• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2 Pemanfaatan Bahan Elektronik

4.2.1 Frekuensi Pemanfaatan Bahan Elektronik

Frekuensi pemanfaatan bahan elektronik pada penelitian ini adalah kekerapan mahasiswa dalam memanfaatkan bahan elektronik untuk memenuhi kebutuhan informasinya. Untuk mengetahui frekuensi pemanfaatan bahan elektronik dapat dilihat dari jawaban responden terhadap pertanyaan tentang frekuensi pemanfaatan bahan elektronik yang terdapat dalam kuesioner penelitian.

4.2.1.1 Frekuensi Pemanfaatan Bahan Elektronik dalam Satu Minggu

Tanggapan responden mengenai frekuensi pemanfaatan bahan elektronik dalam satu minggu adalah berapa kali mahasiswa memanfaatkan bahan elektronik dalam satu minggu. Adapun jawaban responden mengenai hal ini dapat dilihat pada tabel 4.13 berikut ini:

Tabel 4.13 Frekuensi Pemanfaatan Bahan Elektronik dalam Satu Minggu

Pertanyaan Pilihan

Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Berapa kali dalam

seminggu Saudara memanfaatkan bahan elektronik? > 4 kali 24 31,58% 3-4 kali 22 28,95% 1-2 kali 16 21,05% < 1 kali 14 18,42% Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.13 di atas dapat diketahui bahwa 24 responden (31,58%) menyatakan memanfaatkan bahan elektronik sebanyak > 4 kali dalam satu minggu, 22 responden (28,95%) menyatakan memanfaatkan bahan elektronik sebanyak 3-4 kali dalam satu minggu, 16 responden (21,05%) menyatakan memanfaatkan bahan elektronik sebanyak 1-2 kali dalam satu minggu, dan 14 responden (18,42%) menyatakan memanfaatkan bahan elektronik sebanyak < 1 kali dalam satu minggu.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara memanfaatkan bahan elektronik sebanyak > 4 kali dalam satu minggu. Mahasiswa membutuhkan informasi setiap harinya dalam pengerjaan tugas dan mendukung pengetahuan yang diberikan oleh dosen sehingga mahasiswa memanfaatkan bahan elektronik yang dapat diakses dari internet sebanyak > 4 kali dalam satu minggu. Hal ini dikarenakan informasi yang dikemas dalam bentuk elektronik dapat diakses kapan saja dan dimana saja.

4.2.1.2 Waktu yang Digunakan Untuk Menemukan Bahan Elektronik di Internet

Tanggapan responden mengenai waktu yang digunakan untuk menemukan bahan elektronik adalah berapa lama waktu yang digunakan oleh mahasiswa untuk menemukan bahan elektronik di internet. Adapun jawaban responden mengenai hal ini dapat dilihat pada tabel 4.14 berikut ini:

Tabel 4.14 Waktu yang Digunakan Untuk Menemukan Bahan Elektronik di Internet

Pertanyaan Pilihan

Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Berapa lama waktu

yang Saudara gunakan untuk menemukan bahan elektronik di internet? < 1 jam 45 59,20% 1-2 jam 21 27,63% 3-4 jam 7 9,22% > 4 jam 3 3.95% Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.14 di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 45 responden (59,20%) menyatakan membutuhkan waktu < 1 jam untuk menemukan bahan elektronik di internet, 21 responden (27,63%) menyatakan membutuhkan waktu 1-2 jam untuk menemukan bahan elektronik di internet, 7 responden (9,22%) menyatakan membutuhkan waktu 3-4 jam untuk menemukan bahan elektronik di internet, dan 3 responden responden (3,95%) menyatakan membutuhkan waktu > 4 jam untuk menemukan bahan elektronik di internet.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa sebagian besar mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara membutuhkan waktu < 1 jam untuk menemukan bahan elektronik di internet. Dalam internet, informasi yang kita butuhkan dapat kita temukan. Internet menyediakan berbagai jenis informasi seirimg dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Mahasiswa PSIP membutuhkan waktu < 1 jam untuk menemukan bahan elektronik yang dibutuhkan di internet. Hal ini dikarenakan, dengan memasukkan kata kunci ke dalam internet, maka semua dokumen yang berkaitan dengan kata kunci akan terpanggil. Selain itu, dalam perkuliahan di PSIP, sudah diberi materi kuliah tentang penelusuran online, sehingga memudahkan mahasiswa untuk menemukan informasi dalam bentuk elektronik dengan cepat.

4.2.1.3 Pemanfaatan Bahan Elektronik dalam Proses Belajar Mengajar Bahan elektronik yang tersedia di internet yang dapat diakses secara online dapat dimanfaatkan oleh para pengguna sehingga kebutuhan informasi pengguna dapat terpenuhi. Adapun data yang diperoleh dari para responden mengenai tingkat pemanfaatan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar dapat dilihat pada tabel 4.15 berikut ini:

Tabel 4.15 Pemanfaatan Bahan Elektronik dalam Proses Belajar Mengajar Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Apakah Saudara memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar? Selalu 26 34,21% Sering 34 44,74% Kadang-kadang 16 21,05% Tidak pernah - - Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.15 di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 26 responden (34,21%) menyatakan selalu memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar, 34 responden (44,74%) menyatakan sering memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar, 16 responden (21,05%) menyatakan kadang-kadang memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara sering memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar. Hal ini terbukti dengan terdapat sebanyak 34 responden (44,74%) menyatakan sering memanfaatkan bahan elektronik dalam proses belajar mengajar. Setiap harinya mahasiswa membutuhkan informasi dalam kegiatan belajar dan pengerjaan tugas yang diberikan oleh dosen. Selain itu mahasiswa juga membutuhkan informasi dalam menambah pengetahuan tentang berbagi bidang. Informasi yang dibutuhkan salah satunya berasal dari bahan elektronik yang terdapat dalam internet yang dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Ini lah yang menjadi alasan mahasiswa sering memanfaatkan bahan elektronik.

4.2.1.4 Jumlah Bahan Elektronik yang Dimanfaatkan dalam Satu Minggu Tanggapan responden mengenai jumlah bahan elektronik yang dimanfaatkan dalam satu minggu adalah berapa banyak bahan elektronikk yang dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam satu minggu. Adapun jawaban responden mengenai hal ini dapat dilihat pada tabel 4.16 berikut ini:

Tabel 4.16 Jumlah Bahan Elektronik yang Dimanfaatkan dalam Satu Minggu

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi

(F) Persentase (%) Berapa jumlah bahan

Elektronik yang Saudara manfaatkan dalam satu minggu?

> 4 bahan elektronik 19 25%

3-4 bahan elektronik 34 44,74%

1-2 bahan elektronik 16 21,05%

< 1 bahan elektronik 7 9,21%

Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.16 di atas dapat diketahui bahwa, 19 responden (25%) menyatakan memanfaatkan sebanyak > 4 bahan elektronik dalam satu minggu, 34 responden (44,74%) menyatakan memanfaatkan sebanyak 3-4 bahan elektronik dalam satu minggu, 16 responden (21,05%) menyatakan memanfaatkan sebanyak 1-2 bahan elektronik dalam satu minggu, dan 7 responden (9,21%) menyatakan memanfaatkan < 1 bahan elektronik dalam satu minggu

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara memanfaatkan bahan elektronik sebanyak 3-4 bahan elektronik dalam satu

minggu. Hal ini terbukti dengan terdapat sebanyak 34 responden (44,74%) menyatakan memanfaatkan sebanyak 3-4 bahan elektronik dalam satu minggu. Hal ini dikarenakan dalam kegiatan belajar sehari-hari, mahasiswa meembutuhkan informasi dengan cepat dalam pengerjaan tugas sehingga mahasiswa lebih memilih memanfaatkan informasi yang dikemas dalam bentuk elektronik yang dapat diakses secara online di internet. Karena informasi yang berasal dari internet dapat ditemukan dengan cepat sehingga sangat membantu mahasiswa dalam pengerjaan tugasnya.

4.2.2 Tujuan Pemanfaatan Bahan Elektronik

4.2.2.1 Tujuan Utama Penggunaan Bahan Elektronik

Dalam memanfaatkan bahan elektronik yang tersedia di internet dan dapat diakses secara online, mahasiswa memiliki tujuan tertentu. Adapun tujuan utama menggunakan bahan elektronik yang dinyatakan oleh responden dapat dilihat pada tabel 4.17 berikut ini:

Tabel 4.17 Tujuan Utama Penggunaan Bahan Elektronik

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F)

Persentase (%)

Apakah tujuan utama Saudara menggunakan bahan elektronik? Menyelesaikan tugas 33 43,42% Perkuliahan 21 27,6 3% Menambah wawasan 18 23,69% Hiburan 4 5,26% Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.17 di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 33 responden (43,42%) menggunakan elektronik untuk menyelesaikan tugas, 21 responden (27,63%) menggunakan bahan elektronik untuk perkuliahan, 18 responden (23,69%) menyatakan menggunakan bahan elektronik untuk menambah wawasan, dan 4 responden (5,26%) menyatakan menggunakan bahan elektronik untuk hiburan.

Berdasarkan hal di atas dapat disimpulkan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara yang dikategorikan sebagai digital natives menggunakan bahan elektronik untuk menyelesaikan tugas dan untuk mendukung perkuliahan. Kemudian, sebagian kecil mahasiswa menggunakan bahan elektronik untuk menambah wawasan serta hiburan. Bahan elektronik yang tersedia di internet yang dapat diakses secara online menyediakan berbagai jenis informasi yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam memudahkan pengerjaan tugas. Sehingga bahan elektronik sangat membantu mahasiswa dalam menyelesaikan berbagai tugas yang diberikan oleh para dosen.

4.2.2.2 Kemutakhiran Bahan Elektronik

Kemutakhiran bahan elektronik yang tersedia di internet merupakan hal yang sangat penting mengingat semakin pesatnya kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan pada masa sekarang ini. Kemutakhiran bahan elektronik yang tersedia saat ini dapat dilihat pada tabel 4.18 berikut ini:

Tabel 4.18 Kemutakhiran Bahan Elektronik

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Apakah Saudara

setuju jika bahan elektronik dikatakan mutakhir (up to date)? Sangat setuju 23 30,26% Setuju 42 55,26% Kurang setuju 11 14,48% Tidak setuju - - Jumlah 76 100%

Data pada tabel 4.18 di atas menunjukkan bahwa sebanyak 23 responden (30,26%) menyatakan sangat setuju bahan elektronik yang tersedia di internet dikatakan mutakhir, sebanyak 42 responden (55,26%) menyatakan setuju bahan elektronik yang tersedia di internet dikatakan mutakhir, 11 responden (14,48%) menyatakan kurang setuju bahan elektronik yang tersedia di internet dikatakan mutakhir.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa sebagian besar dari mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara menyatakan setuju bahan elektronik yang tersedia di internet dikatakan mutakhir (up to date). Dalam bahan elektronik yang diakses secara online di internet, mahasiswa merasakan bahwa informasi yang terdapat di intenet mutakhir (up to date). Hal ini dikarenakan seiring dengan perkembangan pengetahuan yang sangat pesat, menuntut internet selalu memberikan informasi yang terbaru (up to date) sehingga dapat memenuhi kebutuhan informasi para penvcari informasi.

Bahan elektronik yang tersedia di internet yang dapat di akses secara online di internet bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan. Untuk mengetahui apakah pemanfaatan bahan elektronik sudah memenuhi kebutuhan pengguna dapat dilihat pada tabel 4.7 berikut ini:

Tabel 4.19 Pemanfaatan Bahan Elektronik dengan Kebutuhan Pengguna Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Apakah pemanfaatan

bahan elektronik sudah memenuhi kebutuhan informasi Saudara? Memenuhi 49 64,47% Sebagian saja 26 34,21% Tidak memenuhi - - Tidak menentu 1 1,32% Jumlah 76 100%

Pada tabel 4.7 di atas menunjukkan bahwa sebagian besar responden (64,47%) menyatakan pemanfaatan bahan elektronik sudah memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan yaitu 49 responden. Dan hampir setengah responden (34,21%) menyatakan pemanfaatan bahan elektronik sebagian saja memenuhi kebutuhan informasi yaitu 26 responden. Kemudian, responden yang menyatakan pemanfaatan bahan tercetak (buku) tidak menentu memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan sebanyak 1 responden (1,32%).

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa sebagian besar mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara sudah terpenuhi kebutuhan informasinya dengan memanfaatkan bahan elektronik. Hal ini dikarenakan bahan elektronik yang tersedia mutakhir (up to date) sesuai

dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja, sehingga dengan hadirya informasi yang dikemas dalam bentuk elektronik dapat memenuhi kebutuhan informasi mahasiswa.

4.2.3 Kemampuan Pengguna

4.2.3.1 Kemampuan Pengguna Menemukan Informasi dalam Bentuk Elektronik

Setiap pengguna memiliki tingkat pengetahuan dan keterampilan yang beragam dalam menemukan informasi dalam bentuk elektronik. Kemampuan pengguna berhubungan erat dengan tingkat keberhasilannya dalam menemukan informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengetahui kemampuan pengguna dalam menemukan informasi dalam bentuk elektronik dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dapat dilihat pada tabel 4.20 berikut ini:

Tabel 4.20 Kemampuan Pengguna Menemukan Informasi dalam Bentuk Elektronik

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F)

Persentase (%) Apakah Saudara sudah

mengetahui cara menemukan informasi dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dengan kebutuhan dalam penelusuran informasi dalam bentuk elektronik? Sudah mengetahui 31 40,79% Cukup mengetahui 37 48,69% Kurang mengetahui 8 10,52% Tidak mengetahui - - Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.20 di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 31 responden (440,79%) menyatakan sudah mengetahui cara untuk menemukan informasi dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dengan kebutuhan dalam penelusuran informasi dalam bentuk elektronik, 37 responden (48,69%) menyatakan cukup mengetahui cara untuk menemukan informasi dalam bentuk elektronik dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dengan kebutuhan, sedangkan 8 responden (10,52%) menyatakan kurang mengetahui cara untuk menemukan informasi dalam bentuk elektronik dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dengan kebutuhan.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara cukup mengetahui cara untuk menemukan informasi dengan cepat, tepat, dan efisien juga relevan dengan kebutuhan dalam penelusuran informasi dalam bentuk elektronik. Masih banyak mahaiswa yang belum mengerti sepenuhnya cara menemukan informasi dengan cepat, tepat. Dan efisien. Hal ini dikarenakan mahasiswa PSIP angkatan 2013 dan 2014 yang belum mendapat materi kuliah tentang penelusuran online sehingga mahasiswa belum sepenuhnya mengerti cara menemukan informasi dengan cepat, tepat, efisien dan juga relevan.

4.2.3.2 Titik Akses dalam Penelusuran Bahan Elektronik

Untuk menemukan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna, titik akses yang digunakan oleh pengguna dalam penelusuran bahan elektronik berbeda-beda.

Untuk mengetahui titik akses yang digunakan oleh pengguna dalam penelusuran bahan elektronik dapat dilihat pada tabel 4.21 berikut ini:

Tabel 4.21 Titik Akses dalam Penelusuran Bahan Elektronik Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Apa titik akses

yang Saudara gunakan dalam penelusuran bahan elektronik? Judul 24 31,58% Pengarang 4 5,26% Subyek/kata kunci 28 36,84%

Semua titik akses 20 26,32%

Jumlah 76 100%

Pada tabel 4.21 di atas menunjukkan bahwa sebanyak 24 responden (31,58%) menggunakan judul sebagai titik akses dalam penelusuran bahan elektronik, reponden yang menggunakan pengarang sebagai titik aksses dalam penelusuran bahan elektronik sebanyak 4 responden (5,26%), 28 responden (36,84%) menggunakan subyek/kata kunci sebagai titik akses dalam penelusuran bahan elektronik, reponden yang menggunakan semua titik akses sebagai titik akses dalam penelusuran bahan elektronik sebanyak 20 responden (26,32%).

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara menggunakan subyek/kata kunci sebagai titik akses dalam penelusuran bahan elektronik. Hal ini diikarenakan dengan mengetikkan atau memasukkan kata kunci pada kotak mesin pencari, maka bahan elektronik yang berhubungan

dengan kata kunci akan secara otomatis terpanggil. Dengan demikian mahasiswa dapat memilih atau membuka informasi yang dianggap relevan dengan kebutuhan.

4.2.3.3 Kesulitan Penelusuran Bahan Elektronik

Tanggapan responden mengenai kesuliatan penelusuran bahan elektronik adalah kesulitan yang dihadapi oleh mahasiswa dalam penelusuran bahan elektronik. Adapun jawaban responden mengenai hal ini dapat dilihat pada tabel 4.22 berikut ini:

Tabel 4.22 Kesulitan Penelusuran Bahan Elektronik

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Pernahkah Saudara mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan elektronik? Selalu 1 1,32% Pernah 37 48,68% Kadang-kadang 35 46,05% Tidak pernah 3 3,95% Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.22 di atas dapat diketahui bahwa 1 responden (1,32%) menyatakan selalu mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan elektronik, sebanyak 37 responden (48,68%) menyatakan pernah mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan telektronik, sedangkan responden yang menyatakan kadang-kadang mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan elektronik sebanyak 35 responden (46,05%) dan 3 responden (3,95%) menyatakan tidak pernah mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan elektronik.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa hampir setengah mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara pernah mengalami kesulitan dalam penelusuran bahan elektronik. Kesulitan yang dialami oleh setiap pengguna dalam menemukan bahan elektronik berbeda-beda. Untuk mengetahui berbagai kesulitan apa saja yang dialami oleh pengguna dalam menemukan bahan elektronik dapat dilihat pada tabel 4.23 berikut ini:

Tabel 4.23 Kesulitan yang Dialami Dalam Menemukan Bahan Elektronik Pertanyaan Jenis kesulitan Frekuensi (F)

Kesulitan apakah yang sering Saudara alami dalam

menemukan bahan elektronik?

Akses internet yang lambat 10 Bahan Elektronik tidak

tersedia dalam full text 9 Bahasa yang tersedia dalam

bahan elektronik 5

Kesulitan dalam

menentukan kata kunci 8 Informasi yang di dapat

tidak sesuai dengan keinginan

4

Sumber informasi yang

tidak terpercaya 11

Informasi yang berbayar 7 Informasi yang tidak sesuai

dengan kata kunci 5

Banyaknya dokumen yang

terpanggil 3

Tidak ditemukannya hasil

Tidak pernah mengalami

kesulitan 3

Tidak ada jawaban 5

Jumlah 76

Dari tabel 4.23 di atas dapat diketahui kesulitan yang dialami responden dalam menemukan bahan elektronik. Adapun kesulitan yang dialami responden adalah sebanyak 10 responden menyatakan kesulitan yang dialami dalam menemukan bahan tercetak adalah akses internet yang lama, 9 responden menyatakan bahan elektronik tidak tersedia dalam full text, 5 responden menyatakan bahasa yang tersedia dalam bahan elektronik, 8 responden menyatakan kesulitan dalam menentukan kata kunci, 4 responden menyatakan informasi yang di dapat tidak sesuai dengan keinginan, 11 responden menyatakan sumber informasi yang tidak terpercaya, 7 responden menyatakan informasi yang berbayar, 5 responden menyatakan informasi yang tidak sesuai dengan kata kunci, 3 responden menyatakan banyaknya dokumen yang terpanggil, 6 responden menyatakan tidak ditemukannya hasil terhadap subyek yang dicari, 3 responden menyatakan tidak pernah mengalami kesulitan, dan 5 responden tidak memberikan jawaban terhadap pertanyaan kesulitan yang dialami dalam menemukan bahan elektronik. Adapun kesulitan yang paling banyak dialami responden dalam menemukan bahan elektronik yaitu sumber informasi bahan elektronik yang tersedia di internet yang dapat diakses secara online tidak terpercaya. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya informasi yang tersedia

dalam bentuk blog yang terdapat di internet yang informasinya tidak sepenuhnya dapat dipercaya.

4.2.4 Cara Pemanfaatan

4.2.4.1 Cara Pemanfaatan Bahan Elektronik

Dalam memanfaatkan bahan elektronik, terdapat beberapa cara yang digunakan oleh mahasiswa. Untuk mengetahui cara pemanfaatan bahan elektronik yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa dapat dilihat pada tabel 4.24 berikut ini:

Tabel 4.24 Cara Pemanfaatan Bahan Elektronik

Pertanyaan Pilihan Jawaban Frekuensi (F) Persentase (%) Tindakan apa yang

Saudara lakukan terhadap hasil penelusuran bahan elektronik? Men-download 59 77,63% Mencetak 2 2,63% Membaca di layar 15 19,74% Lain-lain - - Jumlah 76 100%

Dari tabel 4.24 di atas dapat diketahui bahwa sebanyak 59 responden (77,63%) menyatakan men-download adalah tindakan yang dilakukan terhadap hasil penelusuran bahan elektronik, 2 responden (2,63%) menyatakan tindakan yang dilakukan terhadap hasil penelusuran bahan elektronik adalah mencetak, sedangkan 15 responden (19,74%) menyatakan membaca dilayar adalah tindakan yang dilakukan terhadap hasil penelusuran bahan elektronik.

Berdasarkan hal di atas dapat dinyatakan bahwa pada umumnya mahasiswa program S1, Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Sumatera Utara menyatakan tindakan yang dilakukan terhadap hasil penelusuran bahan elektronik adalah dengan cara men-download. Hal ini dilakukan oleh mahasiswa apabila menemukan informasi yang relevan dengan kebutuhan informasinya. Setelah melakukan pengunduhan terhadap informasi yang dibutuhkan, kemudian informasi dapat disimpan kedalam media penyimpanan seperti flash disk, hard disk, dan lainnya. Dengan melakukan download, Mahasiswa dapat melihat ulang rekaman informasi yang telah disimpan dalam media penyimpanan tersebut kapan pun dibutuhkan.

Dokumen terkait