HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
3. Pelaksanaan Pembelajaran a. Pertemuan Pertama
Pada pertemuan pertama ini, materi pembelajaran yang diajarkan adalah materi pokok mengenai menulis puisi sesui dengan objek yang diamati. Jadi, penekanan pembelajaran pada pertemuan pertama adalah siswa diharapkan mampu memahami puisi. Materi mengenai menulis puisi dilaksanakan sesuai dengan petunjuk pembelajaran yang telah disusun sedemikian rupa pada RPP.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada pertemuan pertama mengikuti tahap-tahap berikut ini:
(1) mengucapkan salam
(2) memeriksa kehadiran siswa (3) melakukan appersepsi
(4) menjelaskan pengertian tema dalam puisi (5) membimbing siswa menulis larik-larik puisi (6) mengumpulkan hasil kerja siswa
(7) memberikan kesimpulan, dan (8) memberikan penilaian.
Hasil observasi terhadap kegiatan guru dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 4.3. Hasil pengamatan aktivitas guru pembelajaran menulis puisi pada kelas III SDN No.30 Maros (pertemuan 1).
Aktivitas guru pada proses pembelajaran
Kualifikasi
2. Memberikan kesempatan siswa untuk bertanya 3. Membimbing siswa mengamati objek
lingkungan
4. Membimbing siswa menentukan objek lingkungan
5. Membimbing siswa menulis larik-larik puisi Kegiatan akhir
1. Memberikan kesimpulan materi pembelajaran 2. Memberikan penilaian
Berdasarkan tabel di atas hasil pengamatan tentang aktivitas yang dilakukan guru pada proses pembelajaran, secara umum telah dilaksanakan sesuai dengan program pembelajaran yang telah disusun sebelumnya. Dalam pertemuan pertema tersebut untuk kegiatan awal
masih terdapat kegiatan yang disusun pada RPP belum dilaksanakan oleh guru yaitu menyampaikan tujuan pembelajaran. Hal ini dikarenakan gur terlalu cepat menjelaskan materi ajar, dan juga pada bahan ajar tidak dicantumkan tujuan pembelajaran sehingga guru lupa untuk menyampaikan tujuan pembelajaran.
Pada kegiatan inti, hanya satu kegiatan yang terlaksana, yaitu guru menjelaskan puisi. Sedangkan untuk kegiatan lain tidak dilaksanakan. Hal ini dikarenakan terlalu banyaknya materi yang ingin disampaikan oleh guru, terlebih batasan atau cakupan mengenai materi tersebut tidak ditentukan sejak awal. Guru terlalu memonopoli kegiatan pembelajaran sehingga tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada siswa yang cepat jenuh dalam mengikuti proses pembelajaran.
Selanjutnya, untuk kegiatan akhir guru tidak memberikan pekerjaan rumah (PR). Guru tidak terlalu memerhatikan memberikan pekerjaan rumah, sehingga siswa tidak terarahkan dalam untuk berlatih menulis puisi di rumah.
Berdasarkan uraian pada setiap kegiatan tersebut, dapat disimpulkan bahwa program pembelajaran yang telah disusun sebelumnya belum sepenuhnya dilaksanakan oleh guru. Masih ada beberapa kegiatan yang terlewatkan, sehingga membuat proses pembelajaran tidak maksimal.
b. Pertemuan kedua
Pada pertemuan kedua, dengan kompetensi yang sama, materi yang diajarkan lebih berfokus pada langkah-langkah menulis puisi dan mengamati objek sebagai media dalam membuat puisi sesuai dengan tema yang telah ditentukan. Jadi, penekanan pada p[ertemuan kedua, siswa diharapkan mampu menulis puisi sesuai dengan objek yang diamatinya.
Pelaksanaan pembelajaran pada pertemuan kedua mengikuti tahap-tahap seperti berikut:
(1) mengucapkan salam
(2) memeriksa kehadiran siswa (3) melakukan appersepsi
(4) menjelaskan pengertian tema dalam puisi (5) membimbing siswa menulis larik-larik puisi (6) mengumpulkan hasil kerja siswa
(7) memberikan kesimpulan, dan (8) memberikan penilaian.
Hasil observasi pada kegiatan guru untuk pertemuan dua dapat dilihat pada table berikut:
Tabel 4.4. Hasil Pengamatan Aktivitas Guru Pembelajaran Menulis Puisi pada Kelas III SDN No.30 Maros (pertemuan 2)
Aktivitas guru pada proses pembelajaran
Kualifikasi
2. Memberikan kesempatan siswa untuk bertanya 3. Membimbing siswa mengamati lingkungan 4. Membimbing siswa menentukan objek
lingkungan
5. Membimbing siswa menulis larik-larik puisi Kegiatan akhir
1. Memberikan kesimpulan materi pembelajaran 2. Memberikan penilaian
Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan di lapanganm pada saat proses pembelajaran berlangsung pada pertemuan dua, tidak banyak perubahan yang terjadi pada proses pembelajaran. Guru hanya sekali berinteraksi dengan siswa yaitu melalui tanya jawab terhadap materi yang telah dijelaskan. Akan tetapi kegiatan lain seperti
menyampaikan tujuan pembelajaran belum dilaksanakan. Siswa juga terlihat tidak dibimbing dalam melaksanakan praktek menulis puisi, termasuk siswa mengamati sendiri objek lingkuan tanpa dibimbing oleh guru. Hal ini mengakibatkan siswa yang belum terlalu paham terhadap kegiatan mengamati objek lingkungan tersebut untuk dijadikan puisi menjadi kewalahan. Bahkan ketika tidak diperhatikan oleh guru, siswa masih terlihat hanya bermain-main dan tidak serius mengamati objek yang telah diperintahkan oleh guru.
Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, dapat dinyatakan bahwa kegiatan belum sepenuhnya dilaksanakan secara maksimal. Peran guru sebagai pembimbing belum dilaksanakan sebagaimana mestinya. Hal ini menjadi bahan pertimbangan untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya pada pertemuan ketiga dan keempat.
c. Pertemuan ketiga
Pertemuan ketiga dilaksanakan berdasarkan hasil dari perbaikan pertemuan pertama dan kedua. Kegiatan-kegiatan yang tadinya sudah disusun sedemikian rupa kembali dievaluasi untuk menyusun kegiatan tambahan dalam rangka perbaikan proses pembelajaran. Peneliti dan guru berkolaborasi dalam rangka memperbaharui RPP. Peneliti memberikan penjelasan kepada guru untuk melaksanakan semua kegiatan pembelajaran yang disusun pada RPP secara maksimal dan sepenuhnya terlaksana tanpa ada kegiatan satu pun yang terlewatkan.
Pembelajaran dilaksanakan dengan kompetensi dasar yang sama.
Kegiatan pembelajaran diperbaharui dalam beberapa hal. Adapun kegiatan pembelajaran dapat dilihat pada table berikut:
Tabel 4.5. Hasil pengamatan aktivitas guru pembelajaran menulis puisi pada kelas III SDN No.30 Maros (pertemuan 3).
Aktivitas guru pada proses pembelajaran
Kualifikasi mental serta memberi salam.
2. Apersepsi: Memotivasi peserta didik untuk mengemukakan pendapat tentang
pengalaman menulis puisi
3. Menyimak informasi tentang tujuan
pembelajaran, bentuk kegiatan dan penilaian.
Kegiatan inti
1. Peserta didik dibagi dalam 5 kelompok.
2. Menjelaskan pengertian tema puisi 3. Memberikan siswa kesempatan untuk
bertanya
4. Membimbing siswa menentukan lingkungan yang diamati
5. Membimbing siswa untuk mengamati lingkungan
6. Dalam setiap kelompok siswa mendiskusikan objek yang mereka amati sesuai dengan petunjuk/pengarahan guru.
7. Siswa dibimbing untuk berlatih menulis larik larik puisi sesuai dengan lingkungan yang mereka amati.
8. Mengumpulkan hasil kerja siswa Kegiatan akhir
1. Siswa dan guru merefleksi hasil pembelajaran menulis puisi.
2. Siswa dibantu guru menyimpulkan materi pada hari itu dan guru memotivasi peserta didik untuk terus belajar menulis puisi.
3. Menyampaikan pesan pesan moral kepada peserta didik.
√
√
√
√
√
Seperti pada pertemuan awal, pertemuan ketiga difokuskan pada pengenalan puisi. Hanya saja, batasan materi telah ditentukan hanya pada aspek pengertian, ciri-ciri, dan langkah-langkah menulis puisi. Siswa juga disajikan beberapa contoh puisi disesuaikan dengan objek yang diamati oleh si pembuat puisi. Begitu pula halnya dengan pemberian motivasi. Siswa lebih termotivasoi setelah mendengarkan motivasi dari guru mereka.
Penyampain tujuan pembelajaran juga telah ditekankan, agar siswa mengtahui dengan jelas tujuan meraka belajar menulis puisi. Begitu juga pengenalan metode dan media diperkenalkan di awal pertemuan.
Sehingga siswa lebih antusias dengan penggunaan metode dan media yang baru menurut mereka.
Interaksi dalam belajar juga sudah dilaksanakan dengan baik oleh guru. Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum memahami materi yang dijelaskan oleh guru. Guru juga memberikan kesempatan bagi siswa yang sudah memahami penjelasan guru untuk membeantu temannya yang belum paham dengan bimbingan guru.
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa semua kegiatan telah dimaksimalkan oleh guru pada pertemuan ketiga. Siswa juga terlihat antusias dan termotivasi untuk mengikuti stiap langkah pembelajaran yang diarahlkan oleh guru sesuai dengan program pembelajaran yang disusun sebelumnya.
d. Pertemuan keempat
Pertemuan keempat merupakan pertemuan terakhir dan sekaligus diadakan tes akhir berupa menulis puisi sesuai objek yang diamati pada limgkungan. Kegiatan pada pertemuan keempat ini difokuskan pada kegiatan mengamati objek di lingkuangan untuk dijadikan puisi. Berdiskusi sesame teman kelompok terhadap objek yang diamati dan kemudian membuat larik-larik dalam puisi sesuai hasil pengamatan dan diskusi dalam kelompok.
Adapun kondisi kegiatan pembelajaran dapat dilihat pada table berikut:
Tabel 4.6. Hasil pengamatan aktivitas guru pembelajaran menulis puisi pada kelas III SDN No.30 Maros (pertemuan 4).
Aktivitas guru pada proses pembelajaran
Kualifikasi mental serta memberi salam.
2. Apersepsi: Memotivasi peserta didik untuk mengemukakan pendapat tentang pengalaman menulis puisi
3. Menyimak informasi tentang tujuan pembelajaran, bentuk kegiatan dan penilaian.
Kegiatan inti
1. Peserta didik dibagi dalam 5 kelompok.
2. Menjelaskan pengertian tema puisi 3. Memberikan siswa kesempatan untuk
bertanya
4. Membimbing siswa menentukan lingkungan yang diamati
5. Membimbing siswa untuk mengamati lingkungan
6. Dalam setiap kelompok siswa mendiskusikan objek yang mereka amati sesuai dengan petunjuk/pengarahan guru.
7. Siswa dibimbing untuk berlatih menulis larik larik puisi sesuai dengan lingkungan yang mereka amati.
8. Mengumpulkan hasil kerja siswa
√
Kegiatan akhir
1. Siswa dan guru merefleksi hasil pembelajaran menulis puisi.
2. Siswa dibantu guru menyimpulkan materi pada hari itu dan guru memotivasi peserta didik untuk terus belajar menulis puisi.
3. Menyampaikan pesan pesan moral kepada peserta didik.
√
√
√
Sesuai dengan table di atas dapat dijelaskan bahwa semua kegiatan telah terlaksana dengan baik. Peran guru sebagai fasilitator ataupun pembimbing dapat terlaksana dengan baik. Guru dapat mengarahkan siswa pada setiap langkah pembelajaran yang akan dilakukan. Guru juga tidak terlalu ikut campur dalam proses pengamatan objek lingkungan, kecuali siswa bertanya maka guru akan menjelaskan.
Guru terus melakukan pemamtauan terhadap kegiatan pengamatan dan diskusi agar siswa dapat serius dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran tersebut. Siswa juga sudah terlihat mandiri dalam melaksanakan pengamatan dan berdiskusi. Kecuali jika ada hal-hal yang belum terlalu dipahami siswa dengan antusias memberikan pertanyaan kepada guru.
Begitu pula halnya pada kegiatan menulis larik-larik puisi, siswa sudah mampu memanfaatkan media dengan baik dalam menulis puisi, sehingga puisi yang tercipta dari siswa sudah baik dan sesuai dengan objek lingkungan yang diamatinya.
Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka dapat dinyatakan bahwa kegiatan pembelajaran sudah berjalan dengan maksimal. Siswa juga telah antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran sudah diarahkan sesuai dengan tujuan yang telah disusun sebelumnya.