• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

D. Pembahasan Temuan Penelitian

Selama penelitian berlangsung, peneliti mencatat semua kegiatan-kegiatan siswa yang terjadi selama pembelajaran. Hal ini terjadi tentu sangant banyak, namun ada beberapa temuan peneliti yang unik ditemukan selama penelitian.

Temuan yang beda dari sebelunnya adalah, pada saat peneliti melakukan kegiatan pra penelitian, terlihat cenderung berkelompok dalam

bergaul. Hal ini terbukti ketika peneliti membagi siswa kedalam beberapa kelompok secara acak banyak sekali siswa yang keberatan karena tidak satu kelompok dengan teman dekatnya. Namun setelah pembelajaran dengan cara ini siswa terlihat lebih akrab satu sama lainnya dengan baik, selama pembelajaran maupun diluar jam pelajaran. Selama proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here siswa-siswa yang pasif selama peneliti melakukan penelitian observasi dikelas, menjadi lebih aktif berbicara seperti banyak bertanya dan ada keberanian menjelaskan ke depan walaupun hanya beberapa siswa, dan lebih akrab dengan teman-teman yang lain. Hal ini dapat dilihat dari lembar observasi kemampuan komunikasi matematik siswa yang pada setiap pertemuan relatif meningkat.

Selain itu, ketika siswa presentasi pada pertemuan pertama dan ke dua yaitu pada saat materi kedudukan titik, garis, dan bidang pada bangun ruang, ada beberapa siswa yang menggunakan alat peraga yang ada disekitar kelas. Mereka menggunakan alat peraga karena mereka ingin lebih jelas dan melihar nyata bukan hanya membayangkan saja dan melihat gambar. Hal ini berarti mereka sedang melatih kemampuan komunikasi matematiknya.

86 A. Kesimpulan

Berdasarkan deskripsi data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa. kesimpulan tersebut secara rinci adalah sebagai berikut:

1. Diterapkannya strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik siswa. Kemampuan komunikasi matematik, selama penelitian menunjukan bahwa siswa dapat mengajukan gagasan atau ide-idenya, simbol, gambar, aljabar baik dalam bentuk permasalahan matematik. Selain itu, siswa dapat merefleksikan gambar, dapat menyelesaikan masalah matematik dan masalah kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan konsep dimensi tiga.

2. Dari lima indikator kemampuan komunikasi matematik yang diukur ada dua indikator yang tidak mencapai kriteria yang ditentukan peneliti, yaitu mengkomunikasikan ide matematis secara koheren, jelas kepada teman-temannya, guru, dan memodelkan situasi dengan tertulis, gambar, grafik dan secara aljabar.

3. Siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran matematika dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here.

B. Saran

Berdasarkan temuan, pembahasan dan kesimpulan, peneliti mengajukan beberapa saran sebagai berikut:

1. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa sehingga dapat dijadikan strategi pembelajaran alternatif yang dapat dilaksanakan di dalam kelas.

2. Guru dapat memaksimalkan sarana yang ada di sekolah sebagai pendukung dalam proses pembelajaran.

3. Bagi peneliti selanjutnya, hendaknya dapat mengembangka strategi pembelajaran aktif tipe everyone is a teacher here terhadap aspek lain, misalnya berpikir kritis, penalaran induktif dan lain sebagainya.

87 Jakarta: PT. Rineka Cipta

Abdurrahman, Mulyono 2009. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar.

Jakarta: PT. Rineka Cipta. Cet. 2

Achmad Nizar, Kontribusi Matematika dalam membangun Daya Nalar dan Komunikasi Siswa, (Jurnal Pendidikan Inovatif Volume 2 Maret, 2007).

Ari, Samadhi,”Pembelajaran Aktif (Active Learning)”, dari Engineering Education Development Projek, [online] Error! Hyperlink reference not valid., tgl 12 Januari 2011 Pkl. 16.34

Arikunto, Suharsimi 2010. Dasar – dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara.

Cet ke-11

Aryan, Bambang, Membangun Ketrampilan Komunikasi Matematika dan Nilai Moral Siswa Melaui Model Pembelajaran Bentang Pangajen, [online]dari http://rbaryans.wordpress.com, tgl 15 maret 2011 Pkl 10.00

B. Uno, Hamzah 2010. Model Pembelajaran menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara

Bahri Djamarah, Syaiful 2008. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Ed. 2

Departemen 2005. Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: PT Syaamil Cipta Media

Jihad, Asep 2008. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta : Multi Pressindo. Cet, 1

Kadir dan Nana Sumarna,2009. kemampuan Komunikasi Matematik dan keterampilan Sosial Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Kendari:

Jurusan Pendidikan MIPA Universitas Haluoleo kendari

Machmudah, Umi 2008. Active Learning dalam pembelajaran B. Arab. Malang:

UIN Malang Pres

88

Munadi Yudhi, 2008. Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru, Jakarta : Gaung Persada Press

NCTM. 2000. Principles and Standart for School Mathematics. Reston, VA : NCTM

Sanjaya, Wina 2005. Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kencana: Prenada Media Grup. Cet. 3

Sanjaya, Wina 2010. Strategi Pembelajaran “Berorientasi Standar Proses Pendidikan”.Jakarta:Kencana

Sanjaya, Wina. 2005. Kurikulum dan pembelajaran Tori dan Praktek Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta : Kencana Prenada Grup

Satriawati, Gusni 2006 “Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Open-ended untuk Meningkatkan Pemahaman dan Kemampuan Komunikasi Matematik siswa SMP. Jakarta: CeMED

Silberman, Mel 2005. Aktive Learning, 101 Strategi pembelajaran aktif.

Yogyakarta: Pustaka Insan Madani

Sistem Pendidikan Nasional 2003. Undang - undang Republik Indonesia no.20 thn 2003 tentang system pendidikan Nasional. Jakarta: Sistem Pendidikan Nasional

Siswandi. Pembelajaran Every One is a Teacher Here

dalamhttp://nazwadzulfa.wordpress.com/2009/09/30/pembelajaran-every-one-is-a-teacher-here. 21 januari 2011 Pkl 07.00

Soemanto, Wasti .2006 Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Cet. 5

89

Syah, Muhibbin 2006. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung : PT.

Remaja Rosda Karya

Trianto 2007, Model Pembelajaran Terpadu dalam Teori dan Praktek. Jakarta:

Prestasi Pustaka

Wahyudin 2008, Pembelajaran dan Model-model Pembelajaran (Perlengkap Untuk Meningkatkan Kopetensi Pedagogis Para Guru dan Calon guru Profesional). Jakarta: CV. Ipa Abong

Wena, Made 2009, Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer. Jakarta: PT.

Bumi Aksara

Wiranataputra, Udin S. dkk 2007, Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka. h. 1.6

Lampiran 1

Dokumen terkait