• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Manajemen perpustakaan di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa cukup terealisasi jika dilihat dari penyediaan bahan pustaka yang dibutuhkan dalam perpustakaan mulai dari buku-buku pelajaran dan juga buku umum, maupun perlengkapan-perlengkapan ruang perpustakaan lainnya. Buku-buku yang sudah tidak digunakan disimpan di teras baca dan dijadikan tugu buku. Buku tersebut sengaja dijadikan tugu buku dikarenakan perpustakaan tidak mempunyai gudang untuk penyimpanan buku lama, dan disimpan di teras baca karena jika sewaktu-waktu dibutuhkan bisa diambil kembali.3 Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa memiliki ruang perpustakaan yang cukup luas dan penempatannya yang strategis

3Wawancara Kepada Kepala Perpustakaan, Ibu Jumiati S.Pd.

dan mudah dijangkau oleh peserta didik, tetapi hal ini masih ada yang kurang di antaranya dari segi pengelolaan ruang perpustakaan sehingga menjadikan ruang perpustakaan menjadi sempit. Pegawai perpustakaan berjumlah 3 orang dan 2 di antaranya adalah sarjana.

Ada beberapa program yang telah dilaksanakan oleh peneliti dalam rangka meningkatkan minat baca peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa, di antaranya:

1. Pembaharuan ruang perpustakaan 2. Pembuatan mading perpustakaan 3. Pembuatan teras baca

4. Sosialisasi program perpustakaan dan program kelas 5. Mengadakan seminar literasi

6. Penerapan e-perpustakaan bekerja sama dengan kepala perpustakaan 7. Penerapan e-perpustakaan bekerja sama dengan wali kelas

Penelitian diawali dengan pegelolaan ruang perpustakaan mulai dari rak buku, kursi dan meja baca serta dekorasi ruang perpustakaan, hal ini dikarenakan kondisi ruang perpustakaan belum tertata dengan baik. Proses pengelolaan ruang perpustakaan ini melibatkan pegawai perpustakaan yang antusias membantu peneliti dalam menata ruang perpustakaan agar terlihat lebih luas dan nyaman. Bekerja sama akan membuat pekerjaan lebih mudah dan mampu mengefesienkan waktu, sehingga peneliti bisa menyelesaikannya dalam waktu yang singkat. Proses pendekorasian ruang perpustakaan dilaksanakan setelah rak buku, kursi dan meja selesai ditata dengan rapi. Dekorasi ruang perpustakaan diharapkan mampu memberikan tampilan yang indah yang dapat mendorong semangat peserta didik untuk meningkatkan

minat bacanya lewat tulisan-tulisan motivasi yang tertata indah di ruang perpustakaan.

Kegiatan selanjutnya, pembuatan mading perpustakaan yang akan ditempel pada bagian depan perpustakaan yaitu dekat pintu masuk. Mading yang dibuat oleh peneliti sangat sederhana karena hanya menggunakan bahan bekas dan styrofoam yang harganya tidak terlalu mahal. Mading perpustakaan diharapkan mampu memberikan infromasi terkait program yang akan dilaksanakan oleh perpustakaan.

Sebagaimana dikemukakan oleh Wiji Suwarno yaitu tugas pokok perpustakaan adalah mengolah, memelihara, dan meyediakan sarana pemanfaatannya dalam melayani masyarakat pengguna yang membutuhkan informasi.4 Selain menjadi sarana informasi, mading perpustakaan juga diharapkan bisa menjadi alat yang digunakan untuk menempelkan kata-kata motivasi yang bisa mendorong semangat peserta didik untuk meningkatkan serta membudayakan membaca.

Kegiatan selanjutnya pembuatan teras baca bekerja sama dengan kepala perpustakaan dan beberapa teman dari peneliti. Dengan adanya teras baca membuat peserta didik semakin mudah untuk membaca buku, dan teras baca ini bisa digunakan kapan saja seperti membaca di teras sambil menunggu jemputan.

Pembuatan teras baca sederhana ini cukup membantu apalagi di saat pandemi. Teras baca digunakan sebagai tempat pertemuan jika ada peserta didik yang mempunyai urusan langsung dengan pegawai perpustakaan. Jadi selama sekolah dibuka kembali untuk petugas sekolah, jika ada peserta didik yang ingin berkunjung dan mempunyai urusan langsung dengan pegawai perpustakaan tempat yang selalu digunakan adalah

4Wiji Suwarno, Perpustakaan dan Buku: Wacana Penulisan dan Penerbitan, h. 21.

teras baca.5 Ke depannya peneliti berharap teras baca Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa akan terus dikembangkan baik dari segi dekorasi maupun tempatnya. Selain itu, teras baca bisa menjadi salah satu tempat favorit bagi setiap pengunjung perpustakaan yang dapat menarik minat peserta didik untuk membiasakan berkunjung ke perpustakaan untuk membaca buku.

Kegiatan selanjutnya yaitu sosialiasi program perpustakaan dan program kelas. Peneliti memublikasikan program ini ke kepala perpustakaan dan juga peneliti ke ruang guru untuk menemui guru bidang studi bahasa Indonesia. Salah satu program perpustakaan yang diusulkan oleh peneliti adalah membaca dan meminjam buku di perpustakaan satu kali dalam 1 bulan. Selanjutnya program kelas yang diusulkan oleh peneliti adalah membaca buku di perpustakaan selama 15 menit sebelum memasuki pembelajaran. Akan tetapi program yang telah diusulkan peneliti ini belum berjalan dikarenakan setelah penelitian, beberapa hari kemudian terjadilah pandemi yang menyebabkan sekolah ditutup dan program tersebut ditiadakan karena sekolah berbasis online baik dari segi pelajaran maupun layanan perpustakaan.

Program sekolah mulai dari kegiatan ekstrakurikuler dan program perpustakaan yaitu berkunjung ke perpustakaan setiap hari Sabtu 1 kelas mulai dari jam 14.00 sampai masuk waktu Asar pun ditiadakan dalam waktu yang tidak ditentukan.6

Selanjutnya peneliti mengadakan seminar literasi yang diadakan di musala sekolah pada hari Rabu tangal 1 Maret 2020, tepatnya jam 14.00. Jumlah peserta didik yang hadir pada seminar ini sekitar 100 orang dan mereka semua adalah anggota OSIM. Peneliti membatasi peserta dikarenakan kondisi musala yang sempit

5Wawancara Kepada Kepala Perpustakaan, Ibu Jumiati S.Pd.

6Wawancara Kepada Kepala Perpustakaan, Ibu Jumiati S.Pd.

dan hanya bisa menampung sekitar 100 orang. Peneliti dibantu oleh guru bidang studi bahasa Indonesia untu menyiapkan peralatan yang diperlukan untuk kelancaran kegiatan tersebut. Pada kegiatan seminar ini peneliti sebagai moderator dan ada beberapa teman peneliti yang ikut membantu untuk mengawasi peserta didik agar tetap tenang saat seminar sedang berlangsung.

Program selanjutnya yaitu penerapan e-perpustakaan bekerja sama dengan kepala perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa. Di masa pandemi seperti sekarang ini hampir semua hal dilakukan secara online terutama dunia pendidikan yang proses belajar mengajarnya sudah berbasis online. E-perpustakaan sendiri merupakan salah satu aplikasi yang bisa digunakan oleh sekolah agar layanan perpustakaan tetap berjalan. Pengaplikasiannya pun sangat memudahkan peserta didik karena peserta didik tinggal mengakses link yang dibagikan sesudah itu mereka tinggal mengisi daftar pengunjung hari beserta jam dan selanjutnya peserta didik bebas mengakses koleksi buku yang diinginkan. Selain itu waktu untuk mengakses buku tidak dibatasi karena peserta didik bisa mengakses selama 24 jam. Jenis koleksi buku yang ada di e-perpustakaan bermacam-macam, untuk buku pelajaran semua koleksinya ada, akan tetapi khusus untuk buku umum (fiksi) itu dibatasi dan koleksinya tidak sampai 200 pcs. E-perpustakaan sendiri mulai berjalan pada tahun ajaran baru di bulan Agustus.

Program terakhir yang dijalankan oleh peneliti kurang lebih sama seperti siklus II yaitu penerapan e-perpustakaan bekerja sama dengan wali kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa untuk memublikasikan ke peserta didik program baru perpustakaan. Kerja sama merupakan hal efektif yang bisa dilakukan oleh kepala perpustakaan agar lebih memudahkan untuk menyosialisasikan program baru

perpustakaan. Kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama akan mendatangkan hasil yang efektif. Kerja sama antara wali kelas dengan kepala perpustakaan merupakan hal yang penting dalam memaksimalkan layanan perpustakaan. Kegiatan kerja sama ini diawali dengan sosialisasi dengan wali kelas yaitu dengan menginformasikan kepada semua wali kelas untuk ikut terlibat dalam program perpustakaan yang berbasis online. Kegiatan sosialisasi tersebut dilakukan di ruang guru di saat semua guru sedang berkumpul. Pada kesempatan ini peneliti dan kepala perpustakaan menyampaikan bahwa perpustakaan sudah aktif kembali dan peserta didik sudah bisa menikmati layanan baca berbasi online. Peneliti dan kepala perpustakaan juga membagikan link yang bisa diakses oleh peserta didik ketika ingin berkunjung (https://sites.google.com/view/e-perpustakaan-mtsn-gowa/halaman-muka). Setelah itu kepala perpustakaan memberitahukan bagaimana langkah-langkah ketika ingin mengakses buku. Langkah-langkah-langkahnya adalah sebelum mengakses buku mereka terlebih dahulu harus mengisi daftar pengunjung e-perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa meliputi nama lengkap, jenis kelamin, alamat lengkap, dan status pengunjung (umum, kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa, guru Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa, Staf Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa, atau peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa).

Setelah mengisi daftar pengunjung e-perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa, pengunjung memilih tombol kirim untuk mengirim identitas dan untuk melanjutkan ke halaman selanjutnya memilih tombol “D” yang tersedia pada formulir. Selanjutnya akan terbuka halaman muka e-perpustakaan yang terdiri dari visi misi perpustakaan dan koleksi buku digital. Untuk membaca buku pengunjung memilih koleksi buku digital yang terdiri dari buku umum dan buku pelajaran. Buku

umum berisi buku fiksi dan non fiksi, sedangkan buku mata pelajaran berisi buku pelajaran kelas VII, VIII, dan IX.

Pada siklus I pelaksanaan program yang telah direncanakan oleh peneliti berjalan lancar akan tetapi belum ada peningkatan yang signifikan dari segi minat baca peserta didik. Hal ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung yang hanya 24 orang.

Kemudian peneliti lanjut ke tahap siklus II, pada tahap ini peneliti bekerja sama dengan kepala perpustakaan untuk membuat suatu aplikasi yang bisa membuat perpustakaan tetap berjalan meskipun keadaan masih pandemi. Pada tahap siklus II jumlah pengunjung meningkat jika dibandingkan dengan siklus I yaitu sebanyak 69 orang atau dengan kata lain hasil peningkatannya sebesar 9,66%. Hambatan yang muncul pada siklus II ini adalah kurangnya sosialisasi antara peneliti dan pihak perpustakaan dengan peserta didik terkait program baru yang dijalankan. Pihak perpustakaan hanya memberikan link e-perpustakaan ke peserta didik yang mereka kenal saja dan peserta didik yang sering berkunjung ke perpustakaan karena sebagian dari mereka ada yang berteman whatsapp dengan pihak perpustakaan. Pada siklus III minat baca peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa meningkat, hal ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung sebanyak 151 orang atau dengan kata lain hasil peningkatannya sebesar 17,59%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa minat baca peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa meningkat pada siklus III.

99 BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Pada siklus I program yang telah dijalankan oleh peneliti dalam rangka meningkatkan minat baca peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa yaitu memperbaharui ruang perpustakaan, membuat mading perpustakaan, membuat teras baca, membuat program baca bekerja sama dengan guru bahasa Indonesia dan kepala perpustakaan, dan mengadakan seminar literasi. Program pada siklus 1 dilaksanakan sebelum terjadi pandemi. Pada siklus II program yang dijalankan peneliti adalah menerapkan aplikasi e-perpustakaan bekerja sama dengan kepala perpustakaan. Kemudian pada siklus III program yang dijalankan tetap sama dengan siklus II yaitu penerapan e-perpustakaan, hanya saja pada siklus III ini peneliti dan kepala sekolah bekerja sama dengan wali kelas Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa. Program yang dijalankan pada siklus II dan III dilaksanakan pada saat terjadi pandemi.

2. Minat baca peserta didik Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa setelah pemberian tindakan pada siklus I rendah hal ini bisa dilihat dari jumlah pengunjung yang hanya 24 orang. Sedangkan pada siklus II jumlah pengunjung sebanyak 69 orang atau hasil peningkatannya sebesar 9,66%. Kemudian pada siklus III minat baca peserta didik meningkat, hal ini bisa dilihat dari jumlah

pengunjung yang meningkat sebanyak 151 orang atau dengan kata lain hasil peningkatannya sebesar 17,59%.

B. Implikasi Penelitian

Berdasarkan kesimpulan di atas sehingga implikasi penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Kepala madrasah sebaiknya menyediakan sarana dan prasarana yang memadai di perpustakaan agar peserta didik merasa senang dan tertarik untuk masuk ke perpustakaan.

2. Pihak perpustakaan harus meningkatkan lagi manajemen yang baik dalam melaksanakan program kerja yang telah disusun dengan membuat SOP agar pelaksanaan setiap program kerja bisa berjalan dengan efektif dan efisien.

3. Pihak perpustakaan sebaiknya bekerja sama dengan guru mata pelajaran agar memanfaatkan perpustakaan sebagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar.

101

DAFTAR PUSTAKA

Aisya, Mutiara. Pengaruh Pemanfaatan Koleksi Fiksi Terhadap Minat Baca Anak Didik Lapas (ANDIKPAS) di Perpustakaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Palembang. Skripsi, Palembang: Universitas Islam

Negeri Raden Patah Palembang. 2001.

Repository.Radenfatah.ac.id/8547/1/mutiara%20aisya%201614400067.pdf.

Dikutip 5 Agustus 2021.

Agnes, Michael. Webster’s New World Collage Dictionary (New Delhi: IDG Books, 2000), h. 139. Dikutip dalam M. Yusuf Tahir T, Lentera Pendidikan, Vol. 18 No. 2 (2 Desember 2015), h. 250. http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/lentera-pendidikan/article/view/927/895. (30 Juli 2019).

Ahmadi, Farid. Meningkatkan Minat Membaca Siswa SD dengan Metode Glenn Doman Berbasis Multimedia. Jurnal Penelitian Pendidikan. PGSD FIP UNNES. Vol. 27 No. 1 (Tahun 2010). h. 69. Journal. Unnes.ac.id (Diakses 17 Oktober 2019).

Arifin, M & Barnawi, Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah (Cet. 1; Jakarta:

Ar-Ruzz Media, 2012), h. 173.

Arikunto, Suharsimi. Manajemen Penelitian. Cet. XI; Jakarta: Rineka Cipta. 2010.

Aswar, Saifuddin. Penyusunan Skala Psikologi. Cet. II, Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

2012.

---.Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2007.

Azwar, Muhammad dan Rusli Agung Nugraha. Manajemen Tata Ruang Perpustakaan Pesantren Madani Alauddin Pao-Pao Makassar” Jurnal

Al-Maktabah, Vol. 15 Desember 2016.

https://www.Researchgate.ne.t/publication/313673399. Diakses 7 Februari 2019.

Bafadal, Ibrahim. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Cet 5; Jakarta: Bumi Aksara.

2006.

Bistara, Yoga “Implementasi Manajemen Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Peserta didik di SMA Kemala Bayangkari Kota Bumi Lampung Utara”

Skripsi, Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Intan Lampung, 2016.

Dalman H. Keterampilan Membaca. Cet. 3; Jakarta: PT Raja Grafindo. 2017.

Dani, Buku Ajar Perpustakaan Sekolah (Semarang: Fakultas Sastra, UNDIP, 2008), h. 173.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Bulletin Pusat Perbukuan, Vol. 5.

2011.

Enyang, Suandi, Rina Marlina & Khairunnisya. Implementasi Manajemen Perpustakaan Sekolah untuk Meningkatkan Minat Baca dan Hasil Belajar

Siswa SMA Negeri 2 Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan. Jurnal. Vol.

Hoiri Wildan dan Daris, “Pengelolaan Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa di Madrasah Tsanawiah Al Falah Desa Malapari Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari”, Jurnal Pendidikan Dosen dan Guru,

Vol. 1 No.1 ( Januari 2021), h. 7.

https://jurnal.pc.pergunubatanghari.com/index.php/jpdg/article/view/2(Diaks es 11 Juli 2021).

Hartono. Managemen Perpustakaan Sekolah. Cet. 1; Yogyakarta: Ar-ruz Media.

2016.

Huberman, Michael A dan Miles, Matthew B. Qualitative Data Analysys California:

Sage Publication. 1994). Dikutip dalam Muhammad Yaumi dan Muljono Damopolii. Action Research Teori, Model, dan Aplikasi. Cet. 1; Jakarta:

Kencana Prenada media Group. 2014.

Juni, Tulus Wulan. Bangkit dengan Membaca. Makassar: Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan. 2016.

K, Abdullah. Tahapan dan Langkah-Langkan Penelitian. Cet. 1; Watampone:

Lukman Al-Hakim Press. 2013.

Kalida, Muhsin. Capacity Building Perpustakaan. Cet. 1; Yogyakarta: Aswaja Pressindo. 2015.

Kamah, Idris. Perpustakaan Sekolah Pembinaan Perpustakaan dan Minat baca.

Makassar, Yayasan Pecerdasan Insani. 2008.

Khasanah, Aan & Cahyani, Isah. Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman dengan Strategi Question Answer Relationships (QAR) Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pedagogik Pendidikan Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia. Jilid. 4 No. 2 (Juli 2016). h.173. ejournal.upi.edu (Diakses 10 Oktober 2019).

Maharani, Ony Dina dkk. Minat Baca Anak-Anak Di Kampoeng Baca Kabupaten Jember. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian. Vol 3 No. 1. Tahun2017. h. 321.

http://journal.unesa.ac.id.index/php/PD. Dikutip 5 Agustus 2021.

Mantasa, Kamaluddin, “Analisis Kreativitas Pustakawan Dalam Meningkatkan Layanan Koleksi Sul-Sel pada Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Sulawesi Selatan” Tesis Makassar: Humaniora, 2015.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remadja Rosdakarya.

199.

Muliyadi, Irvan. Dasar-dasar Kepustakawanan. Makassar: Alauddin University Press. 2013.

Nirwanto, Hadi. Pendidikan dan Minat Baca Masyarakat Indonesia Kisaran Tahun 2012-2013. http://masmnir.blogspot.co.id/2013/07/pendidikan-dan-minat-membaca masyarakat. html. di akses 31 Januari 2019.

NS, Sutarno. Perpustakaan dan Masyarakat. Cet. 1; Jakarta: CV. Sagung Seto, 2006.

Purbayu, Analisis Statistik dengan MS.Excel dan SPSS . Yogyakarta: Andi Yogyakarta, 2005.

Rifai, Agus. Perpustakaan Islam. Cet. 2; Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2014.

Rokan, M Reza. Manajemen Perpustakaan Sekolah. Jurnal iqra. Vol. 11 No. 1. Mei 2017. https://media.neliti.com/publication/19652. Diakses 7 Februari 2019.

Slameto. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Cet. 6; Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2013.

Subagyo, Joko. Metode Penelitian dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

1991.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D. Cet. XXVI; Bandung:

Alfabeta. 2016.

---.Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&G).

Cet. XXII; Bandung: Alfabeta. 2015.

Suhardini, Dini. Peranan Manajemen Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Tujuan Sekolah. Jurnal. Vol. 1 No. 1. Tahun 2011. http:/ /www. researchgate.

netpublication/313735365. Diakses 18 februari 2019.

Suhender, Yaya. Cara Mengelola Perpustakaan Sekolah Dasar. Cet. 1; Jakarta:

Prenadamedia. 2014.

Suhendar, Yaya dan M.S Yusuf Pawit M. Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Cet. 4; Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 2013.

Suwarji. Manajemen Pelayanan Perpustakaan SMP Negeri 1 Sekampung Udik Lampung Timur. Tesis. Bandar Lampung: Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

2016.

Suwarno, Wiji. Perpustakaan dan Buku: Wacana Penulisan dan Penerbitan.

Jogjakarta: Ar-Ruzz Media. 2011.

---.Organisasi Informasi Perpustakaan. Cet. 1; Jakarta: Rajawali Pers. 2016.

Tiro, Muhammad Arif, Dasar-dasar Statistika. Cet. 1; Makassar: Andira Publiher.

2008.

Ula, Shoimatul S. Manajemen Pendidikan Efektif. Cet. 1; Yogyakarta: Berlian.

2013.

Riduwan. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Penelitian Semua.

Cet.5; Bandung: Alfabeta. 2008.

Triatma, Ilham Nur. Minat Baca Pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Negeri Delegan 2 Prambanan Sleman Yogyakarta. Jurnal Prodi Teknologi Pendidikan. Vol V No. 6. Tahun 2016. http:// Journal. Student. Uny. ac.id/

ojs/ indeks. php/ fiptp/ article/viewfile/30982794. Diakses 8 Februari 2019.

Toha, Mohammad. Pengelolaan Perpustakaan dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Negeri Tulungagung dan MTs As-Syafi’iyah Gondang. Tesis. Pascasarjana IAIN Tulungagung. 2015.

Wahyuningsih, Tri. “Pengelolaan Perpustakaan Sekolah Dasar di Kecamatan Sragen Studi Situs SD Negeri Sragen 4 SD Birrul Walidain” Tesis, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2011.

WidiasaKetut I, “ManajemenPerpustakaan Sekolah di Universitas Negeri Malang”.

Jurnal Perpustakaan Sekolah, vol. 1, No. 1 April 2017, h. 7-9. Lihat di library.um.ac.id. (Diakses 9 Juli 2021).

Yusuf, Pawit M. Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Cet. 3; Jakarta:

Prenada Media. 2010.

Yaumi, Muhammad dan Damopolii, Muljono. Action Research Teori, Model, dan Aplikasi. Cet. 1; Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 2014.

Yusuf, Muri. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan.

Cet. IV; Jakarta: Kencana. 2015.

Hasil Observasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa. Kabupaten Gowa. Sulawesi Selatan.

LAMPIRAN – LAMPIRAN

Lampiran 1

Daftar Wawancara Kepada Kepala Perpustakaan

1. Setelah perpustakaan diperbaharui dan didekorasi, apakah peserta didik semakin tertarik untuk berkunjung ke perpustakaan?

2. Bagaimanakah tanggapan ibu terkait pengadaan teras baca, apakah teras baca digunakan dengan baik atau tidak?

3. Apakah program wajib baca setiap 1 kelas dihari sabtu masih diterapkan selama pandemi?

Daftar Wawancara Kepada Peserta Didik

1. Sebelum memasuki pelajaran khususnya pelajaran bahasa Indonesia, apakah ada arahan dari ibu guru untuk ke perpustakaan membaca selama 15 menit?

2. Setelah diadakan seminar literasi dengan tema menumbuhkan minat baca, apakah kamu termotivasi untuk membiasakan diri membaca atau menulis?

3. Sekolah sudah mempunyai teras baca, dimana itu terletak di teras perpustakaan, bagaimana pendapat kamu , apakah kamu biasa menyempatkan diri untuk membaca di teras baca ketika jam istirahat?

Lampiran 2

DAFTAR CEKLIS

No. PROGRAM YANG DIAMATI YA TIDAK

SIKLUS I

1. Memperbaharui Ruang Perpustakaan 

2. Membuat Mading Perpustakaan 

3. Membuat Teras Baca 

4. Membuat Program Wajib Baca Bekerja Sama Dengan Kepala Perpustakaan dan Guru Bahasa Indonesia

5. Mengadakan Seminar Literasi 

SIKLUS II

1. Penerapan E-Perpustakaan Bekerja Sama dengan Kepala Perpustakaan

SIKLUS III

1. Penerapan E-Perpustakaan Bekerja sama dengan Wali Kelas 

Lampiran 3

PROFIL SEKOLAH MADRASAH TSANAWIAH NEGERI GOWA Profil Sekolah

No. IDENTITAS SEKOLAH

1. Nama Madrasah Madrasah Tsanawiyah Negeri Gowa 2. Nama Kepala Madrasah Zulfikah Nur, S.Pd.I. M.Pd.I.

3. Alamat Madrasah

Jalan Jln. Poros Malino No. 07 Balang-balang

Kelurahan Bontomanai

Kecamatan Bontomarannu

Kabupaten Gowa

Provinsi Sulawesi Selatan

Kode Pos 92172

Telepon/Fax (0411) 8984147

E-Mail mtsnegerigowa@gmail.com

Website mtsngowa.sch.id

4. Status Madrasah Negeri

5. NSM 121173060001

6. NPSM 40319965

7. Tahun didirikan Swasta Tahun 1974/Negeri Tahun 2004 8. Tahun Beroperasi Negeri 2004/2005

9. Status Tanah Sertifikat HGB

10. Naungan Kementerian Agama

Lampiran 4

WALI KELAS VII GURU BP/BK GURU MATA PELAJARAN

PEMBINA MADING PEMBINA KIR

PEMBINA UKS PEMBINA OSIM PEMBINA

PRAMUKA PA

Lampiran 5

STRUKTUR ORGANISASI PERPUSTAKAAN MADRASAH TSANAWIAH NEGERI GOWA

Tabel 4.2

KEPALA MADRASAH Zulfikah Nur, S.Pd.I, M.Pd.I.

KEPALA TATA USAHA Hj. Mardiana M.Rani, S.Pd.I.

KEPALA PERPUSTAKAAN Jumiati, S.Pd.

PELAYANAN TEKNIS Harjunah Habib, S.I.P.

PELAYANAN PEMUSTAKA Sitti Hardiyanti Hastuti

ANGGOTA/PEMUSTAKA

Lampiran 6

No. NAMA BARANG JUMLAH KEADAAN

No. NAMA BARANG JUMLAH KEADAAN

KETERANGAN BAIK BURUK

44. Tempat Sampah 1 1

45. Tempat Map 14 14

Gowa, 29 Februari 2020

Lampiran 7

Biodata Pemateri

Seminar Literasi Menumbuhkan Minat Baca dan Menulis di Madrasah Tsanawiah Negeri Gowa Tahun 2020 Nama Lengkap : Fitriani Ulma

Tempat Tanggal Lahir : Paitana, 23 Mei 1994

Alamat : Je’neponto

Status : Menikah

No Kontak : 082332623724

Riwayat Pendidikan : S1 Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar

Pengalaman Organisasi

a. Ketua umum penulis aktif turatea (2017-2018) b. Bendahara umum sanggar paying (2010-2012)

c. Bendahara umum HMJ Bimbingan Penyuluhan Islam FDK UINAM (2013-2014) d. Sekretaris umum dewan mahasiswa FDK (2014-2015)

e. Penulis 23 Antologi

f. Juara 1 lomba baca puisi selama 3 tahun berturut-turut tingkat FDK UINAM g. Juara 2 menulis cerpen tingkat nasional

Lampiran 8

Daftar PengunjungPerpustakaan Madrasah Tsanawiah Negeri Gowa Tahun Ajaran2020/2021

SIKLUS I

No. Tanggal Nama Kelas

1 3/03/2020 Mawafiqoh Azizah C. VIII. 3

2 3/03/2020 Ayu Astusi VII. 3

3 3/03/2020 Nabila Salsabila VIII. 3

3 3/03/2020 Nabila Salsabila VIII. 3

Dokumen terkait