Berdasarkan hasil temuan yang didapat oleh peneliti, bisa diketahui bahwa usia responden didominasi dengan usia 10 hingga 20 tahun dengan jumlah perolehan sebanyak 201 responden sebanyak 50.3%. Hasil data yang diperoleh ini juga didukung dengan adanya data dari Nusasearch yang melakukan penelitian kepada pengguna makeup di Indonesia dengan hasil perolehan pengguna makeup didominasi oleh pengguna dengan usia 18-35
tahun, dengan perolehan total sebanyak 73,8% atau lebih dari setengah sample dengan jumlah total 2830 wanita.
Selanjutnya pada data yang diperoleh oleh peneliti, didapatkan hasil bahwa 100% responden berjenis kelamin perempuan atau wanita, hal ini sesuai dengan karakteristik makeup sendiri yang memiliki sasaran untuk wanita.
Aditya Shastri dalam IIDE The Digital School mengungkapkan bahwa produk kecantikan Maybelline New York memiliki target pemasaran kepada wanita dengan usia 15 hingga 45 tahun dengan berbagai macam latar belakang. 3
Penelitian ini memiliki tiga variabel yaitu variabel Brand Ambassador(X), Online Customer Review(Z) serta variabel Minat Beli(Y).
Variabel Brand Ambassador dan Minat Beli memiliki masing-masing 4 indikator, pada variabel brand ambassador mencakup indikator visibility(popularitas), credibility (keahlian), attraction(daya tarik) dan power(kekuatan). Kemudian pada variabel minat beli terdapat indikator attention(perhatian), interest(ketertarikan), desire(keinginan) dan action(aksi). Kemudian pada variabel mediator yaitu Online Customer Review(Z) memiliki lima buah indikator yang diteliti.
Melalui indikator pertama yang dimiliki oleh variabel ITZY sebagai brand ambassador pada aspek popularitas dari ITZY didapatkan hasil sebanyak 99,7% responden sangat setuju bahwa ITZY merupakan girl group dengan tingkat popularitas tinggi, sedangkan sebanyak 0,3% responden tidak setuju bahwa ITZY memiliki tingkat popularitas yang tinggi. Berdasarkan pernyataan yang diberikan dalam kuesioner juga disebutkan bahwa ITZY dinilai cocok untuk membintangi produk kecantikan seperti Maybelline.
Pada indikator kedua dalam variabel variabel ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick yaitu aspek credibility atau keahlian dari ITZY sebagai brand ambassador didapatkan hasil sebanyak 91,8% responden memilih sangat setuju bahwa ITZY memiliki credibility atau kemampuan serta keahlian untuk meyakinkan calon konsumennya membeli produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick, sedangkan
3https://iide.co/case-studies/marketing-strategy-of-maybelline/ (diakses 16 Maret 2022, pukul 14.12 WIB)
sebanyak 8,3% responden memilih untuk tidak setuju jika ITZY memiliki kemampuan untuk meyakinkan calon konsumennya. Responden yang memilih setuju juga menilai bahwa ITZY dapat memberikan pengaruh yang positif untuk penonton iklan Maybelline Ultimatte Slim Lipstick.
Dalam indikator ketiga pada variabel ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick yang menilai mengenai bagaimana ITZY memberikan daya tarik kepada penonton iklan dari Maybelline Ultimatte Slim Lipstick didapatkan bahwa sebanyak 96,5% responden mengaku setuju bahwa kemunculan ITZY dapat memberi daya tarik kepada calon konsumen dan penonton iklannya. Daya tarik ini bisa dimunculkan melalui daya tarik fisik, non fisik serta kesamaan yang dimiliki oleh ITZY serta calon konsumen.
Tetapi sebanyak 2,6% responden tidak setuju bahwa ITZY memunculkan daya tarik yang mereka miliki dalam iklan tersebut.
Pada indikator terakhir dalam variabel ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick yaitu power dimana indikator ini mengukur sebagaimana kekuatan dan kekuasaan yang diberikan oleh ITZY untuk mampu mengajak konsumen yang menonton iklannya menjadi tertarik untuk mencari tahu lebih mengenai produk yang mereka iklankan yaitu Maybelline Ultimatte Slim Lipstick. Terdapat 97,3% responden sangat setuju bahwa keberadaan ITZY dalam iklan Maybelline Ultimatte Slim Lipstick mampu memberikan kekuatan untuk mengajak calon konsumennya melakukan pencarian lebih lanjut pada produknya, namun sebanyak 2,8%
responden tidak setuju bahwa ITZY mampu mengajak penonton iklannya untuk mencari tahu lebih mengenai produk Maybelline.
Dilanjutkan pada variabel Online Customer Review dengan indikator pertama yaitu perceived usefulness atau manfaat yang didapatkan oleh konsumen ketika mencari informasi yang diinginkan melalui kolom review di Shopee dan didapatkan data sebanyak 99,3% responden setuju bahwa ketika mencari informasi dalam review di Shopee konsumen mendapatkan manfaat baik itu berisi kelebihan serta kekurangan produk atau juga ulasan yang dipaparkan oleh pembeli sebelumnya. Sedangkan sebanyak 0,8% responden
tidak merasakan bahwa keberadaan customer review di Shopee dapat mempermudah konsumen dalam melakukan perbelanjaan.
Pada indikator kedua dalam variabel Online Customer Review di Shopee menilai mengenai kredibilitas sumber yang memberikan ulasan mengenai sebuah produk di Shopee. Terdapat sebanyak 93,4% responden setuju bahwa kredibilitas sumber yang memberi review dapat mempengaruhi mereka dalam melakukan pembelian akan sebuah produk. Sedangkan sebanyak 6,8% responden tidak menganggap kredibilitas dari sumber ini berpengaruh dengan bagaimana mereka melakukan aksi untuk membeli sebuah produk yang dipasarkan.
Indikator ketiga dalam variabel Online Customer Review merupakan argument quality yang mana hal ini menilai mengenai kekuatan isi yang dikandung dalam review yang diberikan oleh penulis review atau ulasan sebuah produk, isi dari review ini memiliki kekuatan persuasif bagi calon konsumen yang sedang mencari informasi pada kolom review dan menjadikannya sebagai pertimbangan untuk membeli produk. Didapatkan hasil sebanyak 94,6%
sangat setuju bahwa isi review di Shopee dapat berpengaruh kepada proses pembelian mereka. Namun terdapat 5,6% responden tidak merasa bahwa isi dari review yang ada di Shopee dapat berpengaruh kepada keputusan mereka untuk membeli sebuah produk.
Pada indikator ke empat dalam variabel Online Customer Review akan dilihat bagaimana peran Valensi yang merupakan sifat negatif atau positif yang terkandung dalam review yang diberikan oleh konsumen sebelumnya mengenai suatu produk yang dipasarkan. Kemudian didapatkan sebanyak 99,8% responden sangat setuju bahwa sifat positif atau negatif yang dikandung dalam review yang diberikan oleh konsumen sebelumnya dapat mempengaruhi mereka dalam proses pembelian yang dilakukan. Tetapi didapatkan sebanyak 0,3% yaitu hanya satu orang mengungkapkan bahwa review positif atau negatif dari isi review yang ada di Shopee tidak dapat mempengaruhi pada proses pembelian mereka.
Indikator terakhir pada variabel Online Customer Review adalah Volume of review atau jumlah keseluruhan dari Online Customer Review yang
ada di Shopee. Indikator ini juga menggambarkan bahwa semakin banyak review yang diberikan oleh konsumen dapat menggambarkan popularitas dan berapa jumlah konsumen yang tertarik akan sebuah produk. Didapatkan hasil sebanyak 85,5% responden menilai sangat setuju bahwa jumlah ulasan di Shopee dapat mempengaruhi mereka untuk melakukan pembelian. Responden juga setuju bahwa semakin banyak review yang ada di Shopee maka berarti bahwa produk yang dipasarkan tersebut populer. Sedangkan sebanyak 14,6%
responden tidak setuju bahwa volume atau jumlah review di Shopee mempengaruhi proses pembeliannya, dan semakin banyak review yang ada artinya semakin populer produk tersebut.
Selanjutnya, pada variabel terakhir yaitu Minat Beli Konsumen dengan indikator pertama yaitu perhatian atau attention yang merupakan tahap dimana konsumen atau penonton iklan memperhatikan iklan Maybelline yang ada.
Indikator ini dinilai melalui sisi penampilan yang disuguhkan oleh iklan serta sisi hiburan yang diberikan dalam iklan Maybelline Ultimatte Slim Lipstick.
Diketahui sebanyak 99,1% sangat setuju bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline bersama ITZY pada produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick dapat menarik perhatian penonton iklannya melalui sisi visual dan hiburan yang ditampilkan. Dalam data yang didapat juga terlihat 0,9% responden tidak setuju bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline menarik perhatian mereka dari sisi visual dan hiburan.
Indikator kedua dalam variabel Minat Beli Konsumen yaitu interest atau ketertarikan konsumen yang mulai muncul setelah menonton iklan Maybelline Ultimatte Slim Lipstick ini. Ketertarikan yang muncul pada konsumen dapat ditunjukkan melalui perilaku konsumen untuk mulai mencari tahu lebih dan secara detail mengenai produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick. Sebanyak 91.2% responden mengungkapkan kesetujuannya bahwa setelah melihat iklan dari Maybelline Ultimatte Slim Lipstick bersama Maybelline dapat memunculkan rasa ketertarikan yang diikuti dengan aksi untuk mencari tahu secara detail dan lebih mengenai produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick. Tetapi sebanyak 8,8% responden tidak setuju bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline bersama ITZY dapat membuat mereka
tertarik hingga mencari tahu lebih dalam mengenai produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick.
Pada indikator ketiga dalam variabel Minat Beli Konsumen terdapat indikator desire yang merupakan sebuah tahap dimana konsumen atau penonton dari iklan mulai memiliki keinginan atau hasrat untuk memiliki produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick yang sedang diiklankan tersebut.
Berdasarkan hasil yang didapat sebanyak 87,8% responden memilih sangat setuju bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline bersama dengan ITZY ini dapat menarik perhatiannya hingga memunculkan hasrat untuk segera memiliki produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick. Sedangkan sebanyak 12,2% dari responden merasa bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline bersama ITZY dapat memunculkan hasrat untuk segera memiliki produk tersebut.
Indikator terakhir dalam variabel Minat Beli Konsumen yaitu indikator action yang merupakan sebuah tahapan klimaks atau puncak dan penentu dimana pada tahap ini penonton iklan atau calon konsumen sudah melakukan pembelian akan produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick yang iklannya sudah ditonton. Sebanyak 84,8% responden setuju bahwa setelah melihat iklan ini penontonnya dapat sampai hingga tahap pembelian produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick. Sedangkan sebanyak 15,3% tidak setuju bahwa iklan yang dibuat oleh Maybelline bersama ITZY dapat membawa penontonnya hingga ke tahap pembelian produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick.
4.7.2 Pembahasan Hasil Uji Inferentif