BAB IV : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
H. Pembahasan Hasil Penelitian
1. Perbedaan Tingkat Pendapatan Sebelum dan Sesudah Mengambil Kredit ke CU Pancur Kasih
Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa ada perbedaan tingkat pendapatan sebelum dan sesudah anggota mengajukan kredit ke CU Pancur Kasih. Hal ini didukung dari hasil perhitungan Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0.003 yang berarti di bawah angka signifikansi 0.05 yang menunjukan adanya perbedaan yang signifikan. Hal ini didukung dengan jumlah anggota yang berpendapatan pendapatan pokok di bawah maupun di atas UMR mengalami perubahan jumlah. Pertama, jumlah anggota yang berpendapatan pokok di bawah UMR dari 45 orang menjadi 19 orang, dan jumlah anggota yang memiliki pendapatan pokok di atas UMR dari 55 orang menjadi 81 orang. Kedua, jumlah anggota yang berpendapatan sampingan di bawah UMR dari 57 menjadi 44 orang, dan jumlah anggota yang berpendapatan sampingan di atas UMR dari 43 orang menjadi 56 orang.
Dari hasil analisis data di atas, kredit yang didapat anggota sangat membantu dalam meningkatkan pendapatan melalui usaha-usaha produktif yang berpotensi meningkatkan pendapatan para anggotanya. Rata-rata pendapatan pokok sebelum dan sesudah mengajukan kredit mengalami perubahan yang cukup besar, dari Rp 1.850.000 menjadi Rp 3.454.000. Hal ini mampu menegaskan bahwa, kredit yang didapat tidak hanya semata-mata menjadi beban kredit yang harus ditanggung oleh
para anggota setiap bulannya, melainkan mampu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.
CU Pancur Kasih tidak hanya sebagai tempat mengambil kredit saja, tidak hanya sebagai tempat mengadu disaat modal usaha habis, tetapi juga dengan adanya CU Pancur Kasih mengajarkan para anggotanya untuk lebih cerdas dalam mengelola keuangan, sehingga kredit yang didapat bukan menjadi beban bulanan tetapi dapat digunakan sebagai media untuk belajar mengelola keuangan. Para anggota lebih menyadari pentingnya menabung setelah mengambil kredit, karena para anggota sadar bahawa mereka mempunyai satu lagi tanggungan yang wajib dilunasi setiap bulannya selain memnuhi kebutuhan, membiayai sekolah anak, tetapi hutang kredit ke CU Pancur Kasih.
2. Perbedaan Curahan Waktu Kerja di Bidang Pertanian Sebelum dan Sesudah Mengambil Kredit ke CU Pancur Kasih
Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa tidak ada perbedaan curahan waktu kerja dibidang pertanian sebelum dan sesudah anggota mengambil kredit ke CU Pancur Kasih. Hal ini didukung dari hasil perhitungan Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0.208 yang berarti di atas angka signifikansi 0.05 yang menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hal ini didukung dengan perubahan waktu kerja. Anggota CU Pancur Kasih yang bekerja dari 0 jam-17.5 jam berjumlah 56 orang menjadi 41 orang, dan orang yang bekerja 17.5 jam-35 jam berjumlah 44 orang menjadi 59 orang. Rata-rata anggotanya
bekerja, sebelum dan sesudah mengambil kredit ke Cu Pancur Kasih dari 15.5 jam menjadi 15.9 jam. Dari hasil rata-rata jam bekerja, menegaskan bahwa kredit yang didapat tidak mempengaruhi jumlah waktu bekerja, kredit yang didapat digunakan untuk memperluas lahan pertanian, membeli keperluan pertanian dan menambah jumlah karyawan. Penambahan jumlah karyawan mempengaruhi paran anggota CU untuk tidak menambah atau mengurangi jumlah waktu bekerja mereka di bidang pertanian, dikarenakan dengan adanya penambahan jumlah karyawan ini dapat membuat mereka fokus untuk menilik usaha produktif selain di bidang pertanian.
3. Perbedaan Curahan Waktu Kerja di Bidang Non Pertanian Sebelum dan Sesudah Mengambil Kredit ke CU Pancur Kasih
Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa tidak ada perbedaan curahan waktu kerja dibidang non pertanian sebelum dan sesudah anggota mengajukan kredit ke CU Pancur Kasih. Hal ini didukung dari hasil perhitungan Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0.028 yang berarti diatas angka signifikansi 0.05 yang berarti menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Hal ini didukung dengan perubahan waktu kerja. Anggota CU Pancur Kasih yang bekerja dari 0 jam-17.5 jam berjumlah 22 orang menjadi 31 orang, dan orang yang bekerja 17.5 jam-35 jam berjumlah 78 orang menjadi 69 orang. Rata-rata anggotanya bekerja, sebelum dan sesudah mengambil kredit ke CU Pancur Kasih dari 12.2 jam menjadi 13.1 jam. Dari hasil rata-rata jam
bekerja, menegaskan bahwa kredit yang didapat tidak mempengaruhi jumlah waktu bekerja, kredit yang didapat digunakan untuk keperluan lainnya yang tidak dapat diputar untuk mendapat keuntungan, seperti: membayar kredit ke Bank, kredit kendaraan, biaya pengobatan, biaya pendidikan dan sejenisnya. Hal semacam ini jelas tidak mempengaruhi jumlah jam bekerja, karena tidak ada pekerjaan baru yang dikerjakan baik sebelum maupun sesudah mendapat kredit, sehingga tidak ada perubahan waktu yang signifikan.
4. Perbedaan Jumlah Rumah Tangga Anggota Keluarga Miskin Sebelum dan Sesudah Mengajukan Kredit ke CU Pancur Kasih
Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa ada perbedaan jumlah rumah tangga anggota keluarga miskin sebelum dan sesudah anggota mengajukan kredit ke CU Pancur Kasih. Hal ini didukung dari hasil perhitungan Paired Sample T-Test dengan nilai signifikansi 0.008 yang berarti dibawah angka signifikansi 0.05 yang berarti menunjukan adanya perbedaan yang signifikan. Hal ini didukung dengan perubahan jumlah anggota yang berada di bawah maupun di atas garis kemiskinan. Anggota CU Pancur Kasih yang berada di bawah garis kemiskinan dari 10 orang menjadi 3 orang, dan jumlah anggota CU Pancur Kasih yang berada di atas garis kemiskinan dari 90 orang menjadi 97 orang. Adanya perubahan jumlah yang signifikan pada variabel ini secara nyata mengatakan bahwa dengan adanya CU Pancur Kasih, para anggota CU mengalamai perubahan status sosial-ekonominya.
CU Pancur Kasih sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya. Pengurangan jumlah anggota keluarga yang miskin menjadi tidak miskin membuat CU Pancur Kasih semakin diminati untuk dijadikan sebagai tempat kredit yang memberikan kenyamanan bagi para anggotanya, baik dalam hal mengambil kredit, menabung, dan membantu hal-hal diluar pengembangan usaha.
98
BAB V
KESIMPULAN KETERBATASAN DAN SARAN