• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Pembahasan

Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PKn siswa di SD Kanisius Demangan Baru 1 tahun ajaran 2014/2015. SD Kanisius Demangan Baru 1 beralamat di jalan Demangan Baru no 22, Depok, Sleman, Yogyakarta. Tujuan diadakanya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada proses pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar PKn siswa kelas IIIA SD Kanisius Demangan Baru 1 tahun ajaran 2014/2015.

Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Langkah-langkah model pembelajaran

kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) menurut

Rusman (2013:215) yaitu: penyampaian tujuan dan memotivasi, pembagian kelompok,Presentasi dari guru, kegiatan belajar dala tim, kuis (evaluasi), dan penghargaan prestasi tim. Setiap kali pertemuan siswa melakukan langkah- langkah model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) untuk melaksanakan pembelajaran.

Langkah perencanaan dan persiapan dilakukan sebelum diadakan pelaksanaan siklus dan pada pertemuan pertama. Sebelum diadakan penelitian peneliti menyiapkan perangkat pembelajaran berikut materinya. Perencanaan dan persiapan pada siklus I pertemuan pertama yaitu meliputi beberapa langkah sebagai berikut. Model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) siklus I yaitu mengenai materi pengertian norma dan aturan, dan pentingnya norma dalam kehidupan sehari- hari. Kegiatan pertama pada pertemuan ini adalah guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan menyapa dan memberi salam, setelah itu guru memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Selanjutnya guru membagi kelompok secara heterogen. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.6: Siswa dibagi dalam kelompok secara heterogen

Kemudian guru mempresentasikan materi yang dipelajari siswa. Setelah itu siswa belajar dalam tim. Guru menjelaskan tentang LKS dan membagikannya kepada setiap kelompok. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.7: Guru menjelaskan Lembar Kerja Siswa

Siswa mempelajari materi yang ada dalam LKS, dan mengerjakan soal yang ada dalam LKS, siswa di dalam kelompok mendiskusikan pertanyaan tentang gambar Budi pamit kepada orang tuanya dan gambar tentang pak Ali menyebrang jalan tidak di tempat penyebrangan yang benar. Siswa bekerja secara berkelompok, jika ada siswa yang belum paham, tugas anggota lain dari kelompok menjelaskan kepada temannya yang belum jelas. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.8: Siswa sedang bekerja dalam tim

Langkah selanjutnya setelah siswa bekerja dalam tim, beberapa kelompok maju di depan kelas untuk mempresentasikan hasil dari kerja tim. Jika ada kelompok yang kurang paham, dapat bertanya kepada kelompok yang sedang presentasi. Setelah itu siswa merefleksikan pentingnya norma dan aturan

dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana bekerja di dalam kelompok. Selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi yang berupa 4 buah soal uraian. Siswa mengerjakannya secara individual dan hasilnya digunakan untuk nilai individu dan disumbangkan sebagai nilai kelompok. Kelompok yang mendapatkan nilai tertinggi akan mendapatkan perhargaan, berupa bintang.

Pertemuan kedua pada siklus I, yaitu mengenai materi 5 macam norma yang berlaku dalam masyarakat (norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, norma adat, dan norma hukum). Kegiatan pertama pada pertemuan ini adalah guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan menyapa dan memberi salam, setelah itu guru memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Selanjutnya guru membagi kelompok secara heterogen. Kemudian guru mempresentasikan materi yang dipelajari siswa. Setelah itu siswa belajar dalam tim. Siswa mempelajari materi yang ada dalam LKS, dan mengerjakan soal yang ada dalam LKS, siswa di dalam kelompok mendiskusikan mendiskusikan contoh yang sesuai dengan masing- masing norma dengan menempelkan gambar tentang contoh dari norma. Siswa harus menempelkan gambar beberapa contoh dari norma sesuai dengan letak norma yang ada. Siswa bekerja secara berkelompok, jika ada siswa yang belum paham, tugas anggota lain dari kelompok menjelaskan kepada temannya yang belum jelas. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.9: Siswa sedang menempelkan gambar macam-macam norma yang berlaku di masyarakat

Setelah selesai berdiskusi yang ada di LKS, beberapa kelompok mempresentasikan hasil dari pekerjaanya. Setelah itu siswa merefleksikan macam-macam norma di masyarakat dan bagaimana bekerja di dalam kelompok. Selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi yang berupa 3 buah soal uraian. Siswa mengerjakannya secara individual dan hasilnya digunakan untuk nilai individu dan disumbangkan sebagai nilai kelompok. Guru menghitung hasil dari soal evaluasi siswa dan membandingkan dengan nilai sebelumnya apakah ada peningkatan atau tidak. Kelompok yang mendapat nilai tertinggi akan mendapatkan penghargaan. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.10: Siswa presentasi hasil dari diskusi kelompok

Proses pembelajaran pada siklus I selesai dilaksanakan, selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus yang berjumlah 15 soal pilihan ganda.

Siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus I, dilakukan di luar jam penelitian.

Pertemuan pertama siklus II, yaitu mengenai materi contoh aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar dan contoh aturan yang berlaku lingkungan keluarga. Kegiatan pertama pada pertemuan ini adalah guru menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan menyapa dan memberi salam, setelah itu guru memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Selanjutnya guru membagi kelompok secara heterogen yang terdiri dari 3-4 siswa setiap kelompoknya. Guru mempresentasikan materi pelajaran dengan menggunakan power point sedangkan siswa mendengarkan dan memperhatikannya. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.11: Siswa menjadi model ketika guru menjelaskan menggunakan power point

Guru membagikan LKS kepada setiap kelompok sebagai bahan yang harus dipelajari siswa. Isi dari LKS selain materi pelajaran tentang contoh aturan di lingkungan masyarakat dan di lingkungan keluarga juga digunakan untuk melatih pembelajaran kooperatif, yaitu menjawab pertanyaan. Siswa membaca materi yang ada dalam LKS, antara siswa di dalam kelompok

saling menjelaskan kepada siswa yang kurang mengerti. Setelah itu siswa di dalam kelompok mendiskusikan pertanyaan tentang gambar contoh aturan di lingkungan masyarakat, dalam kelompok siswa harus mendiskripsikan dari gambar tersebut. Tugas yang kedua dari LKS adalah masin-masing siswa harus menuliska aturan yang ada dalam keluarganya, lalu menceritakan kepada teman satu kelompoknya. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.12: Siswa sedang mendiskripsikan gambar dari contoh aturan di lingkungan masyarakat

Setelah selesai berdiskusi yang ada di LKS, beberapa kelompok mempresentasikan hasil dari pekerjaanya. Setelah itu siswa merefleksikan contoh aturan di lingkungan masyarakat dan lingkungan keluarga dan bagaimana bekerja di dalam kelompok. Selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi yang berupa 3 buah soal uraian. Siswa mengerjakannya secara individual dan hasilnya digunakan untuk nilai individu dan disumbangkan sebagai nilai kelompok. Kelompok yang mendapatkan nilai tertinggi akan mendapatkan penghargaan

Pertemuan kedua siklus II, yaitu mengenai materi contoh aturan yang ada di lingkungan sekolah. Kegiatan pertama pada pertemuan ini adalah guru

menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dengan menyapa dan memberi salam, setelah itu guru memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Pada pertemuan ini, siswa dibagi ke dalam 7 kelompok, setiap kelompoknya beranggotakan 3-4 siswa secara heterogen. Kelompok tersebut berbeda dengan kelompok pada pertemuan pertama. Guru mempresentasikan

materi pelajaran dengan menggunakan power point sedangkan siswa

mendengarkan dan memperhatikannya. Guru kemudian melakukan tanya jawab kepada siswa tentang materi yang disampaikan. Guru juga memberikan pertanyaan kepada siswa, untuk mengecek siswa sudah paham atau belum. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah- langkah di atas:

Gambar 4.13: Guru melakukan tanya jawab kepada salah satu siswa

Guru membagikan LKS kepada setiap kelompok sebagai bahan yang harus dipelajari siswa. Isi dari LKS selain materi pelajaran tentang materi contoh aturan di lingkungan sekolah. Kemudian siswa mendiskusikan dan menyebutkan contoh aturan di lingkungan sekolah. Setelah selesai berdiskusi yang ada di LKS, beberapa kelompok mempresentasikan hasil dari pekerjaanya. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah- langkah di atas:

Gambar 4.14: Siswa mempresentasikan hasil diskusinya bersama dengan kelompok

Setelah itu siswa merefleksikan aturan yang ada di lingkungan sekolah. Selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi yang berupa 2 buah soal uraian. Siswa mengerjakannya secara individual dan hasilnya digunakan untuk nilai individu dan disumbangkan sebagai nilai kelompok. Guru menghitung hasil dari soal evaluasi siswa dan membandingkan dengan nilai sebelumnya apakah ada peningkatan atau tidak. Kelompok yang mendapat nilai tertinggi akan mendapatkan penghargaan. Berikut ini merupakan gambar yang menunjukan langkah-langkah di atas:

Gambar 4.115: Siswa mengumpulkan hasil evaluasi pembelajaran kepada guru

Proses pembelajaran pada siklus II selesai dilaksanakan, selanjutnya siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus yang berjumlah 20 soal pilihan ganda. Siswa mengerjakan soal evaluasi akhir siklus II, dilakukan di luar jam penelitian.

137

BAB V

KESIMPULAN, KETERBATASAN, DAN SARAN

Bab V memuat tentang kesimpulan, keterbatasan dan saran. Kesimpulan pada bagian ini, merupakan jawaban atas rumusan masalah yang dipaparkan pada Bab I.

Dokumen terkait