• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.4. Pembahasan

4.4.1. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor proses belajar, motivasi, dan kepribadian terhadap keberhasilan perusahaan.pada PT Seruni Sempana Agung di Sidoarjo, hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada proses belajar, motivasi, dan kepribadian baik secara langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, hal ini membuktikan bahwa dengan melakukan proses belajar, pemberian motivasi dan mengenali kepribadian seorang karyawan maka secara otomatis, apabila manajer akan mengambil keputusan, dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam organisasi tersebut. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Kiryanto (2001) dan Pinasti (2007) serta didukung oleh teori motivasi kebutuhan, yang

dikembangkan dan diuji oleh Alderfer yang mengkategorikan kebutuhan sebagai kekuatan yang utama, yang menyebabkan individu mengarahkan upaya-upaya untuk memuaskan kebutuhan tingkat yang lebih rendah (Hendra, 2006: 33), sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor proses belajar, motivasi, kepribadian, dan persepsi manajer dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan.

Selanjutnya berdasarkan hasil pengujian juga dapat diketahui bahwa ada pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor proses belajar terhadap keberhasilan perusahaan., hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada proses belajar baik secara langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, hal ini membuktikan bahwa seorang manajer dengan melihat dan belajar dari pengalaman kegagalan maupun keberhasilan dimasa lalu, merupakan menjadi ukuran baginnya untuk dapat mengembangkan atau memajukan organisasi, dan melalui proses belajar dapat dimanfaatkan oleh para manajer dalam menunjang keberhasilan, sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor proses belajar dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan.

Dari hasil pengujian juga dapat diketahui bahwa ada pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor motivasi terhadap keberhasilan perusahaan., hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada motivasi baik secara langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi

manajer atas informasi akuntansi keuangan) akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, hal ini membuktikan bahwa seorang manajer harus dapat menggerakkan dan mengarahkan semua bawahannya untuk dapat dipersatukan dalam suatu persepsi yang sama agar tersedia mengerahkan kemampuan terbaikknya untuk kepentingan organisasi. Salah satu usaha kearah itu ialah memberikan motivasi pada bawahan. Karyawan termotivasi sebagai akibat adannya penguatan imbalan, performa yang prima, dan penghargaan akan terpenuhi, pengharapan diri atas pengharapan diri atas kebutuhan dan selera terpenuhi serta motivasi lain yang dapat dikendalikan, dimana semua variabel tersebut menjadi alat motivasi bagi karyawan. dan hal tersebut sesuai dengan teori kepuasan yang memusatkan diri pada kebutuhan individu didalam menjelaskan kepuasan kerja, perilaku kerja, dan sistem imbalan, sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor motivasi dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan.

Dari hasil pengujian juga dapat diketahui bahwa ada pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor kepribadian terhadap keberhasilan perusahaan, hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada kepribadian baik secara langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, tetapi berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif baik langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor

kepribadian terhadap keberhasilan perusahaan, hal ini kemungkinan disebabkan karena manajer kurang dapat memahami perilaku dan kemauan seoarang karyawan, sehingga terjadi ketidak cocokan antara jenis kepribadian dan jenis pekerjaannya, para manajer, hal ini dapat menghambat keberhasilan perusahaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor kepribadian kurang tepat digunakan sebagai dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan.

Dan dari hasil pengujian juga dapat diketahui bahwa ada pengaruh persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan terhadap keberhasilan perusahaan, hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, hal ini menunjukan bahwa perubahan yang terjadi pada persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan akan mempengaruhi keberhasilan perusahaan, hal ini membuktikan bahwa inforamasi akuntansi keuangan diperlukan oleh pihak manajemen perusahaan kaerna bermanfaat untuk mengetahui bagaimana perkembangan usaha perusahaan. Oleh karena itu keberhasilan perusahaan akan tercapai, apabila pengelolaan perusahaan harus didukung oleh manajer yang memilki latar belakang akuntansi, yang nantinya akan meningkatkan pemahamannya terhadap informasi keuangan, sehingga mampu menyusun anggaran perusahaan dengan baik, dan manajer haruslah diberi informasi yang positif, karena secara secara tidak langsung informasi tersebut dapat mempengaruhi persepsi dan perilakunya, sehingga dapat disimpulkan bahwa persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan.

4.4.2. Perbedaan Dengan Penelitian Sebelumnya

Adapun persamaan penelitian sekarang dengan penelitian terdahulu adalah sama-sama membahas mengenai faktor – faktor yang berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan, sedangkan perbedaannya yaitu terletak pada objek, jumlah sampel dan periode penelitian, sehingga penelitian ini bukan merupakan replikasi.

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor proses belajar, motivasi, dan kepribadian terhadap keberhasilan perusahaan.

4.4.3. Konfirmasi Hasil Penelitian Dengan Tujuan Dan Manfaat

Berdasarkan dari tujuan penelitian yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya bahwa tujuan penelitian ini ádalah untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh langung dan tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) dari faktor proses belajar, motivasi, dan kepribadian terhadap keberhasilan perusahaan, telah tercapai.

Dari manfaat yang telah dikemukakan, maka hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada manajer atau pemilik perusahaan tentang adanya faktor-faktor dari dalam yang dapat mempengaruhi persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan, sehingga akan bermanfaat di dalam mengelola perusahaan untuk meningkatksan keberhasilan perusahaan.

4.5. Keterbatasan Penelitian

Peneliti menyadari adanya beberapa keterbatasan yang mungkin mempengaruhi hasil penelitian ini. Adapun batasan-batasan tersebut yaitu: 1. Adanya perbedaan persepsi di antara masing-masing responden

(Manajer) di dalam memahami konteks pertanyaan yang disajikan dalam kuesioner.

2. Jawaban responden yang disampaikan secara tertulis melalui kuesioner belum tentu mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

3. Populasi yang diambil hanya berasal dari 1 (satu) perusahaan saja, yang juga akan mempengaruhi pengambilan sampel, sehingga jumlahnya sedikit

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan pada uraian yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Hipotesis I yang menyatakan bahwa diduga faktor proses belajar berpengaruh langsung terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

2. Hipotesis 2 yang menyatakan bahwa diduga faktor proses belajar berpengaruh tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

3. Hipotesis 3 yang menyatakan bahwa diduga faktor motivasi berpengaruh langsung terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

4. Hipotesis 4 yang menyatakan bahwa diduga faktor motivasi berpengaruh tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

5. Hipotesis 5 yang menyatakan bahwa diduga faktor kepribadian berpengaruh langsung terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

6. Hipotesis 6 yang menyatakan bahwa diduga faktor kepribadian berpengaruh tidak langsung (dengan melalui persepsi manajer atas informasi akuntansi keuangan) terhadap keberhasilan perusahaan, teruji kebenarannya.

5.2. Saran

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat dikemukakan saran yang kiranya dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam meningkatkan persepsi pengusaha kecil atas informasi akuntansi keuangan guna mendukung keberhasilan perusahaan dimasa yang akan datang, yaitu sebagai berikut : 1. Keberhasilan perusahaan akan tercapai, apabila pengelolaan perusahaan

harus didukung oleh manajer yang memilki latar belakang akuntansi, yang nantinya akan meningkatkan pemahamannya terhadap informasi keuangan, sehingga mampu menyusun anggaran perusahaan dengan baik, dan manajer haruslah diberi informasi yang positif, karena secara secara tidak langsung informasi tersebut dapat mempengaruhi persepsi dan perilakunya

2. Dengan mengenali kepribadian para karyawan, maka manajer dapat memperhatikan kecocokan antara jenis kepribadian dan jenis pekerjaan bawahannya. para karyawan akan memiliki kepribadian yang lebih baik apabila mereka bekerja sesuai dengan keahlian yang mereka miliki, dan hal ini hasilnya akan jauh lebih baik, dan ini akan mendukung keberhasilan perusahaan.

3. Dengan melakukan proses belajar, pemberian motivasi dan mengenali kepribadian seorang karyawan maka secara otomatis, apabila manajer akan mengambil keputusan, dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam organisasi tersebut.

Melalui saran di atas, penulis berharap dapat memberikan masukan dalam meningkatkan keberhasilan perusahaan pada PT Seruni Sempana Agung di Sidoarjo dimasa yang akan datang

Buku Teks

Anonim, 2009, Pedoman Penyusunan Usulan Penelitian dan Skripsi Jurusan Akuntansi, FE UPN “ Veteran “ Jawa Timur.

Basu Swasta, Hani Handoko, 2000, Manajemen Pemasaran, Analisa Perilaku Konsumen, Edisi I, Penerbit BPFE, Yogyakarta

Davis, Keith dan Newstrom,1996, Perilaku Dalam Organisasi, Cetakan Kedua. Penerbit Erlangga, Jakarta.

Ghozali, Iman, 2006, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS,

Edisi Tiga, Penerbit Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Gomes, Glenn, A, 2000, Akuntansi Manajemen (Manajerial Accounting), Edisi

Ketiga, AK Group, Yogyakarta.

Ikatan Akuntan Indonesia , 2009, Standar Akuntasi Keuangan. Penerbit Salemba Empat , Yogyakarta.

Ikhsan, Arfan dan Ishak, Muhammad, 2005, Akuntansi Keprilakuan, Penerbit Salemba Empat

Leavitt, 1997, Psikologi Manajemen (Alih Bahasa : Muslichah Zarkasih), Edisi Keempat, Penerbit Erlangga, Jakarta.

Marbun, BN, 1996, Manajemen Perusahaan Kecil, Edisi Pertama, Penerbit PT. Pustaka Binanam Pressindo, Jakarta.

Nazir, Moch. 2005, Metode Penelitian, Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta.

Robbin, Stephen, 2007, Perilaku Organisasi, Konsep Kontroversi, Aplikasi, Edisi Bahasa Indonesia, Jilid I, Penerbit Prenhalindo, Jakarta.

Sudjana, 1996, Metode Statistika,Edisi Keenam, Penerbit Tarsito, Bandung, Sugiono, 2001, Metode Penelitian Bisnis, Cetakan I, Penerbit CV. Alfabeata,

Bandung.

Sumarsono, 2004, Metode Penelitian Akuntansi, Penerbit Fakultas Ekonomi Akuntansi Pembangunan Nasional “ Veteran “ Surabaya.

Thoha, Miftah, 2004, Perilaku Organisasi, Penerbit CV. Rajawali, Jakarata. Wijaya, Indra, 1983, Perilaku Organisasi, Edisi Pertama, Penerbit Sinar Baru,

Kecil,Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol .4, No.2, Mei 2001, Hal 199-211

Pinasti, Margani, 2007, “Pengaruh penyelenggaraan dan Penggunaan Informasi Akuntansi terhadap Persepsi Pengusaha Kecil atas Informasi Akuntansi: Suatu Riset Eksperimen”,Jurnal Riset Akuntansi Indonesia (JRAI), Vol. 10, No. 3, September.

Skripsi

Hendra, Kurnainto, Dwi, 2006, Pengaruh Persepsi Manajer Atas Informasi Keuangan Terhadap Keberhasilan Perusahaan Kecil di Sepande Sidoarjo, Jurusan Akuntansi, Skripsi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Pembangunan Nasional “ Veteran “ Jawa Timur.

Dokumen terkait