• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka dalam penelitian ini akan dibahas satu hal pokok yaitu komtribusi pajak hotel dan pajak restoran terhadap pendapatan asli daerah kota palopo sebagai berikut:

1. Kontribusi Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo.

Hasil analisis yang telah dipaparkan dalam penelitian ini, dapat dilihat pada tabel 4.5 dimana realisasi penerimaan pendapatan asli daerah dari tahun 2016 sebesar Rp.350.884.895 atau 0,26% terus meningkat pada tahun 2017 sebesar Rp.364.811.039 atau 0,22% tahun 2018 sebesar Rp.419.036.605 atau 1,05% tahun 2019 sebesar Rp.574.413.665 atau 1,15% kemudian di tahun 2020 sebesar Rp.357.996.317 atau 0,78%. Presentase kontribusi pajak hotel dari tahun 2016-2020 hanya sekitar 0,69%.

Dilihat dari presentase kontribusi pajak hotel lima tahun terakhir, dapat dikategorikan masih sangat kurang terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Palopo. Hal ini disebabkan karena kurang efektifnya pemungutan pajak hotel di Kota Palopo dan kurangnya jumlah hotel yang masih berfungsi di Kota Palopo saat ini.

Penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu oleh Hamsiah (2019) yang dimana pada hasil penelitiannya menjelaskan bahwa analisis uji efektivitas dan hasil analisis kontribusi pajak hotel terhadap PAD Kota Bandar Lampung dapat dikatakan masih sangat kurang efektif, presentase kontribusi penerimaan pemungutan pajak hotel dari tahun 2013-2017 mengalami perkembangan yang berfluktuasi. Pajak hotel

39

memberikan kontribusi nilai/rata-rata sebesar 0,40% kemudian nilai diantara 0,00% - 10% atau kriteria sangat kurang efektif.

2. Kontribusi pajak restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo.

Hasil analisis yang telah dipaparkan dalam penelitian ini, dapat dilihat pada tabel 4.6 dimana realisasi penerimaan pendapatan asli daerah terus meningkat dari tahun 2016 sebesar Rp.3.699.478.197 atau 2,76% tahun 2017 sebesar Rp.4.374.781.409 atau 2,61% tahun 2018 sebesar Rp.5.076.946.649 atau 12,78% tahun 2019 sebesar Rp.6.201.259.135 atau 12,44% kemudian tahun 2020 Rp.5.009.500.361.

Rata-rata kontribusi pajak restoran sebesar 8,29%.

Dilihat dari presentase kontribusi pajak restoran di atas, penerimaan pajak restoran mencapai target. Peningkatan kontribusi pajak restoran di Kota Palopo disebabkan karena banyaknya pengembangan-pengembangan usaha serta meningkatnya minat masyarakat untuk makan siap saji.

Penelitian ini sejalan dengan penelitian terdahulu oleh Mega Silvia Windy Mintahari & Linda Lambey (2016) yang dimana hasil penelitiannya mengemukakan bahwa tingkat efektivitas pemungutan pajak restoran tahun 2012-2014 sangatlah efektif, dengan rata-rata tingkat efektivitasnya adalah sebesar 157,58%. Presentase kontribusi terbesar berada pada tahun 2013 sebesar 1,79% dengan rata-rata kontribusi 1,71%. Kontribusi pelanggan tertinggi pada tahun 2014 yaitu Rp. 551,503,- dan terendah Rp. 210,997,- pada tahun 2012. Pemerintah daerah kabupaten Minahasa Selatan sebaiknya memaksimalkan perolehan penerimaan pajak restoran

karena pajak ini merupakan salah satu sumber penerimaan yang sangat potensial di Minahasa Selatan.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak hotel dan restoran terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Palopo tahun 2016-2020. Dari hasil penelitian tersebut, dapat di Tarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Kontribusi penerimaan pajak hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2016-2020 masih tergolong rendah. Dilihat secara keseluruhan selama 5 tahun terakhir, rata-rata kontribusi pajak hotel pada pendapatan asli daerah dikategorikan kurang memberikan kontribusi, karena presentase kontribusi jauh dari angka 4%. Kurangnya kontribusi pajak hotel di Kota Palopo disebabkan karena kurang efektifnya pemungutan pajak hotel dan kurangnya jumlah hotel yang masih berfungsi di Kota Palopo.

2. Kontribusi penerimaan pajak restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo 5 tahun terakhir ini cukup memberikan kontribusi karena presentase kontribusinya diatas 4%. Rata-rata kontribusi pajak restoran pertahun yaitu sebesar 8,29% Peningkatan kontribusi pajak restoran di Kota Palopo disebakan karena banyaknya pengembangan-pengembangan usaha serta meningkatnya minat masyarakat untuk makan siap saji serta dipengaruhinya tingkat perekonomian masyarakat.

Dari target dan realisasi penerimaan pajak hotel dan restoran dari tahun 2016-2020 menunjukkan kontribusi yang cukup untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Palopo.

B. Saran

Adapun saran-saran dari hasil penelitian ini yaitu :

1. Disarankan kepada Badan Pendapatan Daerah agar upaya untuk memungut pajak hotel dan pajak restoran perlu ditingkatkan agar kontribusinya ke PAD juga meningkat.

2. BAPENDA harus lebih aktif dalam melakukan penertiban terkait pajak hotel dan restoran, BAPENDA juga perlu melakukan sosialisasi secara rutin terhadap wajib pajak guna meningkatkan kesadaran wajib pajak terhadap kewajibannya dalam hal ketaatan pembayaran pajak tepat waktu.

43

DAFTAR PUSTAKA

Anggraini,S., Handayani, S,R., dan Ismono, B. 2015. Analisis Penerimaan Pajak Hotel dan Restoran Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah Kota Madiun. (Studi Kasus pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun Tahun 2009-2013).

Ardiyansah. 2018. Kontribusi Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bantaeng.

Candrasari, A., dan Ngumar, S. 2016. Kontribusi Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Surabaya. (Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi).

Damayanti,W.S.R. 2020. Pengaruh Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, dan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Provinsi Jawa Tengah. (Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) 3)

Halim, A. 2001. Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. Jakarta : UPP AMP YKPN.

Hamsiah. 2019. Analisis Kontribusi Pajak Hotel Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Bandar Lampung Dalam Perspektif Ekonomi Islam. (Studi Kasus Pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Tahun 2013 - 2017)

Idrus, M. 2009. Metode Penelitian Ilmu Sosial : Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jakarta. Erlangga.

Kartika, D.A. 2019. Kontribusi Pajak Hotel Dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

Laporan Realisasi Anggaran Bapenda Kota Palopo Tahun 2014-2020 Mardiasmo. 2011. Perpajakan (edisi revisi). Yogyakarta.

Mintahari, M.S.F, dan Lambey, L. 2016. Analisis Kontribusi Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2012-2014

Sonnia, T.R. 2019. Analisis Pengaruh Kontribusi Pajak Hotel dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sleman.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung.

Alfabeta.

_______. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung.

Alfabeta.

Republik Indonesia. 2004. Undang - Undang No. 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Republik Indonesia. 2007. Undang - Undang No. 28 Tahun 2007 Tentang Perpajakan.

Republik Indonesia. 2009. Undang - Undang No 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Wahyuni, A., dan Utara, R. 2020. Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel dan Pajak Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pada Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Medan. (Jurnal Ilmu Ekonomi

dan Studi Pembangunan)

45

L A M P

I

R

A

N

Lampiran 1

Surat Keterangan Meneliti

Lampiran 2

Laporan Realisasi Anggaran BAPENDA Kota Palopo Tahun 2016

Laporan Realisasi Anggaran BAPENDA Kota Palopo 2017

Laporan Realisasi Anggaran BAPENDA Kota Palopo 2018

Laporan Realisasi Anggaran BAPENDA Kota Palopo 2019

Laporan Realisasi Anggaran BAPENDA Kota Palopo 2020

Lampiran 3

Surat Keterangan Plagiasi

59

BIOGRAFI PENULIS

Nurul Ismiyanti Darwis panggilan Ismi lahir di Makassar pada tanggal 02 Juni 1999 dari pasangan suami istri Bapak Darwis dan Ibu Hamisah. Peneliti adalah anak pertama dari 4 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Kelurahan Tidung Kecamatan Rappocini Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu SD Inpres Kampus Ikip lulus tahun 2011, SMP Negeri 3 Palopo lulus tahun 2014, SMK Negeri 1 Palopo lulus tahun 2017, dan mulai tahun 2017 mengikuti Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Ekonomi Pembangunan Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan sekarang. Sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masih terdaftar sebagai mahasiswa Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Dokumen terkait