BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh antara supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMPN 9 Cirebon.
Adanya pengaruh digambarkan pada hasil analisis uji regresi linear sederhana, bahwa diperoleh arah hubungan antara variabel X dengan variabel Y dengan hasil positif (+) yang bernilai 0,833. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh supervisi kepala sekolah berpengaruh positif terhadap kinerja guru (Y).
Pada pengujian statistik (uji t), hasil nilai Thitung 4,385 sebesar Ttabel
sebesar 2,024 dengan signifikansi sebesar 0,025. Dengan kriteria pengujian jika Thitung>Ttabel , maka Ho ditolak. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara Supervisi Kepala Sekola terhadap Kinerja Guru.
Pada uji determinasi ditemukan nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0,336 atau sama dengan 33,6%. Angka tersebut mengandung arti bahwa variabel (X) supervisi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru (Y) sebesar 33,6%. Dapat disimpulkan bahwasanya supervisi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dan termasuk pada kategori sedang. Adapun sisanya 66,4% merupakan faktor lain yang tidak diteliti.
Seperti kompensasi, motivasi, latar belakang pendidikan dan disiplin guru yang turut mendukung kinerja guru.
Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah SMPN 09 Cirebon, supervisi benar-benar terlaksana dan berkelanjutan dengan tujuan untuk melihat kinerja guru dalam pembelajaran. Kegiatan supervisi yang melibatkan semua guru, baik dalam perencanaan, pelaksanaan maupun tindak lanjut. Kegiatan supervisi dirancang di awal tahun pembelajaran untuk dilaksanakan selama dua kali dalam satu tahun. Pada perencanaan program suprvisi, kepala sekolah menunjuk beberapa guru dari guru senior untuk menjadi tim supervisi yang membantu kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi. Supervisi dilaksanakan dengan memberikan jadwal terlebih dahulu yang selanjutnya dilakukan kunjungan kelas dengan membawa instrumen penilaian. Dalam melaksanakan supervisi, tim supervisi sesuai jadwal melaksanakan supervisi kepada guru, kepala sekolah bertugas mensupervisi tim supervisi. Hal ini dilaksanakan agar memudahkan proses supervisi.
Dengan demikian, kegiatan supervisi yang melibatkan guru ini dapat dilaksanakan dan terbukti efektif untuk melihat serta meningkatkan kinerja guru.
Setelah pelaksanaan, dilakukan tindak lanjut kegiatan supervisi melalui wawancara secara langsung antara kepala sekolah dan guru yang memiliki catatan saat dilaksanakannya supervisi, serta pelatihan atau workshop yang relevan bagi guru. Kepala sekolah berdasarkan catatan yang diperoleh dari hasil pengawasan tim supervisor akan disampaikan kepada guru
yang telah disupervisi. Selanjutnya, untuk menunjang kinerja guru agar semakin baik, berdasarkan hasil supervisi kepala sekolah juga memberikan pelatihan dan pembinaan terkait dengan kinerja guru yang harus selalu diperbaiki.
Dengan demikian, berdasarkan hasil perhitungan data yang diperoleh dari lapangan terlihat pengaruh signifikan antara supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru di SMPN 09 Cirebon yang berada pada kategori sedang.
Hasil penelitian ini juga relevan dengan teori yang ada, yaitu pelaksanaan supervisi akademik dilaksanakan dengan tiga tahap sesuai peraturan, baik dalam perencanaan supervisi, pelaksanaan supervisi dan tindak lanjut supervisi. Penilaian kinerja guru melalui supervisi pun dapat dikatakan relevan meliputi perencanaan pembelajaran, pelaksanaan atau proses pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Sehingga pelaksanaan supervisi akademik di SMPN 09 Cirebon telah sesuai dengan kebutuhan.
78
BAB V PENUTUP A. Simpulan
Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, maka dapat dikemukakan bahwa :
1.
Kinerja guru yang belum optimal, berdasarkan data variabel kinerja guru memiliki kecenderungan yang termasuk dalam kategori sedang. Kategori sedang tersebut dapat diartikan bahwa kinerja guru dalam hal administratif sudah cukup baik, namun secara teknis saat pelaksanaan pembelajaran yaitu seperti penggunaan media pembelajaran, pemilihan metode pembelajaran, dan penilaian pembelajaran yang perlu diperbaiki.2.
Sama halnya dengan aspek Kinerja Guru, aspek Supervisi oleh kepala sekolah juga belum optimal, berdasarkan data variabel supervisi kepala sekolah yang termasuk dalam kategori sedang, supervisi kepala sekolah memiliki nilai rata-rata data yang cukup signifikan. Hal ini dapat diartikan bahwa kegiatan supervisi telah terlaksana dengan cukup baik. Namun, dalam pelaksanaan supervisi kepala sekolah tidak melaksanakan secara langsung melainkan melalui delegasi tim supervisi yang teridiri dari guru senior sebab kendala waktu. Kepala sekolah hanya memberikan bimbingan serta arahan kepada guru.3.
Pengaruh yang signifikan dan bersifat positif dari Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi product momen yaitu 0.336 atau 33,6% artinya berada pada tingkat yang sedang. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru.Berdasarkan temuan hasil penelitian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan melaksanakan kegiatan supervisi kepala sekolah secara efektif, karena
semakin intensif dan efektif kegiatan supervisi kepala sekolah, maka akan semakin baik kinerja guru.
B. Saran
1. Bagi Kepala Sekolah
a. Dalam pelaksanaan supervisi, hendaknya kepala sekolah melaksanakan secara langsung tidak selalu melalui tim delegasi agar mengetahui keadaan guru secara eksklusif.
b. Hendaknya kepala sekolah membuat jadwal untuk melaksanakan pelatihan atau penataran terkait penilaian, penggunaan media dan metode pembelajaran.
c. Kegiatan supervisi kepala sekolah harus lebih dioptimalkan agar kepala sekolah dapat melaksanakan kegiatan supervisi kepada seluruh guru degan maksimal.
d. Hendaknya kepala sekolah memberikan bimbingan lebih intensif kepada guru, karena walau bagaimanapun guru masih memerlukan bimbingan dari kepala sekolah.
e. Kepala sekolah memberi fasilitas untuk para guru dengan cara memberikan kesempatan untuk guru mengikuti pelatihan diluar.
2. Bagi Guru
a. Hendaknya guru meningkatkan kinerjanya dalam bidang pelaksanaan dan penilaian pembelajaran melalui pelatihan baik yang dilaksanakan dari lembaga maupun luar lembaga.
b. Hendaknya guru inisiatif secara mandiri untuk mengikuti pelatihan yang menunjang kinerjanya.
c. Diharapkan guru lebih kreatif dan inovatif dalam menggunakan media dan metode dalam melaksanakan pembelajaran.
DAFTAR PUSTAKA
Afifah, Nur Masruroh dan Jumroh Latief. Kepala Sekolah Sebagai Supervisor Akadmemik Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di MTsN Donomulyo Kulon Progo, sumber: http://ejournal.uin-suka.ac.id/ diakses pada tanggal 13 Januari 2020, pukul 09:18 WIB).
Agustina, Erni Suwartin. Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Profesionalisme Guru dan Mutu Pendidikan, Jurnal Administrasi Pendidikan, , sumber:
http://ejournal.upi.edu / diakses pada tanggal 18 Mei 2021, pukul 20:56 WIB).
Annisyahmai. Supervisi Akademik Kepala Sekolah, sumber:
http://ejournal.unib.ac.id/index.php/manajerpendidikan/article/view/3201 / diakses pada tanggal 1 Juni 2020, pukul 15:35 WIB).
Anwar, Muhammad. Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Prenamedia Group. 2018.
Brotosedjati, Soebagyo. Pengaruh Supervisi Kunjungan Kelas oleh Kepala Sekolah dan Kompensasi Terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Kecamatan Sukaharjo, sumber:
http://jurnaldikbud.kemendikbud.go.id/index.php/jpnk/article/download/84/81/
diakses pada tanggal 13 Januari 2021, pukul 09:39 WIB)
Darmawati, dkk. Pengaruh Supervsi Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri 1 Parung Kecamatan Parung Kabupaten Bogor. sumber:
http://ojs.unida.ac.id/index.php/JGS/article/download/294 / diakses pada tanggal 20 Juni 2020, pukul 09:05 WIB
Effendi, Amin. Peningkatan Kinerja Guru Sekolah Dasar Melalui Manajemen Kepala
Sekolah. sumber:
http://e- journal.metrouniv.ac.id/index.php/elementary/article/view/peningkatan-kinerja-guru-sekolah-dasar-melalui-manajemen-kepala-sekolah/ diakses pada tanggal 15 Februari 2020, pukul 13:00 WIB
Fathurrohman, Pupuh dan Aa Suryana, Guru Profesional. Bandung: PT Refika Aditama: 2012.
Hikmat. Manajemen Pendidikan. Bandung : CV Pustaka Setia, 2014.
Kadir, Abdul dkk. Pengaruh Ability, Motivasi dan Pengembangan Karir Terhadap Kinerja Karyawan Redaksi PT Riau Pos Intermedia Pekanbaru, sumber:
http://je.ejournal.unri.ac.id/index.php/JE/article/view/ diakses pada tanggal 5 Februari 2020, pukul 21:20 WIB
Kamus Besar Bahasa Indonesia, https://www.google.com/amp/s/kbbi.web.id/kinerja.html, diakses pada: 3Juni 2021
Karsiyem dan Muhammad Nur Wangid. Pelaksanaan Supervisi Akademik Dalam Peningkatan Kinerja Guru Sekolah Dasar Gugus III Sentolo Kulon Progo, sumber: http://journal.uny.ac.id/index.php/jamp/article/view/ diakses pada tanggal 12 Maret 2021, pukul 14:50 WIB
Kompri, Manajemen Sekolah (Orientasi Kemandirian Kepala Sekolah). Yogyakarta:
Pustaka Pelajar, 2015.
Lestriyani, Indri dan Endang Herawan. Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Kompensasi Terhadap Kinerja Mengajar Guru. sumber:
https://media.neliti.com/media/publications/79218-ID-pengaruh-supervisi-kepala-sekolah-dan-ko/ diakses pada tanggal 5 Februari 2021, pukul 21:50 WIB Majid, Abd. Pengembangan Kinerja Guru Melalui : Kompetensi, Komitmen, dan
Motivasi Kerja. Yogyakarta: Samudra Biru, 2016.
Morissan. Metode Penelitian Survei. Jakarta : Prenandamedia Group, 2018.
Mudzakir, Dede. Implementasi Supervisi Manajerial dan Akademik Pengawas dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Madrasah ibtidaiyah, sumber: http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/studiadidaktika/article/view/
diakses pada tanggal 13 Januari 2021, pukul 20:00 WIB.
Mulyasa, E. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya,2008.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah /Madrasah, (Jakarta: BSNP, 2007).
Sudijono, Anas. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006
Sagala, Syaiful. Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan.
Bandung:Alfabeta, 2013
Selviyana, Damyke Safitri dan Titi Prihatin. Implementasi Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor di Sekolah Menengah Pertama. sumber:
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jktp/article/view/ diakses pada tanggal 1 Maret 2021, pukul 20:36 WIB
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta,2017
Suharsaputra, Uhar. Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif dan Tindakan.
Bandung: PT. Refika Aditama, 2012
Sulistyaningsih. Metodologi Penelitian Kebidanan Kuantitatif-Kualitatif. Yogyakarta:
Graha Ilmu, 2012
Supardi. Kinerja Guru. Jakarta : Rajawali Pers, 2013
Supranto, J. dan Nandan Limakrisna, Petunjuk Praktis Penelitian Ilmiah untuk Menyusun Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2002
Syahrum & Salim. Metodologi Penelitian Kuantitatif,. Bandung: Cipustaka Media, 2014
Syofian Siregar, Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi dengan Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS. Jakarta : PT Fajar Interpratama Mandiri, 2013.
Taqizar, Supervisi Berbasis IT, sumber: http://media.neliti.com/media /publications/225013-supervisi-pendidikan-berbasis-ict-supervisi/ diakses pada tanggal 5 Februari 2021, pukul 20:00 WIB
Undang-Undang No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 Wiratna, V. Sujarweni & Poly Endrayanto. Statistika Untuk Penelitian. Yogyakarta:
Graha Ilmu, 2012
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran 1
Kisi-kisi Uji Coba Instrumen Variabel X
Keterangan: (* = valid)
6. Mengadakan rapat atau disuksi bersama guru
Lampiran 2
Kisi-kisi Uji Coba Instrumen Variabel Y
Dimensi Indikator No Jumlah
Pengembangan
Pelaksanaan
Angket Uji Coba Instrumen
UJI INSTRUMEN
Angket ini bertujuan memperoleh informasi langsung terkait dengan penyusunan skripsi saya, yang berjudul “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMPN 09 Cirebon”. Segala jenis data yang diberikan akan dijaga keamanannya, dan akan digunakan hanya untuk kebutuhan skripsi ini. Dengan demikian, terimakasih atas ketersediaannya untuk menjawab pernyataan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
A. Identitas Responden Nama responden : Jenis kelamin : L/P
Jabatan :
B. Petunjuk Pengisian Angket
Berikan jawabaan dengan memberikan ceklis (X) pada satu diantara jawaban yang tertera.
Angket Supervisi Kepala Sekolah
1. Setiap semester kepala sekolah melakukan kunjungan kelas sesuai jadwal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
2. Setiap melakukan kunjungan kelas kepala sekolah membawa instrumen kunjungan kelas.
a. Seluruhnya c. Sebagian kecil
b. Sebagian besar d. Tidak satu pun
3. Dalam melakukan kunjungan kelas, kepala sekolah menilai seluruh kegiatan pembelajaran.
a. Sangat setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
4. Kunjungan kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah memberikan manfaat bagi saya dalam mengembangkan profesi guru.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
5. Setiap semester kepala sekolah melakukan observasi kelas mengajar.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
6. Kepala sekolah melakukan observasi kelas sesuai dengan kesepakatan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
7. Kepala sekolah melakukan observasi kelas sesuai dengan jadwal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
8. Kepala sekolah melakukan observasi kelas dengan menggunakan instrumen.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
9. Saya tidak merasa grogi ketika kepala sekolah melakukan observasi kelas.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
10. Saya tidak terganggu dengan observasi kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah.
a. Sangat setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
11. Kepala sekolah melakukan percakapan pribadi ketika saya memerlukan bantuan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
12. Kepala sekolah mendengarkan setiap keluhan atas masalah pembelajaran yang saya hadapi mengajar guru secara objektif.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
13. Kepala sekolah membantu saya menemukan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapi.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
14. Kepala sekolah memberikan saran terkait perbaikan proses pembelajaran yang kurang tepat.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
15. Saya merasa nyaman ketika melakukan percakapan dengan kepala sekolah.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
16. Percakapan pribadi yang dilakukan kepala sekolah didasari atas semangat kolegial.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
17. Saran-saran yang diberikan kepala sekolah bermanfaat bagi saya dalam memperbaiki proses pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
18. Setiap semester kepala sekolah mengadakan diskusi kelompok terkait dengan permasalahan pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
19. Kepala sekolah mengadakan diskusi kelompok sesuai dengan jadwal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
20. Kepala sekolah mengelompokkan guru yang memiliki masalah yang sama dalam rangka diskusi untuk menemukan solusi.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
21. Kepala sekolah memiliki jiwa kekeluargaan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
22. Kepala sekolah memiliki jiwa menghargai dan menerima pendapat orang lain.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
23. Hubungan kepala sekolah dengan saya berjalan secara harmonis.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
24. Diskusi yang dilakukan kepala sekolah berjalan secara interakif.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
25. Kepala sekolah mendialogkan hasil supervisi kepada guru secara demokratis.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
26. Kepala sekolah mengadakan pertemuan atau rapat yang berkaitan dengan bidang akademik.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
27. Pertemuan atau rapat dilakukan sesuai dengan jadwal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
28. Kepala sekolah mendemonstrasikan cara mengajar yang baik bagi setiap guru yang mengalami kesulitan dalam pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
29. Kepala sekolah hadir dalam setiap rapat yang berkaitan dengan bidang akademik.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
30. Kepala sekolah membantu guru mengembangkan perilaku mengajar.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
31. Kepala sekolah mendorong guru yang ingin meningkatkan kualitas pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
32. Kepala sekolah memfasilitasi workshop untuk peningkatan kinerja guru.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
Angket Kinerja Guru
1. Saya menyusun program tahunan secara rutin.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
2. Program tahunan yang saya susun sesuai dengan prinsip-prinsip penyusunan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
3. Saya menyesuaikan program tahunan dengan kalender akademik.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
4. Saya menyusun program semesteran secara rutin.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
5. Program semesteran yang saya susun disetujui oleh kepala sekolah.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Setuju
6. Saya menyesuaikan program semesteran dengan kalender akademik.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
7. Silabus yang saya susun sesuai dengan ketentuan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
8. Saya menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) setiap semester.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
9. RPP yang saya susun sesuai dengan ketentuan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
10. Saya menguasai setiap materi pokok bahasan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
11. Saya membuat persiapan materi sebelum mengajar.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
12. Saya membaca sumber-sumber relevan sesuai pokok bahasan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
13. Saya mampu menjawab setiap pertanyaan siswa terkait dengan pokok bahasan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
14. Saya mampu mengajukan pertanyaan kepada siswa sesuai dengan pokok bahasan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
15. Saya memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
16. Saya mampu menggerakkan siswa untuk berpikir kritis.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
17. Saya memberikan reward kepada siswa yang berkontribusi.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
18. Saya membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
19. Saya berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan bahan ajar.
a. Seluruhnya c. sebagian kecil
b. Sebagian besar d. Tidak satupun
20. Saya memberikan sumber bacaan yang sudah ditentukan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
21. Saya memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengemukakan ide atau gagasan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
22. Saya mampu memecahkan masalah pada suatu kasus yang baru dan konkret.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah 23. Saya mampu mengingat materi yang sudah pernah saya ajarkan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
24. Saya menguasi metode pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
25. Saya menggunakan metode pembelajaran yang berbeda agar tidak monoton.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
26. Saya mendorong terbentuknya rasa ingin tahu siswa dengan memberi tugas yang jawabannya bisa dicari diinternet atau sumber lain.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
27. Saya memberikan kesempatan pada siswa untuk berpikir kreatif dan partisipasi aktif.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
28. Saya melatih siswa untuk mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah sendiri.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
29. Saya membimbing siswa yang kurang memahami tugas yang saya berikan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
30. Saya melakuan remedial bagi siswa yang belum mencapai kompetensi yang diinginkan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
31. Saya melakukan pangayaan bagi siswa yang sudah menguasai kompetensi minimal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
32. Saya memberikan waktu yang cukup kepada siswa untuk mengerjakan tugas.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
33. Saya memberikan petunjuk penyelesaian tugas yang dapat membantu pekerjaan siswa.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
34. Saya memberikan tugas yang jelas dan tepat, sehingga siswa mengerti.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
35. Saya memberikan tugas yang dapat mendorong siswa meningkatkan kemampuannya
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
36. Saya memberikan teguran kepada siswa yang tidak disiplin.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
37. Saya memberikan teguran kepada siswa yang membuat gaduh/berisik di kelas.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
38. Saya mampu membuat kelas kondusif selama proses belajar mengajar.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
39. Saya mengecek kebersihan sebelum memulai pembelajaran.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
40. Saya mengajarkan siswa untuk belajar saling menghormati dan menghargai terhadap perbedaan pendapat.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah 41. Saya melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
42. Saya melakukan penilaian sesuai dengan peraturan yang ada.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
43. Saya menggunakan hasil penilaian untuk bahan pertimbangan prestasi siswa.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
44. Saya melakukan evaluasi terhadap program yang telah saya lakukan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
45. Saya melakukan evaluasi sebagai muhasabah diri dan untuk meningkatkan kinerja saya
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
46. Saya lebih mementingkan pencapaian prestasi daripada bersaing untuk posisi tertentu.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
47. Setiap kali ada masukan saya perhatikan dan gunakan dalam pembelajaran
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
48. Saya melaksanakan tugas tepat waktu
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
Lampiran 4
Rekapitulasi Hasil Uji Coba Instrumen
No Jawaban Tiap Responden untuk Item Variabel X
Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
No Jawaban Tiap Responden untuk Item Variabel X
Resp 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 Total
11 3 3 4 4 4 2 2 4 4 2 2 2 4 3 2 3 3 96
12 4 4 4 4 3 4 3 4 2 3 3 4 4 3 3 3 4 112
13 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 128
14 4 3 4 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 118
15 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 123
No Jawaban Tiap Responden untuk Item Variabel Y
Resp 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
No Jawaban Tiap Responden untuk Item Variabel Y
Resp 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33
10 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 3
11 3 4 3 3 4 2 3 4 3 4 2 3 4 4 3 4
12 4 3 3 4 4 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 4
13 4 4 4 3 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4
14 4 4 4 3 3 3 3 3 4 2 2 3 4 4 4 3
15 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4
No Jawaban Tiap Responden untuk Item Variabel Y Jumlah Resp 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48
1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 153
2 4 3 4 4 3 4 4 4 4 2 4 4 3 3 4 175
3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 141
4 3 4 4 3 4 4 4 3 3 4 4 4 2 3 4 172
5 4 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 4 178
6 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 3 3 4 178
7 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 182
8 3 3 4 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 143
9 3 3 3 3 3 3 3 3 2 1 2 3 3 3 3 146
10 3 3 4 3 3 3 4 4 4 3 4 4 2 4 4 163
11 3 3 4 4 3 3 3 3 4 2 3 3 2 3 3 160
12 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 3 4 4 177
13 4 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 184
14 3 3 4 4 3 4 4 4 1 1 4 3 2 2 3 161
15 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 191
Lampiran 5
Angket Penelitian
ANGKET PENELITIAN
Angket ini bertujuan memperoleh informasi langsung terkait dengan penyusunan skripsi saya, yang berjudul “Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di SMPN 09 Cirebon”. Segala jenis data yang diberikan akan dijaga keamanannya, dan akan digunakan hanya untuk kebutuhan skripsi ini. Dengan demikian, terimakasih atas ketersediaannya untuk menjawab pernyataan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
C. Identitas Responden Nama responden : Jenis kelamin : L/P
Jabatan :
D. Petunjuk Pengisian Angket
Berikan jawabaan dengan memberikan ceklis (X) pada satu diantara jawaban yang tertera.
Angket Supervisi Kepala Sekolah
1. Setiap tahun kepala sekolah memberitahukan jadwal supervisi melalui media yang dapat diketahui oleh guru.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
2. Dalam menyusun program supervisi, kepala sekolah melibatkan guru tertentu.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
3. Program supervisi yang disusun oleh kepala sekolah sesuai dengan kebutuhan guru.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
4. Kepala sekolah melibatkan beberapa orang guru dalam menyusun instrumen supervisi.
a. Sangat setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
5. Instrumen supervisi yang dirancang kepala sekolah sesuai dengan kegiatan supervisi yang akan dilaksanakan.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
6. Kepala sekolah dan guru membuat kesepakatan tentang prosedur supervisi yang akan digunakan.
a. Sangat Setuju c. Kurang Setuju
b. Setuju d. Tidak Setuju
7. Kepala sekolah menginformasikan jadwal supervisi yang telah disepakati oleh guru.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
8. Jadwal kegiatan supervisi disepakati oleh kepala sekolah dan guru baik tempat dan waktunya.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
9. Kepala sekolah melaksanakan kunjungan kelas sesuai dengan jadwal.
a. Selalu c. Pernah
b. Sering d. Tidak Pernah
10. Setiap kunjungan kelas kepala sekolah membawa instrument supervisi yang sesuai.
10. Setiap kunjungan kelas kepala sekolah membawa instrument supervisi yang sesuai.