• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembahasan Masalah

Dalam dokumen Nanda Muhammad Syarif (Halaman 76-121)

TINJAUAN PUSTAKA

C. Pembahasan Masalah

PT. Mondrian adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pembuatan pakaian jadi dengan bahan baku knitting (rajut). Salah satu produk yang dimiliki adalah produk brand Dadung, dengan kategori produk kaos oblong (soul junk, youngkis, classic), kaos krah, kaos female. Selanjutnya dalam kegiatan penelitian terhadap sebuah perusahaan diperlukan adanya analisis data. Analisis data dilakukan untuk memberikan jawaban atas masalah yang muncul dalam penelitian, serta memberikan argumen terhadap perusahaan yang diteliti.

61 Dalam penelitian ini, penulis melakukan analisis peramalan penjualan produk brand Dadung untuk meramalkan penjualan pada bulan berikutnya. Dalam perhitungan peramalan ini penulis menggunakan data penjualan produk brand Dadung pada bulan April 2009-Maret 2010. Adapun data penjualan yang digunakan untuk menghitung peramalan dan pembahasan adalah:

Tabel 3.2

Data Penjualan Produk Brand Dadung PT. Mondrian

April 2009-Maret 2010 Bulan Penjualan (pieces)

April 2009 13360 Mei 16795 Juni 20118 Juli 23083 Agustus 21381 September 25686 Oktober 20325 November 15174 Desember 16434 Januari 2010 13261 Februari 12210 Maret 14196 Sumber : PT. Mondrian

62 Gambar 3.3 Pola Historis Data Aktual Penjualan Produk Brand

Dadung Pada PT. Mondrian April 2009-Maret 2010

Berdasarkan Gambar 3.3 dapat dilihat bahwa penjualan produk brand Dadung pada PT. Mondrian berfluktuasi dari bulan kebulan. Pejualan paling tinggi terjadi pada bulan September 2009 yaitu sebesar 25.686 pieces dan penjualan paling rendah terjadi pada bulan Februari 2010 yaitu sebesar 12.210 pieces. Untuk itu model peramalan yang sesuai digunakan adalah model Time Series. Pemilihan model Time Series dikarenakan model ini sesuai dengan data yang terjadi selama kurun waktu tertentu dan data yang bersifat masa lalu. Metode peramalan Time Series yang digunakan adalah Single Moving Averages (3-bulanan dan 4-bulanan), Weighted Moving Averages (3-bulan terbobot dan 4-(3-bulan terbobot), dan Exponential Smoothing

63 1. Perhitungan Peramalan

a. Metode Single Moving Averages Persamaan yang digunakan adalah:

Keterangan :

Jumlah periode dalam rata-rata bergerak

(periode yang digunakan pada penelitian ini adalah 3-bulanan dan 4-bulanan)

Apabila data aktual penjualan produk brand Dadung diterapkan pada persamaan Single Moving Averages, Maka hasilnya adalah:

1) Single Moving Average 3-bulanan

pieces

pieces

64 pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces

Karena berupa data penjualan, maka tidak mungkin hasilnya berupa pecahan. Untuk itu hasil peramalan dibulatkan dengan syarat:

0 – 0,49 dibulatkan menjadi 0 0,50 – 0,99 dibulatkan menjadi 1

65 Tabel 3.3

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Single Moving Average 3-bulanan

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 - June 20118 - July 23083 16758 August 21381 19999 September 25686 21527 October 20325 23383 November 15174 22464 December 16434 20395 January 2010 13261 17311 February 12210 14956 March 14196 13968 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 13222

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.3 dapat dilihat bahwa hasil peramalan dengan metode Single Moving Average 3-bulanan dapat dimulai pada bulan keempat yaitu bulan Juli 2009. Peramalan dimulai pada bulan keempat karena tiga bulan sebelumnya digunakan sebagai dasar untuk menentukan peramalan. Sedangkan nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan dengan metode Single Moving Average 3-bulanan ditunjukkan dalam gambar 3.4 berikut:

66 Gambar 3.4 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk brand

Dadung Berdasarkan Metode Single Moving Average 3-bulanan

Dari gambar 3.4 dapat dilihat bahwa nilai-nilai peramalan dengan metode Single Moving Average 3-bulanan, tidak sesuai dengan pola historis data aktual penjualan produk brand Dadung. Sedangkan pengukuran kesalahan (error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.4 berikut:

67 Tabel 3.4

Pengukuran Kesalahan (error) Peramalan Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung

Dengan Metode Single Moving Average 3-bulanan April 2009-April 2010

Bulan Penjualan (pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 - - - - June 20118 - - - - July 23083 16757.67 6325.33 6325.33 40009850 August 21381 19998.67 1382.33 1382.33 1910842 September 25686 21527.33 4158.67 4158.67 17294520 October 20325 23383.33 -3058.33 3058.33 9353407 November 15174 22464 -7290 7290 53144100 December 16434 20395 -3961 3961 15689520 January 2010 13261 17311 -4050 4050 16402500 February 12210 14956.33 -2746.33 2746.33 7542351 March 14196 13968.33 227.67 227.67 51832.26 TOTALS 212023 -9011.67 33199.67 161398900 AVERAGE 17668.58 -1001.3 3688.85 17933210 Next period

(April 2010) 13222.33 (Bias) (MAD) (MSE) Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.4 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Single Moving Average 3-bulanan terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 3.688,85 pieces dan MSE sebesar 17.933.210 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan (error) peramalan metode lain, untuk dicari metode peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil.

68 2) Single Moving Average 4-bulanan

pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces

69 pieces

pieces

Karena berupa data penjualan, maka tidak mungkin hasilnya berupa pecahan. Untuk itu hasil peramalan dibulatkan dengan syarat:

0 – 0,49 dibulatkan menjadi 0 0,50 – 0,99 dibulatkan menjadi 1

70 Tabel 3.5

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Single Moving Average 4-bulanan

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 - June 20118 - July 23083 - August 21381 18339 September 25686 20344 October 20325 22567 November 15174 22619 December 16434 20642 January 2010 13261 19405 February 12210 16299 March 14196 14270 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 14025

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.5 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Single Moving Average 4-bulanan dapat dimulai pada bulan kelima yaitu bulan Agustus 2009. Peramalan dimulai pada bulan kelima karena empat bulan sebelumnya digunakan sebagai dasar untuk menentukan peramalan. Sedangkan nilai-nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan penjualan berdasarkan metode Single Moving Average 4-bulanan ditunjukkan dalam gambar 3.5 berikut:

71 Gambar 3.5 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk Brand

Dadung Berdasarkan Metode Single Moving Average 4-bulanan

Dari gambar 3.5 dapat dilihat bahwa nilai-nilai peramalan dengan metode Single Moving Average 4-bulanan, tidak sesuai dengan pola historis data aktual penjualan produk brand Dadung. Sedangkan pengukuran kesalahan (Error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.6 berikut:

72 Tabel 3.6

Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk

Brand Dadung Dengan Metode Single Moving Average 4-bulanan April 2009-April 2010

Bulan Penjualan (pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 - - - - June 20118 - - - - July 23083 - - - - August 21381 18339 3042 3042 9253764 September 25686 20344.25 5341.75 5341.75 28534290 October 20325 22567 -2242 2242 5026564 November 15174 22618.75 -7444.75 7444.75 55424300 December 16434 20641.5 -4207.5 4207.5 17703060 January 2010 13261 19404.75 -6143.75 6143.75 37745660 February 12210 16298.5 -4088.5 4088.5 16715830 March 14196 14269.75 -73.75 73.75 5439.06 TOTALS 212023 -15816.5 32584 170408900 AVERAGE 17668.58 -1977.06 4073 21301120 Next period

(April 2010) 14025.25 (Bias) (MAD) (MSE)

Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.6 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Single Moving Average 4-bulanan terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 4.073 pieces dan MSE sebesar 21.301.120 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan (error) peramalan metode lain, untuk dicari metode peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil.

73 b. Metode Weighted Moving Averages

Persamaan yang digunakan adalah:

Keterangan:

(pembobot yang digunakan penulis dalam penilitian ini adalah 3-bulan terbobot dan 4-bulan terbobot)

Apabila data aktual penjualan produk brand Dadung diterapkan pada persamaan Weighted Moving Averages (3-bulan terbobot dan 4-bulan terbobot), Maka hasilnya adalah:

1) Weighted Moving Average 3-bulan Terbobot

Pemberian bobot untuk metode Weighted Moving Average 3-bulan terbobot adalah satu bulan yang lalu diberi bobot 3, dua bulan yang lalu diberi bobot 2, tiga bulan yang lalu diberi bobot 1, dengan jumlah pembobot 6.

pieces

74 pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces

Karena berupa data penjualan, maka tidak mungkin hasilnya berupa pecahan. Untuk itu hasil peramalan dibulatkan dengan syarat:

0 – 0,49 dibulatkan menjadi 0 0,50 – 0,99 dibulatkan menjadi 1

75 Tabel 3.7

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Weighted Moving Average

3-bulan Terbobot April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 - June 20118 - July 23083 17884 August 21381 21047 September 25686 21738 October 20325 23817 November 15174 22288 December 16434 18643 January 2010 13261 16663 February 12210 14638 March 14196 13264 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 13378

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.7 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Weighted Moving Average 3-bulan terbobot dapat dimulai pada bulan keempat yaitu bulan Juli. Peramalan dimulai pada bulan keempat karena tiga bulan sebelumnya digunakan sebagai dasar untuk menentukan peramalan. Sedangkan nilai-nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan penjualan berdasarkan metode Weighted Moving Average 3-bulan terbobot ditunjukkan dalam gambar 3.6 berikut:

76 Gambar 3.6 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk Brand

Dadung Berdasarkan Metode Weighted Moving Average 3-bulan Terbobot

Dari gambar 3.6 dapat dilihat bahwa nilai-nilai peramalan dengan metode Weighted Moving Average 3-bulan terbobot, tidak sesuai dengan pola historis data aktual penjualan produk brand Dadung. Sedangkan pengukuran kesalahan (error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.8 berikut:

77 Tabel 3.8

Pengukuran Kesalahan (Error) Pada Peramalan Penjualan Produk

Brand Dadung Dengan Metode Weighted Moving Average 3-bulan Terbobot

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan

(pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 - - - - June 20118 - - - - July 23083 17884 5199 5199 27029600 August 21381 21046.67 334.33 334.33 111779.2 September 25686 21737.83 3948.17 3948.17 15588020 October 20325 23817.17 -3492.17 3492.17 12195220 November 15174 22288 -7114 7114 50609000 December 16434 18643 -2209 2209 4879681 January 2010 13261 16662.5 -3401.5 3401.5 11570200 February 12210 14637.5 -2427.5 2427.5 5892756 March 14196 13264.33 931.67 931.67 868003.4 TOTALS 212023 -8231 29057.33 128744300 AVERAGE 17668.58 -914.56 3228.59 14304920 Next period

(April 2010) 13378.17 (Bias) (MAD) (MSE)

Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.8 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Weighted Moving Average 3-bulan terbobot terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 3.228,59 pieces dan MSE sebesar 14.304.920 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan peramalan dengan metode lain, untuk dicari

78 metode peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil.

2) Weighted Moving Average 4-bulan Terbobot

Pemberian bobot untuk metode Weighted Moving Average 4-bulan terbobot adalah satu bulan yang lalu diberi bobot 4, dua bulan yang lalu diberi bobot 3, tiga bulan yang lalu diberi bobot 2, empat bulan yang lalu diberi bobot 1, dengan jumlah pembobot 10.

pieces

pieces

pieces

79 pieces pieces pieces pieces pieces

Karena berupa data penjualan, maka tidak mungkin hasilnya berupa pecahan. Untuk itu hasil peramalan dibulatkan dengan syarat:

0 – 0,49 dibulatkan menjadi 0 0,50 – 0,99 dibulatkan menjadi 1

80 Tabel 3.9

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Weighted Moving Average

4-bulan Terbobot April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 - June 20118 - July 23083 - August 21381 19964 September 25686 21180 October 20325 23317 November 15174 22420 December 16434 19442 January 2010 13261 17759 February 12210 15302 March 14196 13667 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 13637

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.9 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Weighted Moving Average 4-bulan terbobot dapat dimulai pada bulan kelima yaitu bulan Agustus 2009. Peramalan dimulai pada bulan kelima karena empat bulan sebelumnya digunakan sebagai dasar untuk menentukan peramalan. Sedangkan nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan dengan metode Weighted Moving Average 4-bulan terbobot ditunjukkan dalam gambar 3.7 berikut:

81 Gambar 3.7 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Berdasarkan Metode Weighted Moving Average 4-bulan

Terbobot

Dari gambar 3.7 dapat dilihat bahwa pola distribusi hasil peramalan dengan metode Weighted Moving Average 4-bulan terbobot, tidak sesuai dengan pola historis data aktual penjualan produk brand Dadung. Sedangkan pengukuran kesalahan (error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.10 berikut:

82 Tabel 3.10

Pengukuran Kesalahan (Error) Peramalan Penjualan Produk

Brand Dadung Dengan Metode Weighted Moving Average 4-bulan Terbobot

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan

(pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 - - - - June 20118 - - - - July 23083 - - - - August 21381 19963.6 1417.4 1417.4 2009018 September 25686 21180.4 4505.6 4505.6 20300430 October 20325 23317.1 -2992.1 2992.1 8952672 November 15174 22420.3 -7246.3 7246.3 52508880 December 16434 19442.4 -3008.4 3008.4 9050461 January 2010 13261 17759.4 -4498.4 4498.4 20235610 February 12210 15301.9 -3091.9 3091.9 9559842 March 14196 13666.5 529.5 529.5 280370.3 TOTALS 212023 -14384.6 27289.6 122897300 AVERAGE 17668.58 -1798.08 3411.2 15362160 Next period

(April 2010) 13637 (Bias) (MAD) (MSE)

Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.10 dapat dilihat bahwa peramalan dengan metode Weighted Moving Average 4-bulan Terbobot terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 3.411,2 pieces dan MSE sebesar 15.362.160 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan (error) peramalan metode lain, untuk dicari

83 metode peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil.

c. Metode Exponential Smoothing Persamaan yang digunakan adalah:

Keterangan:

= Ramalan baru.

= Ramalan sebelumnya.

= Konstanta penghalusan antara 0-1, dimana dalam penelitian ini penulis menggunakan (

).

= Penjualan produk brand Dadung periode sebelumnya.

Apabila data penjualan produk brand Dadung diterapkan pada persamaan Exponential Smoothing , Maka hasilnya adalah:

1) Exponential Smoothing

pieces

84 pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces

85 Tabel 3.11

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Exponential Smoothing

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 13360 June 20118 15078 July 23083 17598 August 21381 20340 September 25686 20861 October 20325 23273 November 15174 21799 December 16434 18487 January 2010 13261 17460 February 12210 15361 March 14196 13785 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 13991

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.11 dapat dilihat bahwa pada bulan April 2009 belum dapat melakukan peramalan, hal ini terjadi karena belum cukup data peramalan pada periode sebelumnya. Maka hasil peramalan bulan Mei 2009 menggunakan data terdekat yaitu data penjualan pada bulan April 2009. Sedangkan nilai-nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan dengan metode Exponential Smoothing ditunjukkan dalam gambar 3.8 berikut:

86 Gambar 3.8 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk Brand

Dadung Berdasarkan Metode Exponential Smoothing

Dari gambar 3.8 dapat dilihat bahwa nilai-nilai peramalan dengan metode Exponential Smoothing , tidak sesuai dengan pola historis data aktual penjualan produk brand Dadung. Sedangkan pengukuran kesalahan (error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.12 berikut:

87 Tabel 3.12

Pengukuran Kesalahan (Error) Pada Peramalan Penjualan Produk

Brand Dadung Dengan Metode Exponential Smoothing ( ) April 2009-April 2010

Bulan Penjualan (pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 13360 3435 3435 11799230 June 20118 15077.5 5040.5 5040.5 25406640 July 23083 17597.75 5485.25 5485.25 30087970 August 21381 20340.38 1040.63 1040.63 1082900 September 25686 20860.69 4825.31 4825.31 23283640 October 20325 23273.34 -2948.34 2948.34 8692731 November 15174 21799.17 -6625.17 6625.17 43892900 December 16434 18486.59 -2052.59 2052.59 4213109 January 2010 13261 17460.29 -4199.29 4199.29 17634060 February 12210 15360.65 -3150.65 3150.65 9926573 March 14196 13785.32 410.68 410.68 168655.4 TOTALS 212023 1261.32 39213.4 176188400 AVERAGE 17668.58 114.67 3564.86 16017130 Next period

(April 2010) 13990.66 (Bias) (MAD) (MSE)

Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.12 Dapat dilihat bahwa perhitungan peramalan produk brand Dadung dengan metode Exponential Smoothing terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 3.564,86 pieces dan MSE sebesar 16.017.130 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan (error) peramalan metode lain, untuk dicari metode

88 peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil. 2) Exponential Smoothing pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces pieces

89 pieces

Tabel 3.13

Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung Dengan Metode Exponential Smoothing

April 2009-April 2010 Bulan Penjualan (pieces) Forecast (pieces) April 2009 13360 - May 16795 13360 June 20118 16452 July 23083 19751 August 21381 22750 September 25686 21518 October 20325 25269 November 15174 20819 December 16434 15739 January 2010 13261 16364 February 12210 13571 March 14196 12346 TOTALS 212023 AVERAGE 17668.58

Next period (April 2010) 14011

Sumber: Data yang telah diolah

Dari tabel 3.13 dapat dilihat bahwa pada bulan April 2009 belum dapat melakukan peramalan, hal ini terjadi karena belum cukup data peramalan pada periode sebelumnya. Untuk hasil peramalan bulan Mei 2009 menggunakan data terdekat yaitu data penjualan pada bulan April 2009. Sedangkan nilai-nilai aktual penjualan dan nilai-nilai peramalan dengan metode Exponential Smoothing ditunjukkan dalam gambar 3.8 berikut:

90 Gambar 3.9 Data Aktual dan Peramalan Penjualan Produk Brand

Dadung Berdasarkan Metode Exponential Smoothing

Dari gambar 3.9 dapat dilihat bahwa pola distribusi hasil peramalan telah sesuai atau menyerupai dengan pola historis data aktual, walaupun demikian bukan berarti tidak ada kesalahan peramalan, akan tetapi masih terdapat kesalahan, Sedangkan pengukuran kesalahan (error) peramalan ditunjukkan dalam tabel 3.14 berikut:

91 Tabel 3.14

Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk

Brand Dadung Dengan Metode Exponential Smoothing

April 2009-April 2010

Bulan Penjualan (pieces)

Forecast

(pieces) Error |Error| Error²

April 2009 13360 - - - - May 16795 13360 3435 3435 11799230 June 20118 16451.5 3666.5 3666.5 13443220 July 23083 19751.35 3331.65 3331.65 11099890 August 21381 22749.83 -1368.83 1368.83 1873707 September 25686 21517.88 4168.12 4168.12 17373200 October 20325 25269.19 -4944.19 4944.19 24444990 November 15174 20819.42 -5645.42 5645.42 31870740 December 16434 15738.54 695.46 695.46 483661.8 January 2010 13261 16364.45 -3103.45 3103.45 9631427 February 12210 13571.35 -1361.35 1361.35 1853262 March 14196 12346.13 1849.87 1849.87 3422002 TOTALS 212023 723.35 33569.83 127295300 AVERAGE 17668.58 65.76 3051.8 11572300 Next period

(April 2010) 14011.01 (Bias) (MAD) (MSE)

Sumber: Perhitungan dengan POM for Windows

Berdasarkan tabel 3.14 dapat dilihat bahwa perhitungan peramalan produk brand Dadung dengan metode Exponential Smoothing terdapat kesalahan (error) peramalan MAD sebesar 3.051,8 pieces dan MSE sebesar 11.572.300 pieces. Data ini digunakan sebagai dasar pembanding dengan data kesalahan (error) peramalan metode lain, untuk dicari metode

92 peramalan yang paling tepat, yang memiliki tingkat MAD dan MSE terkecil.

2. Perbandingan Hasil Peramalan

Tabel 3.15

Perbedaan Hasil Pola Distribusi Nilai-Nilai Peramalan dan Pengukuran Kesalahan (error) Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung

dengan Tiga Metode Peramalan

No Metode Peramalan Pola Distribusi Nilai-nilai Peramalan Pengukuran Kesalahan (error) Peramalan MAD (pieces) MSE (pieces) 1 Single Moving Averages 3-bulanan

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.688,85 17.933.210

4-bulanan

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan 4.073 21.301.120 2 Weighted Moving Averages 3-bulan terbobot

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.228,59 14.304.920

4-bulan terbobot

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.411,2 15.362.160

3 Exponential

Smoothing

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.564,86 16.017.130

Sesuai atau menyerupai pola historis dari data aktual penjualan

3.051,8 11.572.300

93 Berdasarkan tabel 3.15 dapat dilihat bahwa metode Exponential Smoothing ( memiliki pola distribusi nilai-nilai peramalan yang sesuai atau menyerupai dengan pola historis dari data aktual penjualan. Selain itu dapat dilihat perbedaan kesalahan (error) peramalan dari masing-masing metode peramalan, dimana metode Exponential Smoothing memiliki tingkat kesalahan (error) peramalan terkecil dibandingkan dengan metode yang lain dengan MAD sebesar 3.051,8 pieces dan MSE sebesar 11.572.300 pieces.

94 BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan pembahasan pada Bab III, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

Tabel 4.1

Perbedaan Hasil Pola Distribusi Nilai-Nilai Peramalan dan Pengukuran Kesalahan (error) Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung

dengan Tiga Metode Peramalan

No Metode Peramalan Pola Distribusi Nilai-nilai Peramalan Pengukuran Kesalahan (error) Peramalan MAD (pieces) MSE (pieces) 1 Single Moving Averages 3-bulanan

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.688,85 17.933.210

4-bulanan

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan 4.073 21.301.120 2 Weighted Moving Averages 3-bulan terbobot

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.228,59 14.304.920

4-bulan terbobot

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.411,2 15.362.160

3 Exponential

Smoothing

Tidak sesuai dengan pola historis dari data aktual penjualan

3.564,86 16.017.130

Sesuai atau menyerupai pola historis dari data aktual penjualan

3.051,8 11.572.300

95 Berdasarkan tabel IV.1 dapat dilihat bahwa metode Exponential Smoothing ( memiliki pola distribusi nilai-nilai peramalan yang sesuai atau menyerupai dengan pola historis dari data aktual penjualan. Selain itu metode Exponential Smoothing juga memiliki tingkat kesalahan (error) peramalan terkecil dibandingkan dengan metode peramalan lainnya dengan MAD sebesar 3.051,8 pieces dan MSE sebesar 11.572.300 pieces. Sehingga metode Exponential Smoothing lebih baik dan lebih cocok digunakan oleh PT. Mondrian, dalam melakukan peramalan penjualan produk brand Dadung pada bulan berikutnya.

B. Saran

Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan yang telah dibuat, maka dapat dikemukakan saran-saran yang berguna, sebagai salah satu bahan pertimbangan bagi PT. Mondrian Klaten dalam menentukan kebijakan dalam hal peramalan penjualan produk brand Dadung. Adapun saran-saran yang ingin dikemukakan penulis adalah: 1. Untuk meningkatkan efisiensi produksi, PT. Mondrian perlu

melakukan peramalan penjualan dengan menggunakan data yang akurat dan relevan, serta metode peramalan yang sesuai dengan fluktuasi data. Sehingga dapat meminimalisir kesalahan peramalan dan dapat membantu pengambilan keputusan baik dibidang perencanaan bahan baku, biaya produksi dan proses produksi.

96 2. PT. Mondrian sebaiknya menerapkan metode Exponential Smoothing dalam meramalkan penjualan produk brand Dadung untuk periode mendatang. Karena metode Exponential Smoothing ( memiliki kesesuaian antara pola distribusi nilai-nilai peramalan dengan pola historis data aktual penjualan, selain itu dari pengukuran kesalahan (error) peramalan metode Exponential Smoothing ( memiliki kesalahan (error) peramalan MAD dan MSE terkecil dibandingkan dengan metode peramalan lainya.

97 DAFTAR PUSTAKA

Adi Saputro, Gunawan dan Marwan, Asri. 2004. Anggaran Perusahaan. BPFE-UGM. Yogyakarta.

Gasperz, Vincent. 2005. Production Planning and Inventory Control. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Nasution, Arman Hakim. 2006. Manajemen Industri. Andi Offset. Yogyakarta.

Pardede, M.Pontas. 2005. Manajemen Operasi dan Prediksi.Andi Offset. Yogyakarta.

Render, Barry dan Heizer, Jay. 2005. Manajemen Operasi. Edisi Ketujuh. Salemba Empat. Bandung.

Subagyo, Pangestu. 2002. Forecasting Konsep dan Aplikasi. Edisi kedua. BPFE-UGM. Yogyakarta.

99 Lampiran 1. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan

Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Single Moving Average 3-bulanan April 2009-April 2010

Lampiran 2. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Single Moving Average 4-bulanan April 2009-April 2010

100 Lampiran 3. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Weighted Moving Average 3-bulan Terbobot April 2009-April 2010

Lampiran 4. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Weighted Moving Average 4-bulan Terbobot April 2009-April 2010

101 Lampian 5. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Exponential

Smoothing April 2009-April 2010

Lampiran 6. Pengukuran Kesalahan (error) Pada Peramalan Penjualan Produk Brand Dadung dengan Metode Exponential

Dalam dokumen Nanda Muhammad Syarif (Halaman 76-121)

Dokumen terkait