• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Pembahasan

Untuk mengetahui besarnya nilai korelasi dan besarnya presentase pengaruh metode diskusi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar, dapat dilihat nilai R pada tabel sebesar 0,43 yang berada pada interpretasi sedang atau cukup dan R Square pada table sebesar 0,193 yang artinya besarnya persentase pengaruh metode diskusi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak adalah sebesar 19,3 % sedangkan 80,7% dipengaruhi oleh variable lain.

63

Aliyah Negeri 1 Kota Makassar dengan responden berjumlah 34 orang dengan menggunakan instrumen skala metode diskusi yang terdiri dari 20 pernyataan, maka diperoleh nilai minimum dan nilai maximum dari analisis deksriptif yaitu 49 dan nilai 77.

Sehingga dapat digambarkan bahwa dalam metode diskusi kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar terdapat 6 orang responden pada kategori rendah dengan presentase 17,6%, 23 orang responden pada kategori sedang dengan persentase 67,6% dan 5 orang responden pada kategori tinggi dengan persentase 14,8%.

Jadi, metode diskusi peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar terletak pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 65,65. Hal ini dilihat dari frekuensi terbanyak jumlah responden yang berada pada rentang nilai 57-73 sebanyak 23 responden dengan persentase 67,6% yang berarti perlu ditingkatkan.

2. Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar

Hasil belajar ialah skor pada aspek kognitif yang dicapai peserta didik dengan melalui proses metode diskusi yang tertuang didalam buku laporan hasil belajar. Dimana hasil belajar yang digunakan dalam penelitian ini hasil belajar Akidah Akhlak. Pembelajaran Akidah Akhlak adalah upaya pendidik dalam membentuk peserta didik dalam mengenal, memahami, menghayati, mengimani Allah swt dan mengamalkannya sebagai perilaku yang mulia dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Akidah Ahklak merupakan tujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan keimanan peserta didik yang diwujudkan dalam akhlaknya yang terpuji, melalui pemberian dan pemupukan pengetahuan, penghayatan, serta pengamalan peserta didik tentang Akidah Akhlak. Sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang dan meningkat kualitas keimanan dan

ketakwaannya kepada Allah swt, serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan peneliti terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhla kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar dengan responden berjumlah 34 orang menggunakan nilai hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS, maka diperoleh nilai minimum dan nilai maximum dari analisis deksriptif yaitu 75 dan nilai 94.

Sehingga dapat digambarkan bahwa Dari tabel di atas pada kategorisasi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak terdapat 1 orang responden pada kategori rendah dengan presentase 2,9%, 20 orang responden pada kategori sedang dengan persentase 58,8% dan 13 orang responden pada kategori tinggi dengan persentase 38,3 %.

Jadi, Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran akidah akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah 1 Negeri 1 Kota Makassar terletak pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 88,65. Hal ini dilihat dari frekuensi terbanyak jumlah responden yang berada pada rentang nilai 84-93 sebanyak 20 responden dengan persentase 58,8% yang berarti hal ini perlu ditingkatkan.

3. Pengaruh Metode Diskusi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak Kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar

Berdasarkan dari hasil analisis statistik inferensial pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukan bahwa nilai (t) yang diperoleh dari hasil perhitungan thitung didapatkan hasilnya lebih besar daripada nilai (t) yang diperoleh dari ttabel hasil distribusi (ttabel). Dari hasil analisis didapatkan taraf nyata (α) dan nilai tabel sebesar 5%. Dimana telah diperoleh hasil analisis thitung = 2,766 sedangkan nilai ttabel = 1,693 untuk 34 sampel yang dapat diartikan bahwa thitung >

65

ttabel yaitu 2,766>1,693 dengan presentase yakni 19,3% sedangkan sisanya sebesar 80,7% dipengaruhi oleh variabel lain. Maka dapat dilihat bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan ini ternyata terdapat pengaruh antara metode diskusi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar.

66 BAB V PENUTUP A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Penerapan metode diskusi yang digunakan pada saat proses pembelajaran pada mata pembelajaran Akidah Akhlak di kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar berada pada ketegori sedang, dengan hasil persentase 67,6% karena terpengaruh oleh lingkungan atau teman kelas, dan juga memiliki kebiasaan mengeluarkan pendapat yang cukup baik tetapi tidak terlalu memperhatikan tahapan dari metode diskusi tersebut, yang artinya memiliki keseimbangan antara kebiasaan mengeluarkan pendapat dan juga terpengaruh faktor lingkungan saat belajar sehingga mengakibatkan kurang konsentrasi saat pembelajaran. Dengan melihat kategori sedang tersebut maka hal ini menandakan bahwa metode diskusi yang digunakan pada saat proses pembelajaran pada mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas XI IPS ada pada taraf normal yang memiliki arti bahwa tidak tinggi serta tidak rendah pula akan tetapi bermakna bahwa metode diskusi sudah cukup baik dilakukan pada saat pembelajaran dengan dipengaruhi beberapa faktor yang ada.

2. Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar berada pada kategori sedang dengan hasil persentase 58.8%% karena terpengaruh oleh teman kelas yang hanya diandalkan selama proses diskusi berlangsung, melihat kategori hasil belajar terletak pada kategori sedang yang menandakan bahwa hasil belajar

67

peseta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas XI IPS di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar tidak berada pada situasi yang mengkhawatirkan karena dinilai masih normal.

3. Terdapat pengaruh metode diskusi terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Makassar yang dilihat dari nilai (t) dimana diperoleh hasil perhitungan thitung

didapatkan hasilnya lebih besar daripada nilai (t) yang diperoleh dari tabel hasil distribusi (ttabel). Dari hasil analisis didapatkan taraf nyata (α) dan nilai tabel sebesar 5%. Dimana telah diperoleh hasil analisis thitung = 2,766 sedangkan nilai ttabel = 1,693 untuk 34 sampel yang dapat diartikan bahwa thitung > ttabel yaitu 2,766 > 1,693 dengan presentase yakni 19,3% sedangkan sisanya sebesar 80,7% dipengaruhi oleh variabel lain.

B. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dikemukakan di atas, maka dari itu disini penulis akan mengemukakan implikasi dalam penelitian ini, sebagai berikut:

1. Bagi peserta didik, agar selalu aktif pada saat menggunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran.

2. Bagi pendidik, agar bisa memaksimalkan tahapan penggunaan metode diskusi pada saat proses pembelajaran.

3. Bagi sekolah/madrasah, agar menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar.

4. Bagi peneliti yang akan datang, bisa dijadikan sebagai bahan referensi dalam melakukan penelitian terhadap penggunaan metode diskusi dan hasil belajar.

68

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah Sani, Ridwan. Inovasi Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara, 2014.

Abdullah, M Yatim. Studi Akhlak Dalam Persepektif Al-Qur‟an Jakarta : Amzah, cet. keIII, 2007.

Al-Quran Departemen Agama RI, Al-Qur‟an dan Terjemahannya Semarang, Thoha Putra, 2004.

Armai, Arif. Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press, 2002.

Astuti, Puji. 2013. “Penerapan Metode Diskusi UntukMeningkatkan Keaktivan dan Hasil Belajar IPA tentang Rangkaian Listrik Bagi Siswa Kelas VI SD Negeri Genuk Semarang”, Adi Cendekia Jurqnal Pendidik dan Tenaga Kependidikan Volume 6 No. 2.

Asy-Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-Utsaimin, Akhlak-Akhlak Mulia Surakarta: Pustaka Al-„Alfiyah, 2010.

Damopolii, Muljono. dkk, Pedoman Penulisan Karya Tulis UIN Alauddin Makassar Cet. I; Makassar; Alauddin Press, 2013.

Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar, Jakarta:

Rineka Cipta, 2010.

Dewi, Rosita. Pengaruh Penggunaan Metode Diskusi terhadap Minat Siswa dalam Mempelajari Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII di MTs Ma‟arif 04 Pekalongan Tahun Pelajaran 2016, Metro: STAIN Jurai Siwo Metro, 2016.

Faith Masrur dan Miftahul Asror, Adab Silahturahmi, Jakarta: Artha Rivera, 2008.

Hamdayama, Jumanta. Model dan Metode Pembelajaran Kreatif dan Berkarakter, Ghalia Indonesia, Bogor, 2015.

Hisyam, Firdaus Al. Kamus Arab Indonesia Surabaya : Gita Media Press, 2006, Cet. Ke-3.

Imam al-Ghazali, Ihya‟ Ulum al-Din, Juz III Mesir : Isa Bab al-Halaby, tt..

Khumaidah, Efektivitas Penggunaan Metode Diskusi dengan Media Ajar Jenis Leafletdalam Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Materi Pokok Sistem Pencernaan Pada Manusia Pada Siswa Kelas XI SMA Sultan Fatah Wedung Demak Tahun Pelajaran 2010/2011,Skripsi Jurusan Ilmu Pendidikan Biologi, Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang, 2011.

Khalimi, Pembelajaran Akdah dan Akhlak Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, 2009.

Kunandar, Guru Professional Implementasi Kurikulum Tingkat KTSP dan sukses dalam sertiifikasi guru, Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Abdul Majid, Strategi Pembelajaran, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

Mulyono, Strategi Pembelajaran Menuju Efektifitas Pembelajaran di Abad Global, Malang: UIN-Maliki Pers, 2011.

Mustofa, Ahmad. Akhlak Tasawuf, Bandung: CV.Pustaka Setia, 1997.

69

Nata, Abudin. Akhlak Tasawuf, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2002.

Poerbakawatja, Soegarda. Ensiklopedia Pendidikan Jakarta: Gunung Agung, 1980.

Putro Widoyoko, Eko. Evaluasi Program Pembelajaran Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Ratnasari, Eka. 2014 Evaluasi Proses Pembelajaran PAI dalam Peningkatan Minat dan Motivasi Belajar Siswa. Palopo: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Palopo.

Rumokoy, Johnie. “Penerapan Metode Diskusi untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa dalam Proses Pembelajaran pada Mata Pelajaran IPS Ekonomi SMP Negeri 1 Tombatu”, Jurnal Pendidikan Ekonomi Volume 2 No. 1, Universitas Negeri Manado, 2011.

Satuan Pendidikan Masy‟ari, Anwar. Akhlak Al-Qur‟an, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1990, cet Ke-1.

Sudijono, Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2001.

Sugiyono, Statistika Penelitian Cet.XXVI; Bandung: Alfabeta, 2015.

Supardi, Aplikasi Statistika dalam Penelitian Konsep Statistika yang Lebih Komprehensif Cet. II; Jakarta: PT. Prima Ufuk Semesta, 2013.

Supranto, J. Statistik Teori dan Aplikasi, Jakarta: Penerbit Erlangga, 2008.

Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Islam, Bandung: PT Remaja Offset, 2012.

Trianto, Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik, Prestasi Pustaka Publisher, Jakarta, 2011.

Widawati, 2011, Upaya Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar PAI Melalui Metode Diskusi Pada Siswa Kelas VIII Di Smp Islam Sudirman Kaloran Tamanggung Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Negeri Salatiga.

Yunus ,H. Mahmud, Kamus Arab-Indonesia, PT.Hidakarya Agung, Jakarta. 1972.

Zainuddin, dkk. Seluk Beluk Pendidikan al-Ghazali, Jakarta: Bumi Aksara, 1991.

Zuhairini, dkk. Metodologi Pendidikan Agama, Solo: Ramadhani, 1993.

LAMPIRAN

87

DOKUMENTASI

Penerapan metode diskusi di kelas XI IPS 1

Penerapan metode diskusi di kelas XI IPS 2

Penerapan metode diskusi di kelas XI IPS 3

Penerapan metode diskusi di kelas XI IPS 4

89

Peserta didik kelas XI IPS 1 mengisi lembar angket

Peserta didik kelas XI IPS 2 mengisi lembar angket

Peserta didik kelas XI IPS 3 mengisi lembar angket

Peserta didik kelas XI IPS 4 mengisi lembar angket

Dokumen terkait