• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Hasil Uji Inferentif .1 Pembahasan Hipotesis 1

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 32-36)

Melalui hasil pengujian hipotesis pertama (H1)yang dilakukan oleh peneliti didapatkan hasil r hitung sebesar 0,605, nilai yang didapat ini tergolong pada nilai korelasi yang kuat serta memiliki hubungan dengan nilai positif yang searah. (Sarwono, 2006 dalam Purnomo, 2017). Dengan artian bahwa semakin menarik brand ambassador yang dipilih oleh Maybelline untuk mewakilkan produk yang mereka pasarkan maka semakin tinggi juga minat beli yang dimunculkan dalam diri konsumen dari Maybelline dan hal

ini dapat berlaku sebaliknya. Selanjutnya melalui hasil yang ditunjukkan pada tabel korelasi nilai dari koefisien determinasi ditunjukkan dengan angka 0,366 atau sebesar 36,6%. Dengan adanya nilai ini dapat dikatakan bahwa dampak atau pengaruh yang diberikan oleh ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick terhadap minat beli pada konsumen adalah sebesar 36,6% sedangkan 63,4% dan sisanya merupakan pengaruh lain yang dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Melalui hasil ini dapat ditarik kesimpulan bahwa dipilihnya ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick dapat mempengaruhi minat beli dari konsumen sebanyak 36,6%.

Berikutnya, melalui uji F peneliti mendapatkan hasil nilai probabilitas yang dimunculkan antar kedua variabel sebanyak 0,000 dimana nilai ini lebih kecil dari 0,05 sehingga melalui nilai ini disimpulkan bahwa H1 yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh antara ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick terhadap Minat Beli Konsumen dapat dinyatakan diterima. Pada pengujian signifikansi (uji t) didapatkan nilai probabilitas sebesar 0,000 dan disimpulkan bahwa ITZY sebagai brand ambassador berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Beli Konsumen.

Hasil yang didapatkan oleh peneliti ini selaras dengan teori yang diungkapkan oleh Simp(2014:258) yang menyatakan bahwa brand ambassador merupakan seorang pribadi, dapat merupakan seorang aktris, aktor dan juga atlet yang sudah dikenal oleh kalangan masyarakat luas yang dapat dijadikan sebagai panutan serta pujian melalui prestasi yang telah didapatkan dalam suatu bidang. brand ambassador disini juga digunakan sebagai seorang penyampai pesan yang dalam penelitian ini merupakan iklan yang diharapkan bisa menarik perhatian dari konsumen yang menjadi sasaran pemasaran suatu produk. Pengaruh yang positif dan signifikan yang diberikan ITZY sebagai brand ambassador produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick terhadap minat beli konsumen ini sejalan dengan hasil penelitian yang didapat oleh Hilimatussyaddiah Sinaga yang meneliti pengaruh brand ambassador dan brand image terhadap minat beli konsumen

produk FreshCare kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Hasil dari penelitian tersebut mengungkapkan bahwa brand ambassador berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kemunculan minat beli konsumen akan produk FreshCare pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Pada penelitian yang dilakukan sebelumnya oleh Widya Dian Respati tahun 2017 juga mendukung hasil penemuan yang didapat oleh peneliti, dalam penelitian tersebut dinyatakan bahwa brand ambassador berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap minat beli produk lipstik Wardah pada mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember.

Melalui penelitian yang dilakukan oleh Yayan Hendayana dan Ni’matul Afifah mengenai Pengaruh Brand Ambassador dan Korean Wave terhadap Minat Belanja Online Melalui Marketplace Tokopedia pada tahun 2020 menunjukkan hasil yang sama dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Dalam penelitian sebelumnya ditunjukkan bahwa pengaruh yang diberikan oleh brand ambassador yang ada bersifat positif dan signifikan dengan hasil koefisien determinasi sebanyak 0,274 atau pengaruh yang diberikan oleh brand ambassador adalah sebanyak 27,4%.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Nurvita Ningrum mengenai Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Minat Beli Konsumen MD Clinic by Lazeta pada tahun 2021 juga memiliki hasil yang serupa dengan temuan penulis, yaitu Brand Ambassador berpengaruh pada minat beli konsumen di MD Clinic by Lazeta sebesar 42,9%, sedangkan 57,1% lainnya merupangan pengaruh yang disumbang oleh hal lain diluar fokus penelitian tersebut.Artinya bahwa melalui kesamaan temuan yang didapat oleh peneliti dengan beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ada keselarasan yang didapat pada hasil penelitian sebelumnya yang telah dilakukan kepada Brand Ambassador terhadap Minat Beli Konsumen.

4.7.2.2 Pengujian Hipotesis 2

Melalui hasil temuan yang didapat oleh peneliti berdasarkan pengujian hipotesis, didapatkan nilai dari r hitung sebesar 0,655 yang mana nilai ini termasuk kedalam kategori hubungan sedang, dikarenakan posisinya yang

berada diantara nilai 0,40 hingga 0,599(Sarwono, 2006 dalam Purnomo, 2017).

Dengan begitu maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pengaruh dari brand ambassador terhadap minat beli konsumen yang telah dimoderasi oleh Online Customer Review di Shopee positif dan searah. Selanjutnya dilanjutkan berdasarkan tabel korelasi, didapatkan nilai koefisien determinasi atau R Square yang menunjukkan angka 0,429 atau 42,9% dalam bentuk persen. Hasil ini menunjukkan bahwa pengaruh atau dampak yang disumbangkan oleh variabel brand ambassador terhadap minat beli konsumen yang dimoderasi Online Customer Review di Shopee sebesar 42,9%, sedangkan sebanyak 57,1% lainnya merupakan sumbangan pengaruh yang diberikan oleh faktor lain yang berada diluar penelitian yang dilakukan oleh peneliti.

Berdasarkan hasil pengujian F yang ada, peneliti mendapati hasil nilai probabilitas antar dua variabel yang ada adalah sebesar 0,000. Nilai ini merupakan nilai yang lebih kecil daripada 0,05 yang mana berdasarkan nilai yang ada ini dapat diputuskan bahwa H1 yang mengatakan bahwa terdapat pengaruh brand ambassador terhadap minat beli konsumen yang dimoderasi oleh Online Customer Review yang ada bisa diterima. Kemudian berdasarkan hasil pengujian t test didapatkan angka signifikansi sebesar 0,000, nilai ini juga lebih kecil daripada 0,05. Sehingga melalui hasil t test yang ada dapat disimpulkan bahwa pengaruh dari brand ambassador terhadap minat beli konsumen yang dimoderasi oleh Online Customer Review di Shopee berpengaruh secara signifikan dan positif. Sehingga hal ini terbukti bahwa online customer review di Shopee dapat memperkuat pengaruh yang diberikan oleh brand ambassador terhadap minat dari konsumen untuk membeli produk Maybelline Ultimatte Slim Lipstick.

Hasil penelitian yang didapatkan oleh peneliti ini selaras dengan hasil penelitian yang terlebih dahulu dilakukan oleh Cincin Rohmatulloh dan Devilia Sari dari Universitas Telkom tahun 2021 yang meneliti tentang Pengaruh Online Customer Review Terhadap Minat Beli dengan Kepercayaan Sebagai Variabel Intervening. Melalui hasil yang dipaparkan diketahui bahwa pengujian hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh antara Online Customer Review Terhadap Minat Beli Konsumen pada e-commerce shopee dinyatakan berpengaruh secara signifikan.

Dalam jurnal penelitian yang dilakukan oleh Ayu Apriani pada tahun 2022 mengenai Pengaruh Brand Ambassador dan Online Customer Review Terhadap Minat Beli (Studi Kasus Blibli.com) kepada 547 responden, didapatkan hasil yang juga selaras dengan hasil temuan yang didapat oleh peneliti, dimana terdapat pengaruh antara Online Customer Review Terhadap Minat Beli pada aplikasi belanja online Blibli.com. Kemudian pada penelitian lain dengan fokus penelitian yang sama, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Asri Nugrahani dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro mengenai Pengaruh Online Customer Review dan Online Customer Rating terhadap Keputusan Pembelian melalui Marketplace Shopee didapatkan hasil yaitu Online Customer Review digolongkan mempengaruhi keputusan pembelian pada marketplace Shopee secara signifikan dengan rata-rata nilai yaitu 3,91.

Pada penelitian yang dilakukan oleh Ichsan, Jumhur & Dharmoputro pada tahun 2018 juga menunjukkan hasil yang sama yaitu online customer rating and review mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap minat beli.

Rizka(2019) melakukan penelitian yang sama mengenai pengaruh online customer review and rating, e-service quality, price terhadap minat beli di Shopee, dan menurut hasil pengujiannya didapatkan bahwa online customer review berpengaruh positif terhadap minat beli di Shopee. Dan pada penelitian yang dilakukan oleh Eka Syarifah dan Karyaningsih mengenai Pengaruh Online Customer Review dan Kepercayaan terhadap Minat Beli pada Marketplace Lazada didapatkan hasil bahwa variabel online customer review berpengaruh secara signifikan positif terhadap minat beli.

Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti terdahulu mengenai pengaruh online customer review terhadap minat beli konsumen, memiliki hasil bahwa online customer review rata-rata dikatakan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli konsumen.

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 32-36)

Dokumen terkait