BAB IV PELAKSANAAN PENELITIAN, DESKRIPSI DATA, ANALISIS DATA
D. Pembahasan
Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh pada penelitian di kelas VIII A SMP N 3 Sidareja dengan jumlah siswa 43 orang siswa dan analisis terhadap data tersebut diperoleh:
Pada uji coba tes akhir (post-test) dengan menggunakan rumus Product Moment Pearson, terdapat 13 soal yang valid dari 20 soal yang di uji cobakan dengan nilai reabilitas soal 0,6671 yang menunjukkan bahwa instrument tes akhir tersebut reliabel untuk digunakan sebagai instrument dalam mengukur hasil belajar siswa. Selain menggunakan rumus Product Moment Pearson, peneliti juga mengukur kevalidan soal dengan melihat proporsi siswa yang menjawab benar (soal dianggap sulit dan perlu dipermudah jika siswa yang menjawab benar kurang dari 0,30). Setelah diadakan uji coba tes akhir, terdapat 7 soal dengan presentase siswa yang menjawab benar kurang dari 0,30. Peneliti mengadakan perbaikan terhadap soal-soal yang dianggap tidak valid dengan dikonsultasikan kepada dosen pembimbing dan guru pembimbing. Setelah peneliti konsultasi dengan dosen pembimbing, dosen pembimbing menyarankan untuk melakukan perbaikan terhadap soal yang dianggap sukar/ sulit berdasarkan proporsi siswa yang menjawab benar. Bardasarkan proporsi siswa yang menjawab benar, terdapat terdapat tujuh soal dengan proporsi siswa yang menjawab benar 0,30. Tujuh soal tersebut kemudian diperbaiki dengan mengurangi tingkat kesukaran soal (mempermudah soal) dengan dikonsultasikan dengan dosen pembimbing dan guru pembimbing.
2. Penerapan STAD
Menurut Rusman (2010 : 195-200) ada 6 tahapan dalam model pembelajaran kooperatif tipe STAD yaitu Penyampaian tujuan dan
motivasi, Pembentukan Tim. Persentasi Kelas, Kegiatan belajar dalam Tim, Kuis, Penghargaan tim.Tahapan-tahapan tersebut diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran selama 6 pertemuan, dan terangkum dalam ulasan berikut ini.
Tabel 4.15 Rangkuman Pelaksanaan Tahapan Kegiatan Pembelajaran Tahap dalam
STAD Jenis Kegiatan dalam Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Pretest Siswa mengerjakan prestest yang menunjukkan kemampuan awal siswa
Pertemuan kedua
Penyampaian tujuan dan
motivasi
Guru menyampaiakan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan memotivasi siswa untuk belajar materi Relasi dan Fungsi.
Pembentukan Tim Peneliti mengumumkan pembagian kelompok ( 10 kelompok dengan anggota 4 – 5 siswa)
Persentasi Kelas Peneliti memberikan penjelasan mengenai Pengertian, contoh, dan cara menyatakan Relasi dan Fungsi
Siswa mempelajari materi secara mandiri Kegiatan belajar
dalam Tim
Siswa bekerjasama dalam kelompok untuk mengerjakan latihan dalam LKS I.
Guru membimbing siswa saat belajar
dalam tim
Peneliti berkeliling untuk membantu siswa dalam kelompok yang mengalami kesulitan saat menyelesaikan soal
Pertemuan ketiga
Persentasi kelompok
Setelah kegiatan belajar dalam kelompok selesai, siswa mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas. Setiap satu kelompok diwakili satu orang siswa mempresentasikan hasil diskusi mereka (satu kelompok 1 poin).
KUIS I Siswa mengerjakan KUIS I
Persentasi Kelas
Peneliti memberikan penjelasan mengenai materi mengenai produk Cartesius, menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin terjadi dari dua buah himpunan, dan korespondensi satu-satu
Siswa mempelajari materi secara mandiri Kegiatan belajar
dalam Tim
Siswa bekerjasama dalam kelompok untuk mengerjakan latihan dalam LKS II.
Guru membimbing siswa saat belajar
dalam tim
Peneliti berkeliling untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal
Persentasi
kelompok Setelah kegiatan belajar dalam kelompok sudah selesai siswa mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas,salah satu siswa mewakili.
Pertemuan kelima
Kuis Siswa melaksanakan kuis II
Persentasi Kelas
Peneliti memberikan penjelasan mengenai materi mengenai produk Cartesius, menentukan banyaknya pemetaan yang mungkin terjadi dari dua buah himpunan, dan korespondensi satu-satu
Siswa mempelajari materi secara mandiri Kegiatan belajar
dalam Tim
Siswa bekerjasama dalam kelompok untuk mengerjakan latihan dalam LKS III
Guru membimbing siswa saat belajar
dalam tim
Peneliti berkeliling untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal
Persentasi
kelompok Setelah kegiatan belajar dalam kelompok sudah selesai siswa mempresentasikan hasil pekerjaan mereka di depan kelas,salah satu siswa mewakili.
Pertemuan keenam
KUIS III Siswa mengerjakan KUIS III Tes Akhir Siswa mengerjakan tes akhir
3. Penghargaan Tim
Peneliti memberikan penghargaan berupa sertifikat kepada setiap kelompok dengan nilai rata-rata poin kemajuan yang sesuai dengan kriteria. Pada kuis I terdapat 1 kelompok yang tidak memenuhi criteria dengan rata-rata poin kemajuan 12,5; 1 kelompok dengan predikat Good Team; 4 kelompok dengan predikat Great Team, dan 4 kelompok lagi
mendapat predikat Super Team. Pada kuis II semua kelompok
mendapatkan penghargaan, 4 kelompok mendapat penghargaan Great Team dan 6 kelompok yang lain mendapat penghargaan sebagai Super Team. Pada kuis III terdapat 4 kelompok yang tidak mendapatkan penghargaan dengan rata-rata poin kemajuan 15; 2 kelompok mendapat penghargaanGood Team; 2 kelompok mendapat penghargaan Great Team
dan 2 kelompok lagi mendapat penghargaanSuper Team. 4. Aktivitas Siswa
Berdasarkan data observasi aktifitas siswa dan hasil analisisnya, dapat dilihat bahwa aktivitas siswa pada setiap pertemuannya meningkat dan hasil dari wawancara 5 siswa mendapatkan tanggapan positif untuk semua pertanyaan yang berjumlah 13 pertanyaan. Hal ini dikarenakan adanya peran serta peneliti terhadap pembelajaran seperti halnya dalam memberikan peringatan-peringatan kepada siswa, kesadaran siswa bahwa peran serta dirinya mempengaruhi hasil belajar mereka, dan adanya keinginan siswa untuk mendapatkan penhargaan sehingga mereka saling
membantu satu sama lain dalam memperlajari materi dan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Adanya peningkatan jumlah siswa yang aktif dan jumlah skor aktivitas siswa pada setiap pertemuan, maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas siswa SMP N 3 Sidareja kelas VIII A dalam pembelajaran matematika materi relasi dan fungsi dengan model pembelajaran kooperratif tipe STAD terbilang sangat tinggi karena hamper semua siswa terlibat dalam setiap aktivitas dan dapat dikatakan mengalami peningkatan pada setiap pertemuannya.
5. Hasil Belajar Siswa
Berdasarkan analisis dari data hasil belajar siswa, sesuai dengan KKM yang telah ditetapkan oleh SMP N 3 Sidareja untuk mata pelajaran
matematika yaitu 65 terdapat 32,56% siswa yang lulus yang
menunjukkan kriteria ketuntasan yang sangat rendah. Menurut peneliti hal ini terjadi karena hasil pre-test siswa yang menunjukkan kemampuan awal siswa terhadap materi prasyarat sangat rendah yaitu 20,93%.