• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

5.8 Pembahasan Terhadap Hipotesis

5.8.4 Pembahasan Hipotesis 4

sebagai faktor dominan dan utama dalam pemilihan lahan, yaitu seberapa jauh atau kedekatan suatu lokasi lahan dengan pusat bisnis. Pengujian hipotesis jarak ke CBD pada penelitian ini tidak menjadikan faktor yang paling dominan dalam pemilihan lahan. Hasil pengujian hipotesis jarak memiliki pengaruh positif dan signifikan yang artinya faktor jarak memiliki pengaruh terhadap nilai tanah di objek penelitian meskipun faktor jarak bukan merupakan faktor yang paling berpengaruh. CBD pada jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate merupakan Komplek komersil MNTC dikarenakan komplek tersebut merupakan pusat pergerakan ekonomi di jalan tersebut. Berdasarkan hasil kuisioner, responden yang menyatakan sangat setuju lebih banyak pada bangunan komersil responden dekat dengan CBD dari pada bangunan komersil responden berada pada CBD, hal ini dikarenakan titik fokus penelitian ini merupakan bangunan komersil yang berada pada muka jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate yang dimana terdapat beberapa bangunan komersil yang tidak berada di komplek komersil MNTC sebagai CBD pada jalan tersebut. Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Bintoro (2015), Fitriyanto (2011) dan Rusdi (2013), faktor jarak ke CBD memiliki pengaruh terhadap nilai tanah, maka penelitian ini memiliki hasil yang sebanding dengan penelitian terdahulu.

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap seluruh responden yang merupakan penghuni dari tempat bisnis di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate dan sesuai dengan tujuan dan hipotesis di dalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Topografi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai tanah di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Kondisi properti penghuni dan jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate yang sering mengalami banjir tidak menjadi pengaruh yang signifikan terhadap penghuni untuk membangun bangunan komersil di jalan tersebut. Faktor ini menjadi tidak signifikan dapat disebabkan karena penghuni atau pemilik bangunan komersil di jalan tersebut tidak terlalu memperdulikan kondisi tanah yang curam/landai ataupun datar.

Kondisi tanah yang relatif datar pada kawasan tersebut tidak menjadikan faktor topografi sebagai penentu nilai tanah.

2. Aksesibilitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap nilai tanah di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Faktor ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tanah disebabkan karena transportasi umum dan kondisi jalan tidak menjadi faktor yang terlalu dipertimbangkan oleh penghuni ataupun pemilik bangunan komersil dalam memilih lokasi bisnis. Bangunan komersil pada kawasan ini sudah cukup padat sehingga ketersediaan transportasi umum tidak menjadi pengaruh yang menentukan nilai tanah.

3. Lokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tanah di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Beberapa fasilitas umum, kesehatan dan pendidikan menjadi fasilitas penunjang yang besar terhadap kelancaran dalam pembangunan bangunan komersil. Bangunan komersil yang memiliki jarak tempuh yang dekat dengan beberapa fasilitas kesehatan, seperti Rumah Sakit Haji dan fasilitas pendidikan seperti UNIMED, UIN, dan SMPN 35 di jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate menjadikan faktor lokasi bangunan komersil berpengaruh dalam menentukan nilai tanah di jalan tersebut.

4. Jarak ke CBD berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tanah di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate. Kawasan yang sudah menjadi kawasan padat penduduk selalu memiliki tempat pergerakan ekonomi atau CBD. Bangunan komersil atau tempat bisnis yang berada di kawasan CDB menjadikan nilai tanah semakin tinggi, oleh sebab itu faktor jarak ke CBD menjadi berpengaruh terhadap nilai tanah di jalan tersebut. CBD pada jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate merupakan komplek komersil MNTC oleh karena itu semakin dekat jarak tempuh banguan komersil ke komplek komersil MNTC dapat menentukan semakin tingginya nilai tanah di jalan tersebut.

71

6.2 Saran

Sebagai saran bagi pihak terkait dan peneliti selanjutnya, peneliti memberikan saran sebagai berikut:

1. Bagi penilai dalam melakukan penilaian properti dapat dijadikan bahan acuan dalam menentukan nilai tanah ataupun NJOP di jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate.

2. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat menyempurnakan model dalam penelitian ini dengan memperbanyak variabel bebas lainnya yang diduga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap nilai tanah khususnya di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate.

3. Bagi masyarakat dapat dijadikan pertimbangan dalam menentukan nilai tanah yaitu menyesuaikan harga yang ditawarkan untuk membangun tempat bisnis di

J

alan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate

.

4. Bagi bidang ilmu managemen properti dan penilaian diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai rujukan bahan pertimbangan dalam meningkatkan nilai tanah di jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate

.

DAFTAR PUSTAKA

Andika, dkk (2017) Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tanah Di Kota Manado, Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, Vol.19.No.2

Ardhityatama, Benino Indra (2011) Pengaruh Harga Lahan Terhadap Intensitas Pemanfaatan Ruang Di Jalan Ahmad Yani-Brigjen Katamso. Semarang Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.

Ardial, Drs. H (2014) Paradigma dan Model Penelitian Komunikasi. Cahaya Prima Sentosa. Jakarta,

Bintoro, Muchamad Imam (2015) Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tanah di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta[Tesis], Yogyakarta Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Chaphalkar, Sandbhor (2013) Use of Artificial Intelligence in Real Property

Valuation, International Journal of Engineering and Technology, Vol 5 No 3, pp 2334 – 2337

Dale, R.F. dan J.D. McLaughlin., 1988, Land Information Management, Clarendon Press, Oxford.

Donelly (2010) Land-use portfolios and the management of private landholdings in south-central Indiana, Reg Environ Change, pp 97 – 109

Dunkerley, H.B (1983) Urban Land Policy, Issues and Opportunities, Oxfort Univercity Press. Washington D.C

Eckert, Joseph K (1990) Property Appraisal and Assesstment Administrastion, The International Association of Assessing Officers. USA

Eldred, Gray, 1987, Real Estate Analysis and Strategy, Harper& Row, Publisher New York.

F.,Fahrira, Basong, dan Tagala (2010) Identifikasi Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Jual Lahan Dan Bangunan Pada Perumahan Tipe Sederhana, Jurnal SMARTek, Vol. 8 No. 4 pp. 251 – 269

Fitriyanto, Aris (2011) Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tanah Di Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten[Tesis]. Surakarta Universitas Sebelas Maret. Program Pascasarjana

Hermit, Herman. 2009. TeknikPenaksiranHarga Tanah Perkotaan. Bandung: CV.

MandarMaju.

Hidayati, Wahyu, dan Budi Harjanto (2003) Konsep Dasar Penilaian Properti, BPFE, Yogyakarta

Hilman (2004) Perkembangan Luas Area Perumahan dan Harga Tanah di Gedebage Kota Bandung Akibat Pemekaran Kota[Tesis], Bogor Institut Pertanian Bogor

Indarto,Kukuh Dwi, dan Sri Rahayu (2015) Dampak Pembangunan Perumahan Terhitradap Kondisi Lingkungan, Sosial Dan Ekonomi Masyarakat Sekitar Di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Jurnal Teknik PWK, Vol. 4, No.3.

Kaganova (2011) Government Property Assets in the Wake of the Dual Crisis in Public Finance and Real Estate: An Opportunity to Do Better Going Forward?, Real Estate Issues, Vol 35, No 3, pp 31 – 41

Luky, 1997. Survey dan Pemetaan Zona Nilai Tanah BerdasarkanHarga Tanah Nasucha, Chaizi (1995) Politik Ekonomi Pertanhan dan Struktur Perpajakan Atas

Tanah, Megapin Divisi Kesaint Blanc, Jakarta

Nazir, A. Moh (2005) Metode Penelitian, Ghalia Indonesia. Bogor

Prasetya, Nararya Adi dan PM. Broto Sunaryo (2013) Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Harga Lahan di Kawasan Kelurahan Tambalang, Semarang, Jurnal Teknik PWK, Vol. 2 No. 2 pp 223-232

Pidora, Dodi dan Bitta Pigawati (2014) Keterkaitan Perkembangan Permukiman dan Perubahan Harga Lahan di Kawasan Tembalang, Jurnal Wilayah dan Lingkungan, Vol.2,No.1 pp 1 – 10

Rahayu (2009) Analisa Nilai Tanah Terhadap Lingkungan Kampus Politeknik Pasir Pengaraian, Jurnal Aptek, Vol. 1 No. 1 pp 61 – 69

Rusdi, Muhammad (2013) Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Harga dan Penggunaan Lahan di Sekitar Jalan Salatiga, Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota,Vol.9,No.3

Safitri, Heri Yuli., dkk (2016) Analisis Pengaruh Lokasi Central Business District Terhadap Nilai Tanah di Daerah Sekitarnya (Studi Kasus Daerah Industri di Surabaya), Jurnal Teknik ITS,Vol.5,No.2 pp 744 -749

Setiawan, M.Iksan (2006) Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Nilai Tanah dan Bangunan pada Suatu Properti (Kasus: Perumahan Galaxi Bumi Permai, Surabaya), Jurnal Neutron,Vol.6, No.2 pp.137 – 154

Sitorus, Subiyanto, dan Yuwono (2016) Pembuatan Peta Zona Nilai Tanah Berdasarkan Harga Pasar Dengan Metode Pendekatan Penilaian Massal Di Kecamatan Mijen Kota Semarang, Jurnal Geodesi Undip, Vol.5,No.1, pp 345 – 353

Suliyanto (2011) Ekonometrika Terapan: Teori & Aplikasi dengan SPSS.

Yogyakarta: Penerbit Andi

Sutawijaya,Adrian (2004) Analisa Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Tanah Sebagai Dasar Penilaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) PBB Di Kota Semarang, Jurnal Ekonomi Pembangunan,Vol.9, No.1

Wicaksono, Tangguh (2011) Analisa Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Perubahan Pemanfaatan Perumahan Untuk Tujuan Komersial Di Kawasan Tlogosari Kulon, Semarang [Tesis]. Semarang Universitas Diponegoro.

Program Magister

Widodo, Puji (2012) Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Pembangunan Perumahaan Tipe Cluster di Kota Semarang [Tesis]. Semarang Universitas Diponegoro. Program Magister Teknik Sipil.

LAMPIRAN

Dokumen terkait