• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3. Pembahasan

Dari hasil penelitian yang dilaksanakan pada tanggal 22 November 2007 sampai dengan 26 November 2007 menunjukkan bahwa dalam penelitian ini, peneliti memberikan kuisioner kepada 70 orang yang pernah melihat, menyaksikan dan menonton iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” di stasiun televisi swasta untuk diisi. Objek penelitan yang dibahas adalah tentang respon khalayak terhadap iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” di stasiun televisi swasta.

Proses iklan yang menerpa khalayak diharapkan dapat memberikan efek berupa reaksi atau respon khalayak atas isi pesan – pesan yang diterimanya. Hal ini dapat dirumuskan dalam suatu komunikasi massa oleh Harold D. Laswell.

Elemen – elemen yang terdapat dalam teori ini saling berhubungan dengan iklan IM3 versi “Poin Plus Plus”. Elemen – elemen tersebut dapat digambarkan dalam formula sebagai berikut:

Who : komunikator, yaitu biro iklan perusahaan Say What : isi pesan iklan IM3 versi “Poin Plus Plus”

In Which Channel : media / saluran komunikasinya adalah media audio visual televisi

To Whom : khalayak, sasaran penelitiannya adalah kaum muda (remaja) di wilayah RT 008/05 kelurahan Pondok Kopi With What Effect : Iklan yang diterima khalayak diharapkan dapat

Formula ini memberi gambaran bahwa komunikator secara sengaja melakukan upaya mempengaruhi komunikan dan bentuk komunikasi cenderung ke arah suatu proses komunikasi persuasif.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon khalayak terhadap tahapan kognitif yaitu meliputi tingkat kesadaran, pengetahuan terhadap unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” yang ditayangkan di stasiun televisi swasta. Sedangkan tahapan afektif yaitu berupa penilaian untuk mengetahui respon khalayak terhadap unsur – unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” di stasiun televisi swasta serta juga untuk mengetahui respon khalayak berdasarkan jenis kelamin. Namun pendekatan ini bergantung dari interprestasi setiap individu yang menyaksikan iklan tersebut.

Pada tahapan kognitif, tingkat kesadaran (awareness) disebabkan oleh adanya perhatian individu terhadap suatu objek, yaitu tahap kesadaran responden yang sudah ada karena semua responden pernah melihat atau menyaksikan iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” yang ditayangkan di stasiun televisi swasta. Perhatian responden disebabkan pada tingkat pemikiran (knowledge) responden terhadap suatu iklan yang menawarkan suatu produk.

Lebih lanjut penulis mencoba mengamati mulai dari tingkat kesadaran yang meliputi perhatian responden terhadap iklan IM3 dan unsur – unsur iklan, dan pada tingkat pemikiran yang meliputi manfaat produk.

Pada tingkat kesadaran meliputi perhatian responden terhadap iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” sebanyak 64,3 % responden kurang memperhatikan.

Sedangkan pada tingkat kesadaran responden, unsur iklan IM3 yang paling menonjol adalah unsur model iklannya (endoser) sebanyak 44,3 % bila

dibandingkan dengan unsur iklan yang lain, ini dikarenakan media yang menampilkan visual gambar, sehingga dalam tampilan iklan, model dapat dilihat langsung oleh responden yaitu model Ivan Gunawan yang dikenal sebagai seorang perancang busana sukses dimana ia juga berkecimpung di dalam dunia presenter, sehingga unsur iklan pada model lah yang menjadi perhatian responden. Pengetahuan responden terhadap unsur model iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” sebagian besar mengetahui sebanyak 52,9 % responden, karena sosok endoser yang memerankan iklan tersebut cukup dikenal sehingga responden mengetahui nama model yang memerankan iklan tersebut.

Seperti yang kita ketahui slogan digunakan sebagai alat untuk menciptakan citra produk dan perusahaan. Dan tingkat pengetahuan responden terhadap slogan iklan sebanyak 61,4 % respondan, slogan iklan IM3 dikenal dengan bunyi “No Limits”. Slogan ini tertanam begitu kuat dibenak responden sehingga telah menjadi pengingat bagi produk – produk IM3.

Tingkat pengetahuan responden terhadap pengetahuan Logo yang merupakan suatu unsur / identifikasi suatu produk adalah sebanyak 60 % responden, dimana logo yang sering responden lihat sebanyak 69 % menjawab benar. Ini disebabkan karena produk tersebut sering digunakan, dan logo yang tertera pada kemasan itu sering dilihat oleh responden, sehingga iklan telah tertanam di benak khalayak.

Isi pesan dalam suatu iklan sangatlah penting. Namun pengetahuan responden terhadap isi pesan iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” masih kurang dipahami oleh responden, hal ini dikarenakan iklan tersebut sudah tidak tayang lagi. Maka dari itu hasil penelitiannya terdapat 52,9 % responden kurang mengetahui terhadap isi pesan iklan tersebut.

Sedangkan pada tingkat pengetahuan (knowledge) responden diharapkan sudah mengetahui manfaat produk IM3 yang ditampilkan di stasiun televisi swasta sebagai hasil pengamatan peneliti pada responden pada tingkat pengetahuan meliputi pengetahuan responden terhadap manfaat produk sebanyak 72,9 % responden yang mengetahui manfaat produk tersebut.

Pada pengetahuan responden terhadap nama produsen didapat 74,3 % responden yang mengetahuinya, hal ini karena iklan yang ditampilkan memperlihatkan nama produsen serta juga tertera pada kemasan produk tersebut.

Menurut data yang diperoleh dari hasil penelitian pada tahapan kognitif menunjukkan bahwa respon khalayak terhadap iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” termasuk dalam kategori tinggi, dalam hal ini jenis kelamin dibuatnya tabulasi silang agar dapat mengukur tingkat respon terhadap unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” yang ditayangkan di media televisi swasta.

Setelah tabulasi silang pada tingkat respon kognitif terhadap unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” yang ditayangkan di stasiun televisi swasta berdasarkan jenis kelamin, maka didapat bahwa responden wanita termasuk ke dalam kategori tinggi. Sedangkan berdasarkan usia menunjukkan bahwa 68 % ke atas dengan respon kognitif tinggi. Unsur iklan yang meliputi tingkat kesadaran dan tingkat pengetahuan dapat meresap pada benak khalayak.

Sedangkan tahapan afektif yaitu meliputi tingkat kesukaan (liking) dan pilihan (preference). Tahapan afektif yaitu berupa penilaian khalayak terhadap unsur – unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” di stasiun televisi swasta.

Hasil penelitian tahap afektif menyatakan bahwa responden memberikan penilaian menurut beberapa kategori yang sudah ditentukan yaitu : menarik, kurang menarik dan tidak menarik terhadap unsur – unsur pada iklan IM3 tersebut.

Ternyata responden secara keseluruhan memberikan penilaian menarik pada unsur iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” sesuai dari hasil penelitian pada tahap afektif yaitu sebanyak 60 %, hal ini dimungkinkan karena beberapa faktor yang dapat mempengaruhi responden seperti visualisasi iklan, model iklan, logo iklan, slogan iklan, dan isi pesan.

Responden yang memberikan penilaian terhadap visual iklan sebagian besar memberikan penilaian menarik sebanyak 60 %, hal ini dimungkinkan karena iklan pada media televisi yang menampilkan visual gambar dapat dilihat langsung oleh responden.

Responden yang memberikan penilaian terhadap model iklan sebagian besar memberikan penilaian menarik terhadap model iklan tersebut, yaitu sebanyak 62,9 % responden, hal ini dimungkinkan karena visual yang menampilkan unsur model iklan dinilai cocok dan sesuai dengan penampilan yang diperankan pada iklan IM3.

Penilaian terhadap logo sebanyak 61,4 % responden sebagian besar menilai menarik hal ini membuktikan produk IM3 mempunyai logo yang dapat memberikan penilaian yang dapat diingat oleh responden, sehingga logo IM3 dapat diingat dan tertanam dalam benak khalayak.

Sebagian besar responden dapat menginterprestasikan dengan baik perihal ketertarikan responden terhadap slogan pada iklan IM3 yaitu sebanyak 58,6 %. Slogan dapat diingaat oleh responden dan hal tersebut dapat memperkuat citra produk.

Dari hasil penelitian pada tahap penilaian mengenai unsur iklan IM3, diperoleh hasil pada tahap afektif yang menilai secara keseluruhan menyatakan bahwa responden pada tingkat kesukaan (liking) dan tingkat pilihan (preference), unsur – unsur yang terdapat dalam iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” yang ditayangkan di stasiun televisi swasta, dapat dikategorikan tinggi karena sebagian besar dari jumlah responden 77,1 % dapat menjawab pertanyaan mengenai tahap afektif, secara benar dan sesuai dengan keadaan iklan yang diteliti. Ini membuktikan bahwa iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” dapat diterima dengan baik oleh responden.

Dan setelah dilakukan tabulasi silang untuk melihat perbedaan responden afektif terhadap iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” berdasarkan jenis kelamin, ternyata didapat hasil yang membuktikan bahwa 75 % keatas dengan respon afektif tinggi dan juga berdasarkan usia (17 – 28 tahun) membuktikan bahwa responden termasuk ke dalam kategori tingkat afektif tinggi.

61

5.1 KESIMPULAN

Tujuan dari hasil penelitian yang diperoleh adalah untuk mengetahui respon khalayak terhadap iklan IM3 di stasiun televisi swasta. Dan dari hasil tersebut, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Respon kognitif berdasarkan karakteristik responden jenis kelamin termasuk ke dalam kategori tingkat respon kognitif tinggi. Hal ini bisa terlihat dari hasil penelitian pada tingkat respon kognitif menunjukkan sebanyak 74,3 % responden memberikan perhatian yang mendekati terhadap unsur – unsur iklan (visualisasi, endoser, logo, slogan, alur cerita dan isi pesan) IM3 versi “Poin Plus Plus”.

2. Respon afektif berdasarkan karakteristik responden jenis kelamin termasuk ke dalam kategori tingkat respon afektif tinggi. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang menunjukkan tingkat respon afektif sebanyak 77,1 % responden telah memberikan penilaian terhadap unsur – unsur iklan (visualisasi, endoser, peran si model, logo, slogan, alur cerita dan isi pesan) IM3 versi “Poin Plus Plus”.

3. Dari keseluruhan penelitian, maka disimpulkan bahwa unsur – unsur dalam iklan IM3 versi “Poin Plus Plus” meliputi : visualisasi iklan, endoser iklan, logo iklan, slogan iklan, alur cerita dan isi pesan iklan.

Iklan dapat mempengaruhi khalayak karena pada penampilan iklan, ditayangkan di media televisi sehingga timbul suatu efek pada khalayak dan

memberikan respon pada iklan tersebut. Namun dalam iklan IM3 tidak hanya efek yang memberikan respon terhadap unsur iklan, melainkan elemen – elemen lain yang juga mendukung iklan tersebut, seperti media iklan, peran endoser, manfaat produk dan nama produsen yang memproduksi produk yang ditawarkan kepada khalayak.

5.2 SARAN

Saran – saran yang dapat diberikan penulis dari hasil penelitian ini adalah : 1. Visualisasi iklan yang ditampilkan pada iklan IM3 versi Poin Plus Plus termasuk cepat. Sebaiknya iklan ini ditampilkan dengan jangka waktu yang agak panjang sehingga iklan IM3 dapat dengan mudah diperhatikan oleh responden dan khalayak dapat meresponnya.

2. Unsur – unsur (endoser, logo, slogan, alur cerita dan isi pesan) iklan perlu diperhatikan lagi karena unsur iklan termasuk elemen yang sangat kuat mendukung keberhasilan iklan, hal ini untuk memperkuat citra pada produk tersebut dan dapat menciptakan pesan iklan yang dapat mempengaruhi khalayak sampai pada tahap tingkah laku atau pembelian, sampai kepada ingatan yang telah tertanam pada benak khalayak.

3. Tetap menjaga dan mempertahankan konsistensi slogan IM3 dalam setiap tampilan iklannya yang menjadi ciri khas IM3 selama ini.

4. Saran akademik bagi peneliti selanjutnya, peneliti menyarankan agar meneliti segi kreatif sebuah iklan atau proses kreatif sebuah iklan televisi yang banyak ditayangkan, karena persaingan segi kreatif dalam sebuah tayangan iklan televisi dewasa ini telah mengalami perubahan yang sangat dramatis ini disebabkan tuntutan pemikiran maju masyarakat yang jenuh akan keterbatasan dari sebuah peradaban. Sebuah saran agar dapat mengembangkan dan menambah koleksi Ilmu Pengetahuan dalam kampus Universitas Mercu Buana khususnya dan Ilmu Pengetahuan Periklanan umumnya.

Aaker, David A dan John G. Myers, Advertising Management. New Jersey : Prentice Hall Inc. 1987.

Belch, George. E & Belch, Michael A, Introduction To Advertising and

Promotion

An Integrated Marketing Communication Perspective. Third Edition, Printed

In The United States Of America 1995.

Bungin, Burham, Imaji Media Massa Konstruksi dan makna Realitas Sosial

Iklan

Televisi dalam masyarakat Kapitalistik. Yogyakarta : Jendela, Yogyakarta,

2001.

Cooley, Russel. H, Defining Goals for Measured Advertising Results. New York,

1961 dalam Rhenald Kasali, Manajemen Periklanan; Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, (Jakarta: Pustaka Utama Grafiti), 1995

Engel, James. F, Martin R. Warshow dan Thomas C. Kinner, Promotional

Strategy,

Richard D. Irwin Inc, Boston, 1991.

Jefkins, Frans, Periklanan. Penerbit Erlangga, Jakarta, 1995.

Kasali, Renald, Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Jakarta : PT Pustaka Grafiti 1993.

Kuntur, Ronny. Metode Penelitian, PPM, Jakarta, 2004.

Mulyana, Deddy, “Merindukan Televisi Pengajaran”, dalam Mulyana dan Ibrahim

(Ed. ) Bercinta dengan Televisi. Remaja Rosda Karya, Bandung 1997. Quail, Dennis Mc and Sven.Wndahl, Communication Model; For the Study of Mass Communication. New York : Longman Hoese, 1991

Rahmat, Jalaludin, Metode Penelitian Komunikasi, Bandung : PT Remaja Rosdakarya, 1998.

Saputro, Hendry, Gunadi Suharso, Baty Subakti, Tata Krama dan Tata Cara

Periklanan Indonesia yang disempurnakan. Komunikasi Periklanan

Indonesia, 1996.

Strach, Daniel, Measuring Advertising Resdeship and Result. New York : Mc Graw – Hill Book Company, 1996.

Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis. Bandung : CV, Alfa Beta, 2001.

Susanto, Astrid. S, Komunikasi dalam Teori dan Praktek I. Jakarta : Binacipta, 1977.

Tata Krama dan Tata Cara Periklanan Indonesia, Direktorat Bina Press dan

Grafika Departemen Penerangan RI, Jakarta.

Wiraksono, Nuradi., Harimukti K, Felicia U dan Nani R, Kamus Istilah Periklanan

Indonesia, Matari Advertising, PT Gramedia Pustaka Umum, Jakarta 1995.

Artikel :

Lis Hendriani. 2006. Tabloid MIX 07/III/20 Juli – 20 Agustus 2006, Jakarta.

Pandangan PPPI Tentang U.U Perlindungan Konsumen. Majalah Cakram, November, Pustaka Utama Grafiti, 1993.

Kepada Yth. Warga RT 008/05 Di tempat

Dengan hormat,

Sehubungan dengan penelitian untuk keperluan skripsi yang saya lakukan di lingkungan RT 008/05 dengan judul “Respon Khalayak

Terhadap Iklan IM3 Versi Poin Plus Plus” di Stasiun Televisi Swasta,

maka itu saya :

Nama : Yovanny Remina NIM : 43004311 – 076 Fakultas : Ilmu Komunikasi

Program Study : Marketing Komunikasi dan Periklanan Universitas : Mecu Buana, Jakarta

Memohon dengan kerendahan hati, kiranya teman – teman sekalian dapat mengisi kuisioner – kuisioner ini. Adapun hal ini akan sangat membantu saya dalam menyelesaikan penelitian yang saya lakukan.

Atas kerja sama dan perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih.

Hormat saya,

UNIVERSITAS MERCU BUANA

PENELITIAN TENTANG :

Penelitian Khalayak terhadap Iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” di Stasiun Televisi Swasta

DAFTAR PERTANYAAN A. Petunjuk Pengisian

1. Lingkari jawaban yang tepat menurut anda 2. Isilah jawaban dengan singkat

B. Identitas Responden

1. Jenis Kelamin : a. Pria b. Wanita

_________________________________________________________________ C. Perhatian dan Pemahaman (Kognitif) terhadap Iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”

2. Seberapa seringkah anda menyaksikan iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” di televisi?

a. Sering b. Jarang

a. Memperhatikan

b. Kurang memperhatikan c. Tidak memperhatikan

4. Di stasiun televisi swasta manakah yang paling sering anda lihat iklan IM3 tersebut?

a. RCTI e. TRANS TV b. SCTV f. ANTEVE c. Indosiar g. LATIVI d. TPI h. TV7

5. Pada waktu kapan anda paling sering melihat iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” tersebut di televisi?

a. Pagi b. Siang c. Malam

6. Unsur apa yang paling anda ingat setelah memperhatikan iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”? (hanya satu jawaban)

a. Model iklan b. Slogan c. Logo

d. Isi cerita dan pesan iklan

7. Apakah anda mengetahui endoser (model iklan) IM3 versi “POIN PLUS PLUS” ?

a. Tahu, sebutkan b. Kurang tahu c. Tidak tahu

8. Apakah anda mengetahui peran model iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”?

a. Tahu, sebutkan b. Kurang tahu c. Tidak tahu

tersebut? a. Tahu

b. Kurang tahu c. Tidak tahu

10. Apakah anda mengetahui logo iklan IM3? a. Tahu

b. Kurang tahu c. Tidak tahu

11. Jika “Tahu” pilihlah logo iklan IM3 yang pernah anda lihat :

a. b. c. 12. Apakah anda mengetahui isi pesan iklan IM3 tersebut?

a. Tahu, sebutkan b. Kurang tahu c. Tidak tahu

13. Apakah anda mengetahui manfaat produk IM3? a. Tahu, sebutkan

b. Kurang tahu c. Tidak tahu

14. Apakah anda mengetahui produsen IM3? a. Tahu, sebutkan

b. Kurang tahu c. Tidak tahu

Berdasarkan iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” yang pernah anda lihat, berikan tanda silang (X) pada jawaban anda pada kotak yang telah tersedia.

Menarik (M) = ( ) Kurang Menarik (KM) = ( ) Tidak Menarik (TM) = ( ) NO Uraian Pertanyaan M ( ) KM ( ) TM ( ) 15 Bagaimana menurut anda iklan IM3 secara

keseluruhan versi “POIN PLUS PLUS” yang ditayangkan di televisi?

16 Bagaimana penilaian anda terhadap model iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” di televisi?

17 Bagaimana penilaian anda terhadap peran si model iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” di televisi?

18 Bagaimana penilaian anda terhadap logo iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”?

19 Bagaimana penilaian anda terhadap slogan iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS” di televisi?

20 Bagaimana penilaian anda terhadap alur cerita iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”?

21 Bagaiaman penilaian anda terhadap isi pesan dari iklan IM3 versi “POIN PLUS PLUS”?

Dokumen terkait