk membantu masing-masing pihak yang terlibat dalam memilih media pelaksanaan UTS/UAS daring

4

II. PELAKSANAAN UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER DARING

Setelah pelaksaaan perkuliahan daring maka dosen berkewajiban memberikan penilaian terhadap hasil ujian dan tugas mahasiswa. Mekanisme penilaian/pemberian nilai kepada mahasiswa terhadap pembelajaran daring tetap mengacu kepada Peraturan Akademik yang telah ditetapkan oleh Rektor. Prinsip penilaian pembelajaran mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi dengan teknik penilaian terdiri dari observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, tes lisan dan angket. Penilaian pembelajaran dilakukan oleh Dosen Pengampu atau Tim Dosen Pengampu Mata Kuliah jika dilakukan secara team teaching.

Penyelenggaraan Ujian sebagai evaluasi penilaian hasil belajar dilakukan minimal 2 (dua) kali dalam satu semester, yaitu Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS). Ujian diselenggarakan berdasarkan jadwal yang ditentukan menggunakan aplikasi elearning.uma.ac.id atau aplikasi lainnya serta dengan persyaratan tertentu seperti jumlah pertemuan dan lain-lain.

Materi ujian dapat dalam bentuk/tipe soal, yaitu:  Multiple choice

 True and False  Matching  Short Answer  Numerical  Essay

Penilaian hasil ujian mengikuti komposisi dan persentase komponen penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Penyerahan tugas atau lembar ujian dapat dikirim pada tempat yang ditentukan melalui aplikasi elearning.uma.ac.id atau aplikasi lainnya. Pelaporan penilaian hasil belajar mahasiswa dilaksanakan pada aplikasi aoc.uma.ac.id.

5

2.1. Persiapan UTS/UTS Daring

2.1.1. Persiapan Fakultas/Pascasarjana

1. Fakultas/Pascasarjana mengirimkan jadwal pelaksanaan UTS/UAS ke universitas.

2. Fakultas/Pascasarjana mencetak daftar nama mahasiswa dari AOC sebagai peserta mata kuliah yang akan ikut ujian sesuai KRS dan mencetak Berita Acara pelaksanaan UTS/UAS.

3. KTU Fakultas/Pascasarjana mengirimkan secara daring daftar peserta UTS/UAS dan Berita Acara pelaksanaan UTS/UAS ke dosen penanggung jawab/pengampu mata kuliah tersebut.

4. Fakultas/Pascasarjana menyampaikan/mensosialisasi jadwal pelaksanaan UTS/UAS kepada dosen dan mahasiswa melalui media yang telah ditetapkan (Web ataupun media sosial lainnya)

2.1.2. Persiapan Mahasiswa

1. Mahasiswa telah memenuhi persyaratan pembayaran tahapan uang kuliah dan pembayaran lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Mahasiswa telah mengisi KRS daring pada semester berlangsung

2.2. Pelaksanaan UTS/UTS

2.2.1. Dosen Penanggungjawab/Pengampu Mata Kuliah

1. Pelaksanaan ujian dilakukan dengan media daring (elearning, e-exam, GC, email dan lainnya) sesuai dengan kesepakatan antara dosen dan mahasiswa. 2. Bentuk soal ujian diserahkan sepenuhnya kepada dosen penanggungjawab

/pengampu mata kuliah.

3. Dosen penanggungjawab/dosen pengampu wajib mengirimkan bukti pelaksanaan UTS daring sesuai jadwal UTS dan daftar hadir mahasiswa peserta ujian berupa screen shoot kepada petugas P3BMS (monev) masing-masing Fakultas/ Pascasarjana dan Wakil Dekan Bid. Akademik/Wakil Direktur Bid. Akademik.

4. Bukti soal ujian dikirimkan ke Wakil Dekan Bid. Akademik/Wakil Direktur Bid. Akademik/Kasubag akademik.

6

5. Soal ujian, daftar hadir peserta UTS dan Berita Acara pelaksanaan UTS dikirimkan ke Kasubag akademik Fakultas/Pascasarjana.

6. Nilai ujian sudah diserahan ke Fakultas/Pascasarjana paling lambat 2 (dua) minggu setelah ujian selesai akhir (UAS).

2.2.2. Mahasiswa

1. Mahasiswa mengikuti UTS/UAS sesuai jadwal yang telah ditentukan.

2. Mahasiswa melaksanakan ujian sesuai dengan media daring daring (elearning, e-exam, GC, email dan lainnya) sesuai dengan yang disepakati antara dosen dan mahasiswa.

3. Mahasiswa melakukan absensi dalam media daring sebagai bukti sebagai peserta ujian.

2.2.3. Fakultas/Pascasarjana

1. Fungsionaris Fakultas/Pascasarjana memantau dan mengawasi pelaksanaan UTS/UAS

2. Fakultas/Pascasarjana mengumpulkan seluruh bukti pelaksanaan ujian 3. Fakultas/Pascasarjana membuat laporan Pelaksanaan UAS ke Universitas

7

III. MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) UJIAN TENGAH SEMESTER (UAS) DAN UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

3.1. Tujuan

Adapun yang menjadi tujuan monitoring dan evaluasi Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester secara daring adalah sebagai berikut: 1. Memonitor pelaksanaan ujian tengah semester dan ujian akhir semester

secara daring berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku di Universitas Medan Area.

2. Memonitor jumlah peserta ujian.

3. Memonitor kendala dan temuan lainnya dalam proses ujian.

4. Mengevaluasi selisi jumlah mahasiswa peserta perkuliahan dengan peserta ujian.

5. Mengevaluasi kendala dan temuan lainnya dalam ujian.

3.2. Pelaksanaan Monev

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester secara daring di laksanakan oleh Panitia adhoc Monitoring dan Evaluasi yang di usulkan oleh Pusat Pengawasan Proses Belajar Mengajar dan Sarana Universitas Medan Area, dimana setiap Anggota Tim memonitoring sesuai area monitoring nya.

Proses pencatatan/laporan monitoring Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester secara daring sendiri dilakukan dengan form manual. Instrumen di dalam form tersebut meliputi media/plattform yang digunakan saat ujian, jadwal ujian, jumlah peserta ujian dan kolom keterangan/catatan untuk mencatat temuan yang ada.

Adapun yang menjadi tugas panitia adhoc monitoring dan evaluasi Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester adalah:

1. Melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.

8

2. Membuat laporan monitoring Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester, membuat usulan honor pengampuh dan membuat laporan temuan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.

3. Melakukan evaluasi terhadap temuan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester.

9

IV. PENUTUP

Pedoman Pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) daring ini memberikan gambaran untuk implementasi proses pembelajaran dan pendidikan pada masa pemulihan COVID-19 menuju kehidupan normal yang baru. Pedoman umum pelaksanaan, monitoring dan evaluasi UTS dan UAS daring ini dibuat guna menjadi acuan bagi civitas UMA dalam melaksanakan tugas dan menjadi pedoman bagi pihak terkait.

Kepada semua pihak yang mendukung pelaksanaan proses pembelajaran dan pendidikan perguruan tinggi ini, kami mengucapkan terima kasih. Harapan kita semua, proses pendidikan dapat secara bertahap kembali normal dan kehidupan baru memberikan peningkatan pola hidup bersih dan pola hidup sehat. Semoga Tuhan Yang Mahakuasa mengangkat wabah COVID-19 dari negara Indonesia.

10

DAFTAR PUSTAKA

Universitas Medan Area. 2019. Peraturan Akademik UMA Universitas Medan Area. Medan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2020.

Pembelajaran Daring dan Bekerja dari Rumah dalam Rangka Pencegahan Covid 19. Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Direktorat Jendral pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indinesia (2020, Juli 23). Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Gasal

2020/2021 di Perguruan Tinggi. Jakarta, Jakarta, Indonesia: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

11

Lampiran 1. Flow Chat Pelaksanaan UTS/UAS daring Mahasiswa (Telah memenuhi persyaratan administrasi dan

mengisi KRS) Dosen Pengampu Mata Kuliah

Jadwal UTS/UTS

Daftar Peserta UTS/UAS berdasar KRS Lapor ke Prodi/Fakultas Mengisi Berita Acara UTS/UAS Tidak terdaftar Memberikan Soal UTS/UAS Lapor ke Fakultas 1. Soal UTS/UAS 2. Berita Acara UTS/UAS 3. Absensi Mahasiswa Selesai Absensi UTS/UAS sesuai jadwal Pelaksanaan UTS/UAS Terdaftar

i

PEDOMAN

SEMINAR DAN SIDANG/UJIAN MEJA HIIJAU DARING

UNIVERSITAS MEDAN AREA MEDAN

ii

iii

KATA PENGANTAR

Surat Edaran Mendikbud Nomor 36962/MPK.A/HK/2020 tentang pembelajaran daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan

corona virus diseases (covid 19) menyatakan bahwa dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19, maka penyelenggaraan kegiatan akademik wajib dilakukan secara daring. Menindaklanjuti edaran Mendikbud tersebut Universitas Medan Area sebagai perguruan tinggi penyelenggara kegiatan akademik mulai melakukan kegiatan seminar dan ujian skripsi secara daring dengan menyusun panduan pelaksanaan kegiatan seminar dan ujian skripsi,

Buku panduan memuat tentang pendahuluan, petunjuk pelaksanaan seminar dan ujian skripsi/TA/Tesis yang mengacu pada Peraturan Akademik dan Surat Keputusan Rektor Universitas Medan Area.

Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan panduan ini. Semoga Buku Seminar dan Ujian Skripsi/TA/Tesis Universitas Medan Area ini dapat digunakan oleh masing-masing program studi di lingkungan Universitas Medan Area sebagai panduan dalam melaksanakan kegiatan seminar proposal, ujian skripsi/TA/Tesis secara daring serta bermanfaat dalam mewujudkan pembelajaran daring di Unversitas Medan Area yang bermutu serta memenuhi kriteria standar nasional pendidikan tinggi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Medan, Agustus 2020

Tim Penyusun

iv

DAFTAR ISI

Hal

SK Rektor Universitas Medan Area iii

Kata Pengantar iv

Daftar Isi v

BAB I. PENDAHULUAN 1

1.1. Latar Belakang 1

1.2. Landasan Penyusunan Panduan 3

1.3. Tujuan 3

BAB II. PETUNJUK PELAKSANAAN 4

2.1. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Seminar Daring 4 2.1.1. Aturan Pelaksanaan Seminar Proposal dan

Seminar Hasil Daring

4

2.1.2. Tahapan Persiapan Seminar Daring 4 2.1.3. Tahapan Pelaksanaan Seminar Daring 5 2.2. Pelaksanaan Bimbingan Skripsi/Tugas Akhir/Tesis

daring

7

2.3. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ujian Skripsi/Tugas Akhir/Tesis Daring

8

2.3.1. Aturan Pelaksanaan Ujian Skripsi/Tugas Akhir /Tesis Daring

8

2.3.2. Tahapan Persiapan Ujian Skripsi/Tugas Akhir/Tesis Daring

8

2.3.3. Tahapan/Alur Pelaksanaan Ujian Skripsi/Tugas Akhir/Tesis Daring

9

BAB III MONITORING DAN EVALUASI (MONEV) SEMINAR PROPORSAL/HASIL DAN UJIAN SKRIPSI/TUGAS AKHIR/ TESIS 12 3.1 Tujuan 12 3.2 Pelaksanaan 12 BAB IV PENUTUP 14 Daftar Pustaka 15 Lampiran

1

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Setiap satuan pendidikan memiliki sistem untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Sistem pendidikan tinggi di Indonesia memiliki empat tahapan pokok, yaitu (1) Input; (2) Proses; (3) Output; dan (4) Outcomes. output Perguruan Tinggi adalah lulusan yang di hasilkan oleh perguruan tinggi setelah menyelesaikan masa studi sesuai dengan jenjang pendidikan yang di ambil, seperti sarjana strata 1 (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Setiap lulusan di suatu perguruan tinggi untuk mendapatkan gelar sarjana harus menyelesaikan proses pelaksanaan tugas akhir.

Tugas Akhir/Skripsi/Tesis merupakan hal mutlak yang harus ditempuh oleh seorang mahasiswa untuk memperoleh gelar Sarjana dari Program Studi yang ada di Universitas Medan Area. Skripsi/Tugas Akhir mahasiswa UMA dilaksanakan lewat Penelitian dan Magang, pilihan ini diserahkan kepada mahasiswa sesuai dengan minat, bakat dan proyeksi kerja di masa depan serta melalui pelaksanaan 3 tahap ujian yang berkaitan, yaitu Seminar Proposal, Seminar Hasil, dan Ujian Skripsi/Tugas Akhir/Tesis. Pada dasarnya Tugas Akhir bertujuan untuk membentuk sikap mental ilmiah dimana mahasiswa mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah, menentukan metodologi, menganalisa dan menemukan solusi masalah tersebut berdasarkan rasional tertentu sesuai referensi yang valid. Tugas Akhir mahasiswa diharapkan dapat membawa manfaat bagi diri mahasiswa, dunia akademik dan masyarakat luas. Karena itu kualitas Tugas Akhir menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Dalam dokumen PEDOMAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DARING (Halaman 43-130)

Dokumen terkait