• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 3 siklus, dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai siswa yang cukup baik. Selain itu antusias siswa dalam mengikuti proses pembelajaran juga sangat tinggi. Sehingga jika dipadukan maka dengan menggunakan media audiovisual dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan prestasi belajar dan antusias siswa kelas V dalam proses belajar di SDN Tingkir Lor 01 Hal ini dapat dilihat dari tabel frekuensi nilai evaluasi dari siklus ke siklus sebagai berikut:

45% 55%

Nilai pre test

lulus

belum

lulus 86%

14%

Nilai post test

lulus

belum lulus

Tabel 4.4 Frekuensi nilai evaluasi

No Kategori

Rentang Nilai

Siklus I Siklus II Siklus III

Frekuensi % Frekuensi % Frekuensi %

1 Tuntas 60-100 16 55% 20 69% 25 86%

2 Belum Tuntas 0-59 13 45% 9 31% 4 14%

Jumlah 29 100% 29 100% 29 100%

Hasil dari penelitian tindakan kelas ini memperoleh hasil seperti tabel diatas. Berikut penjabaran hasil penelitian dari siklus ke siklus:

1. Siklus 1

Proses pembelajaran pada siklus 1, peneliti sudah menggunakan media audiovisual sebelum melakukan penelitian, peneliti sudah observasi ke SDN Tingkir lor 01. Pada tahap ini hasil pre test hanya 24 % Siswa yang lulus (7 siswa) sedangkan 76% belum lulus (22 siswa), sedangkan hasil post test adalah 55% siswa lulus (16 siswa) dan yang belum lulus 45% (13 siswa).

Hasil pengamatan yang dilakukan penulis pada tahap ini adalah sebagai berikut:

a. Kehadiran siswa

Pada siklus 1 yang dilaksanakan pada tanggal 2 September 2016. 100% anak kelas V hadir di kelas yaitu sebanyak 29 siswa.

b. Pemahaman siswa terhadap materi

Sesuai dengan hasil yang diperoleh dalam pre test 24% (5siswa) lulus sedangkan 76% (22 siswa) belum lulus. Setelah dilakukan penelitian menggunakan media audiovisual diperoleh data nilai 55% (16 siswa) lulus dan 45% (13 siswa) belum lulus. Jika dilihat terjadi peningkatan sebesar 31% pemahaman dari jumlah seluruh siswa.

c. Hasil pengamatan guru

1) Keterampilan membuka pelajaran

Guru membuka pelajaran dengan baik, yaitu memimpin do`a, presensi siswa, motivasi dan apersepsi juga dilakukan dengan baik.

2) Keterampilan menjelaskan materi

Guru telah menguasai materi pelajaran jenis-jenis sumber daya alam, media yang berupa audiovisual yang disiapkan peneliti belum digunakan guru secara maksimal.

3) Interaksi pembelajaran

Guru dapat mendorong siswa lebih aktif dan guru memberi bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan. Guru belum begitu menguasai kelas terbukti banyak siswa yang bicara sendiri.

4) Pelaksanaan dalam kegiatan konfirmasi

Guru memberi kesempatan kepada siswa yang belum faham serta guru menyimpulkan matri dengan baik.

5) Keterampilan menggunakan waktu

Dalam proses pembelajaran guru kurang bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dalam mengakhiri pembelajaran tidak sesuai dengan jadwal.

6) Keterampilan menutup pelajaran

Guru menutup pelajaran dengan membuat kesimpulan bersama – sama dengan siswa, dan menutup pelajaran dengan salam.

Pada tahap ini penerapan media audiovisual mampu meningkatkan hasil belajar walaupun peningkatannya belum terlalu tinggi, hal ini dikarenakan masih ada beberapa kendala yang muncul pada penelitian kali ini.

d. Refleksi

1) Guru sebaiknya dapat mengelola waktu dengan lebih efisien. 2) Guru lebih memahami langkah–langkah proses pembelajaran

dengan menggunakan media audiovisual.

3) Guru dapat mengembangkan proses pembelajaran untuk menarik siswa.

2. Siklus II

Data yang diperoleh dari siklus II mengalami peningkatan hasil ketuntasan belajar siswa. Hasil pre tes pada siklus II menunjukkan 31% (9 siswa) sudah lulus sedangkan 69% (20 siswa) belum lulus. Sedangkan hasil post tes yang diperoleh pada siklus II ini diperoleh hasil yaitu 69% (20 siswa) lulus sedangkan 31% (9 siswa) belum lulus. Dari data tersebut menunjukkan bahwa perolehan nilai post test pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 38% (11 siswa). Hal ini ditunjukkan dengan hasil post test yang pada siklus I 55% siswa lulus menjadi 69% pada siklus II.

Hasil observasi pada siklus II adalah sebagai berikut: a. Kehadiran siswa

Pada siklus II yang dilaksanakan pada hari Senin, 5 September 2016. 100% anak kelas V hadir di kelas yaitu sebanyak 29 siswa. b. Pemahaman siswa terhadap materi

Pada siklus II 20 siswa (69%) siswa telah memahami materi yang telah disampaikan oleh guru. 9 siswa (31%) kurang memahami materi

c. Hasil pengamatan guru

1) Keterampilan membuka pelajaran

Guru membuka pelajaran dengan baik, yaitu memimpin do`a, presensi siswa, motivasi dan apersepsi juga dilakukan dengan baik.

2) Keterampilan menjelaskan materi

Guru telah menguasai materi pelajaran upaya pelestarian sumber daya alam, media yang berupa audiovisual yang disiapkan peneliti digunakan guru dengan tepat dan baik.

3) Interaksi pembelajaran

Guru dapat mendorong siswa lebih aktif dan guru memberi bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan. Guru sudah bisa mengelola kelas dengan baik.

4) Pelaksanaan dalam kegiatan konfirmasi

Guru memberi kesempatan kepada siswa yang belum faham serta guru menyimpulkan materi dengan baik.

5) Keterampilan menggunakan waktu

Dalam proses pembelajaran guru kurang bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dalam mengakhiri pembelajaran tidak sesuai dengan jadwal.

6) Keterampilan menutup pelajaran

Guru menutup pelajaran dengan membuat kesimpulan bersama– sama dengan siswa, dan menutup pelajaran dengan salam.

Pada tahap ini guru pamong telah memahami betul langkah – langkah pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual. Walaupun demikian penulis masih menemukan beberapa kendala pada pelaksanaan siklus II.

d. Refleksi

1) Pengelolaan waktu lebih tepat dan efisien

2) Guru mulai memahami langkah–langkah proses pembelajaran dengan menggunakan media audiovisual.

3) Guru menjelaskan kembali materi pembelajaran kepada siswa yang belum faham.

3. Siklus III

Data yang diperoleh dari siklus III menunjukkan 86% (25 siswa) telah lulus, sedangkan 14% (4 siswa) belum lulus. Nilai yang di dapat juga memuaskan. Perolehan nilai pada siklus III mengalami peningkatan yaitu sebesar 17% (5 siswa) terhadap perolehan nilai siklus II dan, 31% (9 siswa) dibandingkan hasil pada siklus I. Presentase nilai yang diperoleh pada siklus III telah memenuhi target yang ditetapkan penulis yaitu 75% siswa lulus.

Hasil pengamatan pada siklus III adalah sebagai berikut: a. Kehadiran siswa

Pada siklus III yang dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 6 September 2016. 100% anak kelas V hadir di kelas yaitu sebanyak 29 siswa.

b. Pemahaman siswa terhadap materi

Pada siklus III 25 siswa (86%) anak telah memahami materi yang telah disampaikan oleh guru, 4 siswa (14%) kurang memahami materi.

c. Hasil pengamatan untuk guru adalah sebagai berikut: 1) Keterampilan membuka pelajaran

Guru membuka pelajaran dengan baik, yaitu memimpin do`a, presensi siswa, motivasi dan apersepsi juga dilakukan dengan baik.

2) Keterampilan menjelaskan materi

Guru telah menguasai materi pelajaran kegiatan manusia, media yang berupa audiovisual yang disiapkan peneliti sudah digunakan guru dengan tepat dan baik.

3) Interaksi pembelajaran

Guru dapat mendorong siswa lebih aktif dan guru member bantuan kepada siswa yang mengalami kesulitan. Guru sudah bisa mengelola kelas dengan baik.

4) Pelaksanaan dalam kegiatan konfirmasi

Guru memberi kesempatan kepada siswa yang belum faham serta guru menyimpulkan materi dengan baik.

5) Keterampilan menggunakan waktu

Dalam proses pembelajaran guru sudah bisa mengelola waktu dengan baik sehingga dalam memulai dan mengakhiri pembelajaran sesuai dengan jadwal.

6) Keterampilan menutup pelajaran

Guru menutup pelajaran dengan membuat kesimpulan bersama – sama dengan siswa, dan menutup pelajaran dengan salam.

Dokumen terkait