BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Dalam skripsi ini dibahas mengenai peningkatan keterampilan menulis puisi dengan metode PAKEM melalui media blog pada siswa kelas X IPA 1 di SMA Negeri 10 Bone dan perubahan perilaku siswa kelas X IPA 1 setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan metode PAKEM melalui media blog.
38 40 42 44 46 48 50 52
Aspek Amanat Siklus I Siklus II
Penerapan metode PAKEM melalui media blog dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas X di SMA Neger 10 Bone.
Bagian ini merupakan pembahasan dari hasil penelitian yang telah diuraikan pada bagian sebelumnya yaitu tentang peningkatan kemampuan menulis puisi siswa melalui media blog dengan metode PAKEM. Pada tahap ini peneliti menjelaskan ringkasan temuan dari putaran pertama hingga putaran kedua. Pada tahap pratindakan dalam hal ini peneliti melakukan wawancara dengan guru bahasa Indonesia tentang kondisi siswa saat mereka belajar puisi.
Saat guru memberi tugas menulis puisi, hanya sebagian siswa yang senang.
Hampir sebagian siswa belum memahami tahapan pembuatan puisi. Ini karena guru sering menggunakan metode pidato dan diskusi. Guru juga menggunakan buku teks saat memberikan materi, agar tidak memaksimalkan efisiensi metode dan media pembelajaran. Selain itu, siswa sering mengerjakan pekerjaan rumah. Hal ini akan membuat siswa merasa bosan saat mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, siswa tertarik untuk berpartisipasi dalam penggunaan metode dan media pembelajaran baru untuk belajar menulis puisi.
Dalam penelitian ini aspek yang dievaluasi meliputi aspek kamus, topik, gaya bahasa, citra dan pesan. Pada siklus I siswa sangat tertarik untuk belajar menggunakan metode PAKEM melalui media blog. Sebelum memulai pembelajaran, guru akan membimbing siswa untuk membuat blog terlebih dahulu. Namun kekurangan dari pembelajaran ini, masih terdapat beberapa siswa yang tidak memiliki peralatan. Siswa tanpa peralatan akan menulis puisi
di LKS. Oleh karena itu, pada saat yang tidak menguntungkan, guru membentuk kelompok, kemudian setiap kelompok membuat blog berdasarkan nama kelompok tersebut. Namun evaluasi terhadap puisi ini masih dievaluasi secara terpisah. Dengan solusi ini, siswa tanpa peralatan dapat tertangani dengan baik. Pada pembelajaran kali ini guru tidak akan menentukan topiknya, tetapi guru akan memberikan kepada siswa topik-topik gratis agar siswa dapat melatih konsentrasi berdasarkan fantasi atau pengalamannya. Pembahasan didasarkan pada hasil penelitian yang diperoleh, meliputi hasil siklus I dan siklus II. Hasil tes mengacu pada skor yang diperoleh atau diperoleh siswa dalam keterampilan menulis puisi dengan metode PAKEM melalui media blog.
Untuk hasil non tes berdasarkan observasi, wawancara dan foto dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulisi puisi dengan metode PAKEM melalui media blog pada siswa kelas X IPA 1 meningkat setelah mengikuti pembelajaran menulis puisi dengan metode PAKEM melalui media blog. Peningkatan keterampilan menulis puisi dari siklus I ke siklus II pada siswa dapat dijelaskan bahwa keterampilan siswa pada setiap aspek penilaian menulis puisi siklus I dengan nilai rata-rata klasikal 10,02. Kemudian jumlah klasikal pada siklus II dengan nilai rata-rata 17,02.
Adapun nilai rata-rata pada peningkatan siklus I ke siklus II adalah 7,1.
Setelah melakukan tindakan di siklus II maka hasil dari penulisan puisi siswa meningkat dari sebelumnya dan ini membuktikan bahwa penggunaan metode PAKEM melalui media blog dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi pada siswa kelas X SMA Negeri 10 Bone.
Berkaitan dengan penelitian sebelumnya, ketika peneliti membandingkan persamaan dan perbedaan antara penelitian ini dengan penelitian sebelumnya, maka ditemukan kesamaannya yaitu masing-masing peneliti memeriksa keterampilan menulis (puisi) siswa.Penelitian ini menggunakan dua siklus. Untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa dan hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penelitian ini mengalami peningkatan. Perbedaan antara penelitian ini dengan penelitian di atas terletak pada lokasi penelitian dan metode peningkatan kemampuan menulis puisi di kalangan siswa dan perbedaan peningkatan hasil yang dicapai.
Hal ini sesuai dengan pandangan Winkel (Taqwa, 2018) yang menyatakan bahwa hasil belajar merupakan perubahan yang mengarah pada perubahan
sikap dan perilaku manusia.
128 A. Simpulan
Berdasarkan pada data temuan, hasil analisis, serta pembahasannya, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode PAKEM dengan media blog mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan menulis puisi siswa kelas X IPA 1 di SMAN 10 Bone yang berimplikasi pada peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan ini ditinjau dari perbedaan persentase ketuntasan belajar siswa dengan membandingkan antara hasil pada siklus I dengan siklus II. Data hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata nilai yang diperoleh siswa pada siklus I sebesar 50 dengan nilai tuntas mencapai 20% dan tidak tuntas mencapai 60%
serta 20% untuk siswa yang tidak mengikuti kegiatan dalam menulis puisi.
Adapun pada siklus II nilai rata-rata sebesar 81 dengan nilai tuntas 90% dan tidak tuntas sebanyak 10%. Persentase peningkatan ketuntasan sebesar dari siklus I ke siklus II sebanyak 31 % dan secara klasikal siswa mendapatkan nilai rata-rata di atas 75. Dengan kata lain, peningkatan dari siklus I ke siklus II menandai keberhasilan pembelajaran menulis puisi dengan metode PAKEM melalui media blog.
Selain peningkatan kemampuan dan keterampilan menulis puisi, penerapan metode PAKEM dan media blog juga mengiringi perubahan perilaku belajar siswa. Perubahan tersebut mengarah pada perubahan positif.
Artinya, mulai pada saat metode PAKEM dan media blog digunakan hingga
selesai memberikan konstribusi yang positif terhadap perubahan perilaku belajar siswa berdasarkan data yang dikumpulkan dengan teknik nontes seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perubahan terjadi mengikuti siklus tindakan, pada siklus I perilaku belajar siswa masih kurang positif, masih terdapat siswa yang berperilaku negative seperti rebut, kurang aktif, atau kurang memerhatikan materi. Namun pada siklus II siswa lebih antuasia mengikuti pembelajaran, aktif, senang, dan memberikan apresiasi yang sangat baik.
B. Saran
Adapun saran dari hasil penelitian ini didasarkan pada simpulan di atas:
1. Bagi siswa, untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi hendaknya siswa lebih sering untuk melatih diri dalam membuat puisi dan mengunggahnya ke media blog
2. Bagi guru, agar lebih mengembangkan penggunaan metode PAKEM dalam pembelajaran menulis puisi demi meningkatnya keterampilan siswa.
3. Bagi sekolah, untuk dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah perlu dilakukan penerapan metode pembelajaran PAKEM .
4. Bagi peneliti, untuk menambah khasanah ilmu perlu penlitian lain mampu menciptakan metode yang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Agip, dkk. 2009. Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru. Bandung : Yrama.
Aji, W.N. 2016. “Model Pembelajaran Dick and Carrey dalam pemebalajaran Bahasa dan Sastra Indonesia”: Kajian Linguistik dan sastra.Vol. 1, No. 2, ISSN: 119-126
Arsyad, Azhar. 2005. Media Pembelajaran. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta:
Buku Ajar Kelas IV. 2004. Tim Abdi Guru Erlangga
Azmi. S.M., dkk. 2018. Makalah Keterampilan Menulis. (Online), (academia.edu, diakses 23 Desember 2019).
Azmussya’ni, dkk. 2014. Peningkatan Keterampilan Menulis Menggunakan Pendekatan Proses dengan Media Gambar Di SDN 3 Sakra. Jurnal Prima Edukasia, Vol. 2, No. 1.
Desi. 2012. Makalah Model Pakem Dalam Pembelajaran, (Online), (http://rumahkeduadesi.blogspot.com.pembelajaran.htm, diakses 25 Januari 2020)
Djamarah, dkk. 2000. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Djojosuronto, Kinayanti. 2005. Puisi Pendekatan dan Pembelajaran. Makassar:
Nuansa.
Haling, Abd. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Makassar: Badan penerbit UNM.
Hariwibowo, Agus. Dkk. 2016. Pengaruh Penggunaan Metode Pakem Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMK PGRI Mejayan Pada Mata Pelajaran Alat Ukur Elektronika. JUPITER: Jurnal Pendidikan Teknik Elektro. 1 (1). P-ISSN: 2477-8346. E-P-ISSN: 2477-8354.
Hasanuddin. 2002. Membaca dan Menilai Sajak: Pengantar Pengkajian dan Interpresisi. Angkasa
Hidayat, Kosadi. 1990. Strategi Belajar Megajar. Bandung
Huda, Amirul Fatkhan. 2018. Pengertian dan langkah-langkah Metode Pembelajaran PAKEM (Pembelajaran, Aktif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan), (Online), (Fatkhan.web.id, diakses 25 Januari 2020)
Jabrohim. 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya
Koswati, Amri. 2013. Peningkatan Keterampilan Menulis Paragraf Beraksara Jawa Dengan Metode Pakem Siswa VIII B SMPN 1 Ayah. Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa Universitas Muhammadiyah Purworejo.
Vol. 3. No. 4.
Margareta, Widyastuti. 2018. Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Metode Karya Wisata. Skripsi diterbitkan. Klaten: Universitas Widya Dharma Klaten.
Muhibbin, Syah. 2000. Psikologi Pendidikan dengan pendekatan baru.
Bandung:Remaja Rosdakaya
Nurgiyantoro, Burhan. 2016. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPSE.
Nurhadi. 2017. Handbook of Writing. Jakarta:PT. Bumi Aksara.
Pradopo, Rachmat Djok. 2002. Kritik Sastra Modern. Yogyakarta: Gama Media.
Rizqi, Ulviyani. L. 2017. Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Media Poster. Skripsi diterbitkan. Purwerejo: Universitas Muhammadiyah Purworejo
Rusman. 2016. Model-model pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme guru. Jakarta: PT. Rajagrafindo persada
Sari, T.W. 2011. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis blog terhadap prestasi belajar akuntansi pada pokok bahasan laporan keuangan. Skripsi diterbitkan. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Sabari, Ahmad. 2005. Metode Pembelajaran Interaktif. Jakarta: Rineka Cipta Sayuti, A.S. 2010. Berkenalan Dengan Puisi. Yogyakarta: Gama Media Situmorang. 1980. Sejarah Sastra Indonesia. Ende: Nusa Indah
Sudjiman, Panuti. 2006. Kamus Istilah Sastra. Jakarta: Universitas Indonesia Sugono, Dendi. 2015. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta:
Gramedia.
Suryabrata, Sumadi. 2004. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Tarigan, Henry Guntur. 2013. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.
Bandung: Angkasa.
Waluyo, Herman J. 1987. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga _______________. 2002. Drama. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
_______________. 2005. Apresiasi Puisi. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Wijayanti. 2009. Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka
L A M
P
I
R
A
N
134 Lampiran 1: RPP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMA Negeri 10 Bone Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas/ Semester : X/Genap
Materi Pokok : Puisi
Alokasi Waktu : 2x 45 Menit (3 X Pertemuan)
A. Kompetensi Inti
KI-1 dan KI-2: :Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI 3 :Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikut proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Menganalisis unsur pembangun puisi.
2. Menulis puisi dengan memerhatikan unsur pembangunnya (tema, diksi, gaya bahasa, imaji, struktur, perwajahan).
C. Kompetensi Dasar dan Indikator
3.17 Menganalisis unsur pembangun puisi
3.17.1 Mendefinisikan tentang unsur-unsur pembangun puisi 3.17.2 Mengidentifikasi tentang unsur-unsur pembangun puisi 3.17.3 Mendeskripsikan tentang unsur-unsur pembangun puisi D. Materi Pembelajaran
Puisi: (semua jenis puisi)
• isi;
• tema;
• makna;
• amanat; dan
• suasana.
E. Metode/pendekatan/strategi dan model pembelajaran
• Pendekatan : Scientific Learning
• Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) dan Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah )/ projek.
F. Media/alat, Bahan Media :
• Worksheet atau lembar kerja (siswa)
• lembar penilaian
• Buku Cetak.
• Blog.
Alat/Bahan :
• Penggaris, spidol, papan tulis
• Laptop atau gawai.
G. Sumber Belajar
• Buku penunjang kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia, Kelas X, Kemendikbud, tahun 2016
F. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan : 1
Kegiatan Deskripsi Alokasi
waktu Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
4. Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta
15 menit
didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya
5. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
6. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
7. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
8. Apabila materi / tema / projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materipuisi : isi, tema, dan makna
9. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
10. Mengajukan pertanyaan.
11. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
12. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
13. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Inti 1. Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan perhatian pada topik materi unsur-unsur pembangun puisi : diksi; imaji; \; gaya bahasa; dan amanat
2. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan puisi yang disajikan.
3. Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi.
4. Peserta didik Mengumpulkan informasi, Mempresentasikan ulang,
5. Peserta didik menyimpulkan dan Menyampaikan hasil pekerjaannya. terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3. Guru bersama siswa merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
15 menit
4. Guru menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa
Pertemuan : 2
Kegiatan Deskripsi Alokasi
waktu Pendahuluan 1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan
berdoa untuk memulai pembelajaran
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
4. Mengaitkan materi/tema/kegiatanpembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatansebelumnya 5. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan
bertanya.
6. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
7. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
8. Apabila materi / tema / projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materipuisi : isi, tema, dan makna
9. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
10. Mengajukan pertanyaan.
11. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
12. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
13. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
15 menit
Inti 1. Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang disajikan.
2. Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok 3. Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi
mengolah data hasil pengamatan
4. Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan 130 menit
Menyampaikan hasil diskusi,
Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
2. Guru dan siswa bersama melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilakukan
3. Guru bersama siswa merencanakan tindak lanjut pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
4. Guru menutup pembelajaran dengan salam dan berdoa
10 menit
PENILAIAN
Penilaian Sikap : Observasi selama kegiatan berlangsung Penilaian Pengetahuan
Penilaian Keterampilan
Lampiran 2:
Lembar observasi siswa perilaku positif dan negatif
No. Perilaku Siswa Positif 1. Siswa memperhatikan dan merespon.
2. Siswa tertarik dengan metode dan media
3. Siswa aktif menjawab dan bertanya ketika mengalami kesulitan.
4. Disiplin dan aktif mengerjakan tugas menulis puisi.
5. Siswa tidak mengganggu siswa lain saat jam pelajaran.
No. Perilaku Siswa Negatif 1. Menyontek pekerjaan siswa lain
2. Tidur pada saat jam pelajaran berlangsung 3. Bercanda pada saat jam pelajaran berlangsung 4. Tidak merespon pada saat berinteraksi dengan guru 5. Siswa pasif dalam kegiatan belajar mengajar
Lampiran 3:
Hasil lembar observasi siswa perilaku positif dan perilaku negatif pada siklus I dan siklus II
No. Perilaku Siswa Positif Siklus I Siklus II Peningkatan 1. Siswa memperhatikan dan
merespon.
66,67% 90% 23,33%
2. Siswa tertarik dengan metode dan media
83,33% 93,33% 10%
3. Siswa aktif menjawab dan bertanya ketika mengalami kesulitan.
No. Perilaku Siswa Negatif Siklus I Siklus II Penurunan 1. Menyontek pekerjaan siswa lain 50% 16,66% 33,34%
4. Tidak merespon pada saat berinteraksi dengan guru
26,67% 6,67% 20%
5. Siswa pasif dalam kegiatan belajar mengajar
30% 16,66% 13,34%
Lampiran 4:
Aspek penilaian
No. Aspek yang dinilai Skor Kategori Keterangan 1. Pilihan kata atau
Mampu memilih kata-kata yang tepat dan selaras
Memilih kata-kata yang tepat atau sesuai
Sedikit mampu memilih kata-kata yang sedang atau agak sesuai
Memilih kata-kata kurang sesuai.
Tidak mampu memilih kata-kata yang sesuai.
Antara judul dan isi memiliki keterkaitan, ide tertata dengan baik, dan memiliki pesan.
Judul dan isi memiliki keterkaitan, ide masih terorganisir, dan memiliki pesan.
Antara judul dan isi cukup memiliki keterkaitan, ide
5-8 memiliki keterkaitan, ide kurang tertata dengan baik,
Dalam penggunaan gaya bahasa tepat dan selaras.
Dalam penggunaan gaya bahasa yang tepat atau sesuai.
Dalam penggunaan gaya bahasa yang sedang atau agak sesuai.
Dalam penggunaan gaya bahasa yang kurang sesuai Dalam penggunaan gaya bahasa tidak mampu memilih kata yang sesuai.
4. Imaji 17-20
Sangat mampu menggunakan citraan yang baik
Mampu menggunakan citraan yang baik
Cukup mampu menggunakan citraan yang baik
Kurang mampu
menggunakan citraan yang baik
Tidak mampu menggunakan citraan yang baik yang mendalam terkait dengan tema.
Mampu menghadirkan makna yang mendalam terkait dengan tema.
Kurang mampu
menghadirkan makna yang
1-4
Baik
Sangat kurang
mendalam terkait dengan tema.
Tidak mampu menghadirkan makna yang mendalam terkait dengan tema.
Keterangan: Nilai = jumlah nilai setiap aspek max 100
(Nurgiyantoro, 2016:367)
Lampiran 5:
Daftar hadir siswa pada siklus I dan siklus II
No. Nama SIKLUS I SIKLUS II
I II III IV V VI
1. A. Muh. Ridwan I I I √ √ √
2. A. Noorshafira Safitri Jamal I I I √ √ √
3. Alin Rachmat √ √ √ √ √ √
4. Andi Amel Vinata Sofyan I I I √ √ √
5. Andi Ardhiah Paramesti I I I √ √ √
6. Andi Ikke Nurhidaya √ √ √ √ √ √
7. Andi Teguh Qoemaeni I I I √ √ √
8. Anita Sasmita S S S √ √ √
9. Arizah S S √ √ √ √
10. Arjuna B √ √ √ √ √
11. Asriani Putri √ √ √ √ √ √
12. Firman √ √ √ √ √ √
13. Hilda Fitriani √ √ √ √ √ √
14. Indriani Agustina √ √ √ √ √ √
15. Irfandi √ √ √ √ √ √
16. Irham Maulana Aril √ √ √ √ √ √
17. Jumriana √ √ √ √ √ √
18. Kasmir √ √ √ √ √ √
19. Muhammad Fadil Nur Abdi √ √ √ √ √ √
20. Muhammad Lutfi Suriadi √ √ √ √ √ √
21. Nur Amin √ √ √ √ √ √
22. Nursyafika √ √ √ √ √ √
23. Nurul Annisa R √ √ √ √ √ √
24. Nurul Febri √ √ √ √ √ √
25. Nuzul Fahmi S √ √ √ √ √
26. Rudi Lesmana B S √ √ √ √
27. Sinar Dwi Putri √ √ √ √ √ √
28. Sulfitri √ √ √ √ √ √
29. Tari Lestari √ √ √ √ √ √
30. Wahdaniyah √ √ √ √ √ √
Lampiran 6:
Hasil keterampilan menulis puisi siswa pada siklus I
Nama
Hasil keterampilan menulis puisi siswa pada siklus II
S15 12 20 16 16 18 82 T
No. Aspek Penilaian Nilai
1. A: Diksi 20
2. B: Tema 20
3. C: Gaya Bahasa 20
4. D: Imaji 20
5. E: Amanat 20
Jumlah Skor 100
KKM 75
T Tuntas
TT Tidak Tuntas
Tuntas
Tidak Tuntas Nilai Terendah Nilai Tertinggi
Lampiran 7:
Hasil penulisan puisi menggunakan media blog
Puisi sangat baik
Puisi cukup baik
Lampiran 8:
Dokumentasi
Februari 1999. Anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan serasi Ibu Darmawati, S.Pd dan Ayahanda Ahmad Juli. Penulis mulai menganyam pendidikannya di SDN 247 Padatuo (lulus tahun 2010) dan melanjutkan di SMP Negeri 1 Tonra (lulus tahun 2013) serta melalui masa remaja di SMA Negeri 1 Tonra/SMA Negeri 10 Bone(lulus tahun 2016). Setelah melewati pendidikan 12 tahun, dengan berbekal bakat dan motivasi yang kuat penulis memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ketingkat yang lebih kompleks dan diterima sebagai mahasiswi di Universitas Muhammadiyah Makassar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Strata 1 pada tahun 2016.
Selama berkecimpung di Universitas Muhammadiyah Makassar, penulis juga aktif di dunia organisasi yaitu pengurus Dewan Perwakilan Cabang Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Kabupaten Bone Kecamatan Tonra (DPC KEPMI BONE KEC. TONRA).
Dengan ketekunan, dan motivasi tinggi untuk terus belajar dan berusaha, penulis telah berhasil menyelesaikan tugas akhir ini dan semoga dengan penulisan skripsi ini mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Akhir kata penulis mengucapkan rasa syukur dan sebesar-besarnya atas terselesaikannya pengerjaan skripsi yang berjudul “Penerapan Metode PAKEM melalui Media Blog untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi pada Siswa Kelas X di SMA Negeri 10 Bone”