BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. Pembahasan
Pair 1
Pretest – Posttest
-37.200
9.024 2.018 -41.423 -32.977 -18.436 19 .000
Uji signifikansi dari peningkatan mahârat al-kalâm peserta didik dilakukan dengan uji paired sampel t test dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil uji t menunjukkan skor sebesar -18,436 (sig= 0,000) yang artinya hasil tersebut menolak Ho dan menerima Ha. Maka disimpulkan hasil analisis uji t tersebut menggambarkan penerapan metode audio lingual terhadap peningkatan mahârat Al-kalâm peserta didik antara sebelum dan sesudah secara signifikan terjadi peningkatan.
39
Selanjutnya analisis uji t pada penelitian ini, menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2 tailed) adalah 0,000 < 0,05 sebagaimana pengambilan keputusan dalam uji paired sampe t test dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
Dengan diterimanya Ha, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode audio lingual terdapat pengaruh terhadap peningkatan mahârat al-kâlam peserta didik pada kelas VIII-A MTs. Muhammadiyah Julubori.
Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode audio lingual terdapat pengaruh terhadap peningkatan mahârat al-kâlam peserta didik. Ini terbukti dengan hasil pretest yang menunjukkan peserta didik masih kurang dalam materi mahârat al-kâlam. Namun setelah diberi perlakuan (treatment) metode audio lingual terlihat lebih efektif untuk pembiasaan peserta didik dalam mendengarkan dan mengucapkan kalimat-kalimat bahasa Arab.
Adapun hasil analisis statistik nilai rata-rata peserta didik dinyatakan meningkat. Oleh karena itu peneliti merekomendasikan untuk menerapkan metode audio lingual dengan menambah alokasi waktu agar peserta didik mampu berlatih dalam mendengarkan dan mengucapkan kalimat-kalimat sederhana berbahasa Arab secara kontinyu.
Hal ini sejalan dengan Penelitian (Skripsi) Oleh Resti Handayani, 2013.
“Pengaruh Penggunaan Metode Audio Lingual terhadap Keterampilan Berbicara Peserta Didik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris”. Universitas Pendidikan Indonesia. Data yang diperoleh dari hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berbicara sebelum diterapkannya metode audio lingual berada pada kategori sedang memiliki nilai pada interval skor antara 8-11 sebanyak 45%. Dan setelah diterapkannya metode tersebut berada pada kategori sangat tinggi memiliki
nilai pada interval skor 12-14 sebanyak 70%. Berdasarkan hasil uji-t Sig.(2-tailed) <
α yaitu 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima yaitu terdapat perbedaan keterampilan berbicara siswa yang signifikan pada pembelajaran bahasa Inggris sebelum dan sesudah belajar dengan metode audio lingual.
Hal ini diperkuat dengan penelitian (Jurnal) Oleh Ni Pt. Eka Ari Adnyani, I Wyn. Suwatra, Kt. Pudjawan, yang berjudul “Penerapan Metode Audiolingual Berbantuan Media Wayang untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta Didik Kelas IV” 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan presentase keterampilan berbicara pada siswa kelas IV di SDN 2 Tukadmungga. Pada siklus I rata-rata peningkatan keterampilan berbicara sebesar 71,66% (kategori sedang) mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84,32% (kategori baik). Rata-rata hasil keterampilan berbicara siswa pada siklus I sebesar 18,33 pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 21,95. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode audio lingual berbantuan media wayang dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV semester II di SDN 2 Tukadmungga.
41 BAB V PENUTUP B. Kesimpulan
Berdasarkan Hasil analisi data, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Mahârat al-kalâm peserta didik sebelum dan sesudah diberi perlakuan metode audio lingual untuk nilai pretest nilai tertignggi sebesar 67 dan nilai terendah sebesar 27, sedangkan nilai tertinggi untuk posttest sebesar 88 dan nilai terendah adalah 67. Untuk nilai rata-rata pretest dan posttest sebesar 50.00 dan 87,20. Ini menunjukkan bahwa nilai pretest < posttest.
2. Hasil pengolahan data menggunakan IBM SPSS Statistic v 22 diperoleh hasi uji t yaitu nilai sig. (2 tailed) 0,000. Dengan demikian nilai sig. (2 tailed) yaitu 0,000<0,05, artinya bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode audio lingual terhadap peningkatan mahârat al-kalam pesrta didik kelas VIII-A MTs. Muhammadiyah Julubori berpengaruh signifikan.
C. Implikasi 1. Bagi pendidik
Guru dapat menggunakan metode audio lingual pada proses pembelajaran khususnya pada materi mahârat al-kalâm. Penerapan metode ini mampu memberikan pembiasaan kepada peserta didik untuk berlatih mendengarkan dan mengucapkan kalimat-kalimat berbahasa Arab.
2. Bagi Peserta didik
Diharapkan dapat memberikan kemudahan pada peserta didik dalam pembelajaran mahârat al-kalâm.
3. Bagi Peneliti
Dengan menggunakan data hasil penelitian sebagai acuan untuk melakukan penelitian yang sejenis atau lanjutan. Dan juga sebagai referensi bagi pembaca.
43
DAFTAR PUSTAKA
A.W. Munawwir. Kamus al-Munawwir-Arab-Indonesia Terlengkap. Yogyakarta:
Pustaka Progresif, 1984.
Adanyani, Ni Pt. Eka Ari dkk. “Penerapan Metode Audiolingual Berbantuan Media Wayang
Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Peserta didik Kelas IV” E-Journal
PGSD Universitas Ganesha Jurusan PGSD vol. 4 no.1 tahun 2016.
Arikunto, Suharsimi . Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Cet. 15;
Jakarta: Rineka cipta, 2013.
Chalik, Sitti Aisyah. Metode Pembelajaran Bahasa Arab. Makassar: Alauddin Univerity press, 2014.
Deni Darmawan, Metode Penelitian Kuantitatif. Cet. Ke-3 (Bandung: PT Remaja Rosdakarya)
Engkoswara. Dasar-Dasar Metode Pengajaran. Cet. Ke-2; Jakarta: BinaAksara, 1998.
Fachrurrozi, Aziz dan Erta Mahyudin. “Pembelajaran Bahasa Asing Tradisional dan Kontemporer”. Cet. 1; Jakarta: Rajawali Pers, 2016.
Hakim, Azizul & Adhayani, Sri. ذيهلات يذل تثداحولا ةءافك عفر يف ةزشابولا تقيزطلا قيبطت تيلاعف اوىغ تيلاو يف ييذلا ىاطلسلا ذهعول تيلاعلا تسرذولا, Lentera Pendidikan, vol. 23 no. 2.
https://doi.org/10.24252/lp.2020v23n2i15 (2 Desember 2020),
Hanani, Nurul. “Efektivitas Penggunaan Metode Audiolingual Dalam Pembelajaran Bahasa Arab”. 248 Realita Vol. 14 No. 2 Juli 2016.
Hermawan, Acep. Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Cet. 4; Bandung: PT.
Remaja Rosda Karya, 2014.
Intan, Salmah. Bahasa Arab Tinjauan Linguistik Metodologis. Makassar: Alauddin University Pers, 2011.
Morissan. Metode Penelitian Survei. Cet. Ke-3; Jakarta: Kencana, 2015.
Mustamin ST., Muh. Khalifah, dkk. Metodologi Penelitian Pendidikan. Makassar:
Alauddin Press.
Munawwir, Ahmad. Pendekatan sistem Pembelajaran Bahasa Arab. Vol 7 No. 2 (2019), Shaut Al-Arabiyah. https://doi.org/10.2452/saa.v7i1.11451. (11 Desember 2019)
Nalole, Darwati. “Meningkatkan Keterampilan Berbicara (Maharah Al-Kalam) Melalui Metode Muhadatsah Dalam Pembelajaran Bahasa Arab”. Vol. 1, No. 1. Al-Manhaj: Jurnal Pendidikan Islam.
Nursalam, Statistik Untuk Penelitian. Gowa: Alauddin University Pers, 2011.
Raco, Metode Penelitian Kualitatif Jenis, Karakteristik, dan Keunggulannya. Jakarta:
Grasindo, 2010.
Rappe, “Konsep Keterampilan Bercakap Bahasa Arab”, Vol. III, No. 2 Shaut Al-Arabiy, https://doi.org/10.2452/saa.v3i2.1255 (Juni 2015)
Rusman. Belajar Dan Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Cet. 1;
Jakarta: Kencana, 2017.
Slameto. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Cet. 6; Jakarta: Rineka Cipta, 2015.
Satori, Djam‟an dan Aan Komariah. Metode Penelitian Kualitatif, Bandung:
Alfabeta, 2013.
Setyadi, Bambang. Metode Penelitian Untuk Pengajaran Bahasa Asing Pendekatan Kuantitatif Dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2006.
Setyosari, Punaji. Metode Penelitian Pendidikan Dan Pengembangan Edisi Keempat. Cet. Ke-5; Jakarta: Kencana, 2016.
Siregar, Eveline dan Hartini Nara. Teori Belajar dan Pembelajaran. Cet. 4; Bogor:
Ghalia Indonesia, 2015.
Sudjana, Nana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Cet. 13; Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Cet. Ke-6; Bandung:
Alfabeta, 2009.
Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta, 2016.
Supardi. Penilaian Autentik Pembelajaran Afektif, Kognitif, Dan Psikomotorik (Konsep dan Aplikasi)
Uno, Hamzah B. Model Pembelajaran ‘Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif‟. Cet. 14; Jakarta: Bumi aksara: 2019.
Yusuf, Muri. Asesmen dan Evaluasi Pendidikan Cet. Ke-2; Jakarta: Kencana, 2017.
Zulhannan. Teknik Pembelajaran Bahasa Arab Interaktif. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.
LAMPIRAN
Lampiran 9 Dokumentasi
Foto Kegiatan