• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Pembahasan

Penelitian ini menggunakan dua variabel X yaitu Fleksibilitas kerja (X1), Tingkat Spesialisasi pekerjaan (X2) dan satu variabel Y yaitu Kinerja Karyawan. Berdasarkan uji F menunjukkan nilai F hitung lebih besar dari F tabel (11.910 > 3.350) dengan signifikan sebesar 0,001 < 0,05 sehingga hal tersebut menunjukkan bahwa variabel independen berpengaruh simultan terhadap variabel dependen yaitu Fleksibilitas Kerja dan Tingkat Spesialisasi Pekerjaan.

1. Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan

Berdasarkan analisis regresi berganda koefisien b1 (X1) = 0,093.ini menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, karena nilai t tabel lebih besar dari t

hitung (2,052 > 0,427) dengan signifikan sebesar 0,673 lebih besar dari 0,05 (0,673 > 0,05).

Hal ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan Suryo Angga Dwi Wirasto (2019) yang berjudul ”Pengaruh Kompensasi, Fleksibilitas Kerja terhadap Kinerja Driver Gojek di eks Karisiden Surakarta”, Penelitian ini menyatakan bahwa fleksibilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, artinya bahwa semakin meningkatnya fleksibilitas kerja maka akan meningkatkan kinerja driver.

Hal ini juga tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan Iman Syaiful Wicaksono (2019) yang berjudul “Pengaruh Kompensasi ddan Fleksibilitas Kerja sebagai Variabel Terhadap Kinerjanya dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening” penelitian ini menyatakan bahwa pengaruh fleksibilitas kerja terhadap kinerja karyawan mempunyai pengaruh positif yang signifikan ( O= 0,371) terhadap konstruk endogen kinerja karyawan. Hal ini berdasarkan pada nilai t-statistic pada hubungan konstruk ini adalah 3,019 > 1,96,dan nilai p value 0,003 < 0,5.

2. Pengaruh Spesialisasi Pekerjaan Terhadap Kinerja Karyawan

Berdasarkan analisis regresi berganda koefisien b2 (X2) = 0,596 ini menunjukkan bahwa Spesialisasi Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, karena nilai t tabel lebih kecil dari t hitung (2,052 < 4.763) dengan signifikan sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05).

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Desi Nuraini (2017) yang berjudul “Pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Spesialisasi Pekerjaan terhadap Kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel

mediating pada PT. Daya Manunggal Salatiga. Penelitian ini menyatakan bahwa Spesialisasi Pekerjaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan kepuasan kerja.

Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan Yohanes Sujarwanto (2020) yang berjudul Pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Tingkat Spesialisasi Pekerjaan Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Mediong Cabang Palembang. Penelitian ini menyatakan bahwa Spesialisasi Pekerjaan memiliki pengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan.dan koefisien determinasi sebesar 94% yang artinya Fleksibilitas Kerja dan Spesialisasi Pekerjaan mampu menjelaskan perubahan terhadap variabel kinerja sebesar 94% sedangkan sisanya 6% dijelaskan oleh variabel-variabel yang tidak termasuk dalam penelitian.

61 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dalam penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan yaitu:

1. Fleksibilitas kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kartika Hardianti Zainal Kabupaten Pangkep. Karena nilai t tabel lebih besar daari t hitung ( 2,052>

0,427) dengan dignifikan sebesar 0,673 lebih besar dari 0,05 (0,673 >

0,05). Artinya, jika variabel Fleksibilitas Kerja (X1) mengalami peningkatan maka kinerja karyawan akan meningkat, sebaliknya jika variabel fleksibilitas kerja (X1) mengalami penurunan maka kinerja karyawan akan menurun pula.

2. Spesialisasi Pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Kartika Hardianti Zainal Kabupaten Pangkep. Karena nilai t tabel lebih kecil dari t hitung (2,052 < 4.763) dengan signifikan sebesar 0,001 lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0.05).

Artinya, jika variabel Spesialisasi Pekerjaan (X2) mengalami peningkatan maka kinerja karyawan akan meningkat, sebaliknya jika variabel Spesialisasi pekerjaan (X2) mengalami penurunan maka kinerja karyawan akan menurun.

62 B. Saran

Berdasarkan pada kesimpulan-kesimpulan yang diambil,maka selanjutnya dapat diusulkan beberapa saran yang mungkin dapat dilakukan dan bermanfaat.dari hasil penelitian ini ada beberapa saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

1. Perusahaan diharapkan dapat memberikan jam kerja yang fleksibel dengan menentukan jam kerja karyawan, jam kerja yang fleksibel memungkinkan para karyawan ditempatkan diposisi yang sesuai dengan kemampuan karyawan. hal ini dapat meningkatkan kualitas kerja. selain itu perusahaan juga memberikan fleksibilitas jam kerja agar para karyawan melakukan pekerjaan dengan maksimal.

2. Perusahaan diharapkan dapat melihat peranan penting dalam melihat hubungan antara flexibility work dan spesialisasi pekerjaan terhadap kinerja. adanya kelonggaran pekerjaan yang diberikan karyawan oleh perusahaan itu yang sesuai porsi masing-masing karyawan merupakan hal yang harus diberikan agar karyawan merasa dirinya nyaman dan bagian dari perusahaan sehingga timbulnya kinerja karyawan yang berkualitas.

63

DAFTAR PUSTAKA

Adullah,M M. (2014). Manajemen dan evaluasi kinerja karyawan. In perpustakaan nasional RI.

Ainanur, & S. T. (2018). Pengaruh budaya organisasi,kompetensi dan motivasi terhadap kinerja kkaryawan. Jurnal ilmiah magister manajemen;, 1-14.

Alfian seffin oktriwina. (2021). Penting untuk karier, ini manfaat dan tips menjadi fleksibel dalam bekerja.

Dermawan, D. (2017). Pengaruh dana perimbangan,ukuran legalistif,deferensiasi fungsional,spesialisasi pekerjaan terhadap tingkat pengungkapan laporan keuangan.

Fathoni. (2006). Manajemen sumber daya manusia. PT.Rineka Cipta.

Frydatama, P. (2020). Pengaruh fleksibilitas kerja dan kompensasi kerja terhadap kinerja driver gojek melalui mediasi kepuasan kerja.

Kacmar, C. G. (2010). The relationship of schedule flexibility and outcomes vin the work family. Of managerial psychalogi, 24(4),330-355.

Kasmir. (2016). Manajemen sumber daya manusia (teori&praktik) cetakan ke 1.

PT.Raja grafindo persada.

Lusiana, N. (2020). Pengaruh kompensasi finansial,fleksibilitas dan stres kerja terhadap kepuasan kerja driver gojek dikota medan.

Mangkunegara. (2013). Manajemen sumber daya perusahaan,cetakan kesembilan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mifta Septarima. (2017). Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Lamanya Bekerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT.Pengadaian Syariah Simpang Patal Palembang.

Moeheriono. (2012). Pengukuran kinerja berbasis kompetensi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Novia Lusiana. (2020). Pengaruh Fleksibilitas Kerja dan Kompensasi Kerja Terhadap Kinerja Driver Gojek melalui Mediasi Kepuasan Kerja.

Nuraini, D. (2017). Pengaruh fleksibilitas kerja dan spesialisasi pekerjaan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediating.

Prof.Dr.Winardi,SE. (2016). Pengertian spesialisasi kerja. In med, 386.

64

Robbins, j. (2016). Definisi operasional variabel. In med.

Rothause, T. (1994). Job satisfaction and the parent worker the rolo of flexibility and rewards. Jurnal of vocational behavier, 44(3),317-336.

Selby, & Wison. (2003). Handbook of flexible worning. New York: New york plenum press.

Sugiyono. (2014). Metode penelitian Kuantitatif,Kualitatif.dan research and development. Bandung: Alfabeta.

Thibodeaux. (2012). What is jobspesialization E- How electronic magazine.

Triyaningsih. (2014). Analisis pengaruh disiplin kerja,motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan universitas slamet riyadi surakarta.

31-38.

Wirawan. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia teori,aplikasi dan penelitian. Jakarta: Salemba empat.

Yazdanifard, S. (2014). Impact of flexible working hours on worklife balance.

Journal of industrial and bussines managment America, 20-23.

L A M P

I

R

A

N

LAMPIRAN 1 : HASIL Analisis Statistik Deskriptif

LAMPIRAN 2 : HASIL UJI Instrumen Penelitian

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Correlations

X2.3 Pearson Correlation .476** .740** 1 .095 .629** .577** .752**

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Correlations

N 30 30 30 30 30 30 30 TOTAL

_Y

Pearson Correlation .453* .839** .829** .805** .672** .804** 1

Sig. (2-tailed) .012 .000 .000 .000 .000 .000

N 30 30 30 30 30 30 30

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

LAMPIRAN 3 : HASIL UJI ASUMSI KLASIK a. Uji Normalitas

b. Uji Multikolinearitas

Coefficientsa

Model Collinearity Statistics

Tolerance VIF

1 Fleksibilitas Kerja (X1) .961 1.041

Tingkat Spesialisasi

Pekerjaan (X2) .781 1.281

Kinerja Karyawan(X3) .783 1.277

a. Dependent Variable: return saham

c. Uji Heteroskedastisitas

d. Uji Autokorelasi

Model R

Change Statistics Durbin

Watson R Square

Change

F

Change df1 df2 Sig. F Change

1 .685a .469 11.910 2 27 <.001 1.775

LAMPIRAN 4 : HASIL UJI ANALISIS REGRESI BERGANDA

Descriptive Statistics

Mean Std. Deviation N

Kinerja Karyawan (Y) 24.30 2.562 30

Fleksibilitas Kerja (X1) 25.60 1.673 30

Tingkat Spesialisasi

Pearson Correlation Kinerja Karyawan (Y) 1.000 .150 .682

Fleksibilitas Kerja (X1) .150 1.000 .132

Tingkat Spesialisasi

Model Variables Entered

Variables

Removed Method 1 Tingkat Spesialisasi Pekerjaan (X2),

Fleksibilitas Kerja (X1)b

. Enter

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y) b. All requested variables entered.

Model R

Change Statistics R Square

Change F Change df1 df2 Sig. F Change

1 .685a .469 11.910 2 27 <.001

ANOVAa

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 89.198 2 44.599 11.910 <.001b

Residual 101.102 27 3.745

Total 190.300 29

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

b. Predictors: (Constant), Tingkat Spesialisasi Pekerjaan (X2), Fleksibilitas Kerja (X1)

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 7.351 5.980 1.229 .230

Fleksibilitas Kerja (X1) .093 .217 .060 .427 .673

Tingkat Spesialisasi Pekerjaan (X2)

.596 .125 .674 4.763 <.001

a. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y)

LAMPIRAN 5 : DATA PENGISIAN KUESIONER

PENGARUH FLEKSIBILITAS KERJA DAN TINGKAT SPESIALISASI PEKERJAAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA

PT.KARTIKA HARDIANTI ZAINAL(ZAS) KABUPATEN PANGKEP

PENGANTAR

Saya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar sedang mengadakan penelitian tentang pengaruh fleksibilitas kerja dan tingkat spesialisasi pekerjaan terhadap kinerja karyawan pada PT.Kartika Hardianti Zainal (ZAS) Kabupaten Pangkep.

Demi tercapainya tujuan penelitian ini, maka penyusun mohon kesediaan dari Bapak/Ibu/Saudara/I untuk mengisi angket atau daftar pertanyaan yang telah disediakan berikut sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, karena dalam hal ini jawaban anda :

 Dijamin kerahasiaannya

 Tidak ada kaitannya dengan karier Bapak/Ibu/Saudara/i

 Tidak berhubungan dengan Partai Politik manapun

 Semata-mata hanya untuk mendapatkan pendapat dari karyawan

Atas kesediaan dari Bapak/Ibu/Saudara/I untuk meluangkan waktunya juga mengisi kuesioner ini, penyusun mengucapkan terima kasih.

Hormat Saya

Sitti Nur Chadijah NIM : 105721102117

DATA RESPONDEN

Kepada Yth. Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menjawab seluruh pertanyaan yang ada dengan jujur dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

A. Identitas Responden

1. Nama :

2. Jenis Kelamin : L / P

3. Usia :

4. Pendidikan Terakhir :

B. Petunjuk Pengisian

5. Jawablah pertanyaan ini dengan jujur dan benar

6. Bacalah terlebih dahulu pertanyaan dengan cermat sebelum anda memulai untuk menjawabnya

7. Pilihlah salah satu jawaban yang tersedia dengan memberi tanda checklist (√) pada salah satu jawaban yang anda pilih paling sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Keterangan :

SS = SANGAT SETUJU S = SETUJU

KS = KURANG SETUJU TS = TIDAK SETUJU

STS = SANGAT TIDAK SETUJU

LEMBAR KUESIONER

Fleksibilitas Kerja (X1)

Indikator Item Pertanyaan Interval

(SS) (S) (KS) (TS) (STS) dengan waktu yang telah ditentukan

Jam kerja yang fleksibel membuat saya efektif dengan adanya jam kerja fleksibel.

Tingkat Spesialisasi Pekerjaan(X2)

Penempatan

X2.3 Saya tidak merasa stres terhadap hasil kerja saya X2.4

Saya bertanggung jawab penuh atas pekerjaan saya

Pembagian

kerja X2.5 Saya adalah orang yang tekun dalam bekerja

X2.6

Y3.1 Saya selalu mengerjakan pekerjaan dengan teliti.

LAMPIRAN 6 : DOKUMENTASI

LAMPIRAN 7 : DATA TABULASI RESPONDEN

NO FLEKSIBILITAS KERJA (X1)

X1.1 X1.2 X1.3 X1.4 X1.5 X1.6 TOTAL

NO TINGKAT SPESIALISASI PEKERJAAN (X2)

NO KINERJA KARYAWAN (Y)

LAMPIRAN 8 : SURAT BALASAN PENELITIAN

LAMPIRAN 9 : SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIAT

LAMPIRAN 10 : HASIL TES PLAGIAT

BIOGRAFI PENULIS

SITTI NUR CHADIJAH, nama panggilan lija lahir di Mandalle pada tanggal 05 Juli 1999 putri dari pasangan bapak Muharram S.Pd dan ibu Hasmiah S.Pd. Peneliti adalah anak kedua dari 4 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Makassar. Pendidikan yang tempuh oleh peneliti yaitu SD Negeri 44 Coppo Tompong lulus pada tahun 2011, SMP Negeri 1 Mandalle lulus pada tahun 2014, SMA Negeri 1 Segeri lulus pada tahun 2017. Mulai dari tahun 2017 mengikuti program Studi S1 Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masih terdaftar sebagai mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Makassar Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Dokumen terkait