• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan

Dalam dokumen TATA KELOLA (Halaman 87-106)

BAB V HASIL BISNIS INDUSTRI KECIL MENENGAH

C. Pembahasan

Tabel 5.9. Faktor Internal dan Faktor Eksternal Internal

Eksternal

Stenght (S)

1. Tersedianya tenaga kerja 2. Tersedianya Bahan Baku 3. Potensi Diri SDM 4. IKM mendorong

kreativitas

5. Tersedianya Modal Usaha

Weakness (W)

1. Kemampuan IKM rendah 2. Pengetahuan IKM lemah 3. Kemampuan menguasai

tehnologi

4. Kemampuan bekerjasama 5. Standar produk IKM Threat (T)

1. Tehnologi pesaing lebih unggul 2. Keragaman produk

pesaing

3. Belum ada standar Produk

4. Harga produk pesaing 5. Kualitas produk

pesaing

Strategi ST 1. Melakukan uji

kemampuan IKM, untuk memetakan kelompok IKM sehat dan IKM sakit.

2. Perhatian pemerintah harus ditingkatkan dalam pembinaan dan dukngan lain

3. IKM yang sudah dipetakan berdasarkan kemampuan diberi pelatihan dengan alih iptek.

Strategi WT

1. Meningkatkan kemampuan industry melalui alih tehnologi dan pengetahuan dalam mengantisipasi kemajuan iptek 2. Mendirikan Lembaga

Sertifikasi Produk (LSPRO) 3. Pemerintah melalui SKPD

terkait bekerjasama dengan semua stakeholder yang terkait dengan IKM

Opportunity (O) 1. Tersedianya Pasar

baru 2. Banyaknya

Bantuan pemerintah 3. Mudahnya Akses

tehnologi 4. Iklim usaha yang

kondusif 5. Bantuan modal

usaha

6. Kerjasama dalam hal pemasaran

Strategi SO

1. Mengembangkan potensi lokal seperti mengembangkan fungsi bahan baku, melalui research sehingga mampu menemukan sesuatu yang baru 2. Pemerintah Bekerjasama

dengan perguruan tinggi dan bisnis untuk menerapkan hasil-hasil penelitian.

Strategi WO

1. Melakukan penataan dan perbaikan sistem pelatihan menyeluruh yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang mengarah kepada kreativitas, kemampuan berfikir kritis, kemampuan berkomunikasi.

2. Membentuk asosiasi di setiap sektor industri, sebagai sarana memperoleh perkembangan informasi tentang pasar dan Iptek

Jambi di masa pandemic dan pasca pandemic covid-19, hal ini berarti bahwa semakin baik pengelolaan keuangan usaha maka akan semakin meningkatkan kinerja usahanya. Hasil ini sesuai dengan yang dipaparkan oleh Broomley (2000) bahwa lemahnya permodalan akan mempengaruhi kinerja usaha UMKM sehingga barang yang dijual kualitasnya juga rendah.

Pengelolaan kuangan yang baik akan meningkatkn kinerja usaha. Sistem pencatatan keuangan masuk dan keluar dalam usaha akan meningkatkan kinerja usaha. Uang usaha akan dapat dikontrol dengan baik sehingga akan terhindar dari penyimpangan-penyimpangan dalam pengelolaan keuangan usaha, terhindar dari bercampurnya keuangan usaha dengan keuangan keluarga. Pengelolaan keuangan yang baik akan mempermudah pelaku IKM dalam mengalokasikan dan merencanakan penggunaan keuangan dan menghindari dari kesalahan pengalokasian modal usaha.

Pengaruh Pengelolaan SDM Terhadap Kinerja IKM

Berdasarkan hasil pengujian regresi linier berganda, penge-lolaan SDM (Sumber Daya Manusia) berpengaruh signifikan terhadap kinerja IKM. Hal ini menggambarkan bahwa semakin baik pengeloaan SDM maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM di masa pandemic dan pasca pandemic covid 19.

Sumber daya manusia merupakan faktor penting bagi setiap usaha termasuk juga pada IKM. Keberhasilan IKM untuk menghadapi produk-produk impor ditentukan oleh kemampuan pelaku-pelaku usaha tersebut untuk mengembangkan produk-produk usahanya sehingga tetap dapat eksis. Kelemahan utama pengembangan usaha kecil menengah di Provinsi Jambi

adalah karena kurangnya ketrampilan sumber daya manusia, manajemen yang digunakan selama ini masih relatif tradisional.

Oleh karena itu dalam tata kelola manajemen bisni IKM dan pengembangan usaha, perlu meningkatkan pelatihan bagi pelaku usaha baik dalam aspek kewiraswastaan, administrasi dan pengetahuan serta ketrampilan dalam pengembangan usaha. Peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui berbagai cara seperti pendidikan dan pelatihan, seminar dan lokakarya, on the job training, pemagangan dan kerja sama usaha. Hal lain yang dapat dilakukan adalah perlu diberi kesempatan pelaku IKM untuk menerapkan hasil pelatihan di lapangan untuk mempraktekkan teori melalui pengembangan kemitraan rintisan (Hafsah, 2004).

Salah satu bentuk pengembangan sumber daya manusia di sektor UKM adalah pendampingan. Pendampingan UKM me-mang perlu dan penting, tugas utama pendamping ini adalah memfasilitasi proses belajar atau refleksi dan menjadi mediator untuk penguatan kemitraan. Yang perlu dipikirkan bersama adalah mengenai siapa yang paling efektif menjadi pendam-ping IKM teutama pada situasi yang baru di masa pandemic dan pasca pandemic covid-19.

Pengaruh Pengelolaan Operasional Terhadap Kinerja IKM Berdasarkan hasil pengujian regresi linier berganda, penge-lolaan operasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja IKM di Provinsi Jambi di masa covid 19. Hal ini menggambarkan bahwa semakin baik pengeloaan operasional perajin kue maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM. Sesuai dengan yang dipaparkan oleh Maman dkk (2006) bahwa aktivitas produksi

dan distribusi yang ekstensif akan mendukung kinerja korporasi.

Aktivitas tersebut harus ditunjang penentuan aliran kerja yang tepat. Berarti semakin mampu pemilik usaha atau perajin kue meng atur aliran kerjanya maka akan semakin tinggi tingkat ki-nerja mereka yang direfleksikan oleh peningkatan pendapatan usaha.

Pengelolaan operasional yang baik juga akan menghindar-kan pengusaha dari in-efisiensi usaha, karena semua alur kerja sudah diatur sedemikian rupa serta telah memiliki standar kerja yang ditetapkan sehingga akan terhindar dari kesalahan-kesalahn kerja yang pada akhirnya dapat merugikan usaha.

Adanya situasi pandemic dan pasca pandemic covid-19 menuntuk pelaku IKM untuk beradaptasi dalam pengelolaan operasional IKM agar mampu bertahan dan bekembang.

Pengaruh Pengelolaan Pemasaran Terhadap Kinerja IKM Dari hasil pengujian analisis regresi linier berganda dida-pat kan bahwa pengelolaan pemasaran berpengaruh sig-nifikan terhadap kinerja usaha IKM. Ini mengindiksikan bahwa semakin baik pengeloaan pemasaran IKM maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM di Provinsi Jambi pada masa pandemic dan pasca pandemic covid 19.

Dalam sistem pemasaran selain jaringan usaha, jaringan pemasaran juga menjadi salah satu faktor yang menentukan kinerja usaha. Oleh kaena itu seorang pengusaha harus mem-perhatikan pengelolaan pemasaran dengan baik. Ada empat bauran dalam pemasaran yang harus menjadi pernatian yaitu produk, harga, distribusi dan promosi.

Produk yang ditawarkan haruslah produk yang dapat diterima oleh konsumen, harga yang ditawarkan harus sesuai dan mampu dibeli konsumen, distribusi harus mudah bagi konsu men dan promosi harus dilakukan agar produknya dike-nal oleh konsumen, terutama di masa pandemic dan pasca pandemic covid 19, IKM harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada untuk mampu bertahan dan berkembang.

Analisis SWOT

Setelah dilakukan FGD dengan berbagai pihak yang terkait dengan IKM pada kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi, maka diperoleh data tambahan selain data hasil pengumpulan data melalui kusioner. Langkah pertama adalah memberi skor dari masing-masing faktor internal dan eksterna; dan memberi bobot atas faktor-faktor internal dan eksternal tersebut dengan berururat berdasarkan tingkan kepentingan. Langkah kedua melakukan pengurangan pada faktor internal yaitu jumlah total strength dikurangi jumlah total weakness (d = S–W), kemudian melakukan pengurangan pada faktor eksternal yaitu jumlah total Opportunity dikurangi jumlah total treath (e = O–T).

Dari hasil analisis SWOT yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa posisi Industri Kecil dan Menengah di Provinsi Jambi pada masa pamdemi covid 19 berada di kuadran I, artinya Industri Kecil dan Menengah di di Provinsi Jambi sudah memiliki kekuatan dan peluang untuk bersing, untuk itu strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan saat ini adalah strategi agresif. Oleh karena itu IKM di Provinsi Jambi pada masa pamdemi dan pasca pandemic covid 19 harus melakukan strategi agresif. Pemerintah bersama intelellectual dan bisnis

secara intensif terus terus menerus mendorong kreativitas IKM melalui alih pengetahuan dan alih teknologi, memperkuat kedudukan dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Kuadran I ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan.

IKM di Provinsi Jambi memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy) ataupun dengan rekomendasi strategi progesif, artinya organisasi dalam kondisi prima dan mantap sehingga sangat dimungkinkan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal.

BAB VI

PENUTUP

P

engelolaan keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja IKM di Provinsi Jambi di masa pandemic dan pasca pandemic covid-19, hal ini berarti bahwa semakin baik pengelolaan keuangan usaha maka akan semakin mening-katkan kinerja usahanya.

Pengelolaan SDM (Sumber Daya Manusia) berpengaruh signifikan terhadap kinerja IKM. Hal ini menggambarkan bahwa semakin baik pengeloaan SDM maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM di masa pandei dan pasca pandemic covid 19.

Pengelolaan operasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja IKM di Provinsi Jambi di masa covid 19 dan pasca pan-demi. Hal ini menggambarkan bahwa semakin baik pengeloaan operasional perajin kue maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM.

Pengelolaan pemasaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha IKM. Ini mengindiksikan bahwa semakin baik pengeloaan pemasaran IKM maka akan semakin meningkatkan kinerja IKM di Provinsi Jambi pada masa pandemic dan pasca pandemic covid 19.

Industri Kecil dan Menengah di Provinsi Jambi pada masa pandemi dan pasca pandemic covid 19 berada di kuadran I, artinya Industri Kecil dan Menengah di di Provinsi Jambi sudah memiliki kekuatan dan peluang untuk bersing, oleh karena itu IKM di Provinsi Jambi pada masa pamdemi dan pasca pandemic covid 19 harus melakukan strategi agresif.

A.Kadir (2013). Hukum Bisnis Syariah Dalam Al-Quran,(Jakarta:

AMZAH, 2013) hal. 18-19.

Alfrian, G. R., & Pitaloka, E. (2020, November). Strategi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (Umkm) Bertahan Pada Kondisi Pandemik Covid 19 Di Indonesia. In Prosiding Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (SENTRINOV) (Vol. 6, No. 2, pp. 139-146).

Anton Athoillah (2010). Dasar-dasar Manajemen. Bandung:

Pustaka Setia, 2010. h. 16.

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Armstrong, M., & Baron, A. (2005). Managing performance:

performance management in action. CIPD publishing.

Armstrong, W. W. (1994). The boss has read another new book!.

Management Review, 83(6), 61-64.

Azhar Arsyad. (2003). Pokok-Pokok Manajemen. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar. hlm: 36.

Badan Pusat Statistik (BPS), Statistik Indonesia 2012 (Statistical Yearbook Of Indonesia2012), (Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS), 2012, h. 287.

BPS Provinsi Jambi (2019). Profil Industri Kecil dan Mikro Provinsi Jambi.

Crowther, D., Seifi, S. (2010). Corporate Governance and Risk Management. Ventus Publishing ApS.

Damuri, Y. R., Aswicahyono, H., Hirawan, F., Setiati, I., &

Simanjuntak, I. (2020). Langkah Pemberdayaan UMKM Dalam Menghadapi Covid-19. CSIS Policy Paper.

Jakarta: CSIS Indonesia

Daryanto. (2013). Administrasi dan Manajemen Sekolah. Jakarta:

Rineka Cipta. h. 39.

Effendi, M. A., & Tirtajaya, V. S. (2022). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Reputasi Auditor, Dan Faktor Lainnya Terhadap Audit Report Lag. E-Jurnal Akuntansi TSM, 2(1), 493-504.

Elabe Pinti. (2013). Pelaksanaan Penjualan Konsinyasi Dalam Mengembangkan Usaha Pada Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Pangan Kota Pekanbaru Ditinjau Menurut Ekonomi Islam. (Pekanbaru: Perpustakaan Uin Al-Jami’ah Sultan Syarif Kasim Riau 2013), h. 43, t.d Fitriyani, I., Sudiyarti, N., & Fietroh, M. N. (2020). Strategi

Manajemen Bisnis Pasca Pandemi Covid-19. Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities, 1(2), 87-95.

Hayton, J. C. (2003). Strategic human capital management in SMEs: An empirical study of entrepreneurial performance. Human Resource Management:

Published in Cooperation with the School of Business Administration, The University of Michigan and in alliance with the Society of Human Resources Management, 42(4), 375-391.

Henry L. Sisk. (1969). South western, Principles Of Management.

Cincinnati Ohio: Philippine Copyright, h. 6

http://blogku10061987.blogspot.co.id/2014/10/pengertian-dan-fungsi-manajemen.html?m=1/diakses pada 21 juni 2017.

https://biztech.proxsisgroup.com/industri-kecil-menengah/, Juni 2022

Ibrahim Jones dan Sewu Lindawaty. (2007). Hukum Bisnis Dalam Persepsi Manusia Modern. Bandung:PT Refika Aditama. hal. 25.

Ismail, Parisa & Ralf. (2017). “Entrepreneurial ecosystems: a systematic review”. Journal of Enterprising Communities:

People and Places in the Global Economy. Vol. 12 Issue:4, pp 545-564.

Jambi Selayang Pandang (1985). Dalam Pameran Produksi Indonesia Pavilium Provinsi Jambi Tanggal 1 s/d 31 Agustus 1985 di Jakarta

Khanka, S. S. (2009). Motivational orientation of Assamese entrepreneurs in the SME sector. The Journal of Entrepreneurship, 18(2), 209-218.

Kota Jambi Dalam Angka 2014. Hlm, 4-10

Kim, A. J., & Ko, E. (2012). Do social media marketing activities enhance customer equity? An empirical study of luxury fashion brand. Journal of Business research, 65(10), 1480-1486

Madnasir (2007). Pengantar Bisnis dan Manajemen, Fakultas Syari’ah IAIN Raden Intan Bandar Lampung. hlm. 92

Madnasir dan Khoiruddin (2012). Etika Bisnis Dalam Islam, Fakultas Syariah IAIN Raden Intan Bandar Lampung.

hlm. 21.

Maman Setiawan, Merita Bernik.,Mery Citra Sondari. (2006).

Pengaruh Struktur Kepemilikan, Karakteristik Peru-sahaan, dan Karakteristik Tata Kelola Korporasi Terhadap Kinerja Perusahaan: Studi Kasus pada Perusahaan yang terdaftat di Bursa Efek Jakarta. Lembaga Penelitian Universitas Padjajaran.

Melin, L., Nordqvist, M., & Sharma, P. (Eds.). (2013). The SAGE handbook of family business. Sage.

Moeheriono. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi, edisi revisi, cetakan pertama,. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Muhammad dan Alimin (2004). Etika Perlindungan Konsumen dalam Ekonomi Islam, BPFE, Yogyakarta, hlm. 56.

Mulbert, P.O. (2010). Corporate Governanceof Banksafter the Financial Crisis-Theory, Evidence, Reforms. ECGI Law Working Paper.

Novan Ardi Wiyani. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter;

Konsep dan Implementasinya di Sekolah. Yogyakarta, PT Pustaka Insan Madani, 2012. h 40.

Organisation for Economic Co-operation and Development Staff. (1999). OECD Employment Outlook: June 1999.

OECD.

Pakpahan, A. K. (2020). Covid-19 Dan Implikasi Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 59-64.

PER-01/MBU/2011 tanggal 01 Agustus 2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara

Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 64/M-Ind/Per/7/2016 Tentang Besaran Jumlah Tenaga Kerja Dan Nilai Investasi Untuk Klasifikasi Usaha Industri.

PemProv. Jambi (1993). Sejarah Pengaruh Pelita terhadap kehidupan masyarakat pedesaan di daerah Jambi.

Jakarta: Direktorat sejarah dan nilai tradisional inventarisasi dan dokumentasi sejaraha nasional.

Quinlan, C., Babin, B., Carr, J., & Griffin, M. (2019). Business research methods. South Western Cengage

Ratna Evy, dkk (2005). Usaha Industri dan Kerajinan di Indonesia.

Jakarta: Bumi Aksara. Cet. Ke-1, h. 8.

Riyanti. (2003). Kewirausahaan Dari Sudut Pandang Psikolgi Kepribadian. Jakarta: Grasindo.

Santosa, A. (2020). Pengembangan Ekonomi Kreatif Industri Kecil Menengah Kota Serang Di Masa Pandemi Covid-19. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(11), 1257-1272.

Sevilla, Consuelo G. et. al (2007). “Research Methods”. Rex Printing Company. QuezonCity

Siswanto, S. (2006). Memahami Evolusi Teori Manajemen untuk Menjadi Manajer yang Efektif. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 9(04).

Sugiri, D. (2020). Menyelamatkan usaha mikro, kecil dan menengah dari dampak pandemi Covid-19. Fokus Bisnis: Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi, 19(1), 76-86.

Sutarno (2012). Serba-serbi Manajemen Bisnis. Graha Ilmu.

Yogyakarta. hlm. 1.

Syuhada, A. A., & Gambetta, W. (2013). Online marketplace for indonesian micro small and medium enterprises based on social media. Procedia Technology, 11, 446-454.

Thabran Kahar (1983). Ungkapan Tradisional Daerah Jambi.

Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan Direk torat Sejarah dan Nilai Tradisional Pro yek Inven tarisasi dan Dokumentasi Kebuda yaan Daerah Jambi. Jambi.

1982/1983. Hlm.

Undang-Undang No 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Usman Effendi (2014). Asas Manajemen. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, hlm: 20.

Wibowo. (2014). “Manajemen Kinerja”. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Walijan, dkk (1983). Geografi Budaya Daerah Jambi. Dapartemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jambi. 1983.

Wulandari, N. (2006). Pengaruh indikator mekanisme corporate governance terhadap kinerja perusahaan publik di Indonesia. Fokus Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(2).

Yurianto, Y. (2020). Analisis Penyusunan Strategi Dan Program Pembinaan Usaha Mikro Kecil Dki Jakarta Akibat Pandemic Covid 19 Dengan Pendekatan USG dan SWOT. Inovasi, 7(2), 120-133

Zulkarnain. (2001). Membangun Ekonomi Kerakyatan.

Pekanbaru: Unri Press. h. 149.

Dr. Dahmiri, S.E, M.M., lahir di Tanjung Karangan 15 September 1972. Menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi (S3) Universitas Jambi tahun 2018 pada bidang Manajemen Pemasaran. Merupakan dosen tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen. Mata kuliah yang diasuh antara lain Manajemen Pemasaran, Manajemen

Jasa, Pengantar Bisnis, Kewirausahaan dan Statistika. Beberapa karya berupa artikel ilmiah telah diterbitkan pada jurnal nasional maupun internasional, menjadi pembicara pada berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan UMKM. Buku yang telah diterbitkan antara lain Pengantar Bisnis, Ekonomi Koperasi,Buku Saku Berwisata Bagi Disabilitas dan Manula di Muaro Jambi dan Pengembangan Wisata Kawasan Candi Muaro Jambi. Pernah menjabat sebagai Sekretaris Pengelola Universitas Jambi Kampus Sarolangun Tahun 2012-2016, Ketua Program Studi Manajemen Pemerintahan Tahun 2017 dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Sarolangun Tahun 2022 sampai sekarang.

Rista Aldilla Syafri, S.E., M.M, lahir di Jambi 15 Februari 1986. Menyelesaikan pen didikan Magister Manajemen (S2) Univer sitas Jambi Tahun 2011 pada bidang Mana jemen Keuangan. Merupakan Dosen Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen. Mata kuliah yang diasuh Manaje men Keuangan, Penganggaran,

Peng antar Bisnis, Pengantar Manajemen, Teknik Proyeksi Bisnis, Operasi Riset, dan Ekonomi Manajerial. Pernah Menjabat sebagai Operation Officer pada salah satu Bank Swasta Nasional 2008-2010. Dosen Tetap Prodi Kewirausahaan 2022 sampai sekarang.

Dr. Idham Khalik, SE, MM. lahir di Sungai Baung–Sarolangun, 21 Oktber 1963 dosen PNS di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi, mengawali karir sebagai pegawai negeri sipil PNS sebagai tenaga administrasi di Universitas Terbuka UPBJJ-UT Jambi tahun 1986 berbekal pendidikan SMA, sebagai pejuang hidup bekerja sambil kuliah di Universitas Batanghari dan selesai

pada tahun 1991 seiring dengan berjalannya waktu tahun 2002 melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di Uni ver sitas Jambi selesai tahun 2004, pada tahun 2007 kerena sesuatu dan lain hal berpindah tugas ke Pemda Kabupaten Sarolangun dengan mandapat restu memperoleh izin dan men dapatkan

Beasiswa penuh dari Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata tiga (S3) diterima di Universitas Padjadjaran Bandung diselesaikan pada bulan Oktober 2009, selesai S3 kembali ke Sarolangun dan minta pindah ke Pemda Provinsi Jambi ditempatkan di Bappeda Provinsi Jambi sebagai Kepala Balai Penjaringan Aspirasi Pembangunann Daerah Jambi 2010-2011, pertengahan tahun 2011 dipindahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jambi sebagai salah satu Kepala Bidang sampai akhir 2017, Awal 2018 kembali hijrah ke Universitas Jambi hingga saat ini. Dalam menjalan tugas sebagai dosen diberi kepercayaan mengampu mata kuliah, Kepemimpinan, Pengantar Bisnis, Pengantar Mana-jemen, Manajemen Strategic dan Manajemen Mutu Terpadu.

Kewirausahaan, Manajemen Operasional, Perilaku Organisasi, dan Manajemen Pemasaran. Di samping sebagai dosen dipercaya Rektor Universitas Jambi sebagai Manajer Depar-temen Komersialisasi dan Jasa pada Badan Pengelola Usaha Universitas Jambi, buku yang pernah di terbitkan “ Pengaruh Atribut Produk dan Harga Terhadap Penciptaan Nilai UMKM Provinsi Jambi” tahun 2020. Dan beberapa artikel baik nasional dan Internasional.

Dalam dokumen TATA KELOLA (Halaman 87-106)

Dokumen terkait