BAB IV ANALISI DATA DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan Hasil Penelitian
1. Pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas
(
ρ =0,514)
lebih besar dari nilai alpha(
α =0,05)
. Nilai koefisien korelasi antara variabel konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 0,141. Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat rendah menunjukkan bahwa baik buruknya konsentrasi belajar memiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.Deskripsi penilaian keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar menunjukkan bahwa 56,04% atau 51 responden mengikuti bimbingan belajar baik itu di sekolah, lembaga bimbingan belajar maupun privat, dan keikutsertaan responden tersebut dalam program bimbingan belajar dikatakan intensif karena mengikuti program bimbingan belajar selama lebih dari 1 tahun. Hasil penelitian ini
didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean = 0,56, median =
1,00, modus = 1, dan standar deviasi = 0,499.
Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda. Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean =
36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.
Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan
standar deviasi = 10,666
Berdasarkan hasil penelitian pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis. Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.
Hal tersebut diduga disebabkan oleh berbagai faktor misalnya penggunaan kata dan kalimat dalam kuesioner yang perlu diperbaiki agar kuesioner tersebut dapat jelas dimengerti oleh responden. Kemungkinan yang kedua yaitu indikator yang ada dalam kuesioner tidak tampak nyata dalam diri responden yang bersangkutan.
Kemungkinan yang ketiga responden dalam mengisi kuesioner tidak dengan sepenuh hati misalnya dalam mengisi kuesioner hanya dengan ikut-ikutan temanya atau keadaan fisik responden tidak sedang dalam keadaan sehat. Penyebab yang lain adalah bahwa pada saat mengikuti bimbingan belajar kondisi siswa sudah capek sehingga justru tidak dapat menyerap pelajaran dengan baik. Seringkali tambahan pelajaran dilaksanakan pada sore hari dimana waktu tersebut merupakan waktu istirahat untuk siswa sepulang dari sekolah. Kondisi badan dan pikiran yang sudah capek justru membuat siswa tidak bisa berkonsentrasi dalam belajar dan menyebabkan prestasi belajar yang rendah pula.
2. Pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas
(
ρ =0,463)
lebih besar dari nilai alpha(
α =0,05)
. Nilai koefisien korelasi antara variabel konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 91. Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat rendah menunjukkan bahwa baik buruknya konsentrasi belajarmemiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
Deskripsi penilaian lingkungan belajar menunjukkan bahwa 59,35% atau 54 responden berada pada lingkungan belajar yang baik. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean
= 50,51 median = 50,00 modus = 50, dan standar deviasi = 4,228.
Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda. Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean =
36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.
Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan
standar deviasi = 10,666
Berdasarkan hasil penelitian pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis. Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.
Hal tersebut dikarenakan kondisi lingkungan belajar siswa di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta sudah nyaman, tetapi persepsi masing-masing responden atau siswa berbeda-beda. Di tempat yang ditelti, peneliti melihat adanya kesamaan kondisi tempat atau lingkungan belajar siswa. Di lingkungan keluarga, hampir semua siswa adalah bagian dari keluarga yang bahagia sehingga lingkungan keluarga tidak menjadi pengaruh untuk berkonsentrasi dan berprestasi. Di lingkungan sekolah, peneliti melihat bahwa SMA BOPKRI 1 Yogyakarta merupakan sekolah yang sangat bersih, tertata, dan nyaman. Semua siswa merasakan hal itu. Hal tersebut terbukti dengan pengisisan kuesioner siswa yang mengatakan bahwa sekolah mereka nyaman. Keadaan sekolah yang sudah mendekati sempurna tersebut tidak mempengaruhi pencapaian prestasi belajar siswa karena masing-masing siswa merasakan hal yang sama.
3. Pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh fasilitas belajar siswa di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung oleh hasil pengujian statistik yang menunjukkan bahwa nilai probabilitas
(
ρ =0,172)
lebih besar dari nilai alpha(
α =0,05)
.Nilai koefisien korelasi antara variabel konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi sebesar 0,141. Koefisien korelasi tersebut terkategorikan sangat rendah. Kategori hubungan yang sangat rendah menunjukkan bahwa baik buruknya konsentrasi belajar memiliki derajat hubungan yang sangat rendah dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi.
Deskripsi penilaian fasilitas belajar di rumah menunjukkan bahwa 37,36% atau 34 responden mempunyai fasilitas belajar yang baik. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean
= 45,10, median = 44,00, modus = 48, dan standar deviasi = 5,608.
Deskripsi penelitian konsentrasi belajar menunjukkan bahwa 31,87% atau 29 responden terkategori prestasi belajarnya tinggi. Hal tersebut dikarenakan penciptaan konsentrasi tiap responden berbeda. Hasil tersebut didukung oleh hasil perhitungan nilai dengan mean =
36,41, median = 36,00, modus = 40, dan standar deviasi = 4,738.
Deskripsi penilaian prestasi belajar menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa kelas XI program IPS terkategorikan cukup dengan presentase sebesar 60,44%. Hal tersebut berarti ada 55 responden yang memiliki nilai cukup. Hasil penelitian ini didukung dengan hasil perhitungan nilai mean = 63,29, median = 64,00, modus = 65, dan
standar deviasi = 10,666
Berdasarkan hasil penelitian pengaruh fasilitas belajar siswa di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi
belajar pada bidang studi ekonomi adalah tidak signifikan. Hasil penelitian ini tidak mendukung diterimanya hipotesis. Hal tersebut tidak sejalan dengan dugaan awal penelitian.
Fasilitas belajar siswa di rumah yaitu segala sesuatu yang dimiliki siswa di rumah yang berguna untuk peningkatan prestasi belajar siswa. Peneliti melihat, bahwa di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta hampir semua siswa merupakan siswa berada atau siswa yang tingkat perekonomiannya tergolong mampu. Fasilitas yang dimiliki di rumah sudah didapatkan dari sejak dini. Fasilitas tersebut bukan lagi merupakan barang baru atau sesuatu yang istimewa lagi sehingga pemanfaatan fasilitas tersebut juga bukan hal yang luar biasa. Hal tersebut yang menyebabkan pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar tidak signifikan.
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari hasil penelitian yang telah dibahas dalam Bab IV, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Tidak terdapat pengaruh keikutsertaan siswa dalam program bimbingan belajar terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,514 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin tinggi atau baik prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi
2. Tidak terdapat pengaruh lingkungan belajar siswa terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,463 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin tinggi atau baik prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi
3. Tidak terdapat pengaruh fasilitas belajar di rumah terhadap hubungan antara konsentrasi belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi. Hal ini didukung dengan nilai probabilitas sebesar 0,172 yang lebih besar dari nilai 0,05. Analisis hubungan antara variabel konsentrasi belajar dan prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0, 141 yang artinya semakin besar atau positif konsentrasi belajar akan membuat semakin tinggi atau baik prestasi belajar siswa pada bidang studi ekonomi